Anda di halaman 1dari 8

PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR

Oleh : Evy Dyah Prawesti (858658131)


Hulda Tabitha (858657985)

Modul 5 - Media dan Alat Peraga dalam Pembelajaran IPA

KB 1

Media Dalam Pembelajaran


A.PENGERTIAN MEDIA IPA
 Pengertian media :
 Menurut Heinrich dkk. (1996)
Media (jamak) / medium (tunggal) secara umum adalah saluran
komunikasi, yaitu segala sesuatu yang membawa informasi dari sumber
informasi untuk disampaikan kepada penerima informasi.
Contohnya adalah film, televisi, diagram, materi pembelajaran,
komputer, dan instruktur.

 Menurut Clark (1996)


1. Media sebagai teknologi, yaitu di mana media merupakan alat untuk
menyampaikan pembelajaran tetapi tidak mempengaruhi hasil belajar
(aspek mekanis dan elektronik yang menentukan fungsi, bentuk, dan
sifat fisik lain).
2. Media sebagai tutor, misalkan sekolah tertentu menyediakan tambahan
sumber tenaga pengajar, dengan demikian media sebagai teknologi
ditambah konten pembelajaran.
3. Media sebagai materi/konten atau program yang disajikan sebagai upaya
komunikasi massa secara komersial dan menghibur yang ditujukan bagi
anak-anak di luar sekolah.
4. Media sebagai teknologi dan tutor/agen yang mensosialisasikan sesuatu
untuk mendorong siswa untuk berusaha belajar lebih giat.
5. Media sebagai alat mental untuk berpikir dan memecahkan
permasalahan, jadi bukan hanya merupakan teknologi namun juga
merupakan sistem simbol yang dapat digunakan dan suatu proses yang
dapat dipertunjukkan.

 Menurut Critters (1996)

1
Media pembelajaran dipandang sebagai alat atau wahana untuk
menyampaikan atau mengomunikasikan pesan pembelajaran kepada
siswa.
 Tujuan Media
Tujuan penggunaan media secara umum adalah untuk memfasilitasi
komunikasi.

Tujuan penggunaan media dalam pembelajaran :


1. meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran
2. memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran
3. memberikan arahan tentang tujuan yang akan dicapai
4. menyediakan evaluasi mandiri,
5. memberi rangsangan kepada guru untuk kreatif
6. menyampaikan materi pembelajaran

7. membantu pebelajar yang memiliki kekhususan tertentu.

 Fungsi media
Menurut Winn (1996), fungsi media antara lain adalah :

1. menyampaikan pembelajaran : media digunakan untuk


menyampaikan materi pembelajaran tertentu
2. konstruksi dari lingkungan : media membantu siswa menggali dan
membangun pemahaman dari pengetahuan
3. mengembangkan keterampilan kognitif : media digunakan sebagai
model, kreasi atau pengembangan dari keterampilan mental.

B.PRINSIP PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN MEDIA


Dalam menyediakan media pembelajaran, guru dapat dihadapkan pada 3
kondisi berikut :
1. Memilih bahan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan
dilakukan
2. Memodifikasi bahan media
3. Merancang media baru

Penjelasan dari ketiga kondisi di atas adalah sebagai berikut :

2
1. Memilih bahan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang
akan dilakukan
Secara umum adalah dengan memperhatikan pertanyaan berikut: apakah
media tersebut
o sesuai kurikulum yang berlaku
o bersifat akurat dan berdasar perkembangan baru
o bahasanya jelas dan ringkas
o akan memotivasi dan menarik perhatian
o memberi kesempatan siswa turut berpartisipasi
o memiliki kualitas teknis yang baik
o memiliki bukti dari keefektifannya
o bebas dari bias dan bebas dari semata-mata iklan/perdagangan
o dilengkapi pedoman penggunaan atau dokumen lainnya
2. Memodifikasi bahan media
Memodifikasi bahan media dapat dilakukan terhadap narasi yang tersedia
atau terhadap bahasa yang digunakannya.
Hal yang perlu diperhatikan dalam memodifikasi produk media yang sudah
jadi adalah modifikasi yang dilakukan hendaknya tidak melanggar hak cipta
dan ketentuan hukum yang lain yang berlaku.
3. Merancang media baru
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam merancang media baru :
o tujuan pembelajaran
o siswa yang akan mendapatkan pelajaran
o dana yang tersedia
o keahlian yang dimiliki
o peralatan pendukung yang tersedia
o fasilitas yang tersedia
o ketersediaan waktu.
Dalam menggunakan media untuk pembelajaran, seorang guru perlu :
a. memahami media yang akan digunakan
b. menyiapkan media dan mencobanya sebelum digunakan di depan kelas
c. mengatur fasilitas dan lingkungan yang terkait dengan penggunaan
media
d. menyiapkan siswa
e. menyediakan pengalaman belajar bagi siswa

C.JENIS MEDIA PEMBELAJARAN

3
Menurut Heinich dkk. (1996) media instruksional/pembelajaran antara lain
terdiri atas :
1. media tidak diproyeksikan (nonprojected media)
2. media diproyeksikan (projected visual/media)
3. audio
4. media gerak (motion media)
5. komputer
6. media radio dan televisi.
1. Media tidak diproyeksikan (nonprojected media)
a. Objek nyata (realia), contoh : bagian dari tumbuh-tumbuhan dan hewan,
spesimen, manusia atau bagian tubuhnya, batu-batuan dan benda yang
ada di alam sekitar
b. Model, contoh : torso, model mata, model telinga, model tata surya,
model bagan batang, model bagian daun
c. Bahan tercetak, contoh : Buku tek, Lembar Kerja Siswa
d. Bahan ilustrasi, dapat berupa :
- Fotografik, contoh : foto tumbuh-tumbuhan dan hewan dan bagian-
bagiannya, foto alat-alat listrik, foto alat-alat fisika, foto alat-alat
praktikum, foto alam semesta, foto tentang gerhana bulan atau
matahari
- Nonfotografik, contoh : charta (misal : diagram siklus materi, charta
peredaran darah, charta siklus air, oksigen, dan karbon), grafik, Tabel

2. Media diproyeksikan (projected visual/media)


a. Transparansi, contoh : penjelasan tentang pertumbuhan dan
perkembangbiakan, gambar bagian-bagian bunga, gambar pertumbuhan
kecambah, diagram perubahan materi dan energi
b. Slide, contoh : slide yang berisi pembelahan sel, gambar
mikroorganisme, gambar bagian sel, gambar perkembangbiakan seksual
dan asekual

3. Media audio
Contoh : kaset, rekaman fonograf, compact disk, audio cards

4. Media gerak
Film atau video, contoh : Film atau video : prosedur praktikum IPA,
pembedahan hewan, proses pertumbuhan dan perkembangbiakan hewan
dan tumbuh-tumbuhan, rantai makanan, perilaku hewan, konservasi,
perlindungan flora dan fauna langka, dan lain-lain

4
5. Komputer
Contoh : program praktikum IPA, pembelahan sel, petunjuk keselamatan di
laboratorium, dan sebagainya.

6. Media radio dan televisi

D. ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SD


 Pengertian alat peraga :
 Menurut Gagne : alat peraga adalah komponen sumber belajar di
lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar,
 Menurut Briggs : alat peraga adalah wahana fisik yang mengandung
materi pembelajaran. Dengan demikian, alat peraga merupakan sesuatu
yang digunakan untuk mengomunikasikan materi pembelajaran agar
terjadi proses belajar.
 Menurut Schramm : alat peraga dalam pendidikan sebagai suatu teknik
untuk menyampaikan pesan sehingga alat peraga didefinisikan sebagai
teknologi pembawa informasi atau pesan pembelajaran.
 Menurut Miarso : alat peraga secara makro dalam keseluruhan sistem
pendidikan didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat merangsang
terjadinya proses belajar. Dalam pengertian yang lebih khusus, alat
peraga merupakan alat bantu pengajaran, yang banyak digunakan dalam
pengajaran di SD, termasuk pembelajaran IPA.

 Tujuan penggunaan alat bantu adalah untuk :


a. memperjelas informasi atau pesan pembelajaran
b. memberi tekanan pada bagian-bagian yang penting
c. memberi variasi dalam pengajaran
d. memperjelas struktur pengajaran
e. memotivasi siswa belajar.

 Fungsi alat peraga sebagai alat bantu dalam pembelajaran :


a. memperjelas
b. memudahkan siswa memahami konsep/prinsip atau teori
c. menjadikan pesan kurikulum yang disampaikan kepada siswa lebih
menarik, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan
meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar.
 Peranan alat peraga IPA dengan pendekatan keterampilan proses antara lain
dapat :
a. mengaktifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dan antar
sesama siswa dalam pembelajaran

5
b. merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa dalam
KB 2
pembelajaran sehingga memberikan pengalaman belajar lebih bermakna
MENDESAIN ALAT PERAGA IPA
bagi siswa
DI SD
c. membangkitkan keinginan dan minat belajar siswa
d. membangun dasar-dasar untuk perkembangan belajar, sehingga membuat
pelajaran lebih lama diingat
e. memberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan kemandirian
siswa.
 Manfaat alat peraga IPA bagi siswa antara lain adalah dapat :
a. meningkatkan motivasi belajar
b. menyediakan variasi belajar
c. memberi gambaran struktur yang memudahkan belajar
d. memberikan contoh yang selektif
e. merangsang berpikir analisis
f. menyediakan situasi belajar yang kurang bersifat formal (tanpa beban
atau tekanan).
 Manfaat alat peraga IPA bagi guru antara lain adalah dapat :
a. memberikan pedoman dalam merumuskan tujuan pembelajaran
b. memberikan sistematika mengajar
c. memudahkan kendali pengajaran
d. membantu kecermatan dan ketelitian dalam penyajian
e. membangkitkan rasa percaya diri dalam mengajar
f. meningkatkan kualitas pengajaran.
 Alat peraga IPA juga memiliki nilai praktis, yaitu dapat :
a. menampilkan objek yang sangat besar, yang tidak mungkin di bawa ke
dalam kelas, seperti bumi, bulan dan matahari
b. memperlambat gerakan yang terlalu cepat contoh: proses mekarnya
bunga dan mempercepat gerakan yang terlalu cepat
c. menampilkan objek yang langka yang sulit diamati atau yang berbahaya
dalam lingkungan belajar.

 Mendesain alat peraga IPA meliputi kegiatan merancang, memilih dan


membuat alat peraga IPA yang sesuai/cocok untuk mengajarkan suatu konsep,
prinsip dan teori-teori IPA bagi siswa SD.
 Mendesain alat peraga IPA adalah menampilkan bentuk asli atau memodifikasi
benda asli menjadi sebuah model.

6
 Sebelum membuat alat peraga IPA sederhana, yang harus dilakukan terlebih
dahulu adalah menganalisis materi yaitu dengan meneliti/mengkaji isi Garis-
Garis Besar Program Pengajaran (GBPP) yang menyangkut materi dan
penjabarannya serta mempertimbangkan penyajiannya.
 Sasaran utama dari menganalisis materi adalah:
1. Terjabarnya tema/materi pokok/pokok bahasan
2. Terpilihnya pendekatan dan metode yang efektif dan efisien
3. Terpilihnya alat peraga atau sarana pembelajaran yang cocok
4. Tersedianya alokasi waktu yang sesuai
 Bahan acuan yang digunakan dalam menganalisis materi pelajaran IPA adalah
GBPP IPA, buku pelajaran yang dipakai, dan kemampuan yang akan dicapai
sesuai pada tujuan pendidikan
 Dalam menganalisis, perlu dikembangkan pertanyaan mendasar, antara lain:
1. Metode dan pendekatan apa yang sesuai?
2. Apakah diperlukan alat peraga?
3. Bagaimana pengelolaan kelas bila menggunakan metode percobaan?
4. Bagaimana cara mendesain alat peraga?
 Dalam mendesain alat peraga perlu memperhatikan konsep yang mendasari
kegunaan alat atau prinsip kerja alat tersebut.
Ada tiga pertimbangan kelayakan untuk memilih alat peraga yang baik :
a) Pertimbangan kelayakan praktis

1. Pengenalan dan pemahaman guru dengan jenis alat peraga

2. Ketersediaan alat peraga di lingkungan belajar setempat

3. Ketersediaan waktu untuk mempersiapkannya

4. Ketersedian sarana dan fasilitas pendukungnya

5. Keluwesan, yaitu: mudah dibawa serta mudah dipergunakan pada


waktu kapan saja dan oleh siapa saja.

b) Pertimbangan kelayakan teknis/pedogogis

1. Relevan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

2. Merangsang motivasi terjadinya proses belajar yang optimal

c) Pertimbangan kelayakan biaya


Pertanyaan utama untuk menjawab faktor kelayakan biaya adalah apakah
biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan alat peraga seimbang dengan
manfaat yang akan diperoleh?
Alat peraga sederhana dibuat dengan mempertimbangkan:
1. Analisis untung rugi secara ekonomis

7
2. Jumlah dan jenis perkakas yang digunakan
3. Keterampilan yang diperlukan
4. Gambar atau bagan yang akan dibuat
5. Rancangan atau konstruksi alat
6. Evaluasi alat yang buat
Selain memiliki nilai praktis dan nilai ekonomis, setiap alat peraga IPA
sederhana yang akan dibuat harus mempunyai nilai pedagogis. Jadi, alat peraga
yang dihasilkan dapat menanamkan suatu konsep, prinsip, atau teori IPA.
Di samping itu, alat peraga sederhana yang kita buat harus memiliki
nilai bantu terhadap pelajaran IPA, yang dapat kita nyatakan dengan output
pedagogis, yaitu hasil interaksi dari kegunaan alat peraga dengan yang
dibutuhkan dalam proses belajar mengajar.
Adapun alat dan bahan yang kita butuhkan untuk membuat alat
peraga IPA yang sederhana hendaknya bisa diperoleh dari lingkungan sekitar
rumah dan sekolah.

Anda mungkin juga menyukai