Anda di halaman 1dari 64

RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 3
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 24 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.1 Memahami ragam aplikasi komunikasi data.
4.1 Menyajikan karakteristik ragam aplikasi komunikasi data
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1 Memahami ragam aplikasi komunikasi data.
3.1.1 Menggunakan ragam aplikasi komunikasi data
3.1.2 Menerapkan ragam aplikasi komunikasi data
4.1 Menyajikan karakteristik ragam aplikasi komunikasi data
4.1.1 Memproduksi karakteristik ragam aplikasi komunikasi data
4.1.2 Mendemodntrasikan karakteristik ragam aplikasi komunikasi data
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menggunakan ragam aplikasi
komunikasi data dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menerapkan ragam aplikasi
komunikasi data dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat memproduksi karakteristik ragam
aplikasi komunikasi data dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mendemodntrasikan karakteristik
ragam aplikasi komunikasi data dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Karakteristik dan ragam aplikasi komunikasi data
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 - 3
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
kompu ter tentang ragam dan karakteristik aplikasi komunikasi data
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca buku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, menerap kan,
memproduksi, men demonstrasikan ragam dan karakteristik apli kasi
komunikasi data
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menggunakan, menerap kan, memproduksi,
men demonstrasikan ragam dan karakteristik apli kasi komunikasi data
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik dapat
menggunakan, menerap kan, memproduksi, men demonstrasikan ragam dan
karakteristik apli kasi komunikasi data

4. Peserta didik mendis kusikan dengan kelom pok yang lainnya tenta ng
menggunakan, mene rapkan, memproduksi, mendemonstrasikan ra gam dan
karakteristik aplikasi komunikasi da ta
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang
lainnya memberikan tanggapan
Pengumpulan Data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi
tentang atau cara menggunakan, mene rapkan, memproduksi, men
demonstrasikan ra gam dan karakteristik apli kasi komunikasi data
2. Peserta didik mencoba menggunakan, menerapkan, mempro duksi,
mendemonstra sikan ragam dan karak teristik aplikasi komu nikasi data
Sebagai pembuktian pengujian hipotesis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menggunakan, mene rapkan, memproduksi, men
demonstrasikan ragam dan karakteris tik apli kasi komuni kasi data

2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
di dik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1. Peserta didik berusaha menggunakan, mene rapkan, memproduksi, men
demonstrasikan ragam dan karakteris tik apli kasi komuni kasi data

2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
di dik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan tentang
Karakteristik dan ragam aplikasi komunikasi data
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang
Karakteristik dan ragam aplikasi komunikasi data
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta
didik untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

URAIAN MATERI
Memahami ragam aplikasi komunikasi data
Aplikasi system komunikasi data adalah media yang berfungsi untuk mentransmisikan data dari satu
computer ke computer yang lain.
Contoh aplikasi system komunikasi data di antaranya :
• Surat Elektronik (e -mail)
Email adalah aplikasi yang memungkinkan para pengguna internet saling berkirim pesan melaui
elektronik di internet.
Cara kerja :
Menulis surat ---> E –mail client pengirim ---> SMTP e-mail server pengirim ---> ISP/Internet --->
e-mail server penerima ---> E –mail client penerima --->Membaca surat
• Bank Teller Terminal (ATM)
ATM (Automatic Teller Machine) merupakan singkatan bagi ajungan tunai mandiri, adalah sebuah alat
elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil dan mengecek rekening tabungan mereka
tanpa perlu dilayani oleh seorang “Teller” manusia.
Cara Kerja :
Masukan ID Card keMesin ATM --->Mesin ATM membaca ID Card
• Credit checking System
Kartukredit adalah suatu bagian penyelesaian transaksi ritel berupa kartu yang terbuat dari plastik sebagai
bentuk pengganti uang cash. Penerbit Kartu Kredit (Bank) merupakan penjamin dari tarnsaksi yang
dilakukan oleh pembeli dan penjual.Cara Kerja :
Kartu kredit yng anda serahkan ke kasir akan di proses dengan cara dimasukkan kedalam mesin EDC
(Elektronic Data Capture) yang telah dilengkapi pembaca chip. Kartu akan di proses secara enkripsi
sebelumm melakukan verifikasi kepada penerbit kartu kredit melalui jaringan online.
Setelah prosedur verifikasi selesai, mesin EDC yang telah dilengkapi pemmbaca chip akan mengeluarkan
struk bukti tramsaksi yang harus ditandatangani oleh pemegang kartu yang melakukan transaksi.

 Hotel Reservation Sstem


Hotel Reservation System yang berarti sistem informasi reserrfasi perhotelan merupakan salah satu bentuk
pelayanaan publik yang menawarkan suatu jasa dalam hal pendataan administrasi pada reserfasi
perhotelan yang sangat memerlukan ketepatan mekanisme dan penataan yang terorganisis agar data dapat
terkemas dan terjaga keamananya dengan baik dalam bentuk database.
 Traffic ConrtolSistem
Auto Traffic Contol System (ATCS)atau sistem kendali lalulintas kendaraan adalah pengendalian
lalulintas denagn menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya dari sebuah kota.
Pengaturan lalulintas melalui sistem ini memerlukan para meter jumlah kendaraan dan waktu tempuh
kendaraan.
 Police Emergency Sistem
Host Server yang terdiri dari modul komunikasi nirkabel,sebuah sistem,database,dan sebuah
microprosesor.Host server yg menerima sinyal dari kartu maknetis dan sumber sinyal,lalu polisi
emergency sistem polisi-warga menerima sinyal dari server tersebut dan menghubungkan dengan
polisi.bagi polisi untuk pergi ketempat kejadian dalam waktu darurat,maka digunakan alat identifikasi
kartu magnetis yang digunakan sebagai identifikasi pengguna. Ketika ada peristiwa darurat terjadi,
pengguna menekan tombol darurat dan tombol konfirmasi bersamaan untuk menghasilkan sinyal dan
sinyal yang akan diteruskan ke host server melalui modul komunikasi nirkabel. Komunikasi nirkabel
kemodul server menerima sinyal yang berasal dari kartu magnetis dan mengirimkan sinyal ke
microprossesor. Lalu proses membandingkan data dalam database untuk menilai apakah sumber sinyal
sesuai dengan data dalam database. Jika benar, maka sinyal disambungkan oleh host server ke polisi
segera agar polisi bisa tiba di tempat kejadian perkara.

Cara Kerja :
1.      Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi melalui
cara memnbaca bar-code oleh bar-code scanner.
2.      Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi Melalui
cara membaca kode bar dengan bar-code scanner yang merupakan bar elektronik.
3.      Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi Melalui
cara membaca kode bar dengan bar-code scanner yang kartu sirkuit terpadu (IC) kartu.
4.      Police Emergency System dengan jalan transmisi frekuensi radio (RF) intuk pengiriman modul
komunikasi nirkabel dari kartu maknetik dan host server.
5.      Police Emergency System denagn jalan transmisi pengiriman bluetooth untuk komunikasi nirkabel
modul dari katu magnetik dan host server.
6.      Police Emergency System dengan rangkainan kontrol kata kartu magntik terdiri dari tombol darurat
dan sebuah tombol konfirmasi, kata mana tombol darurat dan mengkonfirmasi tekan tombol adlah
alat yang digunakan untuk memicu sinyal untuk rangkaian kontrol dan mengirimmakan sinyal ke
host server melalui rangkainan kontrol.
7.      Police Emergency System dengan rangkainan kontrol kata kartu magntik terdiri dari tombol darurat
dan sebuah tombol konfirmasi, di mana kata darurat tombol dan tombol mengkonfirmasi film tipis
perangkat yang digunakan untuk memicu sinyal kerangkaian kontrol dan menirimkan sinyal ke host
server melalui rangkaian kontrol.
8.      Police Emergency System dengan suara-alat cahaya kata kartu magnetik LED yang digunakan untuk
menunjukan kondisi daya baterai.
9.      Police Emergency System dengan suara-alat cahaya kata kartu magnetik adalah lebar-sounder yang
digunakan untuk membuat kebisingan dan mengingatkan kondisi daya baterai.
10.  Police Emergency System dengan system server host menggunakan mikro prosesor untuk
menangkap data di dalam data base dan mengirimkan sinyal kekartu magnetik akan menghasilkan
sinyal respons secara otomatis, kata sinyal ditransmisikan ke host server mealalui komunikasi
nirakbel modul,kata microprosesor dari server host akan membandingkan sinyal dengan data dalam
data base dan mengirimkan data ke sistem absent untuk mengelola kondisi staf yang tidak hadir.
Airline Seat Reservation System
Adalah sistem yang dibuat untuk referensi atau pemesanan tiket maskapai penerbangan. Sistem ini dibuat
untuk mempermudah calaon penumpang peawat dalam menentukan kapan jadwal penerbangan pesawat,
berapa jumlah tarif yang harus dibayar, dan bahakan fitur yang ada saat ini pun bisa memesan tempat
menginap di hotel apabila telah sampai pa tempat yang di tuju.
Media pemesanannya biasanya melalui website dan aplikasi mobile smartphone.

Latihan soal
1. Apakah yang dimaksud airlines seat reservation system?
2. Apakah fungsi dari police emergency system ?
3. Bagaimana cara kerja host server?
4. Apakah yang dimaksud ATCS?
5. Apakah yang dimaksud hotel reservation system?

Jawaban
1. Sistem yang dibuat untuk referensi atau pemesanan tiket maskapai penerbangan
2. Menangkap data di dalam data base dan mengirimkan sinyal kekartu magnetik akan menghasilkan
sinyal respons secara otomatis, kata sinyal ditransmisikan ke host server mealalui komunikasi nirakbel
modul,kata microprosesor dari server host akan membandingkan sinyal dengan data dalam data base
dan mengirimkan data ke sistem absent untuk mengelola kondisi staf yang tidak hadir.
3. Menerima sinyal dari kartu maknetis dan sumber sinyal,lalu polisi emergency sistem polisi-warga
menerima sinyal dari server tersebut dan menghubungkan dengan polisi.bagi polisi untuk pergi
ketempat kejadian dalam waktu darurat,maka digunakan alat identifikasi kartu magnetis yang
digunakan sebagai identifikasi pengguna
4. Pengendalian lalulintas denagn menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya dari
sebuah kota.
5. Sistem informasi reserrfasi perhotelan merupakan salah satu bentuk pelayanaan publik yang
menawarkan suatu jasa dalam hal pendataan administrasi pada reserfasi perhotelan yang sangat
memerlukan ketepatan mekanisme dan penataan yang terorganisis agar data dapat terkemas dan terjaga
keamananya dengan baik dalam bentuk database

Penskoran
No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100
Nilai = Betul x 20

Tegal, Juli 2017

Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 3
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 24 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.2 Menganalisis berbagai standar komunikasi data
4.2 Menyajikan berbagai standar komunikasi data
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2 Menganalisis berbagai standar komunikasi data
3.2.1 Memahami berbagai standar komunikasi data
3.2.2 Menerapkan berbagai standar komunikasi data

4.2 Menyajikan berbagai standar komunikasi data


4.2.1 Memproduksi berbagai standar komunikasi data
4.2.2 Mendemodntrasikan berbagai standar komunikasi data
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menghubungkan berbagai standar
komunikasi data. dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat membagi berbagai standar
komunikasi data. dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat memproduksi berbagai standar
komunikasi data dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mendemodntrasikan berbagai standar
komunikasi data dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Standar komunikasi data
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 - 3
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
komputer tentang standar komunikasi data
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca buku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menghubungkan dan membagi,
memproduk si, mendemonstrasikan standar komunikasi data
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menggunakan, menerap kan, memproduksi,
men demonstrasikan standar komunikasi data
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik dapat
mengguna kan, menerapkan, mem produksi, mendemons trasikan standar
komunikasi data
4. Peserta didik mendis kusikan dengan kelom pok yang lainnya tenta ng
menggunakan, mene rapkan, memproduksi, mendemonstrasikan standar
komunikasi data
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang lainnya
memberikan tanggapan
Pengumpulan Data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi tentang
atau cara menggunakan, mene rapkan, memproduksi, men demonstrasikan
standar komunikasi data
2. Peserta didik menco ba menggunakan, menerapkan, mempro duksi,
mendemonstra sikan ragam dan karak teristik standar komu nikasi data Sebagai
pembuktian pengujian hipotesis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menggunakan, mene rapkan, memproduksi, men
demonstrasikan ragam dan karakteris tik standar komunikasi data
2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta di
dik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang menggunakan, mene rapkan,
memproduksi, men demonstrasikan standar komunikasi data
2. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, mene rapkan,
memproduksi, men demonstrasikan standar komunikasi data
3. Peserta didik mengerjakan tugas dari guru untuk menggunakan, menerapkan,
memproduksi, mendemonstrasi kan standar komunikasi data
4. Peserta didik yang lain menanggapi kesimpulan dari peserta didik yang sedang
maju untuk mempresentasikan hasilnya
5. Peserta didik memperbaiki hasil pre sentasi berdasarkan ta nggapan dari
temannya
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan tentang
standar komunikasi data
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang standar
komunikasi data
5 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

URAIAN MATERI
STANDAR KOMUNIKASI
•       Sistem transmisi : Berupa jalur transmisi tunggal (single transmission)atau jarinagn
komplek(complex network)yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan (destination.
Tujuan (destination) : menangkap data yang dihasilkan oleh receiver.
•       Jaringan telekomunikasi dirancang untuk melayani berbagai macam pengguna, yang
menggunakan berbagai macam perangkat yang berasal dari vendor yang berbeda. 
•       Untuk merencanakan dan membangun suatu jaringan secara efektif diperlukan suatu standar yang
menjamin interoperability, compatibility, dan kinerja yang dipersyaratkan secara ekonomis
•       Suatu standar yang terbuka (open standard) diperlukan untuk memungkinkan interkoneksi sistem,
perangkat maupun jaringan yang berasal dari vendor maupun operator yang berbeda. 
STANDAR ORGANISASI
u  Internet Engineering Task Force (IETF) 
u  International Telecommunications Union (ITU)
u  International Standards Organization (ISO) 
u  American National Standards Institute (ANSI) 
u  Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 
u  Electronic Industries Association (EIA) 
u  Federal Communications Commision (FCC) 
STANDAR OSI
u  OSI (Open Systems Interconnections) adalah sebuah standar untuk model jaringan yang di ciptakan oleh
ISO (International Standards Organization) bekerja sama dengan organisasi lain seperti
ITU (International Telecommunications Union), EIA (Electronic Industries Association), dan lain-lain.
u  Standar OSI dibuat agar perangkat/platform dari berbagai pabrikan dapat berkomunikasi karena pada
masa itu belum ada model baku dari jaringan yang dapat berkomunikasi antar platform dengan pabrikan
yang berbeda.
u  Dalam komunikasi data terdapat tata cara atau prosedur yang harus diikuti oleh dua atau lebih sistem
komputer yang saling berkomunikasi. Prosedur ini dikenal dengan istilah protokol. Protokol komunikasi
data didefinisikan sebagai prosedur atau peraturan yang mengatur operasi peralatan komunikasi data.
u  Arsitektur jaringan yang dikembangkan oleh ISO ini dikenal sebagai model OSI 7 Layer. Karena Model
OSI membagi protokol untuk komunikasi data atas 7 lapisan atau layers, pembagian tujuh lapisan pada
OSI bertujuan agar:
u  Mempermudah administrasi dan standardisasi. Walaupun protokolnya kompleks tetapi fungsi tiap layer
dapat dimodularisasikan sehingga mudah ditanggulangi.
u  Kendali menggunakan layer memungkinkan komunikasi antar peralatan tanpa melihat pabrik pembuat
peralatan tersebut.Standardisasi paling banyak berlaku pada layer yang rendah dan makin berkurang pada
layer atas. Layer application hampir tidak ada standardisasinya.
u  Membuat kerangka agar sistem atau jaringan yang mengikutinya dapat saling tukar informasi (pesan,
paket dan address), sehingga tidak bergantung pada merk dan model komputer atau peralatan lainnya.
u  Setiap layer berfungsi independent tetapi dari masing-masing layer tergantung dari keberhasilan operasi
layer sebelumnya.

TUJUAN OSI
u  Agar dapat terjalin kerja sama antara peralatan dari pabrik dan rancangan (design) yang berbeda dalam
hal :
u  a.         Koordinasi berbagai macam kegiatan seperti komunikasi antar                           proses.
u  b.        Penyimpanan data
u  c.         Manajemen dari sumber serta proses
u  d.        Keandalan dan kamanan (security) dari sistem
u  e.         Software support
LAPISAN OSI

u  Application layer : interface user dan komputer.contoh:telnet,ftp,dns.


u  Presentation layer : menyediakan sistem penyajian data ke apikasi.
u  Session layer : mengkoordinasikan jalannya komunikasi antar sistem,mengendalikan dialog antar node.
u  Transport lyer : bertanggung jawab dalam pengiriman paket antar host.
u  Network layer : bertanggungjawab melakukan routing antar jaringan,mengelola sistem pengalamatan
logika terhadap jaringan sistem komputer,contoh:ip.
u  Datalink layer : membungkus paket data dari network,dan menjamin paket terkirim ke tempat yang
tepat.
u  Physical layer : pengirima dan penerimaan byt,berhubungan langsung dengn media komunikasi yang
berbeda-beda.
 
Latihan soal
1. Apakah tujuan jaringan telekomunikasi dirancang?
2. Apakah fungsi dari presentation layer?
3. Sebutkan lapisan – lapisan OSI!
4. Apakah yang dimaksud OSI?
5. Sebutkan standard organisasi!

Jawaban
1. Melayani berbagai macam pengguna, yang menggunakan berbagai macam perangkat yang berasal dari
vendor yang berbeda
2. Melayani berbagai macam pengguna, yang menggunakan berbagai macam perangkat yang berasal dari
vendor yang berbeda
3. Application layer, presentation layer, session layer, transport layer, network layer, datalink layer,
physical layer
4. Sebuah standar untuk model jaringan yang di ciptakan oleh ISO (International Standards
Organization) bekerja sama dengan organisasi lain
5. ETF, ITU, ISO, ANSI, IEEE, EIA, FCC
Penskoran
No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100
Nilai = Betul x 20

Tegal, Agustus 2017


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 3
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 24 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.3 Menganalisis proses komunikasi data dalam jaringan.
4.3 Menyajikan hasil analisis proses komunikasi data
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.3 Menganalisis proses komunikasi data dalam jaringan.
3.3.1 memahami proses komunikasi data dalam jaringan
3.3.2 menerapkan proses komunikasi data dalam jaringan
4.3 Menyajikan hasil analisis proses komunikasi data
4.3.1 memproduksi analisis proses komunikasi data
4.3.2 mendemodntrasikan analisis proses komunikasi data
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menghubungkan proses komunikasi
data dalam jaringan. dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat membagi proses komunikasi data
dalam jaringan. dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat memproduksi hasil analisis proses
komunikasi data dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mendemodntrasikan hasil analisis
proses komunikasi data dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Proses Komunikasi Data Dalam Jaringan
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 - 3
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
komputer proses dan analisis komunikasi data dalam jaringan.
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca buku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, mendemosntrasikan komputer proses dan analisis komunikasi
data dalam jaringan
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menghubungkan, mem bagi, memproduksi,
mendemosntrasikan komputer proses dan analisis komunikasi data dalam
jaringan
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik dapat
menghubungkan, mem bagi, memproduksi, mendemosntrasikan komputer
proses dan analisis komunikasi data dalam jaringan
4. Peserta didik mendis kusikan dengan kelom pok yang lainnya tenta ng
menghubungkan, membagi, memproduk si, mendemosntrasikan komputer
proses dan analisis komunikasi data dalam jaringan
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang
lainnya memberikan tanggapan
Pengumpulan Data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi
tentang atau cara menghubungkan, mem bagi, memproduksi,
mendemosntrasikan komputer proses dan analisis komunikasi data dalam
jaringan
2. Peserta didik menco ba menghubungkan, mem bagi, memproduksi,
mendemosntrasikan komputer proses dan analisis komunikasi data dalam
jaringan sebagai pembuktian pengujian hipotesis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menghubungkan, mem bagi, memproduksi,
mendemosntrasikan komputer proses dan analisis komunikasi data dalam
jaringan
2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
di dik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, mendemosntrasikan komputer proses dan analisis komunikasi
data dalam jaringan
2. Guru menugaskan peserta didik untuk menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, mendemosntrasikan komputer proses dan analisis komunikasi
data dalam jaringan
3. Peserta didik mengerjakan tugas dari guru untuk menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, mendemosntrasikan komputer proses dan analisis komunikasi
data dalam jaringan
4. Peserta didik yang lain menanggapi kesimpulan dari peserta didik yang sedang
maju untuk mempresentasikan hasilnya
5. Peserta didik memperbaiki hasil pre sentasi berdasarkan ta nggapan dari
temannya
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan tentang
proses dan analisis komunikasi data dalam jaringan
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang proses
dan analisis komunikasi data dalam jaringan
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

Pengguna sarana telekomunikasi saat ini menjadi sangat dominan dalam kehdupan sehari -hari maupun
dalam dunia bisnis. Perusahaan tanpa memiliki fasilitas telekomunikasi akan mengalami kesulitan dalam
mengirimkan data dari satu lokasi ke lokasi lain. Kesulitan dalam mengirimkan data ini akan
mengakibatkan kesulitan dalam mengolah data menjadi informasi sehingga pada akhirnya akan
menyulitkan pula bagi manajemen suatu perusahaan dalam mengambil keputusan.
Jaringan telekomunikasi saat ini menghubungkan beberapa daratan dan lautan untuk memindahkan data
dalam jumlah besar. Esens dari telekomunikasi adalah pengurangan waktu dan ruang. Dengan satelit
komunikasi dua lokasi yang sangat jauh berbeda dapat dihubungkan dalam sekejap. Suatu perusahaan
yang ingin mengirimkan data ke cabangnya yang berjarak 1000 mil atau lebih perlakuannya tidak jauh
berbeda dengan mengirimkan data sejauh 100 mil.
Akses terhadap data disuatu lokasi tidak lagi bergantung pada di mana lokasi tersebut berada. Saat in
komunikasi satelit menggantikan saluan telekomnikasi kabel dan erat optik. Kelihatannya strategi
telekomunikasi dan jaringan merupakan kunci sukses dalam membangun sistem informasi akuntansi yang
andal. Sistem informasi akuntansi suatu perusahaan saat ini sangat bergantung sekali pada telekomunikasi
seperti pengolahan data secara online.
Kebutuhan manusia terhadap informasi baik secara individu ataupun di sebuah lingkungan organisasi
terus meningkat. Informasi yang lengkap dan akurat memberikan pengetahuan untuk memecahkan
berbagai macam masalah yang dihadapi. Teknologi komunikasi memungkinkan pengiriman data dari satu
tempat ke tempat lainnya, adapun pentinya pengiriman data dari satu tempat ke tempat lain dikarenakan:
• Transaksi yang terjadi berbeda lokasi dengan tempat pengolahan datanya,
• Kadang-kadang lebih efesien atau lebih murah untuk mengirim data dengan menggunakan teknologi
informasi dibandingkan dengan cara terdahulu.
• Suatu organisasi memiliki berberapa pengolahan data, ada kalanya satu pengolahan data berada dalam
status sibuk maka data dibagi ke pengolahan data lainnya.
• Alat-alat yang mahal seperti halnya alat pencetak grafik, printer berkecepatan tinggi, cukup satu lokasi
saja sehingga akan lebih hemat.
Pengiriman data dengan menggunakan komputer di lakukan dengan menggunakan sistem transmisi
elektronik, biasanya disebut dengan istilah komunikasi data (data communication).
Transmisi Data
Transmisi data merupakan proses pengiriman data dari sumber ke penerima data dengan menggunakan
komputer ataupun media elektronik lainnya. Dimana sumber sebagai awal proses transmisi dengan
menggunakan media transmisi yang dapat berupa kabel, dan radiasi elektronik kepada alat elektronik lain
yang berfungsi sebagai penerima. Media transmisi ini berfungsi sebagai jalur transmisi dari data yang
dikirimkan. Terkait media transmisi yang tersedia saat ini adalah dengan menggunakan media kabel, dan
radiasi elektromagnetik.
Tipe Channel Transmisi :
1. Tipe transmisi satu arah (one way transmision) adalah arah channel pengiriman transmisi hanya satu
arah dimana sumber berfungsi sebagai hanya sebagai pengirim transmisi saja kepada penerima begitu juga
alat penerima hanya memiliki satu fungsi. Contoh dari tipe pengiriman transmisi satu arah ini seperti pada
transmisi siaran radio dan televisi.
2. Tipe transmisi dua arah bergantian (either way transmision) merupakan channeltransmisi dapat
mengalir dalam dua arah, namun aliran transmisi ini harus dilakukan secara bergantian. Contohnya adalah
penggunaan radio CB walkie talkie dimana kegiatan berbicara dan mendengarkan harus dilakukan secara
bergantian.
3. Tipe dua arah serentak (both way transmision) pada tipe channel transmisi ini arah informasi data dapat
mengalir dalam dua arah sekaligus, dengan kata lain channel transmisi dapat mengirim dan menerima
pada saat bersamaan. Contohnya adalah penggunaan telepon dimana seseorang dapat berbicara sekaligus
mendengarkan.
Kecepatan Transmisi Data
• High Speed Network kapasitas transmisi data lebih besar dari 20 MBps yang biasanya diterapkan dalam
LAN untuk mainframe komputer besar. Contohnya loosely coupled network (control data corporation)
dan hyperchannel (Network system coorporation).
• Medium Speed Network kapasitas transmisi data 1MBps sampai dengan 20 MBps yang biasanya
diterapkan dalam LAN untuk mainframe komputer kecil atau mikrokomputer. Contohnya Ethernet, ARC
net, local net dan cable net.
• Low Speed PC Network Kapasitas transmisi data lebih kecil dari 1 MBps yang biasanya diterapkan
dalam personal computer (PC). Contohnya apple talk dan apple macintosh.
MEDIA TRANSMISI DATA
Media Kabel
Penggunaan kabel sebagai media transmisi ketika jarak sumber dan penerima tidak terlalu jauh, untuk itu
maka biasanya penggunaan kabel hanya untuk area lokal saja. Terdapat tiga jenis kabel yang digunakan
untuk media transmisi pertama kabel tembaga yang biasa digunakan untuk telepon,coaxial cable, dan fiber
optic cable.
1. Coaxial Cable adalah kabel yang dibungkus dengan metal lembek, kabel ini memiliki tingkat transmisi
data yang lebih tinggi dibandingkan dengan kabel biasa, namun harganya relatief lebih mahal
dibandingkan kabel biasa.
2. Fiber Optic Cable adalah jenis kabel yang terbuat dari serabut kaca (optical fibers) yang tipis dengan
diameter sebesar rambut manusia. Fiber optic cable memiliki tingkat kecepatan pengiriman data sepuluh
kali lipat lebih besar dari coaxial cable.
Media Radiasi Elektromagnetik
Bila sumber data dan penerima berada dalam jarak yang jauh, media transmisi menggunakan media
radiasi elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara terbuka, yang dapat berupa gelombang mikro
(microwave), sistem satelit dan sistem laser.
Microwave
Microwave merupakan gelombang radio frekwensi tinggi yang dipancarkan dari sebuah pemancar ke
pemancar lainnya. Microwave merupakan gelombang yang tidak boleh terhalang (line of sight) oleh
bangunan, bukit, dan gunung. Cakupan wilayah yang dapat dijangkau oleh microwave adalah sebesar 30
sampai dengan 50 kilometer, untuk itu diperlukan stasiun-stasiun relay untuk memperkuat sinyal diantara
sumber sampai dengan penerima sinyal.
Satellite System
Keterbatasan microwave yang tidak boleh terhalang dan cakupan yang tidak begitu luas. Maka stasiun
pemancar microwave di bumi pada lokasi satu memancarkan sinyalnya ke satellite di luar angkasa, yang
berfungsi sebagai stasiun relay, untuk kemudian mengirimkannya kembali ke stasiunmicrowave di bumi
pada lokasi lainnya yang ingin dituju. Karena walaupun tidak mampu menembus gedung, bukit dan
gunung namun gelombang mikro mampu merambat di ruang hampa udara. Pada saat ini untuk
menjangkau keseluruhan permukaan bumi dibutuhkan tiga buah satellite.
Sistem Laser
Teknologi sinar laser saat ini sudah digunakan namun dibutuhkan banyak pengembangan, akan tetapi di
masa yang akan datang para ahli teknologi informasi meramalkan penggunaan sinar laser akan lebih
optimal daripada media transmisi yang ada sekarang ini. Melalui penggunaan sinar laser maka akan
mengurangi pengeluaran untuk biaya transmisi.
NETWORK
Network menurut Jogiyanto adalah jaringan dari system komunikasi data yang melibatkan sebuah atau
lebih sistem komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi membentuk suatu sistem.
Network menurut Jogiyanto adalah jaringan dari system komunikasi data yang melibatkan sebuah atau
lebih sistem komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi membentuk suatu sistem.
Melalui network, computer dapat mengakses data dari computer lainnya, dapat mengirim data walaupun
berbeda lokasi. Melalui network dapat mempermudah penyaluran arus informasi dari satu area ke area
lainnya, dengan kata lain dapat mengintegrasikan system informasi dalam sebuah perusahaan yang terbagi
dalam beberapa lokasi. Network dapat berupa off-line communication system, remote job entry system,
realtime system, time sharing system ataupun DPP system.
Komponen Network
Komponen dari sebuah network adalah node dan link, node adalah titik yang dapat menerima input data
ke dalam network atau menghasilkan output informasi atau bahkan keduanya. Node dapat berupa dapat
berbentuk mikro komputer, komputer mainframe raksasa (node pusat/komputer pusat), modem,
multiplexer printer atau alat cetak lainnya. Sedangkan link adalah channel atau jalur transmisi atau carrier
untuk membawa arus informasi atau data diantara node. Link dapat berbentuk kabel, microwave system,
laser system atau satelite system. Network yang masing-masing terletak di lokasi yang berjauhan satu
dengan yang lainnya menggunakan link berupa jalur transmisi jarak jauh disebut dengan menggunakan
microwave system, laser system atau satelite system WAN (Wide Area Network). Sedangkan network
dengan node yang terpisah dalam jarak yang tidak terlalu jauh menggunakan jalur transmisi dengan
menggunakan kabel saja.
Koneksi Jaringan dan Internet
Jaringan internet pada dasarnya adalah merupakan jaringan komunikasi data yang terbangun dari
komputer individual atau kumpulan‐kumpulan jaringan komputer skala kecil yang saling terintegrasi
(interkoneksi).
a. LAN (Local Area Network)
Local Area Network atau LAN, merupakan suatu Jenis Jaringan Komputer dengan mencakup wilayah
lokal. Dengan menggunakan berbagai perangkat jaringan yang cukup sederhana dan populer, seperti
menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair), Hub, Switch, Router, dan lain sebagainya.Contoh
dari jaringan LAN seperti komputer-komputer yang saling terhubung di sekolah, di perusahaan, Warnet,
maupun antar rumah tetangga yang masih mencakup wilayah LAN.
Keuntungan dari penggunaan Jenis Jaringan Komputer LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya
operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena
mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat
sebuah jaringan LAN.
Kerugian dari penggunaan Jenis Jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga
untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.
b. MAN (Metropolitan Area Network)
Metropolitan Area Network atau MAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih
canggih dari Jenis Jaringan Komputer LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena Jenis Jaringan
Komputer MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota
lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi
untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau
wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.
Keuntungan dari Jenis Jaringan Komputer MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih
luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga
keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.
Kerugian dari Jenis Jaringan Komputer MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat
menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki
jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.
c. WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network atau WAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih
daripada Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringanWAN biasa digunakan untuk
menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan
WAN bisa terdiri dari berbagai Jenis Jaringan Komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan
dari Jenis Jaringan Komputer WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta
menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.
Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis
Jaringan Komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena
untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih,
dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.
Kerugian dari Jenis Jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak,
sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih
berat.
d. Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang global atau mendunia. Karena Internet merupakan jaringan-
jaringan komputer yang terhubung secara mendunia, sehingga komunikasi dan transfer data atau file
menjadi lebih mudah. Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai Jenis Jaringan Komputer beserta
Topologi dan Tipe Jaringan yang saling berhubungan satu sama lain.
Keuntungan dari Jenis Jaringan Internet diantaranya adalah komunikasi dan berbagi sumber daya dari satu
jaringan ke jaringan yang lain menjadi lebih mudah, penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat,
penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah, dan menjadi ladang untuk memperoleh
penghasilan
Kerugian dari Jenis Jaringan Internet diantaranya adalah kejahatan dunia maya atau cyber criminal
menjadi luas, pornografi menjadi semakin luas, transaksi barang-barang ilegal seperti narkoba menjadi
marak, dan juga dapat menimbulkan fitnah karena penyampaian informasi yang salah.
e. Wireless (Tanpa Kabel)
Wireless merupakan Jenis Jaringan Komputer yang menggunakan media transmisi data tanpa
menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan
microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan
untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.
Keuntungan Jenis Jaringan Wireless seperti kenyamanan untuk terhubung ke jaringan tanpa dibatasi oleh
kabel, lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi, dan tidak terlalu memerlukan
kabel jaringan.
Kerugian Jenis Jaringan Wireless seperti transmisi data kepada para pengguna yang lebih lambat dari
penggunaan jaringan dengan kabel, memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar
jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan Wireless.
Topology Jaringan
a. Topology Bus
Jaringan dengan topologi ini disebut juga dengan linear bus karena dihubungkan hanya melalui satu kabel
yang linier. Kabel yang umum digunakan adalah kabel koaksial. Pada awal dan akhir kabel digunakan
terminator. Contoh: Jaringan yang menggunakan kartu penghubung jaringan ethernet 10Base2.
b. Topology Star
Jaringan dengan teknologi ini berbentuk seperti bintang. Hubungan antar node diperantari dengan
menggunakan hub atau concentrator. Tiap node dihubungkan dengan kabel ke hub. Contoh: Jaringan yang
memakai ethernet 10BaseT, membangun jaringan dengan menggunakan manageable switch.
c. Topology Ring
Pada topologi ini setiap node saling berhubungan dengan node lainnya sehingga membentuk ring. Contoh:
Jaringan yang menggunakan FDDL.
d. Topology Tree
Topologi tree ini merupakan gabungan dari kombinasi tiga topologi yang ada. Beberapa pihak juga
menyebut dengan topologi mesh.

Latihan soal
1. Apakah yang dimaksud transmisi data?
2. Apakah yang dimaksud topology tree?
3. Sebutkan contoh topologi star!
4. Mengapa topologi bus disebut linear bus?
5. Sebutkan contoh topologi ring!

Jawaban
1. Proses pengiriman data dari sumber ke penerima data dengan menggunakan komputer ataupun media
elektronik lainnya.
2. Gabungan dari kombinasi tiga topologi yang ada
3. Jaringan yang memakai ethernet 10BaseT, membangun jaringan dengan menggunakan manageable
switch.
4. Dihubungkan hanya melalui satu kabel yang linier
5. Jaringan yang menggunakan FDDL.
Penskoran
No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100

Nilai = Betul x 20

Tegal, Agustus 2017

Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 3
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 24 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.4 Memahami aspek-aspek teknologi komunikasi data dan suara.
4.4 Menalar aspek-aspek teknologi komunikasi data dan suara
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.4 Memahami aspek-aspek teknologi komunikasi data dan suara.
3.4.1 Menggu nakan aspek-aspek teknologi komuni kasi data dan sua ra
3.4.2 Menera pkan aspek-aspek teknologi komuni kasi data dan sua ra

4.4 Menalar aspek-aspek teknologi komunikasi data dan suara


4.4.1 Menyim pulkan aspek-aspek teknologi komuni kasi data dan suara
4.4.2 Menilai aspek-aspek tekno logi komunikasi data dan suara
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menggunakan aspek-aspek
teknologi komunikasi data dan suara.dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menerapkan aspek-aspek teknologi
komunikasi data dan suara.dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menyimpulkan aspek-aspek
teknologi komuni kasi data dan suara dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diha rapkan peserta didik dapat menilai aspek-aspek teknologi
komunikasi data dan suara dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Aspek-aspek tekno logi komunikasi data dan suara
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 - 3
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
komputer tentang aspek-aspek teknologi komunikasi data dan suara.
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca bu ku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, menerap kan,
menyimpulkan, me nilai aspek-aspek tekno logi komunikasi data dan suara.
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menggunakan, menerap kan,
menyimpulkan, me nilai aspek-aspek tekno logi komunikasi data dan suara.
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik dapat
menggunakan, menerap kan, menyimpulkan, me nilai aspek-aspek tekno logi
komunikasi data dan suara.
4. Peserta didik mendis kusikan dengan kelom pok yang lainnya tenta ng
menggunakan, mene rapkan, menyimpulkan, me nilai aspek-aspek tekno logi
komunikasi data dan suara.
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang
lainnya memberikan tanggapan
Pengumpulan Data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi
tentang atau cara menggunakan, menerap kan, menyimpulkan, menilai aspek-
aspek tekno logi komunikasi data dan suara.
2. Peserta didik menco ba menggunakan, mene rapkan, menyimpul kan, me
nilai aspek-aspek tekno logi komunikasi data dan suara Sebagai pembuktian
pengujian hipotesis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menggunakan, mene rapkan, menyimpul kan, me nilai
aspek-aspek teknologi komu nikasi data dan suara.
2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
di dik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang menggunakan, mene rapkan,
menyimpul kan, menilai aspek-as pek teknologi komuni kasi data dan suara.
2. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, mene rapkan,
menyimpul kan, me nilai aspek-aspek teknologi komu nikasi data dan suara.
3. Peserta didik mengerjakan tugas dari guru untuk menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, mendemosntrasi kan komputer proses dan analisis komunikasi
data dalam jaringan
4. Peserta didik yang lain menanggapi kesim pulan dari peserta didik yang sedang
maju untuk mempresentasi kan hasilnya
5. Peserta didik memperbaiki hasil pre sentasi berdasarkan ta nggapan dari
temannya
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan tentang
aspek-aspek tekno logi komunikasi data dan suara dalam jaringan
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang aspek-
aspek tekno logi komunikasi data dan suara
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

URAIAN MATERI
Komunikasi data memiliki karakteristik sebagai berikut :
 Data yang dikomunikasikan berupa angka, huruf, gambar, video ataupun suara.
 Diperlukan penalaran (sintak dan semantik) untuk dapat memahami data yang dikirimkan atau
data yang diterima.
 Komunikasi yang dilakukan biasanya jarak jauh dan secara tidak langsung.
Contoh teknologi komunikasi data yaitu :
1. Telegraf adalah sistem telekomunikasi yang menggunakan peralatan listik untuk mengirimkan
dan menerima sinyal sesuai dengan kode dalam bentuk pulsa listrik dengan mengunakan kabel-
kabel tembaga dari jarak jauh. sinyal yang dikirimkan oleh telegraf merupakan kode-kode
sederhana yang mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan yang sering disebut juga dengan kode
Morse, sesuai dengan nama penemunya.
2. Faksimile berasal dari kata facsimile yang artinya menyalin sama persis dengan aslinya, Mesin
faks merupakan peralatan telekomunikiasi yang digunakan untuk mengirimkan tulisan dan gambar
melalui kabel telepon, Mesin faks menyalin dokumen yang ingin dikirimkan, kemudian
mengirimkan dokumen tersebut ke nomor faks yang ingin dituju.
3. Pager sebenarnya hanya untuk memanggil saja atau memberikan instruksi satu arah saja atau
tidak interaktif. Infromasi yang akan disampaikan direkam oleh operator dan ditransformasikan
dalam bentuk tulisan kemudian disampaikan ke mesin pager.
4. Jaringan Komputer (Email, Website, Media Sosial dll.).

Teknologi Komunikasi Suara


Komunikasi suara memiliki karakteristik sebagai berikut :
 Data yang dikomunikasikan berupa suara dan gambar.
 Menggunakan bahasa secara lisan.
 Komunikasi yang dilakukan biasanya jarak dekat atau jauh dan secara lisan atau langsung.
Contoh teknologi komunikasi suara yaitu :
1. Telephone, prinsip kerja telepon yaitu mikropon telepon menangkap gelombang dan
mengubahnya menjadi fluktuasi arus listrik. Arus dikirim lewat nomor telepon yang kita tekan,
energi listrik.
A. Cara Kerja Jaringan Telepon Kabel
Telepon kabel menggunakan sistem wireline. sehingga membutuhkan kabel supaya dapat berfungsi.
Cara kerja telepon kabel antara lain :
1. Suara dari pengirim diterima oleh alat yang disebut microphone.
2. Microphone mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik kemudian disalurkan oleh
perangkat telepon.
3. Sinyal tersebut disalurkan melalui kabel ke pusat telekomomunikasi.
4. Dari pusat telekomunikasi, sinyal tersebut diteruskan kepada penerima.
5. Setelah sampai ke penerime, maka sinyal tersebut diubah lagi menjadi gelombang suara oleh alat
yang disebut speaker.
B. Cara Kerja Jaringan Telepon Seluler
Telepon seluler menggunakan sistem wireless. pengirim dan penerima harus tetap tercakup BTS (Base
Transceiver Station ). BTS adalah peralatan yang memfasilitasi komunikasi secara wireless antara
pengguna telepon seluler. Cara kerja telepon seluler wireless antara lain :
1. Suara dari pengirim diterima oleh alat yang disebut microphone.
2. Microphone mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik dan kemudian dipancarkan oleh
pnsel ke BTS terdekat.
3. Sinyal tersebut diterima oleh BTS dan sinyaL tersebut diteruskan ke pusat telekomunikasi.
4. Dari pusat telekomunikasi sinyal diteruskan kepada BTS terdekat kemudian diteruskan ke si
penerima.
Televisi (TV) adalah alat yang biasa kita kenal sehari-hari. Pada TV gambar yang dihasilkan pada
layar sebenarnya adalah serangkaian gambar diam yang ditampilkan berurutan dalam kecepatan tinggi.
1. Radio, menggunakan gelombang radio dalam penyampaian pesan. Gelombang radio dalam
bentuk frekuensi dan setiap chanel radio memiliki frekuensi tersendiri dalam memancarkan
gelombangnya.
B.  PERANGKAT – PERANGKAT JARINGAN KOMUNIKASI PADA KOMPUTER
1.     Konsentrator
Perangkat ini merupakan tulang punggung utama suatu jaringan komputer yang banyak digunakan
saat ini, khususnya bila topologi yang digunakan adalah star. Sesuai namanya, konsentrator
digunakan untuk memusatkan akses seluruh node baik berupa client (PC, laptop, PDA UMPC,
dsb),gateway-router maupun server yang terhubung ke jaringan  
2.     Hub
Secara sederhana, Hub merupakan konsentrator yang bersifat statis dan membagi akses jaringan
secara merata kepada seluruh node yang terhubung, tanpa mempedulikan apakah node tersebut aktif
atau tidak
3.     Switch
Secara fisik, nyaris tidak ada perbedaan bentuk yang signifikan antara Hub dengan Switch. Namun
Switch memiliki keunggulan yang menyebabkan para administrator jaringan memilih untuk
meninggalkan Hub, meskipun harga Switch saat ini masih sedikit lebih mahal. Switch mampu
membagi akses jaringan hanya kepada node yang aktif, sehingga bila node yang aktif sedikit, akses
jaringan lebih cepat
4.     WAP (Wireless Access Point)
WAP merupakan perangkat yang mengijinkan perangkat nirkabel (wireless) untuk terhubung ke
jaringan komputer menggunakan standar WiFi maupun standar lain yang sesuai. WAP biasanya
menyebarkan akses dari koneksi jaringan kabel. Perangkat yang ingin terhubung pada jaringan yang
disebarkan oleh WAP harus memiliki WiFi-adaptor. Cakupan wilayah penyebaran akses WAP biasa
dikenal dengan istilah hot - spot
5.    Transmitter / Receiver
Seperti telah dijelaskan di atas, transmitter dan receiver bekerja secara simultan pada satu perangkat.
Saat ini terdapat berbagai macam perangkat transmitter dan receiver, seperti LAN-card, modem
maupun WLAN-adaptor
6.     LAN Card
Pada jaringan berskala local (LAN) data komputer ditransmisikan melalui media transmisi dan
diterima kembali di komputer penerima melewati sebuah LAN-card atau disebut juga Network
Interface Card (NIC) atau Ethernet-card. Pada komputer, LAN-card biasa dipasang pada salah satu
slot ekspansi pada motherboard komputer. Pada NIC terdapat konektor yang berfungsi untuk
memasang kabel komunikasi yang terhubung dalam jaringan   
7.     Modem
Modem berfungsi untuk mengirim dan menerima sinyal – sinyal data pada komputer yang terhubung
pada jaringan luas secara langsung.
Latihan soal
1. Sebutkan karakteristik komunikasi data!
2. Apakah yang dimaksud telegraf?
3. Apakah yang dimaksud Hub?
4. Apakah fungsi modem?
5. Bagaimana cara kerja LAN card?

Jawaban
1. Data yang dikomunikasikan berupa angka, huruf, gambar, video ataupun suara.
Diperlukan penalaran (sintak dan semantik) untuk dapat memahami data yang dikirimkan atau data
yang diterima. Komunikasi yang dilakukan biasanya jarak jauh dan secara tidak langsung.
2. Sistem telekomunikasi yang menggunakan peralatan listik untuk mengirimkan dan menerima sinyal
sesuai dengan kode dalam bentuk pulsa listrik dengan mengunakan kabel-kabel tembaga dari jarak
jauh.
3. Konsentrator yang bersifat statis dan membagi akses jaringan secara merata kepada seluruh node yang
terhubung, tanpa mempedulikan apakah node tersebut aktif atau tidak
4. Untuk mengirim dan menerima sinyal – sinyal data pada komputer yang terhubung pada jaringan luas
secara langsung.
5. Data komputer ditransmisikan melalui media transmisi dan diterima kembali di komputer penerima
melewati sebuah LAN-card atau disebut juga Network Interface Card (NIC) atau Ethernet-card. Pada
komputer, LAN-card biasa dipasang pada salah satu slot ekspansi pada motherboard komputer. Pada
NIC terdapat konektor yang berfungsi untuk memasang kabel komunikasi yang terhubung dalam
jaringan   

Penskoran
No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100

Nilai = Betul x 20

Tegal, September 2017


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 3
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 16 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.5 Menganalisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
4.5 Menyajikan hasil analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Menganalisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
3.5.1 Memahami kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
3.5.2 Menerapkan kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
4.5 Menyajikan hasil analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
4.5.1 Menyusun hasil analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
4.5.2 Mengolah hasil analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menghubungkan kebutuhan
telekomunikasi dalam jaringan.. dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat membagi kebutuhan telekomunikasi
dalam jaringan. dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat memproduksi hasil analisis
kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mendemodntrasikan hasil analisis
kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 dan 2
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
komputer tentang kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca bu ku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, mendemosntrasikan analis kebutuhan telekomunikasi dalam
jaringan
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menghubungkan, membagi, memproduksi,
mendemosntrasikan analis kebutuhan telekomuni kasi dalam jaringan
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik
dapatmenghubung kan, membagi, memproduksi, mendemosntrasi kan analisis
kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
4. Peserta didik mendis kusikan dengan kelom pok yang lainnya tenta ng
menghubungkan, membagi, memproduksi, mendemosntrasi kan analisis
kebutuhan telekomunikasi dalam jarri ngan
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang
lainnya memberikan tanggapan
Pengumpulan data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi
tentang atau cara menghubungkan, membagi, memproduksi,
mendemosntrasikan analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan.
2. Peserta didik menco ba menghubungkan, mem bagi, memproduksi,
mendemosntrasikananalisis kebutuhan teleko munikasi dalam jaringan Sebagai
pembuktian pengujian hipote sis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menghubungkan, mem bagi, memproduksi,
mendemosntrasikan analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
didik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, mendemosntrasikan analisis kebutuhan telekomunikasi dalam
jaringan
2. Guru menugaskan peserta didik untuk menghubungkan, membagi, memproduk
si, mendemosntrasikan analisis kebutuhan tele komunikasi dalam jaringan
3. Peserta didik mengerjakan tugas dari guru untuk menghubungkan, mem
bagi, memproduksi, mendemosntrasikananalisis kebutuhan tele komunikasi
dalam jaringan
4. Peserta didik yang lain menanggapi kesim pulan dari peserta didik yang sedang
maju untuk mempresentasi kan hasilnya
5. Peserta didik memperbaiki hasil pre sentasi berdasarkan ta nggapan dari
temannya
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan kebutuhan
telekomunikasi dalam jaringan
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang
kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

Uraian Materi
kebutuhan telekomunikasi jaringan dpat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:
1.Kebutuhan Peninjauan lapangan dalam telekomunikasi
2.Kebutuhan sumber daya dalam Telekomunikasi
3.kebutuhan perangkat dalam Komunikasi
4.Kebutuhan Bandwidth
Kebutuhan Peninjauan lapangan dalam telekomunikasi:
•Memudahkan jalannya bisnis
•Media hiburan dan media sosialisasi ( seperti facebook dan twitter )
•Tak jarang orang tidak hanya memiliki satu telephone genggam saja, melainkan dua atau bahkan tiga.
•Pada tahun 2011, 77% dari populasi dunia, atau 5,3 milyar orang, adalah pelanggan telephone selluler.
•Perkembangan ponsel di jaman ini telah memberikan perubahan perilaku pada penggunannya, baik dari
segi konsumerisme ataupu dari segi psikologis.
•Dalam penggunaan ponsel dewasa ini, kita pasti mendapatkan sisi positif dan sisi negative
•Dampak Positif  seperti mudah nya mencari informasi dengan media telekomunikasi
•Dampak Negatif  seperti banyaknya situs-situs yang berisi pornografi

Kebutuhan sumber daya dalam Telekomunikasi
•Wireline merupakan jaringan yang menggunakan kabel sebagai media transmisi jaringan seperti kabel
UTP, Coaxial, dan fiber Optic
•Wireless merupakan jaringan yang tidak menggunakan kabel, melainkan menggunakan sinyal sebagai
media transmisi jaringan
•Jaringan dengan modem sebagai media transmisi data
• Jaringan dengan satelit
kebutuhan perangkat dalam Komunikasi
1.Kabel:
-kabel coaxial Jika diartikan secara umum, kabel Coaxial dapat didefinisikan sebagai sarana penyalir
atau pengalirhantar (transmitter) yang bertugas menyalurkan setiap informasi yang telah diubah menjadi
sinyal–sinyal listrik. 
– twisted pair Pengertian kabel Twisted Pair yaitu sebuah kabel yang terdiri dari beberapa dawai
kawat tembaga yang digabungkan menjadi satu dengan cara dipilin atau dibelit enam kali per-inchi
membentuk spiral. 
– serat optik Serat optik adalah saluran  atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang
sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan
sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya
adalah laser atau LED[1].
2.Perangkat :
-NIC adalah perangkat yang memungkinkan komputer untuk bergabung bersama dalam LAN, ata
jaringan area lokal. Jaringan komputer saling berkomunikasi menggunakan protokol tertentu untuk
transmisi paket data antara komputer yang berbeda, yang dikenal sebagai node. Fungsi network
interface card adalah sebagai penghubung bagi komputer untuk mengirim dan menerima data pada
LAN
 -Router adalah perangkat network yang digunakan untuk menghubungkan beberapa network, baik
network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya seperti menghubungkan network yang
menggunakan topologi Bus, Star dan Ring.  Router minimal memiliki 2 network interface.  
-Switch Switch adalah perangkat yang identik dengan HUB, hal ini dikarenakan kedekatan dari fungsi
kedua perangkat tersebut. Namun switch adalah perangkat yang lebih cerdas dibandingkan HUB serta
performa yang lebih tinggi dibanding HUB. 
-PC Personal Computer adalah seperangkat komputer yang digunakan oleh satu orang saja / pribadi.
Biasanyakomputer ini adanya dilingkungan rumah, kantor, toko, dan dimana saja karena
harga PC sudah relatif terjangkau dan banyak macamnya.Fungsi utama dari PC adalah untuk mengolah
data input dan menghasilkan output berupa data/informasi sesuai dengan keinginan user (pengguna).
-Modem adalah sebuah alat yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan internet melalui
telepon, line kabel dan layanan dari penyedia jasa telekomunikasi lainnya. Modem sebenarnya
merupakan singkatan dari modulator-demodulator .Fungsi modem yang pertama adalah
melakukan modulasi sinyal digital ke analog untuk ditransfer. Dan fungsi modem yang kedua adalah
melakukan demodulasi sinyal untuk mengembalikan sinyal ke bentuk digital sehingga
mempresentasikan informasi tertentu.Jadi fungsi modem secara sederhana adalah mengubah sinyal
analog menjadi digital dan mengubah sinyal digital menjadi analog.
-Antena pemancar adalah transformator/struktur transmisi antara gelombang terbimbing (saluran
transmisi) dengan gelombang ruang bebas atau sebaliknya. Antena adalah salah satu elemen penting
yang harus ada pada sebuah teleskop radio, TV,radar dan semua alat komunikasi nirkabel lainnya.
Sebuah antena adalah bagian vital dari suatu pemancar atau penerima yang berfungsi untuk
menyalurkan sinyal radio ke udara.Bentuk antena bermacam macam sesuai dengan desain, pola
penyebaran dan frekuensi dan gain

Kebutuhan Bandwidth dan throught


•bandwidth, adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke
tempat lain dalam suatu waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakai untuk mengukur baik aliran data analog
maupun aliran data digital. Satuan yang digunakan untuk Bandwdth adalah bps (bit per second). Satuan
ini berarti jumlah bit yang dapat  mengalir tiap detik melalui suatu media. Seperti yang kita ketahui bit
(binary digit)  hanya terdiri dari dua angka yaitu 0 dan 1.  Konsep Bandwidth juga bergantung pada
media dan jarak yang digunakan untuk mengalirkan data dalam jaringan.Konsep bandwidth ini tentu saja
juga mempunyai kelemahan, bandwidth tidak dapat menghitung berdasarkan kondisi jaringan yang
sebenarnya. Untuk itulah ada satu lagi konsep yang perlu anda ketahui juga, mari berkenalan dengan
Throughput.

•throghtput adalah bandwidth yang sebenarnya (aktual) yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan
pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu.
Tidak bingung kan? Lalu bagaimana perbandingan bandwidth dan throughput. Waktu download terbaik
adalah ukuran file dibagi dengan bandwidth. Sedangkan waktu actual atau sebenarnya adalah ukuran file
dibagi dengan throughput.Kebutuhan bandwidth karena sesungguhnya kebutuhan bandwith dalam
jaringan itu bervariasi, Sangat penting menentukan berapa banyak bit per detik yang melintasi jaringan
dan jumlah bandwidth yang digunakan tiap-tiap aplikasi
agar jaringan bisa bekerja cepat dan fungsional.
Latihan soal
1. Apakah yang dimaksud throghtput?
2. Apakah satuan bandwidth?
3. Apakah yang dimaksud router?
4. Apakah fungsi antenna pemancar?
5. Sebutkan kebutuhan telekomunikasi jaringan!

Jawaban
1. Bandwidth yang sebenarnya (aktual) yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi
jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu.
2. bps
3. Perangkat network yang digunakan untuk menghubungkan beberapa network, baik network yang sama
maupun berbeda dari segi teknologinya seperti menghubungkan network yang menggunakan topologi
Bus, Star dan Ring. 
4. Untuk menyalurkan sinyal radio ke udara.Bentuk antena bermacam macam sesuai dengan desain, pola
penyebaran danfrekuensi dan gain
5. 1.Kebutuhan Peninjauan lapangan dalam telekomunikasi
2.Kebutuhan sumber daya dalam Telekomunikasi
3.Kebutuhan perangkat dalam Komunikasi
4.Kebutuhan Bandwidth

Penskoran

No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100

Nilai = Betul x 20

Tegal, November 2017

Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 3
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 16 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.6 Menganalisis kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
4.6 Menyajikan hasil analisis kebutuhan beban/bandwidth jaringan
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6 Menganalisis kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
3.6.1 Memahami kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
3.6.2 Menerapakan kebutuhan beban / bandwidth jaringan.

4.6 Menyajikan hasil analisis kebutuhan beban/bandwidth jaringan


4.6.1 Menyusun hasil analisis kebutuhan beban/bandwidth jaringan
4.6.2 memproduksi hasil analisis kebutuhan beban/bandwidth jaringan
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menghubungkan kebutuhan beban /
bandwidth jaringan... dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat membagi kebutuhan beban /
bandwidth jaringan. dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat memproduksi hasil analisis
kebutuhan beban/bandwidth jaringan dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mendemodntrasikan hasil analisis
kebutuhan beban/bandwidth jaringan dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 dan 2
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
komputer tentang kebutuhan beban / band width jaringan.
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca bu ku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, me ndemosntrasikananaliss kebutuhan beban / bandwidth
jaringan.
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menghubungkan, membagi, memproduksi,
mendemosntrasikan analiss kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik dapat
menghubung kan, membagi, memproduksi, mendemosntrasi kan analisis
kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
4. Peserta didik mendiskusikan dengan kelompok yang lainnya tenta ng
menghubungkan, membagi, memproduksi, mendemosntrasi kan analisis
kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang
lainnya memberikan tanggapan
Pengumpulan Data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi
tentang atau cara menghubungkan, membagi, memproduksi, mendemosntrasi
kan analisis kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
2. Peserta didik mencoba, menghubungkan, membagi, memproduksi,
mendemosntrasikan analisis kebutuhan telekomunikasi dalam jarring an
Sebagai pembuktian pengujian hipotesis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menghubungkan, mem bagi, memproduksi,
mendemosntrasikan analisis kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
di dik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang menghubungkan, mem bagi,
memproduksi, kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
2. Guru menugaskan peserta didik untuk menghubungkan, membagi, memproduk
si, mendemosntrasikan analisis kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
3. Peserta didik mengerjakan tugas dari guru untuk menghubungkan, mem
bagi, memproduksi, mendemosntrasikananalisis kebutuhan beban / bandwidth
jaringan.
4. Peserta didik yang lain menanggapi kesim pulan dari peserta didik yang sedang
maju untuk mempresentasi kan hasilnya
5. Peserta didik memperbaiki hasil presentasi berdasarkan ta nggapan dari
temannya
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan kebutuhan
beban / bandwidth jaringan.
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang
kebutuhan beban / bandwidth jaringan.
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

URAIAN MATERI
Perkembangan dunia telekomunikasi saat ini sangatlah pesat, demikian pula sistem komunikasi satelit
yang memiliki peran didalamnya. Perkembangan teknologi komunikasi satelit dituntut mampu
memberikan layanan yang sifatnya broadband kepada pelanggan. Peningkatan layanan dan pengguna dari
satelit akan memberikan perhatian lebih banyak pada penggunaan kapasitas transponder yang disediakan
karena sifatnya adalah terbatas. Tersedianya bermacam-macam layanan yang bisa diberikan oleh satelit
mempunyai sifat dan karakteristik tersendiri, khususnya apabila dilihat dari parameter akses jamak dan
modulasinya. Pemilihan parameter modulasi, coding, akses jamak untuk masingmasing layanan akan
menyebabkan kebutuhan bandwidth akan berubah sesuai dengan parameter inputan nya. Penelitian ini
mencoba mengarah ke perhitungan kebutuhan bandwidth satelit untuk berbagai layanan yang tersedia di
operator satelit di Indonesia. Pemilihan parameter input seperti akses jamak TDMA, CDMA serta jenis
modulasi yang digunakan akan memberikan pengaruh kepada kebutuhan bandwidth masing-masing
layanan operator satelit, yang akhirnya dapat digunakan untuk menghitung kebutuhan bandwidth satelit
secara nasional. Skenaro pemilihan parameter input menggunakan 2 skenario yaitu dengan memilih level
modulasi yang rendah serta tanpa coding dan dengan memilih level modulasi yang tinggi disertai coding.
Hasil penelitian menunjukan perbedaan hasil perhitungan di mana skenario 2 lebih membutuhkan
bandwidth yang lebar sementara skenario 1 menghasilkan bandwidth yang lebih efisien. Kebutuhan
bandwidth satelit hasil perhitungan akan dibuat perkiraannya selama 10 tahun ke depan sehingga dapat
dibuat ?roadmap? kebutuhan bandwdith satelit nasional serta strategi pemenuhan kebutuhan bandwidth
tersebut.

SERVER VoIP SOFTSWITCH


1. Memahami konsep kerja mikrokontroler server softswitch Server VoIP Softswitch
 Pengertian VoIP
 Kebutuhan perangkat VoIP
 Konsep kerja server Softswitch
2. Memahami diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP Diagram Komunikasi VoIP :
·         Diagram VoIP
 Proses kerja dalam komponen diagram VoIP
3. Memahami bagan dan konsep kerja server softswitch berkaitan dengan OBX.Bagan dan Konsep Kerja
PBX pada server Softswitch
 Pengertian PBX
 Proses kerja PBX server softswitch
1.     Server VoIP Softswitch
Pengertian VoIP
         • Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital
Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data
suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan
bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.
       • Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video
dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. Dalam komunikasi VoIP, pemakai melakukan
hubungan telepon melalui terminal yang berupa PC atau telepon.
         • Kebutuhan perangkat VoIP
- Hub         - Router         - ADSL Modem          - VoIP phone Adaptor
 Konsep kerja server Softswitch
          Softswitch merupakan sebuah sistem telekomunikasi masa depan yang mampu memenuhi
kebutuhan pelanggan yaitu mampu memberikan layanan triple play sekaligus dimana layanan ini hanya
mungkin dilakukan oleh sistem dengan jaringan yang maju seperti teknologi yang berbasis IP.
          Bagian yang paling kompleks dalam suatu sentral lokal adalah bagian software yang mengatur call
processing. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menciptakan suatu alat yang
dapat menyambungkan komunikasi suara (voice) dalam bentuk paket maupun circuit. Industri
pertelekomunikasian menyimpulkan cara yang terbaik adalah dengan memisahkan fungsi call processing
dari fungsi switching secara fisik dan menghubungkan keduanya elaui suatu protocol standar tersendiri.
2. Diagram Komunikasi VoIP
 Diagram VoIP 
 Proses kerja dalam komponen diagram VoIP
          Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer
menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan
melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga
melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa
diterima oleh telepon tujuan.
3. Bagan dan Konsep Kerja PBX pada server Softswitch
 Pengertian PBX
PBX adalah sebuah sentral privat dengan fitur seperti sentral public yang di gunakan oleh suatu lembaga /
perusahaan dalam melayani komunikasai internet perusahaan tersebut
 Proses kerja PBX server softswitch
  Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP, server IP PBX dan secara opsional VOIP
Gateway untuk terhubung ke jalur PSTN yang ada. Fungsi PBX IP server mirip dengan cara kerja proxy
server: klien SIP, baik berupa software (softphone) atau perangkat keras berbasis ponsel, mendaftar ke
server IP PBX, dan ketika mereka ingin membuat panggilan mereka meminta IP PBX untuk melakukan
panggilan. IP PBX memiliki daftar semua ponsel / pengguna dan alamat yang sesuai dengan SIP mereka
dan dengan demikian dapat menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui
gateway VOIP atau penyedia layanan VOIP.
Bandwidth adalah banyaknya kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk
mentransfer data dalam hitungan detik Bandwidth seperti diungkapkan di atas adalah kemampuan
maksimum dari pipa untuk mengalirkan data dalam waktu satu detik
bandwidth terbagi menjadi 2 yaitu:
1. Bandwidth Digital adalah jumlah atau volume suatu data (dalam satuan bit per detik/bps)yang dapat
dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi.
2. Bandwidth Analog merupakan perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam
sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hz (hertz) yang dapat menentukan banyaknya
informasi yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.
Troughput adalah bandwidth yang sebenarnya (aktual) pada suatu waktu tertentu dan pada kondisi dan
jaringan internet tertentu yang digunakan untuk mendownload suatu file dengan ukuran tertentu.
contoh: jika anda mempunyai bandwidth 1 mb tetap kemudian dipakai lagi oleh orang lain maka
kecepatan banwidth akan menurun itulah yang dinamakan Troughput
Kebutuhan bandwidth dalam jaringan: Agar penggunaan bandwidth efektif, klien harus mengetahui
kebutuhan layanan untuk dirinya, sehingga dapat menghitung total bandwidth yang dibutuhkan. Semakin
besar bandwidth yang digunakan semakin besar pembayaran bulanan pada ISP

Latihan soal
1. Apakah yang dimaksud bandwidth?
2. Apakah yang dimaksud troughput?
3. Sebutkan jenis – jenis bandwidth!
4. Apakah perbedaan antara bandwidth digital dengan bandwith analog?
5. Apakah yang dimaksud PBX?

Jawaban
1. Banyaknya kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data
dalam hitungan detik
2. Bandwidth yang sebenarnya (aktual) pada suatu waktu tertentu dan pada kondisi dan jaringan internet
tertentu yang digunakan untuk mendownload suatu file dengan ukuran tertentu
3. Bandwidth Digital dan Bandwidth Analog
4. Bandwidth Digital adalah jumlah atau volume suatu data (dalam satuan bit per detik/bps)yang dapat
dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi.
Bandwidth Analog merupakan perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam
sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hz (hertz) yang dapat menentukan banyaknya
informasi yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.
5. Sebuah sentral privat dengan fitur seperti sentral public yang di gunakan oleh suatu lembaga /
perusahaan dalam melayani komunikasai internet perusahaan tersebut

Penskoran
No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100

Nilai = Betul x 20

Tegal, November 2017


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 4
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 32 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.7 Memahami konsep kerja protokoler Serversoftswitch.
4.7 Menalar konsep kerja protokoler Serversoftswitch
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7 Memahami konsep kerja protokoler Serversoftswitch.
3.7.1 Menggunakan konsep kerja protokoler Serversof tswitch
3.7.2 Menerapkan konsep kerja protok ler Serversoftswit ch

4.7 Menalar konsep kerja protokoler Serversoftswitch


4.7.1 Menyimpulkan konsep kerja protokoler Serversoftswitch
4.7.2 Menilai konsep kerja protokoler Serversoftswitch
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menggunakan konsep kerja
protokoler Serversoft switch..dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menerapkan konsep kerja protokler
serversofts witch.dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menyimpulkan konsep kerja
protokoler Serversoftswitch dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menilai konsep kerja protokoler
Server softswitch dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Konsep kerja protokoler Serversof tswitch
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 – 4
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
komputer tentang konsep kerja protokoler Serversoftswitch.
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca bu ku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, menerapkan,
menyimpulkan, menilai konsep kerja protokoler Serversoft switch.
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menggunakan, menerapkan, menyimpulkan,
menilai konsep kerja protokoler Serversoft switch.
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik
menggunakan, menerapkan, menyimpulkan, menilai konsep kerja protokoler
Serversoft switch.
4. Peserta didik mendis kusikan dengan kelom pok yang lainnya tenta ng
menggunakan, menerapkan, menyimpulkan, menilai konsep kerja protokoler
Serversoft switch.
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang
lainnya memberikan tanggapa
Pengumpulan Data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi
tentang atau cara menggunakan, mene rapkan, menyimpul kan, menilai konsep
kerja protokoler Serversoft switch..
2. Peserta didik menco ba menggunakan, mene rapkan, menyimpul kan, menilai
konsep kerja protokoler Serversoft switch. Sebagai pembuktia n pengujian
hipote sis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menggunakan, menerapkan, menyimpulkan, me nilai
konsep kerja protokoler Serversoft switch.
2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
didik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1 Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang menggunakan, menerap kan,
menyimpulkan, menilai konsep kerja protokoler Serversoft switch.
2. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, menerap kan,
menyimpulkan, me nilai konsep kerja protokoler Serversoft switch.
3. Peserta didik mengerjakan tugas dari guru untuk menggunakan, menerap
kan, menyimpulkan, me nilai konsep kerja protokoler Serversoft switch..
4. Peserta didik yang lain menanggapi kesim pulan dari peserta didik yang sedang
maju untuk mempresentasi kan hasilnya
5. Peserta didik memperbaiki hasil presentasi berdasarkan ta nggapan dari
temannya
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan konsep kerja
protokoler Serversoft switch..
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang
konsep kerja protokoler Serversoft switch.
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

URAIAN MATERI
Pengertian VoIP VoIP adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media
internet dalam proses komunikasinya suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan
yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa, dengan arti lain VoIP
dapat didefinisikan suara yang dikirim melalui protokol internet (IP). (sumber : Wikipedia dengan sedikit
pengubahan) Kebutuhan Perangkat VoIPDalam penggunaannya VoIP mebutuhkan perangkat
HUB/Switch, router, ADSL modem dan VoIP phone Adaptor. Konsep Kerja Server Softswitch Softswitch
adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di
dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan
seluler yang telah ada selama ini. Softswitch merupakan sebuah sistem telekomunikasi masa depan yang
mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yaitu mampu memberikan layanan triple play sekaligus dimana
layanan ini hanya mungkin dilakukan oleh sistem dengan jaringan yang maju seperti teknologi yang
berbasis IP. Bagian yang paling kompleks dalam suatu sentral lokal adalah bagian software yang mengatur
call processing. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menciptakan suatu alat yang
dapat menyambungkan komunikasi suara (voice) dalam bentuk paket maupun circuit. Industri
pertelekomunikasian menyimpulkan cara yang terbaik adalah dengan memisahkan fungsi call processing
dari fungsi switching secara fisik dan menghubungkan keduanya elaui suatu protocol standar tersendiri.
Tetapi Softswitch lebih dikenal sebagai IP-PBX. Perangkat perangkat dalam sofswitch yaitu : Media
Gateway Controller (MGC) yang sering disebut dengan perangkat call agent Aplication / fitur server
Media server Lalu Bagaimana cara kerja Softswitch? Cara Kerja Softswicth dan MGC Disini MGC akan
bekerja pada tataran pengaturan panggilannya (call control) serta call processing. lalu MGC akan
mengontrol panggilan yang masuk untuk mengetahui jenis media penggilan dan tujuannya sehingga MGC
akan mengirikan sinyal ke MG untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi jaringan sirkuit ke sirkuit atau
paket ke paket maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. Jika diperlukan, MGC kan
meminta MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan, atau langsung meneruskan
panggilan jika tidak diperlukan konversi. Antara MGC dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan
protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan
berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda,
dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7
(Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka MGC akan
menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol). Sedangkan MG sendiri hanya akan bekerja
sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya
setara dengan switch analog dan tidak memberikan layanan yang lain. MG juga bisa bekerja di sisi
pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softwitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun
juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja
lebih kompleks. Softswitch sendiri memiliki fitur : Abreviated Dialing Call Forwarding Call
WaitingCancel Call Waiting Calling Line Indetification Presentase (CCIP) Clip On Call Waiting
Conterence Call Confrex

Latihan soal
1. Apakah yang dimaksud VoIP?
2. Apakah yang dimaksud Softswitch ?
3. Sebutkan fitur – fitur softswitch!
4. Bagaimana cara kerja softswitsh dan MGC?
5. Apakah nama lain dari MGC?

Jawaban
1. Suara yang dikirim melalui protokol internet (IP).
2. Sebuah sistem telekomunikasi masa depan yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yaitu mampu
memberikan layanan triple play sekaligus dimana layanan ini hanya mungkin dilakukan oleh sistem
dengan jaringan yang maju seperti teknologi yang berbasis IP.
3. Abreviated Dialing Call Forwarding Call WaitingCancel Call Waiting Calling Line Indetification
Presentase (CCIP) Clip On Call Waiting Conterence Call Confrex
4. MGC akan bekerja pada tataran pengaturan panggilannya (call control) serta call processing. lalu MGC
akan mengontrol panggilan yang masuk untuk mengetahui jenis media penggilan dan tujuannya
sehingga MGC akan mengirikan sinyal ke MG untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi jaringan
sirkuit ke sirkuit atau paket ke paket maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. Jika
diperlukan, MGC kan meminta MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan, atau
langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan konversi. Antara MGC dan MG sendiri akan
saling berhubungan dengan protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol).
Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di jaringan
yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC
akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket,
maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).
5. Perangkat call agent Aplication / fitur server Media server

Penskoran

No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100

Nilai = Betul x 20

Tegal, Januari 2018


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 4
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 32 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.8 Memahami diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
4.8 Menalar diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8 Memahami diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
3.8.1 menggunakan diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
3.8.2 menerapkan diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
4.8 Menalar diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
4.8.1 menyimpulkan diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
4.8.2 menilai diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menggunakan konsep kerja
protokoler Serversof tswitch..dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menerapkan konsep kerja protok ler
Serversoftswit ch.dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menyimpulkan konsep kerja
protokoler Serversoftswitch dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menilai konsep kerja protokoler
Serversoftswitch dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 – 4
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
komputer tentang diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP.
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca bu ku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, menerap kan,
menyimpulkan, me nilai diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menggunakan, menerap kan,
menyimpulkan, me nilai diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik
menggunakan, menerap kan, menyim pulkan, menilai diagram rangkaian
operasi komunikasi VoIP
4. Peserta didik mendis kusikan dengan kelom pok yang lainnya tenta ng
menggunakan, menerapkan, menyim pulkan, me nilai diagram rangkaian
operasi komunikasi VoIP
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang
lainnya memberikan tanggapan
Pengumpulan Data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi
tentang atau cara menggunakan, mene rapkan, menyimpul kan, menilai
diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP..
2. Peserta didik mencoba menggunakan, mene rapkan, menyimpul kan, menilai
diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP Sebagai pembuktia n pengujian
hipote sis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menggunakan, menerapkan, menyimpulkan, me nilai
diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
di dik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang menggunakan, menerap kan,
menyimpulkan, menilai konsep diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
2. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, menerap kan,
menyimpulkan, menilai diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
3. Peserta didik mengerjakan tugas dari guru untuk menggunakan, menerapkan,
menyimpulkan, menilai konsep diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
4. Peserta didik yang lain menanggapi kesim pulan dari peserta didik yang sedang
maju untuk mempresentasi kan hasilnya
5. Peserta didik memperbaiki hasil pre sentasi berdasarkan ta nggapan dari
temannya
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan konsep
diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang
konsep diagram rangkaian operasi komunikasi VoIP
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

URAIAN MATERI
Berikut ini merupakan proses kerja diagram voip sederhana :
1. Computer client 1 mendial computer client 2 dengan memanfaatkan layanan yang diberikan oleh
server ipbx.
2. Computer client 2 menerima panggilan dari computer client 1
3. Mikrophone computer client 1 menangkap gelombang suara dari user 1
4. Gelombang suara tersebut akan diubah menjadi paket data digital.
5. Kemudian akan di kirimkan ke server ipbx melalui HUB
6. Setelah itu akan diteruskan ke computer klien 2 melalui HUB juga.
7. Paket data digital tersebut akan di ubah menjadi data analog sehingga akan menjadi gelombang
suara yang akan di keluarkan melalui speaker
Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer
menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem
dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama.
Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke
internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.
Untuk dapat melakukan komunikasi menggunakan VoIP dibutuhkan beberapa komponen pendukung.
Beberapa komponen yang harus ada dalam VoIP, yaitu :
1. Protocol
2. VoIP Server
3. Soft Switch
4. SoftPhone (Software)
5. VoIP Gateway
Penjelasan
1. Protokol
Secara umum, terdapat dua teknologi yang digunakan untuk VoIP, yaitu H.323 dan SIP. H323
merupakan teknologi yang dikembangkan oleh ITU (International Telecommunication Union). SIP
(Session Initiation Protocol) merupakan teknologi yang dikembangkan IETF (Internet Enggineering
Task Force).
2. VoIP Server
VoIP Server adalah bagian utama dalam jaringan VoIP. Perangkat ini memang tidak wajib ada di
jaringan VoIP, tetapi sangat dibutuhkan untuk dapat menghubungkan banyak titik komunikasi
server. Perangkat ini dapat digunakan untuk mendefinisikan jalur dan aturan antar terminal. Selain
itu VoIP server juga bisa menyediakan layanan-layanan yang biasa ada di perangkat PBX (Private
Branch Exchange), voice mail, Interactive Voice Response (IVR), dan lain-lain. Beberapa jenis
SoftSwitch juga menyediakan fasilitas tambahan untuk dapat berkomunikasi dengan SoftSwitch lain
di internet. Ada beberapa SoftSwitch yang dapat anda pilih untuk membangun jaringan VoIP
sendiri, semuanya memiliki lisensi gratis. Contoh dari VoIP server ini adalah Asterisk
3. Soft Switch
Telepon analog yang biasa digunakan di rumah menggunakan teknologi Circuit Switching.
teknologi ini masih digunakan sebagai standar baku jaringan telepon di beberapa negara termasuk
indonesia meskipun jauh dari efisien.
Konsep dasar penggunaan Circuit Switching yaitu sebuah jalur komunikasi akan dibuka dan dipesan
selama terjadi komunikasi. Jalur komunikasi yang ada akhirnya menjadi eklusif dimiliki oleh dua
titik yang menggunakannya. Contoh, anda tinggal di Jakarta dan hendak menelepon kerabat yang
berada di Surabaya. Selama proses komunikasi antara anda dan kerabat terjadi, jalur telepon dari
jakarta ke surabaya adalah eklusif milik anda dan lawan bicara. Alhasil biaya pun memebengkak
karena anda harus membayar jalur telepon tadi.
Konsep berbeda ditawarkan VoIP. Seluruh data yang lalu-lalang di Internet menggunakan konsep
Packet Switching. artinya jalur yang anda gunakan untuk berselancar di internet bukan eklusif milik
sendiri. Packet Switching memungkinkan jalur data digunakan oleh banyak pengguna. Agar tidak
salah alamat, paket data diberi identitas khusus sehingga perangkat pendukung seperti router dapat
meneruskannya (switched) ke tujuan akhir. Packet Switch menjadi alasan utama mengapa
komunikasi suara menggunakan Internet Protocol (IP) memiliki perbedaan biaya yang jauh lebih
rendah.
4. Soft Phone (Seftware)
Selain berupa telepon utuh (hardware), perangkat telepon juga bias berbentuk software. Di dunia
VoIP, perangkat ini disebut SoftPhone. Softphone memiliki jenis yang beragam baik dari
kemampuan dan lisensi. Saat ini banyak Softphone yang disebarkan dengan lisensi gratis. Bahkan
ada yang menyediakan lisensi software gratis sekalligus layanan jaringan VoIP -nya. SkyPe salah
satu penyedia Softphone Cuma-Cuma, sekaligus layanan PC-to-PC call yang prima.
SoftPhone Skype ini hanya bisa bekerja di jaringan milik Skype. Jika ingin membuat jaringan
sendiri harus menggunakan Softphone jenis lain. Softphone lain diantaranya adalah X-Lite, IAXLite,
MyPhone. X-Lite merupakan softphone untuk VoIP yang berjalan melalui protokol SIP. Selain
suara, X-Lite juga bisa digunakana untuk saling berkirim text dan video. IAX-Lite merupakan
softphone yang berjalan melalui protokol IAX. IAX merupakan protokol signaling yang
dikembangkan oleh pembuat Asterisk (IP PBX). Untuk protokol H323 dapat menggunakan
MyPhone
5. VoIP Gateway
Gateway digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda yaitu antara j aringan H.323
dan jaringan non H.323, sebagai contoh gateway dapat menghubungkan dan menyediakan
komunikasi antara terminal H.233 dengan jaringan telepon , misalnya: PSTN. Dalam
menghubungkan dua bentuk jaringan yang berbeda dilakukan dengan menterjemankan
protokolprotokol
untuk call setup dan release serta mengirimkan informasi antara jaringan yang terhubung
dengan gateway. Namun demikian gateway tidak dibutuhkan untuk komunikasi antara dua terminal

Latihan soal
1. Gambarkan diagram VoIP!
2. Apakah fungsi gateway?
3. Bagaimana cara kerja VoIP?
4. Sebutkan langkah – langkah diagram VoIp!
5. Apakah yang mempengaruhi komunikasi suara menggunakan Internet Protocol (IP) memiliki
perbedaan biaya yang jauh lebih rendah?
Jawaban

1.
2. Untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda yaitu antara jaringan H.323
3. Mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital,
kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet
dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama.
4. Computer client 1 mendial computer client 2 dengan memanfaatkan layanan yang diberikan oleh
server ipbx. Computer client 2 menerima panggilan dari computer client 1. Mikrophone computer
client 1 menangkap gelombang suara dari user 1. Gelombang suara tersebut akan diubah menjadi paket
data digital. Kemudian akan di kirimkan ke server ipbx melalui HUBSetelah itu akan diteruskan ke
computer klien 2 melalui HUB juga. Paket data digital tersebut akan di ubah menjadi data analog
sehingga akan menjadi gelombang
5. Switch

Penskoran

No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100

Nilai = Betul x 20

Tegal, Februari 2018

Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 4
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 32 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.9 Memahami bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX.
4.9 Menyajikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.9 Memahami bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX.
3.9.1 Menggunakan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX.
3.9.2 Menerapkan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX.
4.9 Menyajikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX.
4.9.1 Memproduksi bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX
4.9.2 Mendemodntrasikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menggunakan bagan dan konsep
kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX..dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menerapkan bagan dan konsep kerja
Serversoftswitch berkaitan dengan PBX.dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat memproduksi bagan dan konsep
kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mendemodntrasikan bagan dan
konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 – 4
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Pemberian Rangsangan
1. Guru meminta peserta didik untuk memperha tikan materi yang ada di layar
komputer tentang bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan
PBX.
2. Guru meminta peserta didik untuk membaca bu ku panduan yang lainnya agar
dapat mudah dipahami
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dari materi yang disajikan oleh
guru
Identifikasi Masalah
1. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, menerap kan,
memproduksi, mendemonstrasikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch
berkaitan dengan PBX.
2. Pesera didik berusaha untuk dapat menggunakan, menerap kan, memproduksi,
mendemonstrasikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan
PBX
3. Setelah peserta didik membaca buku panduan yang lainnya peserta didik
menggunakan, menerapkan, memproduksi, mendemonstrasikan bagan dan
konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX
4. Peserta didik mendis kusikan dengan kelom pok yang lainnya tenta ng
menggunakan, menerap kan, memproduksi, mendemonstrasikan bagan dan
konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX
5. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok yang
lainnya memberikan tanggapan
Pengumpulan Data
1. Guru meminta peserta didik untuk mencari buku panduan atau infor masi
tentang atau cara menggunakan, menerap kan, memproduksi,
mendemonstrasikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan
PBX
2. Peserta didik menco ba menggunakan, menerapkan, memproduksi,
mendemonstrasikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan
PBX Sebagai pembuktia n pengujian hipote sis
Pembuktian
1. Peserta didik berusaha menggunakan, menerap kan, memproduksi,
mendemonstrasikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan
PBX
2. Guru meminta peserta didik untuk me nilai hasil yang telah dibuat oleh peserta
didik yang lainnya
3. Peserta didik menilai berdasarkan format penilaian yang sudah ada
Menarik Simpulan
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang menggunakan, menerap kan,
memproduksi, mendemonstrasikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch
berkaitan dengan PBX
2. Guru menugaskan peserta didik untuk menggunakan, menerap kan,
memproduksi, mendemonstrasikan bagan dan konsep kerja Serversoftswitch
berkaitan dengan PBX
3. Peserta didik mengerjakan tugas dari guru untuk menggunakan, menerap
kan, memproduksi, mendemonstrasikan bagan dan konsep kerja
Serversoftswitch berkaitan dengan PBX
4. Peserta didik yang lain menanggapi kesim pulan dari peserta didik yang sedang
maju untuk mempresentasi kan hasilnya
5. Peserta didik memperbaiki hasil pre sentasi berdasarkan ta nggapan dari
temannya
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan bagan dan
konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang bagan
dan konsep kerja Serversoftswitch berkaitan dengan PBX
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek
URAIAN MATERI

Pengertian PBX

PBX adalah sebuah sentral privat dengan fitur seperti sentral public yang di gunakan oleh suatu lembaga /
perusahaan dalam melayani komunikasai internet perusahaan tersebut

Proses Kerja PBX Server Softswitch 

Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP, server IP PBX dan secara opsional VOIP
Gateway untuk terhubung ke jalur PSTN yang ada. 
Fungsi PBX IP server mirip dengan cara kerja proxy server: klien SIP, baik berupa software (softphone)
atau perangkat keras berbasis ponsel, mendaftar ke server IP PBX, dan ketika mereka ingin membuat
panggilan mereka meminta IP PBX untuk melakukan panggilan. IP PBX memiliki daftar semua ponsel /
pengguna dan alamat yang sesuai dengan SIP mereka dan dengan demikian dapat menghubungkan
panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui gateway VOIP atau penyedia layanan VOIP.

Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server Softswicth :


Pengertian Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP
Dalam sintax yang digunakan di file extensions.conf , setiap tahapan perintah dalam sebuah extension di
tulis dalam format
exten = extension,priority,Command(parameter)
Kesimpulannya, sebuah "context" mempunyai nama, seperti "john". Setiap context, kita dapat
mendefinisikan satu atau lebih "extension". Setiap extension, kita dapat mendefinisikan sekumpulan
perintah.
Komponen yang membangun tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut,
Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan simbol yan diijinkan)
atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor
telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang
sama.
Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam
sebuah extension. Perintah pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika tidak ada
prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah extension. Setelah prioritas 1 di jalankan,
Asterisk akan menambah prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada perintah yang
menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus dijalankan. Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata
tidak terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan perintah walaupun masih ada
perintah dengan prioritas yang lebih tinggi.
Command atau perintah adalah "aplikasi" yang akan di jalankan oleh Asterisk.
Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command /
perintah membutuhkan parameter, beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter.
Dial Plan berfungsi sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal)
maupun antar IP-PBX, atau biasa disebut dial trunk. Dalam Asterisk, Dial Plan diprogram dalam satu file
yang bernama extensions.conf. Secara umum, setiap ekstensi dalam Asterisk merujuk pada user tertentu
yang ter-register ke Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama dengan id user.

Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP


Dial antar ekstensi pada IP-PBX
[voipkn] -->> seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context ‘voipkn’
exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) -->> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time out 20 detik
exten =>101,2,Hangup -->> setelah timeout dilakukan hangup
exten =>102,1,Dial(SIP/102,20)
exten =>102,2,Hangup
Pengertian dan Proses kerja PBX pada server softswitch
PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang melayani pertukaran telepon
dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepon
perusahaan atau jaringan telepon dari perusahaan ke anak perusahaan lainnya di area yang lebih luas atau
untuk publik.
PBX menghubungkan antara telepon dalam perusahaan dengan jaringan internal dan menghubungkan juga
telepon dalam perusahaan dengan jaringan telepon publik (PSTN – public switched telephone network)
melalui trunk, yaitu penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central
office). 
Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan hal lain yang menjadi perpanjangan
dari kemampuan PBX sistem melalui trunk. Oleh karena itu, telepon dengan sistem PBX tidak hanya
berfungsi untuk kegiatan telepon, namun juga dapat mengirim fax atau modem akses internet.
Awalnya, keuntungan utama dengan sistem PBX ini adalah penghematan biaya pada panggilan telepon
internal; dan menghindari ‘tabrakan’ jaringan telepon internal dalam suatu perusahaan. Dari sinilah, PBX
mulai dikembangkan dan popular. 
Layanan awal yang disediakan PBX sistem tidak mencakup hunt groups, call forwading, dan extension
dialing (misal: 4632). Barulah pada tahun 1960, PBX disimulasikan dan kemudian dikenal dengan sistem
Centrex. Centrex juga melayani fitur serupa dengan PBX yang berasal dari pusat jaringan telepon.
PBX dibedakan dari ‘sistem kunci’ yang dilakukan pengguna secara manual ketika ia menekan nomor
tujuan. Maka dari itu, secara otomatis PBX akan menuju jalur sesuai dengan nomor yang dituju
pengguna. 
Sistem ini disebut dengan Hybrid systems. ‘Sistem kunci ini dibuat dengan memilih jalur keluar khusus
dengan menekan nomor eksternal. Namun, sistem PBX memiliki kode telepon untuk menghubungkan satu
saluran dengan saluran luar (DDCO – direct dial central office), dan diikuti dengan nomor eksternal. 
Sistem PBX memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon secara internal dan eksternal
dengan menggunakan kode telepon yang telah terdaftar di Central Office maupun di DDCO.

Sejarah 
Istilah PBX pertama kali diterapkan ketika pergantian jaringan ke operator dalam perusahaan dilakukan.
Secara otomatis, sistem pergantian elektromekanis dan beralih ke elektronik menggantikan sistem manual,
PABX (private automatic branch exchange) dan PMBX (private manual branch exchange) yang
digunakan untuk membedakan keduanya dengan sistem PBX. 
Sekarang ini istilah PBX sudah dikenal luas. Istilah PBX sudah digunakan untuk menggambarkan layanan
telepon, seperti pergantian telepon sistem in-house, baik untuk cakupan privat area, penyebaran yang lebih
luas, ataupun pertukaran jaringan telepon lainnya.
Sejak tahun 1990-an, terdapat dua perkembangan signifikan yang menyebabkan munculnya jenis baru
sistem PBX. Salah satu perkembangan tersebut adalah besarnya pertumbuhan jaringan data dan
meningkatnya pemahaman publik mengenai packet switching. 
Perusahaan tidak hanya membutuhkan packet switched pada jaringan untuk data saja, perkembangannya
perusahaan juga membutuhkan ketersediaan internet sebagai sistem pengiriman global pada satu sistem
telepon. 
PBX kemudian muncul dan melahirkan VoIP PBX yang menjadikan komunikasi semakin menarik. Secara
teknis, PBX dan VoIP PBX bukanlah sistem berbeda. Cakupan PBX yang begitu luas, kadang sulit untuk
dipahami. VoIP PBX merupakan sistem layanan khusus dalam jaringan telepon.
Faktor lainnya yang turut melahirkan sistem PBX adalah ide fokus pada kompetensi inti. Layanan PBX
cenderung sulit untuk mengatur perusahaan-perusahaan kecil karena tidak ada kompetensi inti dalam
penanganan telepon di dalam perusahaan tersebut. Pertimbangan ini memunculkan konsep host PBX. 
Dalam host setup, PBX berada dan dikelola oleh pusat penyedia layanan telepon, serta segala fitur dan
panggilan telepon dikirim melalui internet. Pelanggan hanya perlu mendaftarkan diri untuk menggunakan
layanan, dibandingkan harus membeli dan memelihara perangkat keras PBX yang begitu mahal. Dengan
kata lain, sistem layanan telepon dipindah dari privat menjadi Central Office.
Proses kerja PBX pada server softswitch

Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP, server IP PBX dan secara opsional VOIP
gateway untuk terhubung ke jalur server, klien SIP, baik berupa software(softphone) atau perangkat keras
berbasis ponsel, mendaftar ke server IP PBX,dan ketika mereka ingin membuat panggilan mereka
meminta IP PBX untuk melakukan panggilan.
IP PBX memiliki daftar semua ponsel atau pengguna dan alamat sesuai dengan SIP mereka dan
dengandemikian dapat menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui
gateway VOIP atau menyedia layanan VOIP

Latihan soal
1. Apakah yang dimaksud PBX?
2. Gambarkan proses kerja PBX pada server softswich!
3. Apakah fungsi IP PBX?
4. Mengapa Layanan PBX cenderung sulit untuk mengatur perusahaan-perusahaan kecil ?
5. Apakah fungsi dari PSTN?

Jawaban
1. Sebuah sentral privat dengan fitur seperti sentral public yang di gunakan oleh suatu lembaga /
perusahaan dalam melayani komunikasai internet perusahaan tersebut

2.
3. Menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui gateway VOIP atau
menyedia layanan VOIP
4. Karena tidak ada kompetensi inti dalam penanganan telepon di dalam perusahaan tersebut
5. Penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central office). 
Penskoran

No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100

Nilai = Betul x 20

Tegal, Maret 2018

Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Teknologi Layanan Jaringan
Komp. Keahlian : TKJ
Kelas/Semester : XI / 4
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 32 x 45 Menit

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik
Komputer dan Informatika
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standard
kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
Kompetensi Dasar
3.10 Menerapkan konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
4.10 Melakukan konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.10 Menerapkan konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
3.10.1 Mendemonstrasikan konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch
3.10.2 Memahami konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch
4.10 Melakukan konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch
4.10.1 Mengoperasikan konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch
4.10.2 Menyusun konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mendemonstrasikan konfigurasi
ekstensi dan dial-plan Server softswitch dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat memeriksa konfigurasi ekstensi dan
dial-plan Server softswitch.dengan tepat
1. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mengoperasikan konfigurasi ekstensi
dan dial-plan Server softswitch dengan benar
2. Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat menyusun konfigurasi ekstensi dan
dial-plan Server softswitch dengan tepat
D. Materi Pembelajaran
Konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch
E. Pendekatan, Strategi, Metode
Pendekatan berfikir : Sientific
Model Pembelajaran : Project Based Learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 1 – 4
No Kegiatan Langkah – langkah Pembejalaran Waktu
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
Melakukan pengkondisian peserta didik
1 Pendahuluan Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 15 Menit
Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Melakukan Pre test.
2 Kegiatan Inti
Penentuan Pertanyaan Mendasar
1. Guru meminta peserta didik untuk memper hatikan video yang ada di layar
komputer ten tang konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
2. Guru meminta peserta didik memperhatikan dan menyimak tayangan video
tersebut
3. Peserta didik membuat catatan kecil tentang materi atau video yang belum
jelas untuk ditanyakan pada guru
4. Peserta didik mengajukan pertanyaan dari materi yang telah dicatat untuk
acuan dalam memprak tekkan konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server
softswitch.
Mendesain Perencanaan Proyek
1. Peserta didik bertanya untuk memperoleh penjelasan yang mendetail dari guru
dari tayangan video yang telah diputar
2. Guru menjelaskan dari masing – masing pertranyaan dari peserta didik agar
peserta didik memahaminya
3. Guru memprak tekkankonfigurasi konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server
softswitch. di depan peserta didik
4. Peserta didik mem perhatikan dan menco ba mengkonfigurasi konfigurasi
ekstensi dan dial-plan Server softswitch.sendiri
Menyusun Jadwal
1. Peserta didik memahami penjelasan konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server
softswitch dari guru
2. Guru membuat jadwal untuk me ngetes peserta didik dalam praktek
mengkonfigurasi konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
3. Guru memberitahu kan mengkonfigurasi konfigurasi ekstensi dan dial-plan
Server softswitch.kepada peserta didik
4. Peserta didik mendengarkan penjelasan atau informasi dari guru
Memonitor Peserta Didik dan Kemajuan Proyek
1. Guru memanggil peserta didik sesuai absen untuk maju untuk
mendemonstrasikan, memriksa, mengoperasikan, menyusun konfigurasi
ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
2. Peserta didik maju satu persatu sesuai dengan panggilan guru
3. Peserta didik berusaha mendemonstrasikan, memriksa, mengoperasikan,
menyusun konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
4. Guru memperhati kan peserta didik da lam mendemonstra sikan, memriksa,
mengoperasikan, menyusun konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server
softswitch. dan me ngarahkan jika ada peserta didik yang belum tahu
Menguji Hasil dan Mengevaluasi Pengalaman
1. Guru mengamati hasil yang telah dibuat oleh peserta didik
2. Guru menguji hasil dari peserta didik dalam mendemonstrasikan, memriksa,
mengoperasikan, menyusun konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server
softswitch.
3. Peserta didik mendemonstrasikan, memriksa, mengoperasikan, menyusun
konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
4 Guru mengevaluasi dari hasil peserta didik dalam dalam mendemo nstasikan,
memriksa, mengoperasikan, menyusun konfigurasi ekstensi dan dial-plan
Server softswitch.
1. Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan konfigurasi
ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
3 Penutup individu untuk mengerjakannya. 15 Menit
4. Peserta didik diberi tugas untuk melakukan mengerjakan latihan tentang
konfigurasi ekstensi dan dial-plan Server softswitch.
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada peserta didik
untuk mempelajari materi berikutnya.
6. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup

Alat/ bahan, Media Pembelajaran


Daftar hadir
Spidol
Papan waith board
Leptop
LCD
Lembar penilaian

Sumber Belajar
Internet
Buku – buku penunjang KBM
Penilainan Pembelajaran
Teknik : Non Test dan Test
Bentuk :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
 Penilaian keterampilan : Praktek

URAIAN MATERI
Pengertian Ekstensi 
Apa itu Ekstensi dalam server VoIP ?  merupakan label dari extension, dapat berupa sebuah string berupa
angka, huruf dan simbol yang ada atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan
dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension
tertentu harus mempunyai label yang valid atau sama. 
Konfigurasi Ekstensi 
Data Account Umum general-->> context umum,
context=default -->> name context user port=5060 -->> default port untuk SIP  binaddr=0.0.0.0 -->>
listen semua ip_addr yg request srvlookup=yes tos=0x18 videosupport=yes   
Konfigurasi Data Account User / Extensions ;softphone -->> nama atau nomor account [101]
(user/extension) type=friend -->> tipe account username=101 -->> login account secret=101 -->>
password account host=dynamic -->> host yang menjadi IP PBX,dpt berubah nat=no -->> tanpa NAT
dtmfmode=rfc2833 -->> RTP Payload for DTMF Digits, Telephony Tones and Telephony Signals
allow=all -->> mode codec bisa semua jenis codec
callerid=”sip00” -->> id client context=voipkn -->> context jaringan user canreinvite=no -->> mekanisme
canreinvite mailbox=101@voipkn -->> username@context
Pengertian Dial Plan
Apa itu Dial Plan dalam server VoIP ? Dial Plan berguna sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik
yang berada dalam satu IP-PBX secara lokal maupun antar IP-PBX atau biasa disebut dial trunk. Dalam
Asterisk Dial Plan diprogram dalam satu file yang bernama extensions.conf. Intinya setiap ekstensi dalam
Asterisk merujuk pada user tertentu yang telah terdaftar di Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor
ekstensi sama terhadap id user. 
Konfigurasi Dial Plan
 Edit file extensions.conf dengan mengetik perintah
 nano /etc/asterisk/extensions.conf
 Pastikan bahwa seluruh perintah pada file ini sudah di matikan atau dinonaktifkan. Ketikan
perintah di bawah ini pada bagian paling akhir dari isi file extensions.conf. 
 Dial antar ekstensi pada IP-PBX dengan voipkn seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi
context.
„voipkn‟ exten =>101,1,Dial(SIP/101,20)
 Dial ext 101 dengan protokol SIP, lalu konfigurasi time out atau batas waktu hanya 20 detik.
exten =>101,2,Hangup
  setelah konfigurasi timeout lakukan hangup terhadap exten.
102,1,Dial(SIP/102,20) exten =>102,2,Hangup

Latihan soal
1. Apakah yang dimaksud ekstensi dalam server VoIP?
2. Sebutkan konfigurasi ekstensi!
3. Apakah yang dimaksud dial plan?
4. Apakah fungsi dari dial plan?
5. Sebutkan konfigurasi dial plan!

Jawaban
1. Label dari extension, dapat berupa sebuah string berupa angka, huruf dan simbol yang ada atau pola
yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon.
2. Data Account Umum general-->> context umum,
context=default -->> name context user port=5060 -->> default port untuk SIP  binaddr=0.0.0.0 -->>
listen semua ip_addr yg request srvlookup=yes tos=0x18 videosupport=yes   
3. Routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX secara lokal maupun antar IP-
PBX
4. Sebagai routing panggilan antar ekstensi
5. Edit file extensions.conf dengan mengetik perintah  nano /etc/asterisk/extensions.conf
Pastikan bahwa seluruh perintah pada file ini sudah di matikan atau dinonaktifkan. Ketikan perintah di
bawah ini pada bagian paling akhir dari isi file extensions.conf. 
Dial antar ekstensi pada IP-PBX dengan voipkn seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi
context. „voipkn‟ exten =>101,1,Dial(SIP/101,20)
Dial ext 101 dengan protokol SIP, lalu konfigurasi time out atau batas waktu hanya 20 detik. exten
=>101,2,Hangup
Setelah konfigurasi timeout lakukan hangup terhadap exten. 102,1,Dial(SIP/102,20) exten
=>102,2,Hangup

Penskoran

No Skor
1 20
2 20
3 20
4 20
5 20
Jumlah 100

Nilai = Betul x 20

Tegal, April 2018

Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mapel

(……………………) (……………………)