Anda di halaman 1dari 4

Nama : Ni Luh Sri Andriyani

NIM : 859009074
Kelas : G1
TM : 2. Pembelajaran IPA di SD
Jawaban:

1. Alat Peraga Yang diperlukan dari masing-masing materi adalah sebagai berikut:
 Menjelaskan bahwa tentang gerakan air bermanfaat untuk kesejahteraan makhluk hidup
alat peraga yang digunakan adalah menggunakan bambu, plastisin, potongan kertas.
 Bahwa air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah
Alat peraga yang digunakan adalah menggunakan dua botol dan selang
 Bahwa permukaan air yang tenang selalu datar alat peraga yang digunakan adalah gelas
berisi air, plastisin, alat pelubang, penghapus papan tulis/kapur tulis.
 Tentang air menekan ke segala arah dapat menggunakan alat peraga kaleng biscuit
 Tentang air dapat berubah wujud alat peraga yang digunakan adalah ceret, piring kaca.

Cara merancang dan langkah dalam proses penggunaan alat peraga tersebut dalam
masing-masing materi

a. Menjelaskan bahwa tentang gerakan air bermanfaat untuk kesejahteraan makhluk hidup
Alat peraga yang digunakan adalah bambu. Cara merancangnya adalah sebagai berikut: 1.
Bambu dipotong pada ujung pada ujung luar masing-masing batas ruasnya, 2. Selanjutnya,
bambu dibelah dua dengan ukuran yang sama, 3. Kemudian salah satu batas ruas bambu
diberi lubang sehingga memungkinkan air mengalir melalui lubang tersebut, 4. Selanjutnya
tutup lubang yang telah dibuat dengan plastisin, isilah belahan bambu dengan air sampai
penuh tetapi jang sampai meluap, 5. Setelah penuh letakkan 2 potong kertas berukuran kecil
pada pada ujung bambu yang ujung batasnya tidak dilubangi. Kertas akan tampak terapung
dibagian tersebut, 6. Selanjutnya lubang yang ditutup plastisin dibuka dan air akan mengalir
melalui lubang yang tersebut. Sejalan denga air yang mengalir kertas yang terapung itupun
akan berpindah tempat mengikuti air yang mengalir.
Penggunaan alat peraga Menjelaskan bahwa tentang gerakan air bermanfaat untuk
kesejahteraan makhluk hidup. Prosedur penyiapannya adalah 1) sampaikan penjelasan yang
membawa pikiran siswa untuk membayanngkan air mengalir disunngai, 2) tutup lubang
yang ada pada salah satu pembatas ruas bamboo dengan plastisin lalu isi bilahan bambu
dengan air, 3) setelah penuh letakkan beberapa potong kertas minyak diatasnya, siswa
diminta untuk mengamati dan mencatat posisi kertas di atas air sebelum plastisin dibuka, 4)
lepaskan plastisin sehingga air mengalir ke luar dan biarkan air mengalir sampai habis, 5)
tanyakan pada siswa, bagaimana posisi kertas sekarang , berpindah atau tetap(siswa diminta
mengkomunikasikan hasil pengamatannya), 6) siswa diminta untuk menyimpulkan
(diarahkan untuk menjawab bahwa manfaat air yang bergerak antara lain dapat
memindahkan benda, 7) menjelaskan kepada siswa tentang cara memanfaatkan sungai untuk
transportasi, misalnya menggerakkan perahu.
b. Bahwa air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah Alat peraga yang
digunakan adalah menggunakan 2 buah botol limun, selang kecil panjang, meja, dan kursi.
Cara merancangnya adalah sebagai berikut: 1) isi salah satu botol limun dengan air sampai
kira-kira ¾ bagian, 2) selang kecil panjang 0,5 m, 3) isi selang kecil dengan air, setelah
penuh tutup salah satu ujung selang dengan ibu jari sehingga air tidak keluar lagi, 4) botol
lain letakkan diatas kursi, hubungkan kedua botol tersebut dengan selang kecil yang terisi
air.
Caranya seperti berikut: masukkan salah satu ujung selang ke dalam botol yang berisi air
sementara ujung lainnya tetap ditutup dengan ibu jari, berikutnya ujung selang lain
dimasukkan ke dalam yang satu lagi. Perhatikan apa yang terjadi? Ternyata air akan
mengalir
Penggunaan alat peraga. Prosedur penyiapannya adalah 1) tempatkan sebuah botol di atas
meja dan yang lainnya di atas kursi, siswa diminta untuk mengamati variabel perbedaan
ketinggian, 2) isi botol yang berada di atas meja dengan air sampai ¾ bagian dan biarkan
botol di atas kursi tetap kosong. Sebelum memindahkan air siswa diminta untuk memberi
pendapatnya mengenai apa yang terjadi (siswa memberi dugaan sementara), 3) hubungkan
botol di atas meja dengan botol di atas kursi dengan menggunakan selang yang telah diisi
air, siswa diminta mengamati peristiwa yang terjadi, 4) setelah air berpindah semua, siswa
diajak membahas apakah dugaan sementara siswa terbukti atau tidak, 5) percobaan dibalik
botol kosong dia atas meja dan botol berisi air di atas kursi. Siswa diminta mengamati hal
yang terjadi. Percobaan dilakukan di atas dan siswa diminta untuk mengamati hal yang
terjadi, 6) siswa di ajak berdiskusi untuk meyimpulkan dari dua pengamatannya
( kesimpulan yang diharapkan adalah bahwa air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang
lebih rendah).
c. Bahwa permukaan air yang tenang selalu datar alat peraga yang digunakan adalah gelas
berisi air, plastisin, alat pelubang, penghapus papan tulis/ kapur tulis. Cara merancangnya
adalah sebagai berikut: 1) isi dua buah gelas tersebut dengan air yang sama banyaknya
sampai kira-kira setengah bagian, 2) salah satu alas gelas, yang terletak disebelah kiri
diganjal dengan penghapus papan tulis/ kapur tulis, 3) selanjutnya perhatikan permukaan
pada masing-masing gelas tersebut.
Penggunaan alat peraga, prosedur penyiapannya adalah 1) isi dua buah gelas tersebut
dengan air yang sama banyaknya sampai kira-kira setengah bagian, letakkan keduanya pada
meja yang rata, 2) salah satu alas gelas, yang terletak disebelah kiri diganjal dengan
penghapus papan tulis/ kapur tulis, 3) ssiwa diminta untuk mengamati keadaan permukaan
air pada kedua gelas tersebut dan untuk mengukur ketinggian masing-masing permukaan air
tersebut dari atas meja yang tegak lurus, 4) hasil pengukuran didiskusikan, membahas
tentang apakah berbeda atau tidak ketinggian permukaan air pada kedua gelas tersebut, 5)
jawaban siswa merupakan kesimpulan dari hasil pengamatan siswa ( yaitu permukaan air
yang tenang selalu datar), 6) siswa diminta memberikan contoh pemanfaatan sifat air, guru
dapat mengarahkan siswa dengan menjelaskan bagaimana seorang pekerja bangunan
mengukur ketinggian dua buah sisi jendela yang akan dipasang pada sebuah bangunan
(waterpas)
d. Tentang air menekan ke segala arah dapat menggunakan alat peraga kaleng biscuit. Cara
merancang alat peraga tersebut antara lain: 1) buat ± 3 buah lubang kaleng secara vertical
mulai dari atas, tengah , dan bawah dengan ukuran yang sama. 2) tutup lubang tersebut
dengan plastisin (malam), 3) isi kaleng dengan air sampai penuh, 4) letakkan dipinggir meja,
5) selanjutnya secara bersamaan plastisin (malam) penutup dibuka. Perhatikan apa yang
terjadi
Penggunaan alat peraga, prosedur penyiapannya adalah 1) lubangi kaleng dan tutup
lubang-lubang tersebut dengan plastisin, 2) isi kaleng dengan air sampai penuh, kemudian
secara bersamaan plastisin penutup lubang dibuka, yang mengakibatkan air memancar dari
ketiga lubang tersebut, 3) siswa diminta untuk mengamati dan membandingkan pancaran air
dari setiap lubang, 4) siswa diminta mendiskusikan hasil pengamatannya, dengan diberikan
pertanyaan mana pancaran yang terjauh dan tersekat, kemudian pertanyaan apa penyebab
terjadinya perbedaan pancaran tersebut, 5) siswa diarahkan untuk mendapat kesimpulan
bahwa semakin dalam air semakin kuat tekanannya.
e. Tentang air dapat berubah wujud alat peraga yang digunakan adalah ceret, piring kaca. Cara
merancang adalah sebagai berikut: 1) isi kaleng susu/ ceret dengan air kira-kira sepertiga
bagian, 2) didihkan air di atas lampu spritus/kompor, 3) bila sudah mendidih perhatikan apa
yang dikeluarkan dari kaleng susu/ ceret. Uap air bukan?, 5) tahan uap air dengan piring
kaca persis diatas kaleng/ceret, perhatikan apa yang terjadi. Penggunaan alat peraga,
prosedur penyiapannya adalah 1) isi kaleng susu/ ceret dengan air kira-kira sepertiga
bagian, 2) didihkan air di atas lampu spritus/kompor, arahkan siswa untuk memperhatikan
variabel pemanasan, 3) siswa diminta mengamati dan diberi pertanyaan tentang yang
dikeluar dari dalam kaleng ketika air dalam kaleng sudah mendidih ( siswa mengajukan
dugaan sementara), 4) untuk membuktikan dugaan sementara dekatkan piring pada bagian
atas air yang mendidih lalu siswa diminta untuk mengamati hal yang terjadi, 5) siswa
diberikan fakta bahwa ternyata terdapat air pada piring. Siswa diminta memperkirakan
faktor yang dapat menyebabkan hal tersebut terjadi, memperhatikan variabel pemanasan dan
perkiraan suhu di udara lebih dingin dibandingkan dengan di dalam kaleng dan arahkan
untuk mengambil kesimpulan bahwa air dapat berubah menjadi uap akibat pemanasan dan
uap air dapat berubah menjadi air karena didinginkan, 6) siswa diminta untuk menerapkan
konsep, dengan memberikan contoh terjadinya hujan.

2.
3. a. Pembelajaran yang terintegrasi merupakan sebuah konsep yang dapat dianggap sebagai
suatu
pendekatan pembelajaran yang menghubungkan konsep-konsep dengan ilmu pengetahuan
untuk memberikan pengalaman belajar menjadi lebih bermakna kepada peserta didik.
b. Hitunglah volume air di dalam bak dengan panjang 100 cm, lebar 70 cm, dan tinggi 90 cm?
c. Berapa besar uang yang harus anda keluarkan dalam sebulan untuk pembayaran air
PDAM?
d. Syarat yang harus dipenuhi dalam pembelajaran terintegrasi:
1. Satu topik sebagai topik utama dalam pembelajaran
2. Pembelajaran yang menghubungkan berbagai bidang studi yang mencerminkan dunia
nyata
3. Cara untuk mengajarkan pengetahuan dan keterampilan secara simultan
4. Penggabungan beberapa konsep dengan harapan dapat belajar lebuh baik