Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pembahasan mengenai tauhid merupakan hal yang paling urgen dalam agama Islam,

dimana tauhid mengambil peranan penting dalam membentuk pribadi yang tangguh, selain

juga sebagai inti atau akar dari pada ‘Aqidah Islamiyah’. Keimanan itu merupakan akidah

dan pokkok yang di atasnya berdiri syari’at Islam. Kemudian dari pokok itu keluarlah

cabang-cabangnya.

Tauhid ialah mengesakan Allah dan mengakui keberadaannya serta kuat kepercayaannya

bahwa Allah itu hanya satu tidak ada yang lain. Tidak ada sekutu baginya, yang bisa

menandinginya bahkan mengalahkannya.

Manusia berdasarkan fitrah dan akal sehat pasti mengakui bahwasanya Allah itu Maha

esa. Seorang muslim wajib mengimani akan keesaaan Allah ta’ala dan bahwasannya tidak

ada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah ta’ala, adapun kalimat tauhid itu sendiri

yang dimaksud ialah La ilaha illah yang berarti tidak ada yang berhak disembah selain

Allah.

Ada dua macam tauhid dalam islam, yakni : Tauhid Rububiyah dan Tauhid Uluhiyah

Kedua tauhid tersebut harus dimiliki oleh manusia sebagai hamba-Nya. Sebagai umat

muslim kita tidak boleh hanya memiliki salah satu dari kedua tauhid tersebut, karena kedua

tauhid tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.