Anda di halaman 1dari 3

TUGAS BIOLOGI

Kelompok Ptialin
1. Novena Tesalonika Rasuh (171444008)
2. Lolita Aprilliani (171444012)

Variasi sel terlihat dari bentuk-bentuk sel yang terdapat pada sel hewan maupun sel
tumbuhan. Berikut adalah bentuk-bentuk sel penyusun jaringan dan sel individu.
1. Bentuk sel penyusun jaringan
Pada sel penyusun jaringan hewan, terdapat variasi bentuk sel yang diklasifikasikan
sebagai berikut.
a. Sel Skuamosa
Sel ini memiliki bentuk sel yang cenderung horizontal, datar,
dan mendekati bentuk oval pada intinya. Bentuk sel skuamosa
terdapat pada epitelium permukaan kulit dan alveoli paru-
paru.

b. Sel Kuboid
Sel ini memiliki bentuk sel yang menyerupai kubus yang
tersusun pada satu lapisan dengan inti selnya besar,
berbentuk bola, terletak di bagian tengah. Bentuk sel ini
terdapat pada epitelium permukaan indung telur, susunan
saraf, dinding tubulus kelenjar ginjal, dan sebagian pada
mata dan tiroid.

c. Sel Kolumnar (Sel Basal)


Sel ini berbentuk seperti kolom dengan tinggi yang
setidaknya lebih besar 4 kali dari lebarnya. Inti sel ini
memanjang dan posisinya mendekati bagian dasar sel.
Bentuk sel ini terdapat pada lapisan epitelium perut dan usus.

d. Sel Poligonal
Bentuk sel ini ialah tidak beraturan dan kaku yang memiliki
banyak sudut, sehingga memiliki banyak sisi dan diagonal.
Sel bentuk poligonal ini biasanya terdapat di beberapa
tempat, seperti hati.
e. Sel Stellata
Sel ini memiliki bentuk yang menyerupai
bintang yang terbentuk karena radiasi
proses dendritis dari sel tubuh. Sel ini
termasuk sel GABAergik (neuron
penghambat) dan terletak pada lapisan
molekular cerebellum.

f. Sel Spheroid
Sel ini memiliki bentuk bola yang dapat terbentuk karena
adanya kontak dua sel spheroid yang bergabung menjadi satu
sel bulat yang lebih besar. Sel spheroid ini dapat terlihat pada
sel telur dan sel darah putih.

g. Sel Discoid
Sel ini memiliki bentuk yang menyerupai cakram. Sel bentuk ini
dapat terlihat pada sel darah merah

h. Sel Fusiform
Sel ini memiliki bentuk memanjang, bagian tengah
menebal, dan bagian ujungnya meruncing. Bentuk sel ini
dapat ditemukan pada sel-sel otot polos.

i. Sel Fibrous
Sel ini memiliki bentuk yang panjang, ramping, dan
menyerupai benang. Sel ini dapat ditemukan pada sel
otot rangka dan akson dari serabut pada sel-sel sarah.
2. Bentuk sel individu
a. Cocci
Pada cocci, ciri-cirinya sel berbentuk bulat dan dapat ditemukan pada bakteri yang
hidup sendiri atau berkelompok. Adapun cocci dapat dikategorikan menjadi 4 bagian,
yaitu coccus (terdiri dari 1 sel), diplococcus (terdiri dari 2 sel), streptococcus (rantai
panjang kumpulan sel), dan staphylococcus (tumpukan sel menyerupai bentuk
anggur).
b. Bacilli
Bacilli menunjukkan kelompok sel yang berbentuk batang atau silindris. Bacilli ini
merupakan bentuk sel yang terdapat pada bakteri. Pengelompokkan bacilli dibagi
menjadi dua, yaitu bacillus (1 batang) dan diplobacillus (2 batang).
c. Coccibacillus
Coccibacillus merupakan kombinasi cocci dan bacilli, sehingga terdapat perpanduan
kedua bentuk tersebut. Coccibacillus dikelompokkan menjadi vibrio (bentuk koma),
sprillia (menyerupai heliks), dan spirochetes (menyerupai sekrup).