Anda di halaman 1dari 15

UNPAR iQriJij

9-9- - u . ll .

PERILAKU
ORGANISASI
Memahami dan Mengelola Perilaku
Dalam Organisasi

�.3
ltff.
f

Marihot Tua Efendi Hariandja

t�t 4.06 �B ( fl<;ip


1-'d- - ll. 11 ,

No. Kloss ��.- "-' tt·�.�.f. : .....


No. It., ' ��\�� ·, . �. :.�l.:.'.\ .�
I
H�· '1�. "l ' _. . . . ....... . ........
Dari . �.C:��-� - . . �:............ .' ..••
PERILAKU ORGANISASI
r.1 UN��P��;-:R�IP!lQP!lll ;j!!f'!ll*!ll
j Copyright © Marihot Tua Efendi Hariandja
Penyunting: Firmansyah

Cetakan I, September 2006


Diterbitkan oleh Unpar Press
Jin. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
Telp. (022) 7200931 - Faks. (022) 7207038
e-mail: lppm@home.unpar.co.id

Desain Sampul: Dadan Junaedi


Foto Sampul: Diolah dari Bank Image
Desain Isi: Deny Rismansyah

Bu.
Haria
Putr
Lutha
Perpustakaan Nasional: Katalog Dllam Terbitan (KDT)

Hariandja, Marihot 1\ta Efemii


Perilaku Organisasi-Penulis: Marihot T.E. Harianclja
Pe11yunting: Firmansyah/Bancbng: Unpar Press, Bulan/tahun
330 halaman, i - xi , 16,5 x 2+,5 cm.
ISBN: 979-25-5131-X

! . Organisasi, Perilaku I. Judul

II. Hariandja, Marihot Tm Efencli \t,, \


[t_r
v'
Buku ini kupersembahkan kepada kedua orang tuaku : Buliher
Hariaru!ja (aim) dan Pintauli Pakpahan, dan kepada Istri, Putra dan
Putriku: Melinda Irene Pasarihu, Martinus Lamgoklcs Hariandja,
Luthar Matius Hariandja dan Putri t.relin Hariandja Karena mereka
saya ada dan dapat menu/is buku yang sederhana ini
potensi
kcrangli
karena'
dalam r

Me

Pengantar Penerbit terlalu b


Kalau p
karena
mengh8
Disebut
buku ir

· s cbagai makhluk sosial (zoon politicon), manusia ticlak akan


terlepas dari berinteraksi clengan s e sarn a n y a. M a n u s i a
organis;
tentang
jenis ke
rncmbutuhkan rnanusia lain, bahkan clalarn bentuk yang paling perilak1
scderhana--rnisalnya mcminta sclembar kertas untuk rncnulis. Kc­ budaya
beraclaan sebagai makhluk sosial inilah yang kernuclian menclorong Pe
incliviclu untuk senantiasa menjalin hubungan clengan incliviclu lainnya. dalam
Selain antar-incliviclu, hubungan yang terjacli pun clapat clalam bentuk untuk t
hubungan antar-kelompok, hubungan clalarn organisasi, clan hubungan karakte
lainnya. Dalarn kerangka inilah kernuclian rnuncul istilah perilaku. dan hal
Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, perilaku cliartikan secara
scbagai tanggapan atau reaksi incliviclu terhaclap rangsangan atau buku ir
lingkungan. Ini rnensyaratkan bahwa sebuah perilaku hanya akan te1jacli keragu
jika terclapat rangsangan yang menstimulus incliviclu. Dengan kata lain, Bi
perilaku hanya akan terjacli ketika inclividu rncmbcrikan respons terhadap di Fakl
rangsangan yang clia terirna clari lingkungannya. Olch karcna itu, aclanya E. Har
perilaku sejalan clcngan aclanya reaksi atau rcspons yang cliberikan terse bi
inclividu terhadap rangsangan yang clia terirna ketika rnelakukan proses kehadi
interaksi. Hal ini
Dalarn kerangka organisasi, perilaku rnerupakan tinclakan-tinclakan harus c
atau sikap-sikap individu sebagai anggota clalarn organisasi. Organisasi kekay<
sendiri, scbagairnana tclah banyak dikctahui, dipaharni sebagai kurnpulan Organ
incliviclu yang di clalarnnya ten tu saja sarat clcngan pcrbeclaan-perbcdaan rngrn
perilaku. Pcrbeclaan-pcrbcclaan pcrilaku incliviclu yang acla dalam orga­ orga111
nisasi, bagaimanapun, hams dikclola scdemikian rupa sehingga menjacli

IV
Pengantar Penerhit

potensi yang dapat mengembangkan organisasi. Oleh karena itn, dalam


kerangka inilah studi tentang perilaku organisasi mutlak diperlukan
karena dapat memetakan langkah-langkah yang cocok bagi organisasi
dalam mengenali perilaku anggotanya.
Meskipun studi tentang perilaku organisasi sedemikian penting, belum
tcrlalu banyak buku karangan pcnulis lokal yang mcmbahas lema lersebut.
Kalan pun ada, belum ada yang membahasnya secarn komprehcnsif. Oleh
karena itu, ac!alah laksana oase di padang pasir ketika .kami mampu
menghac!irkan buku Perilaku Organisasi ini ke hac!apan para pembaca.
Disebut: laksana oase di paclang pasir karena memang, clengan terbitnya
buku ini, clahaga para pembaca akan pembahasan tentang perilaku
organisasi dapal hilang. Betapa tidak, buku ini berisikan enam belas bab
tk akan tentang perilaku organisasi-mulai clari analisis faktor demografi (usia,
[a nusia jenis kelamin, lama ke1ja, status perkawinan) clan pengaruhnya terhadap
; paling perilaku kerja, sistem nilai clan pengaruhnya terhadap perilaku, hingga
lis. Ke- budaya organisasi-yang dibahas secara lengkap dan jelas.
1dorong Persoalan tcntang apa it:u perilaku, bagaimana perilaku berpengaruh
amnya. dalam organisasi, bagaimana stimulus mampu merangsang individu
bentuk untuk berperilaku, bagaimana menciptakan budaya yang sesuai clengan
bungan karakter organisasi, bagaimana sistem nilai memengaruhi perilaku ke1ja,
ku. clan hal lainnya yang terkait: dengan perilaku organisasi akan terjelaskan
iartikan secara lengkap dalam buku ini. Ticlaklah mengherankan jika kemudian
111 atau buku ini akan mcnjadi sumber penjawab bagi siapa pun yang memiliki
1 terjadi keraguan tentang stucli perilaku organisasi.
lla lain, Buku Perilaku Organisasi ini awalnya adalah kumpulan materi kuliah
orhadap di Fakultas Ilmu Sosial llmu Politik Universitas Parahyangan. Mari hot T.
adanya E. Hariandja, penulis buku ini, kcmudian memperkaya materi-materi
berikan tersebut sehingga menjadi layak untuk dibukukan. Oleh karena itu,
1 proses kehadiran buku ini awalnya memang dipcruntukkan bagi para mahasiswa.
Hal ini ditunjukkan dengan adanya ringkasan pertanyaan-pertanyaan yang
ndakan harus didiskusikan di setiap akhir pembahasan bab. Meskipun demikian,
�anisasi kekayaan materi yang t:erkandung dalam buku ini menjaclikan Perilaku
mpulan Organisasi pun menjadi buku tcks yang wajib dibaca oleh siapa pun yang
lJedaan ingin mendapatkan penjelasan komprehensif tentang manajemen
n orga­ organisasi.
nenjadi

v
Perilaku Organisasi

Akhirnya, siapa pun yang memiliki persoalan dan kepentingan dalam


ha! perilaku organisasi, Anda hams membaca buku yang sangat mencerahkan
ini. Selmnat membaca!

Deny Rismansyah

Pr=
[';'�.�

1\
orgam
t:
pemat
berpe1
sebual
yang I
yang I
E
rangk
sekali
meng1
E
penga
selam
penul
I
mem(
indivi'
seseo1
yang !
kepril
dan y:

VI
:an dalam
1cerahkan

nansyah

Prakata

engelola perilaku dalam organisasi diartikan dengan

M bagaimana me_ngarahka n dan mernengaruhi perilaku


_
tertentu yang d1kehendaki_ oleh proses pencaparan tu3uan
organisasi, seperti perilaku rajin, produktif, dan loyal pada organisasi.
Untuk dapat rnengelola perilaku, sudah barang tentu diperlukan
pernahaman yang baik rnengenai rnengapa dan bagaimana seseorang
berperilaku dalarn suatu organisasi. Bagaimanapun, organisasi sebagai
sebuah unit sosial yang terkoordinasi sehingga sering kali ada orang
yang lebih rajin, lebih produktif, atau lebih loyal dibandingkan dengan
yang lain.
Buku ini bertujuan untuk memberikan surnbangan pernikiran dalarn
rangka rnernaharni perilaku rnanusia dalarn organisasi. Buku ini pun
sekaligus bertujuan untuk mernberikan petunjuk tentang bagairnana
rnengelola organisasi dengan baik.
Buku ini didasarkan pada sejurnlah literatur terpilih dan berdasarkan
pengalarnan penulis dalarn mengajar mata kuliah perilaku organisasi
selarna beberapa tahun danjuga berdasarkan diskusi dengan rekan-rekan
penulis yang mernbina rnata kuliah ini.
Isi buku ini rnernbahas sejurnlah aspek yang secara teoretis dapat
memengaruhi perilaku yang dikelompokkan pada tiga aspek, yaitu aspek
individu, aspek kelompok dan aspek organisasi dengan dasar pemikiran bahwa
seseorang sebagai anggota organisasi atau perusahaan adalah seorang individu
yang berbeda dengan yang lain. Seorang individu memiliki ciri te1tentu seperti
kepribadian, kemampuan, nilai, dan lain-lain yang berbeda-beda antara satu
dan yang lain.

vii
Perilaku Orgauisasi

Di dalarn organisasi, inclividu akan bergabung clengan kelompok melalui


pernbagian tugas clan tanggung jawab yang cliberikan kepaclanya. Sebuah
kelompok akan merniliki clan rnembentuk ciri-ciri tc1tcntu seperti pembentukan
nonna kelompok, struktur kelornpok, kepemirnpnan kelompok, clan lain-lain
yang keseluruhannya clapat rnemengaruhi sikap clan pcrilaku ke1ja seseorang.
Kelompoksuclah clapat clip<Lstikan mempakan bagian yang tidak terpisahkan Isi
dari organisasi. Kelompok rnerupakan keseluruhan yang juga memiliki clan
membentuk ciri-ciri te1tentu melalui pembentukan strukturorganisasi, budaya
organisasi, clan berbagai macam sistem clan mekanisme yang diciptakan untuk
mcngoorclinasikan seluruh kegiatannya untuk mengefektilkan organisasi yang
akan rnemengaruhi kelompok clan individu di dalamnya.
Sebagai sebuah pemikiran clan karya tulis, buku ini clapat s<tja memiliki
banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami selalu terbuka untuk menerima Pengar
masukan clalam rangka memperbaikinya. Akhir kata, kami mengucapkan Prakat:
terima kasih kepacla teman-teman yang membantu hingga buku i11j clapat Isi Buk
diselesaikan.
Secara khusus, kami ucapkan terima kasih kepacla Bapak D1;s. pJber Bab l
A.S. Silalahi M.A., Bapak Sanerya Henclrawan Ph.D, Bapak Dr. Hasan Bab 2
Mustafa, BapakA!exius Jemaclu Ph.D., Ibu Dra. Nia Juliawati, M.Si, Ibu Bab 3
Dra. Banowati Talim, M.Si, Ibu Gina Ningsih Juwono, M.Si, clan teman­ Bab4
teman penulis yang ticlak dapat clituliskan satu per satu di sini, yang telah Bab 5
memberikan sejumlah masukan secara tidak langsung mclalui kesecliaan Bab 6
meminjamkan buku-buku pacla penulis sebagai bahan clalam menulis buku Bab7
1111. Bab 8
Akhir kata, semoga buku ini bermanfaat bagi pembaca clan dunia ilmu Bab 9
pengetahuan pacla umumnya, clan ilmu mamtjemen organis<Lsi pada khususnya Bab i'
serta pacla mahasiswa/i yang berlajar bersama-sama clengan penulis. Bab I
Bab l

Bandung,Januari2005 Bab l
Bab I
Marihot T.E. Hariandja Bab I
Bab l

Dafta
Tenta

VIII
<melalui
.Sebuah
:>entukan
lain-lain
seorang.
pisahkan
iliki dan
Isi Buku
,budaya
:m untuk

asiyang

1emiliki
:nerima Pengantar Penerbit - iv
capkan Prakata Penulis - vii
'i dapat Isi Buku-ix

. J.Jlber Bab I Mengelola dan �emahami Perilaku dalam Organisasi - 1


Hasan Bab 2 · Perbedaan-Perbedaan Individu - 19
Si.,Ibu Bab 3 Pembelajaran (Learning) -43
'.eman­ Bab4 Sikap dan Kepuasan Ke1ja- 57
g telah Bab 5 Persepsi dan Perilaku 71 -

ediaan Bab 6 Stres Kerja - 83


s buku Bab 7 Motivasi -95
Bab 8 Perilaku Kelqmpok dan Pengembangan Tim - 117
a ilmu Bab 9 Kepell)impinan - 151
msnya Bab 10 Teori &an Model -Model Kepemimpinan 169 -

.
Bab 11 Kekuasaan dan Kepemimpinan -191
Bab 12 Konflik dan Hubungan Antar-Kelompok
dalam Org :Oisasi 209 -

Bab 13 Komunikasi -. 237


Bab 14 Struktur Organisasi -255
Bab 15 Pilihan Struktur Organisasi - 281
Bab 16 Budaya 0.rganisasi-303
'

Daftar Catatan Kaki -321


Tentang Penulis- 31.1 '
.

IX


Mengelola dan Memahami
Perilaku dalam Organisasi

0
Apakah Perilaku Organisasi Ito?

rganisasi sebagai unit sosial yang terkoordinasi dan


terstruktur, dalam bentuk apa pun, terdiri dari individu­
individu yang memasuki atau bergabung dengan organisasi
untuk mencapai berbagai macam tujuan. Sebaliknya,organisasi merekrut
individu-individu sebagai salah satu sumber daya yang penting dalam
mencapai tujuan organisasi tersebut. Selanjutnya, individu-individu
tersebut ditugaskan untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam suatu
kelompok kerja sehingga organisasi terdiri dari beberapa kelompok
dengan tujuan-tujuan khusus. Kemudian, keseluruhannya membentuk
suatu organisasi yang mempunyai tujuan tertentu.
Perilaku organisasi merupakan sikap dan tingkah laku anggota
sebagai individu,sebagai anggota suatu kelompok, dan sebagai anggota
organisasi dalam lingkup suatu organisasi atau lingkungan kerja (work
setting), bukan dalam lingkungan umum misalnya masyarakat. Oleh
karena itu, mengelola perilaku dalam organisasi tidak·lain adalah pe­
ngelolaan perilaku anggota sebagai seorang individu yang memiliki
karakteristik dan tujuan-tujuan, mengelola kelompok (group), dan juga
mengelola organisasi dalam upaya meningkatkan efektivitas organisasi.
Arti penting mengelola perilaku dalam organisasi adalah jelas sebab
suatu organisasi, baik itu organisasi bisnis, pendidikan, pemerintahan,
rumah sakit, maupun organisasi lain, pada dasarnya bertujuan untuk
I>erilaku Organisasi

De
mernberikan nilai atau manfaat bagi lingkungannya. Yang climaksucl
clengan lingkungan aclalah keseluruhan pihak yang punya kepentingan tindak<1

clengan organisasi seperti pegawai, konsumen, pemegang saham, pe­ mengal

masok, clan lain-lain. Untuk clapat membcrikan manfaat yang optimal, 01


u-n
organisasi sangat clipcngaruhi oleh tinclakan atau pcrilaku anggotanya
baik secara individual maupun secara kelompok dalam proses peng­ or,

ubahan berbagai masukan mcnjacli suatu barang atau jasa yang hn

bermanl'aat. Oleh karena itu, manusia clapat clikatakan sebagai e lcmen D1

utama clari organisasi dan clisebut sebagai pcnentu utama clari ke­ mengk

berhasilan organisasi. Assets make things possible; people make things dalam<

happen yang berarti aset metnbuat sesuatu mungkin; manusia membuat efektiv

sesuatu terjadi.1 K'

Arti penting manusia menghenclaki kemampuan organisasi untuk merup:

mengelolanya clalam upaya menclapatkan clukungan optimal terhaclap organi:


lS a CO
tujuan-tujuan organisasi. Bagaimana cara mengelola untuk rnemperoleh
clukungan yang optimal clapat clilakukan clengan berbagai macarn praktik bowuJ,
clan kebijakan organisasi. Untuk clapat rnelakukan berbagai praktik clan cotnn·u
kebijakan organisasi yang efektif, salah satu syarat aclalah memahami yang 1

apa yang menyebabkan seseorang bersikap clan berperilaku sebagairnana cliiclenl

yang rnereka tampilkan di clalam suatu organisasi seperti perilaku rajin, tujuan

procluktif, loyal terhaclap organisasi, kreatif, mempunyai inisiatif yang


tinggi, puas, clan lain-lain atau faktor-faktor apakah yang clapat mem­ I<akto

bentuk, mengubah, clan rnenclorong perilaku seseorang. Perilal


Ketika rnenjelaskan sebab-sebab suatu perilaku clapatlah clikatakan nya, b
bahwa seseorang menjadi ntjin, loyal terhaclap organisasi, atau procluktif clipen:
itu clisebabkan oleh kernampuan baik yang dia rniliki; atau, menclapat doron.
gaji yang besar disebabkan suasana ke1ja yang menyenangkan, kepe­ Sesco
rnimpinan yang menyenangkan, clan lain-lain. Tentu s<tja hal di atas cla!'am nya 111

situasi tertentu bisa benar. Narnun, tarnpaknya tidak seseclerhana itu. orang
Banyak faktor lain yang dapat memengaruhi perilaku seseorang. Oleh dapatl
karena itu, perilaku organisasi juga dianggap sebagai bidang stucli, F
sebagairnana dikatakan oleh para ahli sebagai berikut: adalal
-
Organizational behavior is d(fined as the actions and attitude ()/' kelon
people in organization. It is also a body l�fknowledge and afield of Fakto
study about organizrlfions and their rnetnber.1 kepril
Sedar
pok,

2
I�ab 1 Mcngelola dan Mc1naha1ni Pcrilaku dalatu ()rganisasi

naksud Definisi ini mengatakan bahwa perilaku organisasi mcrupakan


1tingan tindakan-tindakan clan sikap mamlsia dalam organisasi. Definisi lain
m, pe­ mengatakan:
ptirnal, Organizational behavior is a field (�/'study that inve.\'f;gates the

otanya ilnJJacts that individual, groups, structure have on behavior \Vhhin.

pen g- organiz.ations, fi!r the pwpose '�/'applying such knowledge toward

t yang hnprovhig an organizations'.\' e,(ektiveness. 3

:lernen Definisi terscbut berart.i perilaku organisasi adalah biclang stucli yang
iri ke­ rncngkaji pengaruh inclividu, kclornpok, danstruktur tcrhadap periJaku

things clalam organisasi clengan cara mcncrapkan pcngctahuan kc arah perbaikan


·mhuat efektivitas organisasi.
Keclua clefinisi di atas mcngatakan bahwa perilaku organisasi
untuk merupakan tingkah laku clan stucli rnengcnai tingkah laku manusia clalam
·Jrnclap organisasi yang di daJamnya organisasi cliartikan clcngan organization
eroleh is a consciously coordinated social entity, with a relatively identifiable
Jraktik boundary, that .fimction on a relatively continuous basis to achieve a
ik clan conunon goal or set of' goal", yang cliarti. kan clengan sebuab unit sosial
aharni yang clikoorclinasikan secara saclar dengan batas-batas yang clapat
1111ana cliiclentifikasi yang bcrfungsi dalam waktu yang reJatif Jama untuk rnencapai
1 ntjin, tujuan umum clan sejumJah tujuan khusus.
I' yang
rnern- Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku dalam Organisasi

Pcrilaku organisasi, sebagairnana terJihat dari periJaku anggota-anggota­


itakan nya, bukanlah merupakan periJaku yang acak meJainkan pcriJaku yang
duktif dipengaruhi olch berbagai macam faktor atau kckualan, dorongan­
1clapat dorongan tertentu, atau perilaku yang berorientasi pacla suatu tujuan.
kepe­ Scscorang beke1ja dcngan sangat rajin merniJiki maksud tertcntu, misaJ­
da!'arn nya ingin menclapatkan penghargaan dari organisasi, dan sebaliknya sese­
1a itu. orang mcnunjukkan periJaku rna!as mernpunyai maksud untuk men­
Oleh clapatkan pcrhatian dari ;Hasan atau rekan sekc1ja.
stucli, Faktor-faktor yang dapat rnemengaruhi pcriJaku daJam organisasi
aclaJah keseluruhan faktor atau kckuatan yang melekat pada incliviclu,
keJompok, dan organisasi sebagaimana tcrsiral dalarn clefinisi di atas.
Faktor-faktor inclividu clapat berupa persepsi, motif, nilai, kemampuan,
kepribaclian, dan Jain-Jain yang senantiasa meJekat pacla scseorang.
Sedangkan, faktor-faktor kelompok berupa rekan sckcrja, norma kelom­
pok, struktur kcJornpok, kepemimpinan kelompok, poJa komunikasi

3
�'

Perilaku Organisasi

dalam kelompok, dan lain-lainya. Organisasi berupa struktur, aturan­ Be rd


aturan organisasi, dan berbagai sistem yang diciptakan dalam organisasi atau rele1
tersebut. dapat me
Berdasarkan kerangka pemikiran di atas, terdapat tiga unit analisis dalam bu
dalam perilaku organisasi, yaitu analisis perilaku individu, perilaku I. Ana
kelompok, dan perilaku organisasi. Ketiga unit analisis tersebut dalam perk
pembahasannya tentu saja dapat dipisahkan dalam hal, misalnya, apa 2. Sistt
saja yang memengaruhi perilaku (produktivitas) individual dilihat dari
3. Kep
faktor individual, produktivitas kelompok dilihat dari faktor kelompok,
pen
clan organisasi dilihat dari faktor organisasional, meskipun di antara ketiga
4. Ken
aspek di atas saling memengaruhi yaitu individu memengaruhi produk­
tivtas kelompok clan organisasi, kelompok memengaruhi individu clan 5. Pro�
organisasi, clan organisasi memengaruhi individu clan kelompok. 6. Pen
Keterkaitan antara aspek-aspek atau faktor-faktor di atas bilamana 7. Sik:
digambarkan akan tampak seperti dalam gambar 1-1.
8. Stre
9. Pen
Gambar 1-1 : Hubungan Antara Faktor Individu, Kelompok, clan
Organisasi 10. Din

11. Ker
12. K01
13. Stn
14. Ko1
15. Per
16. BUI

Pendek

Perilakl
dipenga
itu sali1
mengi11
ll:il)��IDU
l_J
"
'

Oleh k:
-f!.f/11.08f''!fi lainkan
c\fqltte system kita me
-Pe.1·so11�llty
"Motif gaji yai
-Sikap,perse11si bisa be
'dan.. lahmya

-�
Bab 1 Mengelola dan Mcmaha1ni Perilaku dala1n Organisasi

aturan­ Berdasarkan penjelasan di atas, berbagai topik kajian yang penting


ganisasi atau relevan dalam usaha memahami perilaku dalam organisasi supaya
dapat mengelola perilaku meliputi banyak aspek/topik yang akan dikaji
analisis dalam buku ini yakni:
1erilaku l. Analisis faktor demografi (usia, jenis kelamin, lama ke1ja, status
t dalam perkawinan) dan pengaruhnya terhadap perilaku ke1ja;
ya, apa
2. Sistem nilai dan pengaruhnya terhadap perilaku;
iat dari
3. Kepribadian dan jenis-jenis kepribadian dan pengaruhnya terhadap
impok,
perilaku ke1ja;
1 ketiga

rnduk­ 4. Kemampuan dan pengaruhnya terhadap perilaku ke1ja;


du dan 5. Proses belajar dan pembentukan perilaku;
6. Persepsi, atribusi, dan pembentukan perilaku;
amana
7. Sikap, kepuasan ke1ja, dan perilaku kerja;
8. Stres ke1ja dan perilaku ke1ja;

, dan 9. Pembentukan motivasi kerja;


10. Dinamika kelompok dan produktivitas kelompok;
1 I. Kepemimpillan dalam kelompok dan organisasi;
I 2. Konflik antar-kelompok;
I 3. Struktur dan design organisasi;

14. Komunikasi;
15. Perilaku kekuasaan;

I6. Budaya Organisasi.

Pendekatan untuk Memahami Perilaku


Perilaku seseorang dalam organisasi, sebagaimana telah disebutkan,
dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, yang keseluruhan faktor-faktor
itu saling berinteraksi c\alam pembentukan perilaku. Hal inilah yang
rnengi1kibatkan
, .
perilaku manusia menjadi sesuatu yang sangat rumit.
.

Oleh karena itu, tidaklah cukup mendasarkan diri pada aka! sehat me-
lainkan harus mendasarkan diri pada suatu pendekatan ilmiah. Misalnya,
kita mengatakan bahwa orang yang malas disebabkan oleh kurangnya
gaji yang diterirna atau orang yang rajin karena gajinya besar. Hal ini
bisa benar tetapi bisa juga salah.