Anda di halaman 1dari 7

RESUME HASIL PENGKAJIAN

Ny.H 63th mengeluh jika terlalu lama berdiri/terlalu lama duduk (±2 jam) kaki terasa bengkak dan nyeri.
Pada saat nyeri datang Ny.H tampak memegang kakinya dan meninggikannya ke atas. Nyeri hanya
terjadi di kaki bagian kiri, munculnya nyeri sejak keluar dari Rumah Sakit. Ny.H mengatakan riwayat
penyakit sebelumnya terjadi serangan Stroke pertama pada bulan Maret 2018 dibawa dan dirawat di
Rumah Sakit kemudian di nyatakan sembuh. Terjadi serangan Stroke kedua pada bulan April dan di
nyatakan sembuh lagi, terjadi kembali serangan ketiga dibulan Juni yang berlangsung lama dan disertai
dengan penyempitan pembuluh darah Steren Johnson di paha kiri. TD 140/90 N 101x/m S 36,5 °C,
GCS E=4 M=6 V=5 Ny.H mendapatkan obat Acarbose 50mg, Amplodine 10mg, Simpastatin 20mg.
ANALISA DATA

Inisial Pasien :
No. RM :

No. Data Fokus Etiologi Masalah Keperawatan


1 DS : Agen injury biologis nyeri akut
Klien mengatakan :
P: jika terlalu lama berdiri/ terlalu lama
duduk kurang lebih 2 jam kaki terasa
bengkak dan nyeri jika terlalu lama
bengkaknya
Q:
 nyeri pada kaki kiri yang
bengkak
 pasien tampak memegangi
kakinya
R: kaki kiri, tidak menyebar
S: pasien mengatakan jika bengkak
muncul akan sangat mengganggu
T: nyeri di rasakan sudah lama sejak
keluar rs
DO:
 klien tampak meringis
 kesadaran komposmentis
 GCS : E=4 M=6 V=5
 TD: 140/90 mg/dl
 N: 101 x/ menit
 S: 36,5 º C

2 DS: Pembengkakan Perfusi jaringan perifer


Pasien mengatakan jika terlalu lama tidak efektif
berdiri/ terlalu lama duduk kurang lebih
2 jam kaki terasa bengkak dan nyeri Penyempitan
jika terlalu lama bengkaknya pembuluh darah
DO:
 klien tampak meringis
 kesadaran komposmentis
 GCS : E=4 M=6 V=5 Perfusi jaringan

 TD: 140/90 mg/dl perifer tidak efektif

 N: 101 x/ menit
 S: 36,5 º C
Obat yang pernah di konsumsi:
Acarbose 50 mg 3 x 1
Amlodipine 10 mg 1 x 1
Simvastatin 20 mg 1 x 1

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Diagnosa Keperawatan 1 Nyeri akut berhubungan dengan agen injury biologis ditandai dengan
nyeri pada kaki kiri yang bengkak

Diagnosa Keperawatan 2 Perfusi jaringan perifer tidak efektif berhubungan dengan penurunan
aliran arteri dan vena ditandai dengan edema pada kaki
RENCANA KEPERAWATAN

Inisial Klien : No. RM :


No. Diagnosa Keperawatan Tujuan Keperawatan Rencana Tindakan Rasional
1. Nyeri akut berhubungan NOC : NIC (Bulecheck, 2008) : 1. Melakukan observasi akan
dengan agen injury Setelah dilakukan tindakan 1. Lakukan pengkajian nyeri membantu untuk menceritakan
biologis ditandai dengan keperawatan 1x pertemuan secara komprehensif (lokasi, pengalaman nyeri yang dirasakan.
nyeri pada kaki kiri yang diharapkan nyeri klien berkurang. karakteristik durasi, frekuensi, 2. Terapi komplementer seperti
bengkak NOC (Moorhead, 2008) : kualitas, dan faktor presipitasi) relaksasi, distraksi memerankan
1. Level nyeri 2. Gunakan intervensi peranan penting dalam
2. Kontrol nyeri nonfarmakologi jika manajemen nyeri secara
3. Level kenyaman memungkinkan keseluruhan
Kriteria Hasil : 3. Cek 6 benar obat 3. Untuk menghindari terjadinya
1. Mampu mengontrol nyeri 4. Ajak keluarga dalam kesalahan pemberian obat kepada
2. Melaporkan bahwa nyeri melakukan perawatan dirumah pasien sehingga hal yang tidak
berkurang dengan diinginkan akan dapat dihindari
menggunakan manajemen dan tidak memberikan efek negatif
nyeri untuk pasien .
3. Mampu mengenali nyeri 4. Agar ketika klien keluar dari
4. Menyatakan rasa nyaman Rumah Sakit keluarga dapat
setelah nyeri berkurang. memberikan perawatan yang
cukup membantu mengatasi nyeri.
2. Perfusi jaringan perifer Setelah dilakukan tindakan 1. Periksa sirkulasi perifer secara 1. Sirkulasi perifer dapat menunjukan
tidak efektif keperawatan 1x pertemuan menyeluruh tingkat keparahan penyakit
berhubungan dengan diharapkan perfusi jaringan perifer 2. Monitor tanda-tanda 2. Pulsasi yang lemah menimbulkan
penurunan aliran arteri teratasi dengan kriteria hasil : penurunan sirkulasi vena penurunan kardiak output
dan vena ditandai 1. TTV dalam batas normal 3. Tinggikan daerah yang cedera 3. Untuk meningkatkan venous
dengan edema pada 2. Kekuatan fungsi otot kembali 20° diatas jantung return
kaki 4. Lakukan rentang gerak aktif 4. Mencegah terjadinya
atau pasif dan ubah posisi nyeri/pembengkakan dan
setiap 2 jam menggerakan otot dan sendi agar
tidak kaku

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Inisial Klien : No. RM :

No. Diagnosa Keperawatan Pelaksanaan Keperawatan Respon Klien/Evaluasi Paraf


1. Nyeri akut berhubungan 1. Melakukan pengkajian nyeri secara S : Klien mengatakan masih merasa nyeri
dengan agen injury komprehensif (lokasi, karakteristik durasi, O : Kesadaran composmentis, klien
biologis ditandai dengan frekuensi, kualitas, dan faktor presipitasi) tampak meringis
nyeri pada kaki kiri yang 2. Menggunakan intervensi nonfarmakologi jika TD: 140/90 mmHg
bengkak memungkinkan N: 101 x/menit
3. Melakukan cek 6 benar obat S: 36,5 º C
4. Mengajak keluarga dalam melakukan A : Masalah keperawatan belum teratasi
perawatan dirumah P : Lanjutkan intervensi keperawatan

2. Perfusi jaringan perifer 1. Melakukan periksaan sirkulasi perifer secara S : Klien mengatakan merasa lebih baik
tidak efektif menyeluruh dari sebelumnya
berhubungan dengan 2. Memonitor tanda-tanda penurunan sirkulasi vena O : Kesadaran composmentis, keadaan
penurunan aliran arteri 3. Meninggikan daerah yang cedera 20° diatas umum baik.
dan vena ditandai jantung TD : 140/90 mmHg
dengan edema pada 4. Melakukan rentang gerak aktif atau pasif dan ubah N : 101 x/menit
kaki posisi setiap 2 jam S : 36,5 º C
A : Masalah keperawatan teratasi
P : Hentikan intervensi