Anda di halaman 1dari 2

Diet Diabetes Melitus Pemanfaatan

Pelayanan Kesehatan
1. Perencanaan Diet
a. Tujuan pengaturan diet
Mempertahankan kadar gula
zdarah mendekati normal
1. Puskesmas (Pusat Kesehatan
PERENCANAAN DIET
Masyarakat)
dengan menyeimbangankan
asupan makanan dengan 2. Rumah Sakit DIABETES MELITUS TIPE II
insulin, obat dan olahraga 3. Klinik
b. Pengaturan diet dengan 3J
(Jadwal, Jumlah, dan Jenis)
c. Pola makan diabetes
d. Pedoman makanan yang sehat
e. Melakukan olahraga
f. Minum obat secara rutin
g. Pemeriksaan gula darah
h. Berkonsultasi dengan dokter

Oleh
EVI SALAWATI

KEMENTERIAN KESEHATAN

POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA

PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN

KEPERAWATAN REGULER III

TAHUN 2019/2020
P engertian F aktor Resiko T anda dan Gejala
1. Poliuria (Banyak Kencing)
1. Faktor Risiko yang Tidak Bisa Dimodifikasi
Diabetes melitus atau merupakan 2. Polidipsia (Banyak Minum)
a. Ras dan etnik
penyakit gangguan metabolik menahun akibat 3. Polifagia (Banyak Makan)
b. Riwayat keluarga dengan DM
pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau 4. Berat badan menurun tanpa sebab
c. Umur.
tubuh tidak menggunakan insulin yang yang jelas
d. Riwayat melahirkan bayi dengan BB lahir
diproduksi secara efektif. Insulin adalah bayi >4000 gram atau riwayat pernah 5. Cepat lelah dan mengantuk
hormon yang mengatur keseimbangan kadar menderita DM gestasional (DMG). 6. Luka sulit sembuh
gula darah. Akibatnya terjadi peningkatan e. Riwayat lahir dengan berat badan rendah, 7. Penglihatan kabur dan sering berganti
konsentrasi glukosa dalam darah.(Kementerian kurang dari 2,5 kg. kacamata
Kesehatan RI, 2014). 8. Gatal –gatal sekitar kemaluan
2. Faktor Risiko yang Bisa Dimodifikasi 9. Impoten
2
a. Berat badan lebih (IMT ≥23 kg/m ) 10. Kesemutan
b. Kurangnya aktivitas fisik
c. Hipertensi (>140/90 mmHg)
d. Dislipidemia (HDL < 35 mg/dl dan/atau

Penyebab trigliserida >250 mg/dl)


e. Diet tak sehat (unhealthy diet). Diet
Diabetes tipe 2 disebabkan oleh dengan tinggi glukosa dan rendah serat
resistensi (kebal) terhadap insulin. akan meningkatkan risiko menderita
Menyebabkan kadar gula darah menjadi prediabetes/intoleransi glukosa dan DM
tinggi, penyebabnya karena pola gaya hidup tipe 2.
yang tidak sehat.