Anda di halaman 1dari 4

Macam-macam bevel :

1. Ultrashot / Partial bevel : bevel meliputi lapisan enamel kurang dari 2/3
ketebalan enamel

Digunakan untuk merapikan email dari batas preparasi. tidak


digunakan pada restorasi rigid kecuali untuk memangkas
jaringan email dari batas margin

2. Short bevel : bevel yang meliputi seluruh lapisan dinding enamel dan
tidak mengenai dentin

3. Long bevel : bevel yang meliputi seluruh lapisan enamel sampai


dengan setengah atau kurang dari setengah tinggi lapisan dentin pada
dinding kavitas

Sebagai resistensi dan retensi

digunakan pada preparasi resin komposit terutama kar
e n a   m e m b e r i k a n    fracture toughness yang baik, selain itu lebih
estetik karena memberikan gradasi warna yang baik antara tambalan
dan gigi

4. Full bevel : bevel meliputi seluruh lapisan enamel dan dentin pada
kavitas

biasanya digunakan pada preparasi inlay

5. Counter bevel : bevel yang arahnya berlawanan dengan dinding aksial


kavitas ke arah permukaan fasial atau lingual atau ekstrakorona

digunakan saat ada penutupan cusp (pembuatan crown)
  u n t u k   m e l i n d u n g i   d a n mendukung cusp
6. Hollow ground bevel : pada umumnya daerah bevel mendatar, tapi
bevel ini digunakan berbentuk cekung dan tidak seperti bevel biasanya
pada long bevel, full bevel dan counter bevel. Bevel cekung ini jarang
digunakan (Garg, et all, 2008).

bukan merupakan bevel dalam arti sebenarnya, dan sangat jarang


digunakan
dahulu digunakan pada teknik penambalan resin komposit
pada gigi anterior karena
fungsinya untuk memberikan massa material yang cuku
p   u n t u k   m e n e r i m a   b e b a n kunyah yang diterima

7. Reverse/ inverted bevel:
 Berbentuk atau terbalik dengan bagian tajam menghadap gingiva /
mengarahke akar gigi.- pada gigi posterior biasanya digunakan
pada preparasi 04D untuk restorasi logamtuang, untuk
mencegah bergeraknya restorasi tuang dan meningkatkan
resistensi danretensi.
Pemilihan bevel dan alasan:
Full bevel
Alasan: untuk membuka enamel rods sehingga perlekatan komposit lebih
baik, mengurangi marginal leakage dan membuat restorasi tampak lebih
menyatu dengan struktur gigi

Tahapan Preparasi klas 4:

1. Pembuangan jaringan karies dengan eskavator


2. Preparasi dimulai dari arah palatal kecuali bila kavitas telah menembus
bidang labial menggunakan round bur untuk menembus kavitas atau
dapat pula menggunakan inverted bur. Setelah terjadi lubang
digunakan fissure diamond bu yang berujung bulat untuk membentuk
kavitas sekaligus menembus ke arah labial
3. Pada cavo surface enamel margin (tepi kavitas) dibuat bevel
menggunakan bur fissure dengan kemiringan 50* full bevel
4. Seluruh permukaan bidang preparasi dihaluskan dengan fine finishing
bur
Macam EPT