Anda di halaman 1dari 4

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh

konvergensi IFRS, rencana bonus, perjanjian utang, dan biaya politik pada konservatisme
akuntansi di perusahaan yang tercatat di BEI. Penelitian-penelitian terdahulu menunjukkan
hasil yang berbeda-beda, seperti penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Bin et al. (2013)
dan Piots et al. (2010) membuktikan adanya perubahan signifikan konservatisme setelah
adanya adopsi IFRS. Sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Zhang (2011)
membuktikan bahwa konservatisme akuntansi meningkat setelah adanya adopsi IFRS di New
Zealand. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Wardhani (2008), Limantauw (2012), Brilianti
dan Fatmariani (2013) membuktikan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Metode analisis data dilakukan dengan statistic
deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda serta pengujian hipotesis (koefisien
determinasi, uji F, dan uji t). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan
menggunakan model regresi berganda maka dapat disimpulkan bahwa konvergensi IFRS dan
political cost berpengaruh negatif dan signifikan terhadap konservatisme akuntansi.
Sedangkan bonus plan dengan proksi kepemilikan manajerial dan debt convenant dengan
proksi leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Konvergensi
IFRS, bonus plan, debt covenant, dan political cost berpengaruh secara simultan terhadap
konservatisme akuntansi.
A. MOTIVASI PENELITIAN
Dalam hal ini, tingkat konservatisme akuntansi yang diterapkan oleh setiap perusahaan
berbeda-beda. Penerapan konservatisme dapat dijelaskan melalui konsep positive accounting
theory. Teori tersebut menganut paham maksimisasi kemakmuran dan kepentingan pribadi
(Ghozali dan Chariri, 2007). Dalam melakukan pilihan untuk bertindak konservatif atau
tidak, dapat dijelaskan melalui plan bonus hypothesis, debt covenant hypothesis, dan political
cost hypothesis. Hal tersebut memotivasi peneliti untuk melakukan penelitian untuk
memberikan bukti empiris mengenai pengaruh konvergensi IFRS, bonus plan, debt covenant,
dan political cost terhadap konservatisme akuntansi pada semua perusahaan yang terdaftar di
BEI baik secara parsial maupun simultan.
B. MASALAH PENELITIAN
1. Bagaimana pengaruh Konvergensi IFRS pada konservatisme akuntansi?
2. Bagaimana pengaruh Bonus Plan pada konservatisme akuntansi?
3. Bagaimana pengaruh Debt Covenant pada konservatisme akuntansi?
4. Bagaimana pengaruh Political Cost pada konservatisme akuntansi?
5. Apakah Konvergensi IFRS, bonus plan, debt covenant, dan political cost berpengaruh
secara simultan terhadap konservatisme akuntansi?
C. LANDASAN TEORI
Penelitian ini dilandasi oleh teori teori keagenan (agency theory) dan teori akuntansi positif
(positive accounting theory).
D. HIPOTESIS
Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah:
H1: Konvergensi IFRS berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi.
H2: Bonus plan dengan proksi kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap
konservatisme akuntansi.
H3: Debt covenant dengan proksi leverage berpengaruh negatif terhadap konservatisme
akuntansi.
H4: Political cost dengan proksi ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap
konservatisme akuntansi.
H5: Konvergensi IFRS, bonus plan, debt covenant, dan political cost berpengaruh secara
simultan terhadap konservatisme akuntansi.

E. KARAKTERISTIK KUALITATIF DESAIN PENELITIAN


1. Rantai Kausal dan Validitas Logika
Peneliti telah menjelaskan pendahuluan, kerangka teori, hingga pengembangan hipotesis
dengan cukup jelas serta memiliki keterkaitan dan hubungan. Kerangka teori hingga analisis
dan teknik pengujiannya memiliki validitas logika yang memadai. Sehingga penelitian ini
memiliki rantai kausal dan validitas logika yang baik.

2. Pengendalian Variabel Extraneous


Variabel extraneous dikendalikan dengan metode purposive sampling. Pengamatan yang
diperkirakan mengandung faktor-faktor yang bersifat extraneous terhadap penelitian ini
dikeluarkan dari sampel. Adapun kriteria yang digunakan dalam penentuan sampel adalah
sebagai berikut:
a. Perusahaan yang terdaftar di BEI selama periode 2012.
b. Laporan keuangan dinyatakan dalam mata uang rupiah.
c. Laporan keuangan yang dipublikasikan memiliki data yang tersedia lengkap yang
diperlukan dalam penelitian.
d. Perusahaan memiliki kepemilikan manajerial.
e. Perusahaan memiliki nilai ekuitas positif.

3. Validitas Internal
Penelitian ini memiliki validitas internal yang memadai karena dalam penelitian ini peneliti
telah menjelaskan pendahuluan sampai dengan kesimpulan dengan sangat baik dan konsisten
Sehingga peneliti dapat menyimpulkan adanya hubungan kausalitas antara variabel dependen
dengan variabel independen.
Namun, dijelaskan dalam penelitian masih terdapat kekurangan yaitu masih ada
kemungkinan variasi pada variabel dependen disebabkan pula oleh faktor-faktor lain, seperti
dewan komisaris, kepemilikan institusi, intensitas modal, company growth, cash flow,
investment opportunity, tingkat kesulitan keuangan, dan profitabilitas. Selain itu, perlunya
penambahan interval periode penelitian dan penggunaan proksi yang berbeda sehingga hasil
lebih akurat.

4. Validitas External
Penelitian ini memiliki validitas eksternal yang baik karena peneliti mampu melakukan
penelitian di semua sektor yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012.
Sehingga model dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini dapat di generalisasikan dan
dapat digunakan pada semua sektor yang terdapat di BEI.

5. Pengumpulan dan Analisis Data


Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa factbook, laporan tahunan dan laporan
keuangan auditan perusahaan tahun 2012 yang telah dipublikasikan secara lengkap di BEI
dan website www.idx.co.id.
Metode Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas,
multikolinearitas, dan heteroskedastisitas) dan regresi linier berganda serta pengujian
hipotesis (koefisien determinasi, uji F dan uji t) dengan bantuan perangkat lunak IBM
Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 21.0.

6. Uji Statistik
Alat statistik yang digunakan peneliti adalah uji F dan uji t. Uji F digunakan peneliti untuk
menguji hipotesis secara bersama-sama hubungan signifikansi antara variabel bebas dengan
variabel terikat. Sedangkan uji t dilakukan untuk menguji hipotesis secara parsial.

7. Konsistensi antara Masalah Penelitian, Hipotesis, dan Analisis Data


Pada penelitian ini terdapat konsistensi antara masalah penelitian, hipotesis, dan analisis data.
Sehingga dalam hal ini validitas internalnya baik.

8. Konsistensi Hasil Pengujian dengan Simpulan


Hasil pengujian dengan simpulan dalam penelitian ini konsisten. Adapun kesimpulan dalam
penelitian ini adalah:
a) Konvergensi IFRS dan political cost berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
konservatisme akuntansi.
b) Bonus plan dengan proksi kepemilikan manajerial dan debt covenant dengan proksi
leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi.

9. Implikasi Kebijakan
Konvergensi IFRS, bonus plan, deb covenant dan political cost dapat mempengaruhi laporan
keuangan yang disajikan oleh perusahaan. Meskipun begitu, masalah ini tidak memiliki
implikasi langsung terhadap lembaga-lembaga yang memiliki otoritas dalam akuntansi.