Anda di halaman 1dari 7

Nama : Ester Pakpahan

Nim : 4173311040

Kelas : PSPM E 2017

Mata Kuliah : Geometri Euclid dan Non-Euclid

1. Buktikan : Dua segitiga adalah kongruen jika dua sudut dan sisi dihadapan salah satu
sudut dari dua segitiga yang bersesuaian adalah sama.

Diketahui : ∆ABC, ∠ A ≅ ∠ C
Pembuktian : AB ≅ BC
Rencana : ketika dibuat garis bagi ∠B , sisi yang akan dibuktikan kongruen menjadi
sisi-sisi yang bersesuaian pada segitiga-segitiga yang kongruen.

Bukti :

No Pernyataan Alasan
.
1. Buatlah BD membagi dua ∠B Suatu sudut dapat dibagi dua.
2. ∠1≃¿ ¿ ∠2 Membagi dua adalah membagi menjadi
dua bagian yang kongruen.
3. ∠A≃¿ ¿ ∠C Diketahui.
4. BD ≅ BD Sifat refleksi (pencerminan).
5. Δ BDA≃Δ BDC ss. sd. sd ≅ ss. sd. sd
6. AB ≅ BC Bagian-bagian yang bersesuaian pada
segitiga-segitiga yang kongruen adalah
kongruen.
2. Buktikan : Dua segitiga siku – siku adalah kongruen jika sisi miring salah satu segitiga
yang satu sama dengan sisi miring dan salah satu kaki segitiga yang lain.

Pembahasan : B E B(E)

Diketahui : ∆ABC siku – siku di sudut C

∆DEF siku – siku di sudut F

´ = DE
AB ´ = EF
´ , BC ´

∆ABC ≅ ∆DEF A C F D A CF D
´ bertumpang tindih dengan EF
Rencana : geserlah kedua segitiga yang diketahui segitiga BC ´
membentuk segitiga sama kaki. Segitiga – segitiga yang diketahui tersebut akan dibuktikan
kongruen dengan teorema 1.

Bukti :

Pernyataan Alasan
1. BC ≡ EF
´ ´ Diketahui
2. Geserlah segitiga ABC dan DEF Bentuk geometrik dapat dipindahkan tanpa
sehingga BC ´ bertumpang tindih mengubah ukuran atau bentuknya. Garis –
dengan EF , dan A dan D berada
´ garis yang sama dapat dibuat saling
´
pada sisi di hadapan BC bertumpang tindih.
3. ∠C dan ∠F adalah sudut siku - Diketahui
siku
4. ∠ACD adalah sudut lurus Keseluruhan sama dengan jumlah bagian –
bagiannya
´ adalah ruas garis lurus
5. AD Sisi sisi sudut terletak pada suatu garis

3. M

4. Pada ∆ ABC misalkan AB≠ BC, dan misalkan E menjadi titik potong garis bagi ∠ B dan
garis bagi tegak lurus AC. Buktikan bahwa A , B , C , dan E terletak pada lingkaran.

Pembuktian :

E
Berdasarkan teorema 1 :

Dimisalkan AB adalah tali busu sebuah lingkaran yang ber pusat di titik o. Yang mana AB buka
diameter dan C adalah sebarang titik pada lingkaran yang berbeda dari A dan B.

O
A

Sehingga :

 Garis AC dan BC tidak memotong jari-jari OB dan OA


 Pada ∆ AOB , ∆ AOC , ∆ BOC diperoleh :
- ∠ AOB=180 °−(∠ OAB+∠OBA )
- ∠ AOC=180 °−(∠ OAC +∠OCA )
- ∠ BOC=180 °−(∠ OBC +∠OCB)

Maka dari pernyataan tersebut, diperoleh bahwa:

∠ OAC=∠ OCA
∠ OBC=∠ OCB

Maka :

∠ AOB=2 ( ∠OCA +∠ OCB )=2 ∠ A ∠ B

3. Buktikan : Garis yang menghubungkan titik tengah sisi atas dan titik tengah sisi alas
segiempat Saccheri adalah tegak lurus pada sisi atas dan sisi alasnya. Simpulkan bahwa sisi atas
dan sisi alas segiempat Saccheri adalah sejajar.

Pembuktian :
D
C
1

2
3
A B

Segiempat ABCD persegi panjang Saccheri

Dimana DA ⊥ AB ,CB ⊥ AB , DAN AD ⊥ AB

Akan ditunjukkan AB≤ CD

∠1≅∠2

Lukis BD m∠1< m∠ 2

m∠1< m∠ 2

Kasus 1

∠ 1 ≅ ∠2⇒ <∆ ADB ≅ ∆ CBD dan AB ≅ CD ∋ AB=CD

Kasus 2

m∠1< m∠2 berdasarkan Hinge Theorem ⇒ AB<CD

Kasus 3

m∠1< m∠2 sedangkan m ∠ 2+ m∠=90 maka berakibat

m∠1+ m∠3 m+ m∠ DAB>180


Hal ini berlawanan dengan teorema Sacherri-Ledendre.

Dengan kata lain, kasus 3 tidak memenuhi. Sehingga haruslah m∠1 ≤ m∠ 2 .

Maka terbukti.

6) Buktikan sumbu sisi alas segiempat saccheri juga merupakan sumbu sisi atasnya.

Pembuktian :

F
D C

A B
E

Karena ∠ AEF + ∠ BEF = 180° (berpelurus) dan ∠ AEF ≅ ∠ BEF maka ∠ AEF +

∠ BEF = 90° jadi, EF ¿ AB (EF adalah garis yang menghubungkan titik – titik tengah dari

sisi atas dan sisi alas segiempat Saccheri.


Diketahui bahwa garis yang menghubungan titik – titik tengah dari sisi atas dan sisi alas
segiempat Saccheri adalah tegak lurus terhadap keduanya. Menurut teorema akibat menyatakan
bahwa dua garis yang tegak lurus pada satu garis yang sama adalah sejajar. Maka terbukti sisi
atsa dan sisi alas segiempat saccheri.

7. Buktikan : Dua garis memiliki satu garis tegak lurus persekutuan jika dan hanya jika pada
salah satu garis tersebut terdapat dua titik yang jaraknya sama ke garis yang lain.
Penyelesaian:
Postulat titik garis : Dua Untuk menjamin bahwa
titik dimuat pada satu dan garis lurus dikehendaki
hanya satu garis ada satu dan hanya satu
garis membuat titik juga
. .
A B

dua titik menentukan (Benar)


satu garis.

. .
(Salah)
Postulat 18 : Melalui Hanya ⃗ PC ⏊ AB ´ pada
sembarang titik pada titik P yang terletak pada
suatu garis, satu dan AB´
C
hanya satu garis tegak
lurus dapat dibuat pada
garis tersebut.
A P B

Definisi 1.25 Jarak titik AB = jarak A ke g


B
ke garis adalah panjang
segmen yang membentuk .
tegak lurus dari titik itu
ke garis.
g
A

Sehingga dapat diketahui dari postulat diatas bahwa pada salah satu garis terdapat dua titik yang
jaraknya sama ke garis yang lain dan terbukti bahwa dua garis memiliki satu garis yang tegak
lurus persekutuan. Seperti pada gambar dibawah titik A tegak lurus terhadap garis yang lain.

. .
A B

8. Pada segiempat ABCD diketahui ∠ B=∠C=90 o buktikan bahwa AB > CD jika hanya jika
∠ D>∠ A .
Penyelesaian :
Dapat gambarkan seperti berikut :

D
E

B C

Bukti:

9. Titik E pada AB sedemikian hingga BE = CD,maka EBCD segiempat Saccheri (definisi).


Berarti ∠ E2 = ∠ D 2 = < = 90° .
Pada ∆ ADE, ∠ A<∠ E2 (teorema sudut luar) maka ¿ ∠ D ¿sifat transitif).
Alternatif yang mungkin :
10. ∠D < ∠ A → i) AB < DC

ii) AB = DC

iii) AB > DC

Untuk i) AB < DC → ∠ D< ∠A (bukti A ) kon indikasi dengan ∠ D > ∠A.

ii) AB = DC maka ∠D = ∠A ( jika ∠D > ∠A maka AB < DC ).

Dari hasil 1 dan 2 maka dapat disimpulkan bahwa terbukti AB > DC ⇔ ∠D > ∠A.

Anda mungkin juga menyukai