Anda di halaman 1dari 5

Nama : Garnis Sekar Arum

No NIM : 01.18.024
MatKul : Fitokimia

Soal Bab 1

1. Jelaskan definisi fitokimia !


2. Seberapa pentingnya fitokimia dipelajari untuk kehidupan sehari ?
3. Jelaskan perbedaan cara hewan dan tumbuhan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya !

Jawaban Bab 1

1. Fitokimia adalah ilmu yang mempelajari berbagai senyawa organik yang dibentuk dan disimpan oleh
tumbuhan, yaitu tentang struktur kimia, biosintetis, perubahan dan metabolisme, serta penyebaran
secara alami dan fungsi biologis dari senyawa organik. Fitokimia atau kadang disebut fitonutrien,
dalam arti luas adalah segala jenis zat kimia atau nutrien yang diturunkan dari sumber tumbuhan,
termasuk sayuran dan buah- buahan .

2. Meningkatkan metabolisme hormone, meningkatkan pencernaan dan pengikatan zat karisinogen


dalam liang usus, anti bakteri, anti virus dan anti oksidan, mengatur gula darah serta anti
kanker.Fitokimia merupakan senyawa bioaktif yang ada pada tumbuhan yang fungsinya untuk
memberikan kesehatan pada tubuh manusia, mempunyai peranan yang sangat penting dalam
penelitian obat yang dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan.

3. Perbedaan dari Hewan dan Tumbuhan


Perbedaan Cara Gerak
Walaupun kedua makhluk hidup ini sama-sama bergerak. Akan tetapi, cara mereka bergerak sangat
berbeda. Pada hewan pergerakan dapat melibatkan setiap bagian tubuhnya. Hewan juga bisa
melakukan perpindahan ketika bergerak. Pergerakan tumbuhan tidak melibatkan adanya perpindahan
tempat. Sebagai contoh, pergerakan batang dan daun tumbuhan untuk mendapat sinar matahari.
Cara Berkembang Biak
Cara kedua hewan ini melakukan perkembangbiakan juga berbeda. Pada hewan mereka berkembang
biak dengan bertelur, melahirkan, dan lainnya, Sedangkan tumbuhan berkembang biak dalam bentuk
tunas, biji, stek, dan lainnya
Soal Bab 2

1. Jelaskan perbedaan antara metabolit primer dengan metabolit sekunder !


2. Berikan contoh senyawa metabolit sekunder dari jalur biosintesis asam asetat dan asam sikimat ?
3. Jelaskan comtoh – contoh fungsi senyawa metabolit sekunder bagi tumbuhan dan manusi ?

Jawab Bab 2
1.

NO PRIMER SELULER
Produk akhir dari metabolisme primer
1 Pertumbuhan Normal dan fungsi seluler
yang tidak diperlukan
Ekstraksi metabolisme primer relatif
2 Ekstraksi metabolisme seluler sulit
mudah
Terjadinya metaboisme primer sama Metabolisme seluler bervariasi dari
3
dengan semua spesies mikroba spesies ke spesies
2. Berikan contoh senyawa metabolisme sekunder dan jalur biosintesis asam asefat dan asam sikimat ?
Asam asetat : Senyawa fenolik, prostaglandin, antibioik makrolida, asam lemak dan turunan pada
antarmuka metabolisme primer/sekunder.
Asam sikimat : Degradasi glukosa, senyawa fenolik, turunan asam sinamat, lihnan dan alkaloid.

3. - Senyawa alkaloid, polifenol, flavanoid, dan terpenoid digunakan manusia untuk tujuan pengobatan
dan nutrisi
- Sebagai agen pewarna untuk menarik atau memberi peringatan pada spesies lain
- Fitoalexan (sebagai bahan racun) yang memberikan pertahanan melawan predator
- Merangsang sekresi senyawa – senyawa lainnya seperti alkaloid, terpenoid, senyawa fenolik,
glikosida, gula dan asam amino
- Hormon
- Metabolit sekunder membantu mengatasi stress abiotik seperti peningkatan radiasi UV
- Alkaloid (Nikotin,Kokain,Teobromin) mempengaruhi neurotransmisi dan menghambat kerja enzim
- Fenolik (asam fenolat) timbulnya warna coklat pada buah dan wine
Soal Bab 3

1. Jelaskan prinsip kerja teknik – teknik ekraksi konvesional (maserasi,perkolasi,ekstraksi soxhlet) serta
kelebihan dan kelemahannya !
2. Jelaskan prinsip kerja teknik – teknik ektraksi modern (MAE,AAE,SFE) serta kelebihan dan
kelemahannya !
3. Jelaskan kegunaan spektroskopi massa dan NMR dalam identifikasi struktur senyawa metabolit
sekunder !

Jawaba Bab 3

1. A.Maserasi
Dalam maserasi, bubuk kasar sampel tumbuhan disimpan dan dibiarkan
mengalami kontak denganpelarut dalam wadah tertutup untuk jangka
waktu tertentu yang disertai dengan pengadukan hingga komponen sampel
tumbuhan ada yang larut. Metode ini paling cocok untuk digunakan dalam
kasus senyawa kimia tumbuhanyang tidak tahan panas (termolabil).

- Kelebihan dari ekstraksi dengan metode maserasi adalah:


1. Unit alat yang dipakai sederhana, hanya dibutuhkan bejana perendam
2. Biaya operasionalnya relatif rendah 3. Prosesnya relatif hemat penyari dan tanpa pemanasan

- Kelemahan dari ekstraksi dengan metode maserasi adalah:


1. Proses penyariannya tidak sempurna, karena zat aktif hanya mampu terekstraksi sebesar 50% saja
2. Prosesnya lama, butuh waktu beberapa hari

B. Prkolasi
Serbuk simplisia ditempatkan dalam suatu bejana silinder, yang bagian bawahnya diberi sekat berpori.
Cairan penyari dialirkan dari atas ke bawah melalui serbuk tersebut, cairan penyari akan melarutkan
zat aktif sel-sel yang dilalui sampai mencapai keadaan jenuh. Gerak ke bawah disebabkan oleh
kekuatan gaya beratnya sendiri dan cairan diatasnya, dikurangi dengan daya kapiler yang cenderung
untuk menahan.
Perkolasi dilakukan dengan cara dibasahkan 10 bagian simplisia dengan derajat halus yang cocok,
menggunakan 2,5 bagian sampai 5 bagian cairan penyari sampai 5 bagian cairan penyari dimasukkan
dalam bejana tertutup sekurang-kurangnya 3 jam. Massa dipindahkan sedikit demi sedikit ke dalam
perkolator, ditambahkan cairan penyari. Perkolator ditutup dibiarkan selama 24 jam, kemudian kran
dibuka dengan kecepatan 1 ml permenit, sehingga simplisia tetap terendam. Filtrat dipindahkan ke
dalam bejana, ditutup dan dibiarkan selama 2 hari pada tempat terlindung dari cahaya.

Kelebihan dari metode perkolasi adalah :


· Tidak terjadi kejenuhan
· Pengaliran meningkatkan difusi (dengan dialiri cairan penyari sehingga zat seperti terdorong
untuk keluar dari sel)
Kekurangan dari metode perkolasi adalah :
· Cairan penyari lebih banyak
· Resiko cemaran mikroba untuk penyari air karena dilakukan secara terbuka
C. Ekstraksi soxhlet
Ekstraksi soxhlet hanya diperlukan apabila senyawa yang diinginkan
memiliki kelarutan terbatas dalam pelarut, dan pengotor tidak larut dalam
pelarut itu. Jika senyawa yang diinginkan memiliki kelarutan yang tinggi
dalam suatu pelarut maka suatu penyaringan sederhana dapat digunakan
untuk memisahkan senyawa dari zat yang tidak larut. Keuntungan dari sistem
ini adalah proses ekstraksi cukup dilakukan dalam satu wadah dimana secara
kontinyu pelarut yang terkondensasi akan menetes dan merendam.
Keuntungan dan Kerugian Ekstraksi Soxhlet
Keuntungan ekstraksi Soxhlet konvensional meliputi
(1) perpindahan keseimbangan transfer dengan berulang kali membawa pelarut segar kontak langsung
dengan matriks padat
(2) mempertahankan suhu ekstraksi yang relatif tinggi dengan panas dari termos distilasi
(3) tidak ada persyaratan filtrasi setelah pelepasan. Juga, metode Soxhlet sangat sederhana dan murah

Kelemahan utama dari ekstraksi Soxhlet konvensional meliputi


(1) waktu ekstraksi yang panjang
(2) menggunakan pelarut dalam jumlah banyak
(3) agitasi tidak dapat disediakan dalam perangkat Soxhlet untuk mempercepat proses
(4) besar jumlah pelarut yang digunakan membutuhkan prosedur penguapan/konsentrasi
(5) kemungkinan dekomposisi termal senyawa target tidak dapat diabaikan sebagai ekstraksi biasanya
terjadi pada titik didih pelarut untuk waktu yang lama. Ekstraksi yang memakan waktu lama dan
penggunaan pelarut dalam jumlah besar merupakan kelemahan metode ekstraksi Soxhlet
konvensional

2. a) Supercritical Fluid Extraction (SFE) Pemisahan dengan menggunakan cairan superkritis sebagai
pelarut didalam bejana dalam kondisi yang terkendali seperti suhu dan tekanan.
Keuntungan : - Ektraksi selektif dengan memvariasikan tekanan dan suhu
- Diffusivities jauh lebih cepqt dan ekstraksi terjadi lebih cepat
- Tidak beracun, tidak mudah terbakar
Kekurangan : - Peralatan yang lebih canggih dibandingkan distilasi uap
b) Microwave Assisted Extration (MAE) Energi gelombang mikro membantu pemisahan senyawa
aktif dan sampel tumbuhan kedalam pelarut.
Keuntungan : - Tingkat efisiensi ektraksi peling tinggi
- Waktu ektraksi relatif cepat
- Kebutuhan pelarut minimal
- Yield ektraksi meningkat
- Lebih akurat dan presisi
Kerugian : - Harganya mahal
- Membutuhkan proses clining
c) Acelerated Assisted Extration (AAE) Pelarut digunakan pada suhu tinggi dan tekanan untuk
menjaga pelarut dalam bentuk cair selama proses ektraksi
Keuntungan : - Pelarut dapat dengan mudah menembus pori – pori matriks
- Waktu singkat
- Jumlah pelaut sedikit untuk ektraksi
- Memberikan pemulihan anasik yang lebih baik
Kerugian : - Harganya mahal
3. Untuk mengkarakterisasi struktur molekul bioaktif molekul dapat
dihidrolisis dan turunannya dicirikan.
Spektrometri massa memberikan informasi yang melimpah untuk
elusidasi struktural senyawa ketika tandem mass spectrometry (MS) diterapkan
Senyawa kimia yang cepat dan akurat dalam ramuan obat.
NMR digunakan untuk menentukan struktur dari komponen semua senyawa organik, ditempatkan
dalam medan magnet,

Anda mungkin juga menyukai