Anda di halaman 1dari 3

Nama = SUSILOWATI

NIM = 20101440118075

1. Jelaskan sistem peredaran darah pada janin dan bayi setelah tali
pusat dipotong!
Tali pusat berisi satu vena dan dua arteri. Vena ini menyalurkan
oksigen dan makanan dari plasenta ke janin. Sebaliknya, kedua arteri
menjadi pembuluh balik yang menyalurkan darah ke arah plasenta untuk
dibersihkan dari sisa metabolisme.
Setelah melewati dinding abdomen, pembuluh vena umbilikalis
mengarah ke atas menuju hati, membagi menjadi 2, yaitu sinus porta ke
kanan, yang memasok darah ke hati, duktus venosus yang berdiameter
lebih besar dan akan bergabung dengan vena kava inferior masuk ke
atrium kanan. Darah yang masuk ke jantung kanan ini mempunyai kadar
oksigen yang sama seperti arteri, meski bercampur sedikit dengan darah
dari vena kava.
Darah ini akan langsung mengalir melalui foramen ovale pada
septum, masuk ke atrium kiri dan selanjutnya melalui ventrikel kiri akan
menuju aorta dan seluruh tubuh. Adanya krista dividens sebagai pembatas
pada vena kava memungkinkan sebagian besar darah bersih dari duktus
venosus langsung akan mengalir ke arah foramen ovale. Sebaliknya,
sebagian kecil akan mengalir ke arah ventrikel kanan.
Darah dari ventrikel kanan akan mengalir ke arah paru, tetapi
sebagian besar dari jantung kanan melalui arteri pulmonalis akan dialirkan
ke aorta melalui suatu pembuluh duktus arteriosus karena paru belum
berkembang. Darah tersebut akan bergabung di aorta desending,
bercampur dengan darah bersih yang akan dialirkan ke seluruh tubuh.
Darah balik akan melalui arteri hipogastrika, keluar melalui dinding
abdomen sebagai arteri umbilikalis.
Setelah bayi lahir, semua pembuluh umbilikalis, duktus venosus,
dan duktus arteriosus akan mengerut. Pada saat lahir, akan terjadi
perubahan sirkulasi, dimana terjadi pengembangan paru dan penyempitan
tali pusat. Akibat peningkatan tekanan oksigen pada sirkulasi paru dan
vena pulmonalis, duktus arteriosus akan menutup dalam 3 hari dan total
pada minggu kedua. (Wiknjosastro, 2009).

Wiknjosastro, Hanifa. 2009. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina


Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Diakses dari
http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/21472/Chapter
%20II.pdf?sequence=4&isAllowed=y

2. Jelaskan cara bayi kehilangan panas!

Karakteristik BBL yang dapat menyebabkan hilangnya panas antara lain


kulit tipis, pembuluh darah yang dekat dengan permukaan, sedikit lemak
subkutan. Untuk menjaga panas, bayi cukup bulan yang sehat akan
mempertahankan posisi fleksi.

BBL dapat mengalami kehilangan panas melalui cara:

1) Penguapan/evaporasi: terjadi ketika permukaan yang basah terkena


udara (selama mandi, Insensible Water Loose (IWL) artinya
kehilangan panas tanpa disadari, linen atau pakaian basah).
2) Konduksi: terjadi ketika bayi bersentuhan langsung dengan benda–
benda padat yang lebih dingin dari kulit mereka (timbangan berat
badan, tangan dingin, stetoskop).
3) Konveksi: terjadi ketika panas dipindahkan ke udara sekitar bayi
(pintu/ jendela terbuka, AC)
4) Radiasi: transfer panas ke benda dingin yang tidak bersentuhan
langsung dengan bayi (bayi di dekat panas permukaan yang dingin
hilang ke luar dinding dan jendela).
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam reflex pada pada bayi baru
lahir!

Reflek primitif BBL meliputi: rooting/sucking, moro, startle, tonic neck,


stepping, and palmar/plantar grasp.

Pemeriksaan refleks Cara mengkaji


Babinski Sentuh/ tekan permukaan lateral
Muncul sejak lahir, menghilang pada telapak kaki, maka jari BBL akan
usia 1 tahun hiperekstensi dan meregang
Stepping/ melangkah Pegang BBL dengan posisi berdiri
Muncul sejak lahir, menghilang pada dengan kaki BBL menyentuh
usia 3 – 4 minggu permukaan alas yang datar. Maka BBL
akan melangkah
Tonic Neck Ketika posisi BBL terlentang, kepala
Muncul antara lahir dan 6 minggu; menoleh ke samping sehingga dagu
menghilang dengan 4 sampai 6 bulan berada di atas bahu
Rooting Sentuh ujung bibir BBL dengan jari,
muncul saat lahir; menghilang maka mulut BBL akan menoleh ke arah
antara 3 dan 6 bulan jari pemeriksa
Mengisap/ sucking Masukkan putting ibu atau jari atau dot,
muncul saat lahir; menghilang pada maka BBL akan mengisap benda yang
10-12 bulan dimasukkan tersebut
Palmar grasp (tangan menggenggam) Letakkan jari pemeriksa di telapak
Muncul sejak lahir, menghilang pada tangan BBL, maka BBL akan
usia 3 – 4 bulan menggenggam jari pemeriksa
Plantar grasp (kaki menggenggam) Letakkan jari pemeriksa di telapak kaki
Muncul sejak lahir, menghilang pada BBL, maka BBL akan menggenggam
usia 3 – 4 bulan jari pemeriksa