Anda di halaman 1dari 10

STEP 1:

1. 1.TFR :jumlah kelahiran hidup laki2 perempuan tiap 1000 penduduk sampai akhir masa
reproduksi. Termasuk pengukuran fertilitas yg kumulatif
2. RPJN
3. DEMOGRAFI
4. Fertilitas : hasil reproduksi yg nyata dari seorang perempuan/sekelompok perempuan yg
docerminkan oleh banyaknya kelahiran/ anak yg dilahirkan

STEP 2

1. Apa saja ruang lingkup dari demografi?


2. Apa tujuan demografi?

3. Apa saja ukuran fertilitas?


4. Apa hubungan demografi dgn fertilitas?
5. Apa saja indikator fertilitas?
6. Apa dampak dari total fertilitas stagnan?
7. Apa yg mempengaruhi tinggi rendahnya TFR?
8. Bagaimana cara menangani kenaikan fertilitas?
9. Bagaimana cara menangani penurunan fertilitas?
10. Bagaimana strategi menangani TFR stagnansi?
11. Apa perbedaan pertumbuhan penduduk dan ledakan penduduk?
12. Apa tujuan KB?
13. Apa saja faktor2 yg mempengaruhi pemilihan kontrasepsi?
14. Apa beda antara kontrasepsi hormonal kombinasi dg progesteron saja?
15. Apa saja obat yg mempengaruhi kerja kontrasepsi?.

STEP 3 :

1. Apa saja ruang lingkup dari demografi?

2. Apa tujuan demografi?


Tujuan dan Manfaat Demografi
Ilmu demografi digunakan oleh para ahli umumnya terdiri dari empat tujuan
pokok, yaitu:
1. Mempelajari kuantitas dan distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu.
2. Menjelaskan pertumbuhan penduduk masa lampau, penurunannya dan
persebarannya dengan sebaik-baiknya dan dengan data yang tersedia.
3. Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk
dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial.
4. Mencoba meramalkan pertumbuhan pendukuduk di masa yang akan datang
dan kemungkinan-kemungkinan konsekuensinya.
Pada akhirnya, keempat tujuan pokok tersebut akan bermanfaat untuk:
1. Perencanaan pembangunan yang berhubungan dengan pendidikan,
perpajakan, kemiliteran, kesejahteraan sosial, perumahan, pertanian dan lain-
lain yang dilakukan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran jika 
mempertimbangkan komposisi penduduk yang ada sekarang dan yang akan
datang.
2. Evaluasi kinerja pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dengan
melihat perubahan komposisi penduduk yang ada sekarang dan yang lalu
beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
3. Melihat peningkatan standar kehidupan melalui tingkat harapan hidup rata-
rata penduduk, sebab tidak ada ukuran yang lebih baik kecuali lamanya
hidup sesorang di negara yang bersangkutan
4. Melihat seberapa cepat perkembangan perekonomian yang dilihat dari
ketersediaan lapangan pekerjaan, persentase penduduk yang ada di sektor
pertanian, industri dan jasa.
Sumber data
 Registrasi penduduk
Cara pengumpulannya prospektif, yaitu penatatan yang kontinyu terhadap tiap2 kematian.
 Penelitian(survey)
Biasanya dijadikan satu dengan penelitian kelahiran yang disebut dengan penelitian
statistic viral.
 Perkiraan(estimasi)
Informasi dari sensus kemudian dibuat perkiraan mengenai tingkat kematian bayi, dan
tingkat kematian anak.
Sumber: Mantra, Ida Bagoes.2003. Demografi Umum. Pustaka Pelajar Offset,
Yogyakarta.

3. Apa saja ukuran fertilitas?


4. Apa saja indikator fertilitas?
5. Apa hubungan demografi dgn fertilitas?
Demografi mempelajari kependududkan. Fertilitas kemampuan perempuan utk melahirkan.
Fertilitas tinggi laju kependudukan tinggi. Tidak dapat dikendalikan  ledakan penduduk 
perekonomian negara tdk seimbang dgn jumlah penduduk  bencana nasional ( kelaparan,
kemiskinan).
Faktor yg berpengaruh :
- Faktor demografi : status perkawinan, umur, usia saat kawin pertama
- Non demografi : keadaan sosial ekonomi, pendidikan, urbanisasi, industri.

6. Apa dampak dari total fertilitas stagnan?


Berdampak pada piramida kependudukan. Negara berkembang tidak bisa mengatasi fertilitas
tinggi lama kelamaan piramida stasioner tapi tinggi.
2 -3 anak dikatakan rendah atau tinggi tergantung jumlah penduduk. Target TFR bergantung
pemerintah.
Thomas Albert M : pertumbuhan penduduk dalam teori ini disamakan dgn tumbuhan dan
hewan. Semakin cepat laju peertumbuhan penduduk maka akan menyebabkan masalah pada
suatu komunitas karena manusi hidup membutuhkan makanan. Laju pertumbuhan makanan
lebih lambat dari laju pertumbuhan penduduk. Suatu saat manusia akan kekurangan makanan.
Dampak global : lapangan kerja, pendidikan

7. Apa yg mempengaruhi tinggi rendahnya TFR?


8. Bagaimana cara menangani kenaikan fertilitas?
- Penggalakan program KB : strategi dasar (mengadakan kembali KB di daerah2 dgn cara
penyuluhan). Strategi operasional(dipantau, dievaluasi program KB, meningkatkan kualitas
dari progam KB)
- Pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan : banyak sarjana menganggur sehingga
seorang yg berpendidikan tdk menuntut ilmu yg dituntutnya
- Pemberdayaan perempuan
- Mortalitas > fertilitas tapi harus diimbangi dengan migrasi masuk. Disebut angka populasi
nol
- Meningkatkan produksi dan pencarian sumber makanan

9. Bagaimana cara menangani penurunan fertilitas?


10. Bagaimana strategi menangani TFR stagnansi?
11. Apa tujuan KB?

1.

Tujuan Program KB

 Tujuan umum adalah membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekutan sosial ekonomi
suatu keluarga dengan cara pengaturan kelahiran anak, agar diperoleh suatu keluarga
bahagia dan sejahtera yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
 Tujuan lain meliputi pengaturan kelahiran, pendewasaan usia perkawinan, peningkatan
ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
 Kesimpulan dari tujuan program KB adalah: Memperbaiki kesehatan dan kesejahteraan ibu,
anak, keluarga dan bangsa; Mengurangi angka kelahiran untuk menaikkan taraf hidup
rakyat dan bangsa; Memenuhi permintaan masyarakat akan pelayanan KB dan KR yang
berkualitas, termasuk upaya-upaya menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan anak serta
penanggulangan masalah kesehatan reproduksi.

Tujuan KB berdasar RENSTRA 2005-2009 meliputi:

1. Keluarga dengan anak ideal


2. Keluarga sehat
3. Keluarga berpendidikan
4. Keluarga sejahtera
5. Keluarga berketahanan
6. Keluarga yang terpenuhi hak-hak reproduksinya
7. Penduduk tumbuh seimbang (PTS)

12. APA SAJA OBAT OBAT KONTRASEPSI ?

2.

N Jenis Kerugian Keuntungan Cara Kontra indikasi Indikasi Efek samping


o Kontrasep Pemakaian
si /
jangka
waktu
Hormonal
Pil KB Tidak cocok -mudah Diminum - Menyusui -masih ingin enek/mual, bera
diberikan pada penggunaannya pada hari (khusus pil punya anak badan bertamba
pasien yang dan mudah ke 1 atau kombinasi) -punya sakit kepala
pelupa didapat ke 5 haid - Pernah sakit jadwal harian (berkunang-
-mengurangi jantung yang rutin kunang)
kehilangan darah - perubahan warn
(akibat haid) dan Tumor/keganasa kulit dan efek
nyeri n samping ini dap
haid - Kelainan timbul
- mengurangi jantung, varices, berbulan-bulan
resiko terjadinya dan darah tinggi
KET (kehamilan - Perdarahan
ektopik pervaginam
terganggu) dan yang belum
Kista Ovarium - diketahui
mengurangi sebabnya
resiko terjadinya
kanker ovarium
dan rahim
Suntik - -Mengurangi -Setelah Hamil atau -Calon mual, berat bada
kunjungan melahirka disangka hamil akseptor yang bertambah, saki
- Merupakan n:6 - Perdarahan tinggal di kepala,
metode yang telah minggu pervaginam daerah pusing-pusing d
dikenal oleh pasca salin yang tidak terpencil kadang-kadang
masyarakat - Setelah diketahui Lebih suka gejala tersebut
- Dapat dipakai keguguran sebabnya disuntik hilang
dalam waktu yang : segera - daripada setelah beberapa
lama setelah Tumor/keganasa makan pil bulan
- Tidak dilakukan n25 -
mempengaruhi kuretase - Penyakit Menginginka
produksi air susu atau 30 jantung, hati, n metode
ibu hari darah tinggi, yang efektif
setelah kencing manis, dan bisa
keguguran penyakit paru dikembalikan
(asal ibu berat, varices. lagi
belum - Mungkin
hamil lagi) tidak ingin
- Dalam punya anak
masa lagi
haid : Hari - Tidak
pertama khawatir
sampai kalau tidak
hari ke-5 mendapat
masa haid haid
Implan Pada -Sekali pasang Dipasang - Hamil atau -Ingin saat pemasangan
kebanya untuk 5 tahun pada masa disangka hamil metode yang akan terasa nyer
kan - Tidak menstruasi - Perdarahan praktis Selain itu
klien mempengaruhi hari ke 1 pervaginam -Mungkin ditemukan haid
dapat produksi ASI atau ke 7 yang tidak tidak ingin yang tidak teratu
menyeba ƒ -Tidak Penggunaa diketahui punya anak sakit kepala,
bkan mempengaruhi n :3-5 sebabnya lagi kadang-kadang
perubah tekanan darah tahun - - Tinggal di terjadi spotting
an pola - Baik untuk Tumor/keganasa daerah atau anemia
haid wanita yang tidak Periksa n terpencil
berupa ingin punya anak lagi - Penyakit -Tak
perdarah lagi, setelah 3hr jantung, darah khawatir jika
an tetapi belum tinggi, kencing tak dapat
bercak mantap untuk manis. haid
(spotting ditubektomi.
),
hiperme
norea,
atau
meningk
atkan
jumlah
darah
haid,
serta
amenore
a.

IUD/AKD ƒ- Tidak Digunakan - Hamil atau - Perdarahan dan


R terganggu faktor menjelang diduga hamil Menginginka kram selama
lupa hari - Infeksi leher n kontrasepsi minggu-minggu
ƒ -Metode terakhir rahim atau dengan pertama
jangka-panjang selesai rongga panggul, tingkat setelah
(perlindungan menstruasi termasuk efektifitas pemasangan.
sampai 10 tahun penderita yang tinggi, keputihan, rasa
dengan Periksa penyakit dan jangka tidak nyaman sa
menggunakan lagi : kelamin panjang bersenggama
Tembaga T 2minggu, - Pernah - Tidak ingin setelah
380A) 3bln, 6 bln menderita punya anak pemakaian, dan
19 .. radang rongga lagi atau risiko infeksi
ƒ -Mengurangi panggul ingin rahim
kunjungan ke - Penderita menjarangka
klinik perdarahan n
ƒ -Lebih murah pervaginam anak
dari pil dalam yang abnormal 14
jangka panjang - Riwayat -
kehamilan Memberikan
ektopik ASI
- Penderita - Berada
kanker alat dalam masa
kelamin. postpartum
dan tidak
memberikan
ASI
- Berada
dalam masa
pasca aborsi
- Mempunyai
resiko rendah
terhadap
PMS
- Tidak dapat
mengingat
untuk minum
sebutir pil
setiap
hari
-Lebih
menyukai
untuk tidak
menggunaka
n metode
hormonal
atau yang
memang
tidak boleh
menggunaka
nnya

MOP a. Permanen, a. Sangat efektif MOP  Infeksi Sudah yakin bengkak,


(Metode kesuburan b. Tidak dilakukan kulit atu tidak ingin nyeri, dan infeks
Operasi tidak dapat mengganggu dengan jamur di punya anak pada luka opera
Pria) kembali senggama cara daerah lagi Pada vasektomi
normal c. Tidak ada memotong kemaluan Jika hamil infeksi
b. Efek perubahan fungsi vas  Menderit akan dan epididimitis
tertunda seksual deferens a kencing membahayak terjadi pada 1-2%
sampai 3 bulan d. Baik untuk sehingga manis an jiwanya pasien. Pada
atau 20 kali klien yang bila sperma Ingin metode tubektomi
ejakulasi mengalami tidak  Hidrokel yang tidak perdarahan,
c. Nyeri kehamilan akan dapat atau menganggu. infeksi, kerusak
setelah membahyakan mencapai varikokel organ lain dan
prosedur serta j iwanya air mani yang besar komplikasi
komplikasi e. Murah dan air  Hernia karena anastesi
lain akibat mani yang inguinalis dapat terjadi.
pembedahan dikeluarka  Anemia
dan n tidak berat,
anestesi mengandu ganguan
d. Hanya dapat ng sperma. pembekuan
dilakukan oleh syarat darah atau
dokter yang sukarela, sedang
terlatih bahagia, menggunak
e. Tidak dan an
memberi kesehatan. antikoagula
perlindungan Istri nsi
terhadap PMS beresiko
tinggi

MOW Permanen a. Sangat efektif Setiap  Hamil  Usia


(Metode b. Nyeri b. Segera efektif waktu (sudah lebih
Operasi setelah c. Permanen selama terdeteksi dari 26
Wanita) prosedur serta d. Tidak siklus atau tahun
komplikasi mengganggu menstruasi dicurigai)  Sudah
lain akibat senggama apabila  Menderit punya
pembedahan e. Baik untuk diyakini a tekanan anak
dan klien yang bila secara darh tinggi cukup (2
anestesi mengalami rasional
 Kencing anak),
c. Hanya dapat kehamilan akan klien
manis ank
dilakukan oleh membahyakan tersebut
(diabetes) terkecil
dokter yang j iwanya tidak harus
terlatih f. Pembedahan hamil  Penyakit
berusia
d. Tidak sederhana dan jantung
minimal
memberi hanya perlu  Penyakit
Hari ke-6 5 (lima)
perlindungan anestesi lokal paru-paru
hingga ke- tahun
terhadap PMS g. Tidak ada efek
13 dari  Perdarah  Yakin
e. samping jangka
siklus an vaginal telah
Meningkatkan panjang
menstruasi yang belum mempun
resiko h. Tidak ada terjelaskan yai
kehamilan gangguan seksual (hingga keluarga
ektokpik Pascapersa harus yag
linan dievaluasi) sesuai
 Infeksi dengan
Pasca sistemik kehenda
keguguran atau pelvik knya
-      yang akut  Pada
Triwulan (hingga kehamil
pertama: masalah itu annya
dalam disembuhk akan
wakru 7 an atau menimb
hari dikontrol) ulkan
sepanjang  Ibu yang risiko
tidak ada tidak boleh kesehata
bukti menjalani n yang
infeksi pembedaha serius
pelvik) n  Ibu
minilap  Kurang pascaper
atau pati salinan
laparoskop mengenai  Ibu
i) keinginann pasca
-    ya untuk kegugur
Triwulan fertilisasi di an
kedua: masa depan
dalam  Belum
waktu 7 memberika
hari n
sepanjang persetujuan
tidak ada tertulis
bukti
infeksi
pelvik
(minilap
saja)

13. Apa saja faktor2 yg mempengaruhi pemilihan kontrasepsi?

3.

Faktorpasangan – Motivasi dan Rehabilitas:


 Umur
 Gaya hidup
 Frekwensi sanggama
 Jumlah keluarga yang diinginkan.
 Pengalaman dengan kontrasepsi yang lalu
 Sikap kewanitaan
 Sikap kepriaan
Faktor kesehatan – Kontraindikasi absolute atau relative:
 Status kesehatan
 Riwayat haid
 Riwayat keluarga
 Pemeriksaan fisik
 Pemeriksaan panggul

Faktor metode kontrasepsi – Penerimaaan dan pemakaian berkesinambungan


 Efektifitas
 Efek samping minor
 Kerugian
 Komplikasi-komplikasi yang potensial
 Biaya

Dalam memilih suatu metode, wanita harus menimbang berbagai faktor, termasuk status
kesehatan mereka, efek samping potensial suatu metode, konsekuensi terhadap kehamilan
yang tidak diinginkan, besarnya keluarga yang diinginkan, kerjasama pasangan, dan norma
budaya mengenai kemampuan mempunyai anak.
Jakarta, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional,1980. Pedoman Praktis Pelayanan
Kontrasepsi Petugas Paramedis.