Anda di halaman 1dari 2

JURNAL HARIAN

PERTEMUAN
(IV)
IDENTITAS

Nama : HARMENITA TAMPUBOLON


NIM : 4193341028
Kelas : BIOLOGI DIK C
Dosen Pengampu : Dr.Widya Arwita,M.Pd

A.Deskripsi Pembelajaran :
Kesimpulan yang dapat saya ambil dari presentasi CJR kelompok 4 yang berjudul tentang
“Perbandingan Kurikulum 2013 Indonesia dengan Kurikulum Australia dengan Fokus pada Ilmu
Pengetahuan Alam” ialah Kurikulum 2013 lebih mengacu kepada dua kompetensi , dua kompetensi
tersebut ialah Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar .Kompetensi Inti diterapkan untuk setiap kelas
dan setiap mata pelajaran,serta meliputi kompetensi spiritual,sosial,pengetahuan,keterampilan dan
penerapan pengetahuan.Sedangkan pada Kurikulum Austarlia perbedaanya hanya terletak pada
penilaian prestasi pada setiap jenjang kurikulum. Kurikulum 2013 Indonesia dan Kurikulum
Australia juga merupakan kurikulum yang modern namun mempunyai pendekatan yang
berbeda,pada kurikulum 2013 lebih banyak terdapat rincian sedangkan pada kurikulum Australia
tidak mempunyai rincian sebanyak kurikulum 2013.Konten yang terdapat pada K13 ialah setiap
mata pelajaran itu di uraikan sebagai kompetensi-kompetensi yang harus di capai oleh peserta
didik,sedangkan pada Kurikulum Australia konten kurikulum ditulis sebagai penggambaran konten
dan penjelasan saja tidak sebagai kompetensi atau hasil.Sistem pendidikan di Austalia juga ialah
wajib belajar 10 tahun sementara di Indonesia 9 tahun,dan perbedaan yang paling penting pada
kurikulum 2013 ini adalah penggunaan kompetensinya ,khususnya kompetensi Inti.
Kesimpulan yang dapat saya ambil dari presentasi CJR kelompok 7 yang berjudul
tentang”Pendidikan Sains di Indonesia : masa lalu,sekarang dan masa depan”adalah bahwa
pendidikan itu sangat penting bagi setiap orang karena melalui seseorang bisa untuk kwalitas
hidupnya,dan melalui pendidikan juga suatu Negara dapat menjadi Negara yang maju. Adapun
pendidikan pada masa lalu ialah mengacu pada ketegasan karena mereka beranggapan jika mengajar
dengan maka anak didik dapat menerima pelajaran dengan sempurna,sedangkan pada masa kini
pengajaran lebih banyak dilengkapi dengan Teknologi yang nantinya juga akan digunakan sebagai
penggali informasi untuk ke masa depan.Sistem pendidikan di Indonesia mengalami banyak
transformasi mulai dari pra-kolonial dan masa kolonial.Pada masa setelah berakhirnya perang dunia
kedua,beberapa guru dan kepala sekolah yang tersisa mengelola system pendidikan.Dan pada saat ini
pendidika Indonesia lebih focus pada pengembangan kurikulum nasional,meningkatkan persiapan
guru dan inisiatif pengembangan professional.Dan untuk membantu meningkatkan persepsi
mengajar sebagai karir profesioanal,Undang-Undang baru mengharuskan semua guru di semua
tingkatan harus mempunyai gelar akademik dan menyelesaikan program srtifikasi guru.Dan adapun
posisi mengajar PNS,Pemerintah daerah pertama mengidentifikasi jumlah guru yang dibutuhkan
untuk setiap tingkat sekolah,kemudian digunakan untuk menentukan jumlah guru yang dapat di sewa
secara nasional.Sedangkan posisi mengajar non PNS guru dipekerjakan dikedua kontrak jangka
pendek atau di sewa untuk mengajar pada kontrak tahunan.Pemerintah Indonesia juga memiliki dua
mekanisme utama untuk menyediakan buku pelajaran untuk dukungan implementasi kurikulum.Dan
untuk mendukung guru untuk menjadi sukses dalam menerapkan praktek praktek
sasaran,Pemerintah mendorong bersetifikat guru agar berpartisipasi dalam program TPD.Dan untuk
meningkatkan kualitas guru pemerintah menyediakan peraturan guru harus menjalankan semua
program persiapan guru,agar anak didik yang di didik juga akan ter arah.