Anda di halaman 1dari 4

TUGAS TUTORIAL KE-3

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

Nama Mata Kuliah : Sistem Informasi Manajemen


Kode Mata Kuliah : EKMA4434
Jumlah sks : 3 sks
Nama Pengembang : Andy Mulyana, M.M
Status Pengembangan : Baru
Tahun Pengembangan : 2020
Edisi Ke- : 1

No Tugas Tutorial Skor Maksimal Sumber Tugas Tutorial


1 Jelaskan perbedaan 50 Modul 7 KB 1
antara pendekatan
tradisional dan
pendekatan basis
data ! Berikan
contoh dari
pendekatan
tradisional dan
pendekatan dari
basis data !
2 Jelaskan definisi 50 Modul 8 KB 1 dan KB 2
pengendalian
secara umum dan
pengendalian
aplikasi, jelaskan
perbedaannya serta
apakah ada
hubungan antara
pengendalian
secara umum
dengan
pengendalian
aplikasi !

JAWAB
Perbedaan Sistem File Tradisional dengan Sistem File Basis Data dan Keterbatasannya
Sistem File Tradisional
Record-record yang disimpan dalam file dan disimpan dengan cara terpisah. Dimana masing-
masing file diperuntukkan hanya untuk satu program file aplikasi saja. Sistem ini disebut juga
dengan Sistem Pemrosesan File
Keterbatasan Sistem File Tradisional
1. Kerangkapan data(Redundansi data) dan Inkonsistensi data
2. Kesukaran dalam mengakses data
3. Data terisolir
4. Data dependence
5. Keamanan data
Sistem Basis Data
Suatu kumpulan file-file yang mempunyai keterkaitan antara satu file dengan file lainnya.
Keterbatasan Sistem Basis Data
1. Memerlukan tenaga ahli
2. Perangkat lunak mahal
3. Butuh daya listrik yang besar
4. Bila ada akses yang tidak benar, kerusakan dapat terjadi
5. Prosedur backup dan recovery sulit
6. Pemeliharaannya butuh waktu lama karena ukurannya besar.
Perbedaan Sistem File Tradisional dan Sistem Basis Data

File Tradisional Basis Data

Kesukaran mengakses data dan mendapatkan data Mudah mengakses dan mendapatkan data

Redundansi data dan inkonsistensi data


Timbul redundansi data dan inkonsistensi data minim

Mudah dilakukan pengembangan aplikasi


Sulit dilakukan pengembangan aplikasi (kaku) (luwes)

Program oriented Data oriented

JAWABAN NOMER 2
PENGENDALIAN UMUM
Pengendalian umum adalah standar dan panduan yang digunakan oleh karyawan untuk
melakukan fungsinya. Dalam bahasa gampang, pengendalian umum adalah semua bentuk
pengendalian yang tidak terkait langsung dengan aplikasi komputer. Contohnya, memastikan
bahwa ruang kantor terkunci, kemudian penempatan satpam di tugas jaga. Pengendalian
umum dibagi menjadi beberapa pengendalian, yaitu :
1.      Pengendalian organisasi dan otorisasi.
Yang dimaksud dengan organisasi disini adalah secara umum terdapat pemisahan tugas dan
jabatan antara pengguna sistem (operasi) dan administrator sistem (operasi). Disini juga dapat
dilihat bahwa pengguna hanya dapat mengakses sistem apabila memang telah diotorisasi oleh
administrator.
2.      Pengendalian operasi.
Operasi sistem informasi dalam perusahaan juga perlu pengendalian untuk memastikan
sistem informasi tersebut dapat beroperasi dengan baik selayaknya sesuai yang diharapkan.
3.      Pengendalian perubahan.
Perubahan-perubahan yang dilakukan terhadap sistem informasi juga harus
dikendalikan. Termasuk pengendalian versi dari sistem informasi tersebut, catatan perubahan
versi,serta manajemen perubahan atas diimplementasikannya sebuah sistem informasi.
4.      Pengendalian akses fisikal dan logikal.
Pengendalian akses fisikal berkaitan dengan akses secara fisik terhadap fasilitas-fasilitas
sistem informasi suatu perusahaan, sedangkan akses logikal berkaitan dengan pengelolaan
akses terhadap sistem operasi sistem tersebut (misal: windows).
Ø  PENGENDALIAN APLIKASI
Pengendalian aplikasi (application controls) adalah sistem pengendalian intern komputer
yang berkaitan dengan pekerjaan atau kegiatan tertentu yang telah ditentukan (setiap aplikasi
berbeda karateristik dan kebutuhan pengendaliannya). Misalnya komputerisasi kepegawaian
tentu berbeda resiko dan kebutuhan pengendaliannya dengan sistem komputerisasi penjualan,
apalagi bila sistem penjualan tersebut didesain web-based atau E-Commerce.’
Pengendalian aplikasi ini merupakan lingkup dari pengendalian umum, sehingga apabila
terjadi kelemahan dalam pengendalian umum maka dapat berdampak terhadap berbagai jenis
aplikasi yang telah dirancang dalam sebuah perusahaan. Pengendalian aplikasi dirancang
khusus untuk memenuhi persyaratan pengendalian yang harus diterapkan pada aplikasi
tertentu sehingga data hasil pemrosesan aplikasi tersebut mampu diyakini keandalannya.
Pengendalian Aplikasi Terdiri Dari :
1.      Pengendalian masukan atau input controls
2.      Pengendalian proses pengolahan data atau process controls
3.      Pengendalian keluaran atau output controls
Tujuan pengendalian aplikasi menurut Anies S.M. Basalamah (2011, 197) adalah untuk
memperoleh keyakinan bahwa:
1.      Setiap transaksi telah diproses dengan lengkap dan hanya diproses satu kali;
2.      Setiap data transaksi berisi informasi yang lengkap dan akurat;
3.      Setiap pemrosesan transaksi dilakukan dengan benar dan tepat;
4.      Hasil-hasil pemrosesan digunakan sesuai dengan maksudnya; dan
5.      Aplikasi-aplikasi yang ada dapat berfungsi secara berkesinambungan.
Ø  PERBEDAAN PENGENDALIAN UMUM DAN PENGENDALIAN APLIKASI
Perbedaan utama antara pengendalian umum dan pengendalian aplikasi adalah bahwa sifat
pengendalian umum adalah prosedural, sedangkan pengendalian aplikasi bersifat lebih
berorientasi pada data. Oleh sebab itu, bagi auditor mungkin saja menilai pengendalian
umumnya secara terpisah dari penilaian terhadap pengendalian aplikasi.