Anda di halaman 1dari 12

AIRPORT PAVEMENT DESIGN

Introduction
Pertemuan ke 10
Perencanaan Perkerasan Bandara

• Pesawat rencana
• Tekanan ban, konfigurasi roda pendaratan, besarnya
tekanan per roda, jarak antar roda, distribusi berat antara
roda-roda pendaratan (nose gear, main gear) serta bobot
maksimum pesawat.
• ICAO dalam Aerodrome Design Manual Doc 9157-AN/901-
1983 merekomendasikan metode LCN (load classification
number), metode CBR, metode canadian, dan metode FAA.
• Metode ACN-PCN (US Department of Transport)
Metode LCN

• Dikembangkan oleh Air Ministry Directorate General of Work,


Inggris.
• Daya dukung lapis keras tiap jenis pesawat dinyatakan dalam nilai
LCN
• ESWL dari setiap pesawat dinyatakan dalam LCN
• LCN pesawat terbesar
• LCN perkerasan > LCN pesawat.
Metode FAA
• Metode Amerika
• Advisory Circular- Airport Design and Evaluation AC 150/5320-6D -1995.
• Kekuatan daya dukung perkerasan berdasarkan kekuatan tanah dasar serta
bahan lapisan-lapisan di atasnya.
• Kurva perencanaan.
• Parameter: berat lepas landas kotor, konfigurasi dan ukuran roda
pendaratan, bidang kontak dan tekanan ban serta volume lalu lintas.
• MTOW terbesar/distribusi beban pada roda pendaratan utama terberat
• Kurva perencanaan untuk roda pendaratan tunggal (single wheel), dua roda
(dual wheel), tandem ganda (dual tandem), dan dobel tandem ganda
(double dual tandem)
• t perlu < t perkerasan
Metode CBR
• California Divison of Highways 1928.
• Corps of Engineer dari Angkatan Bersenjata Amerika untuk
keperluan Bandara militer setelah PD II
• Beban poros roda pendaratan utama pesawat berat dengan
susunan banyak roda
• Faktor perulangan beban bergantung pada jumlah roda disetiap
poros roda pendaratan utama yang digunakan untuk menghitung
ESWL (equivalent single wheel load)
• MTOW terbesar/distribusi beban pada roda pendaratan utama
terberat
• t rencana> t perlu
Equivalent Single Wheel Load (ESWL)
• Converts wheel loads of various magnitudes Configurations, and
repetitions (“Different Gears") to an equivalent number of "standard"
or "equivalent" loads
• Based on the amount of damage they do to the pavement
• Beban di atas satu roda yang besarnya sama dengan sistem beban roda
banyak.
• Parameter terpilih yaitu stress, strain, defleksi, dan distress di lokasi
tertentu.
• US Corps of Engineers, menggunakan konsep tekanan vertikal pada
tanah dasar.
• US Department of Navy; tekanan di suatu titik berbanding terbalik
dengan kuadrat jarak ke titik tersebut.
Equivalent single wheel load for Dual Tire
(Metric)

• Where:
• P is the wheel load Kg,
• S is the center to center distance between the two wheels in cm,
• d is the clear distance between two wheels in cm, and
• z is the desired depth in cm.
Equivalent single wheel load for Dual Tire
(Metric)
• Example:
• Find ESWL at depths of 5 cm, 20 cm and 40 cm for a dual wheel carrying 2044
kg each. The center to center tire spacing is 20 cm and distance between the
walls of the two tires is 10 cm.
Equivalent single wheel load for Dual Tire
(Metric)
• Solution:
• For desired depth z = 40 cm,
• which is twice the tire spacing, ESWL = 2P =2*2044 = 4088 kg.
• For z = 5 cm,
• which is half the distance between the walls of the tire, ESWL = P = 2044kg.
• For z = 20cm,

• Therefore, ESWL = antilog (3.511) = 3244.49 kg


Peramalan Lalulintas
• ICAO dalam Manual on Air Traffic Forecasting Doc 8991-AT/772-
1982.
• Econometric
• Trend Projection
• Jangka pendek (±5 th)
• Jangka menengah (±10 th)
• Jangka Panjang (±20 th)
• Regresi: linear,polinom, ganda, tak linear, kuadrat terkecil umum.
Perkerasan Landas Pacu

• Flexible pavement
• Rigid pavement
• Bobot maksimum tinggal landas pesawat
• Beban dinamik
• Pemeliharaan berkala mudah
• Keawetan roda akibat gesekan
• Kenyamanan take off dan landing
Thank You
see you…

Arief Setiawan, April 2019 12