Anda di halaman 1dari 2

Soal :

Anda diminta untuk memberikan pendapat mengenai


pasar eurocurency dengan eurocredit. Mari berdiskusi !
Jawaban :

Pasar uang Eropa dapat ditelusuri pada pasar Eurocurrency yang berkembang selama
tahun 1960 – 1970. Pada periode tersebut banyak MNC memperluas usahanya dan dollar AS
digunakan secara luas sebagai sarana perdagangan internasional. Penggunaan dollar AS sebagai
sarana perdagangan internasional maka akan selalu terdapat kebutuhan akan dollar di Eropa dan
berbagi negara. Untuk melakukan perdagangan internasional dengan negara Eropa, maka
perusahaan AS menyimpan dollar AS di bank-bank Eropa. Bank-bank di Eropa bersedia
menerima simpanan dalam dollar AS karena dapat meminjamkan dollar tersebut ke nasabah
korporat di Eropa. Simpanan dollar di bank-bank Eropa (dan juga di negara lain) dikenal dengan
nama Eurodollar dan pasar untuk Eurodollar dinamakan pasar Eurocurrency (Eurocurrency
market). Eurocurrency semakin bertumbuh dengan adanya beberapa peraturan di AS seperti
pembatasan pinjaman oleh bank di AS dan pembatasan suku bunga deposito di AS. Selain itu
OPEC umumnya mengharuskan pembayaran minyak dilakukan dalam dollar sehingga
menyebabkan negara-negara OPEC menggunakan pasar Eurocurrency. Deposito dari negara-
negara OPEC di pasar Eurocurrency seringkali disebut dengan petrodollar.

 Pasar Eurocurrency

Pasar Eurocurency memudahkan transfer dana internasional khususnya yang berjangka


waktu pendek. Dalam pasar ini bank-bank komersial memakai perantara: menerima deposito
berjangka pendek dalam berbagai mata uang kemudian memanfaatkan dana ini untuk disalurkan
dalam kredit yang berjangka pendek juga. Biasanya transaksi dilakukan dalam kategori
“perdagangan besar”, dengan nilai transaksi yang besar. Deposan dan peminjam utama dalam
pasar ini adalah perusahaan besar dan lembaga pemerintah. Volume transaksi Eurocurency
dalam suatu area tertentu biasanya tergantung pada besar kecilnya tingkat bisnis internasional
dalam area tersebut.Sejarah perkembangan pasar Eurocurency tidak dapat dilepaskan dengan
munculnya pasar Eurodollar. Pasar Eurodollar diciptakan karena banyak perusahaan AS
mendepositokan dollar AS di bank-bank Eropa. Bank yang berada di dataran Eropa tentu saja
mau menerima deposito dalam dollar karena mereka kemudian dapat meminjamkan dollar
tersebut kepada para nasabahnya di eropa karena dollar AS secara luas digunakan sebagai alat
tukar dalam perdagangan internasional, berarti selalu ada kebutuhan akan dollar di Eropa.
Deposito dalam dolar AS yang disimpan di bank-bank di Eropa tersebut terkenal dengan sebutan
Eurodollars.
Pasar Eurocurrency secara luas termasuk bank-bank di Asia yang menerima deposito dan
menyalurkan pinjaman dalam mata uang asing (terutama dollar). Pasar Eurocurrency di Asia
(sering disebut Asian market) terkonsentrasi khususnya di Hongkong dan Singapura. Perbedaan
antara Pasar Eurocurrency di asia dan Eropa hanya masalah lokasi. Pasar dolar Asia tumbuh
untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang menggunakan dolar AS (dan mata uang “kertas”
lainnya) sebagai alat tukar dalam perdagangan internasional. Para pengusaha yang melakukan
bisnis di Asia tidak dapat hanya mengandalkan bank-bank di Eropa karena jarak dan perbedaan
zona waktu. Apalagi pemerintah Singapura memberikan kemudahan- kemudahan pajak dalam
wujud penghapusan 40% withholding tax atas bunga yang dibayar kepada orang asing pada
tahun 1968 dan mengurangi pajak atas laba mereka khususnya Asian dollar offshore loan dari
40% menjadi 10% pada tahun 1973. keringanan dan penghapusan pajak seperti ini jelas amat
berpengaruh terhadap pertumbuhan pasar dollar Asia.

 Pasar Eurocredit

Pasar Eurocredit melayani unit ekonomi yang kekurangan dana, terutama dalam kredit
jangka menengah. Syarat pinjaman jangka menengah biasanya lebih dari satu tahun dan masa
jatuh tempo umumnya lima tahun. Perbedaan utama antara kredit di pasar Eurocredit dan
Eurocurrency adalah pada jangka waktu kreditnya. Bank-bank komersial yang berperan aktif
dalam pasar Eurocurrency sebagai lembaga perantara juga dapat bermain di pasar Eurocredit.
Perusahaan dan pemerintah pada umumnya meraup dana sebanyak-banyaknya dari pasar ini.
Eurobank menerima deposito jangka pendek dan terkadang memberikan pinjaman dalam
jangka waktu yang lebih panjang, akibatnya sering sering terjadi mismatch antara kekayaan dan
kewajibannya. Ini dapat memperburuk kinerja bank tersebut dalam periode suku bunga yang
meningkat karena mereka mungkin telah meminjam Eurocredit paadahal suku bunga deposito
yang harus dibayar cenderung meningkat. Untuk menghindari hal ini banyak Eurobank sekarang
menggunakan suku bunga mengambang bila meminjam Eurocredit (floating-rate Eurocredit
loan). Suku bunga mengambang ini sejalan dengan pergerakan suku bunga di beberapa pasar
uang, seperti LIBOR (London inter bank offer rate), yaitu suku bunga yang umumnya dikenakan
bagi keamanan antar bank di Eropa. Sebagai contoh, suatu pinjaman Eurocredit bias saja
memiliki suku bunga yang disesuaikan setiap enam bulan sekali adan dipatok pada harga
“LIBOR ditambah 1%”. Satu persen dalam contoh ini merupakan premi yang harus dibayar
diatas LIBOR dan besar kecilnya tergantung dari resiko kredit si peminjam.
Pasar ini berfungsi untuk memastikan bahwa dana akan ditransfer secara efisien dari
pihak yang memiliki kelebihan dana (penabung) pada pihak yang membutuhkan (peminjam).
Perbedaan pasar uang internasional dengan pasar uang domestik adalah dalam hal jenis transaksi
yang terjadi antara institusi keuangan dengan MNC. Transaksi keuangan dilakukan dalam
berbagai jenis mata uang dan dalam jumlah besar.

Sumber : BMP ESPA4227 Hal  8.25

Anda mungkin juga menyukai