Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN
BAB II

KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS PREPARATIF (KLTP)

Salah satu pemisahan yang memerlukan pembiayaan paling murah dan


memakai peralatan paling dasar adalah kromatografi lapis tipis
preparatif.proses isolasi yang terjadi berdasarkan perbedaan daya serap dan
daya partisi serta kelarutan dari komponen-komponen kimia yang akan
bergerak mengikuti kepolaran eluen,oleh karena daya serap adsorben
terhadap komponen kimia tidak sama,maka komponen bergerak dengan
kecepatan yang berbeda sehingga hal inilah yang menyebabkan pemisahan.

Pemisahan komponen kimia dengan metode kromatografi lapis tipis


preparative pada dasarnya sama dengan kromarografi lapis tipis
biasa,namun perbedaan yang nyata ialahpada KLT preparative
menggunakan lempeng yang besar (ukuran 20x20 cm dan 20x40 cm )
dengan ketebalan 0,5 – 2mm dan sampel ditotolkan berupa garis lurus pada
salah satu sisi lempeng.

Penyerap yang paling umum digunakan ialah silica gel dan dipakai
untuk pemisahan campuran senyawa lipofil maupun senyawa hidrofil.

- Penotolan cuplikan

Cuplikan dilarutkan dalam sedikit pelarut sebelum ditotolkan pada pelat


KLTP. Pelarut yang baik ialah atsiri (heksana, diklorometan,
atilasetat),karena jika bukan pelarut atsiri akan menyebabkan pelebaran
pita,penotolan dapat dilakukan dengan tangan (pipet),tetapi lebih baik lagi
dengan pipa kapiler.
Lempeng yang sudah ditotolkan dikembangkan pada chamber yang
jenuh dangan cairan pengembang yang cocok secara tegak lurus,sehingga
komponen yang tampak dibawah sinar UV.

- Memilih fase gerak dan mengembangkan pelat KLTP

Pada KLTP terdapat banyak peubah tetapi sebagai petunjuk umum


cuplikan 10-1000 mg dapat dipisahkan pada lapisan silica gel atau
aluminium oksida 20x20 cm yang tebalnya 1 mm. jika tebalnya di
duakalikan, maka banyaknya cuplikan yang dipisah bertambah 50%.

Fase gerak biner ialah (dalam berbagai perbandingan) sangat sering


dipakai pada pemisahan secara KLTP : n-heksana-etilasetat,n-heksana-
aseton,kloroform-metanol.penambahan sedikit asam asetat atau dietilamina
berguna memisahkan,berturut-turut,senyawa asam dan senyawa basa.

- Isolasi senyawa yang sudah terpisah

Kebanyakan penyerap KLTP mengandung indicator floursensi yang


membantu mendeteksi kedudukan pita yang terpisah seepanjang senyawa
yang dipisahkan menyerap sinar UV. Akan tetapi, beberapa indicator
menimbulkan masalah yaitu bereaksi dengan asam kadang-kadang bahkan.
dengan asam asetat. Untuk senyawa yang tidak menyerap sinar UV, ada
beberapa pilihan yaitu :
a. Menyemprot dengan air (misalnya saonin)

b. Menggunakan chamber iodine

c. Menutup pelat dengan sepotong kaca meyemprot salah satu sisi


dengan pereaksi semprot

d. Menambahkan senyawa pembanding

BAB III

CARA KERJA

• ALAT DAN BAHAN

.. ALAT :

1. Pelat kaca ukuran 20x20 cm

2. Erlenmeyer

3. Pipet tetes

4. Pipa kapiler cetakan lempeng KLTP

5. Lampu UV 254 / 366

6. Penyemprot KLT / sprayer

.. BAHAN :

1. Pelarut organik yang tersedia

2. SiliKa gel 60 PF 254


3. Ekstrak / sampel yang tersedia

4. Air suling

5. Pelat KLT GF254

6. H2SO4

A. PEMBUATAN LEMPENG KLTP

1. Letakkan pelat kaca ukuran 20x20 cm pada permukaan alat


cetak lempeng KLTP

2. Dibersihkan permukaan pelat dengan tissue atau kapas telah


dibasahi n-heksan atau methanol

3. Ditimbang silica gel PF254 sebanyak 35 g kemudian masukkan


ke dalam Erlenmeyer yang bersumbat kaca

4. Ditambahkan aquadest sebanyak 70 ml (dua kali bobot silica gel)


kemudian kocok kuat-kuat hingga homogeny

5. Diatur ketebalan alat cetakan sesuai dengan tebal lempeng yang


dikehendaki (biasanya 0,25 mm)

6. Dituang ke atas alat cetakan kemudian tarik satu arah hingga


semua silica gel habis

7. Dikeringkan dan aktifkan di oven pada suhu 105-110 C selama 2-


3 jam

B. Isolasi sampel

1. Dilarutkan sampel dengan pelarut yang cocok hingga diperoleh


kepekatan yang sesuai
2. Ditotolkan sampel pada pelat KLTP dengan menggunakan pipa
kapiler atau tetes secara kontinyu hingga membentuk pita.

3. Dikeringkan dan masukkan kedalam chamber KLTP yang telah


berisi eluen yang telah dijenuhkan

4. Dibiarkan hingga lempeng terelusi sempurna kemudian angkat


dan keringkan

5. Ditandai pita-pita pemisahan yang muncul pada lampu UV 254 /


366 H2SO4, kemudian kerok dengan menggunakan spatula

6. Dilarutkan dengan pelarut organik yang sesuai,selanjutnya


pisahkan antara selika gel dan komponen kimianya dengan cara
sentrifugasi atau penyaringan

7. Setelah itu amati hasil yang terjadi

BAB IV
PEMBAHASAN