Anda di halaman 1dari 22

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Diadakannya PKL

Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu program SMK dan

merupakan kegiatan yang mengutamakan keahlian dan keterampilan pada siswa-

siswi.Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah sebagai perwujudan

kebijakan “linkmact’’ pada umumnya dilaksanakan pada dua tempat yaitu di

sekolah dan di dunia usaha perusahaan atau instansi.

Praktek kerja Lapangan (PKL) adalah suatu bentuk penyelenggaraan

pendidikan dan pelatihan keahlian dan kejurusan yang memadukan secara

singkat program pendidikan disekolah dan programpenguasaan keahlian yang

diperoleh melalui bekerja secara langsung di dunia kerja yang terarah untuk

mecapai suatu tingkat keahlian tertentuTujuan utama pendidikan kejuruan adalah

mempersiapkan lulusan untuk dapat bekerja secara mandiri.

Setiap siswa lulus SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap

kerja.Oleh karena itu diadakan suatu pengalaman dalam dunia usaha, sebelum

memasuki dunia usaha tersebut secara nyata setelah lulus sekolah

1
B.Tujuan Praktek Kerja Lapangan

1. Dapat menambah dan mengembangkan potensi ilmu pengetahuan pada


masing – masing siswa-siswi.
2. Melatih keterampilan yang dimilki siswa – siswi sehingga dapat bekerja
dengan baik.
3. Melahirkan sikap bertanggung jawab, disiplin, sikap mental, etika yang
baik serta dapat bersosialisasi dangan lingkungan sekitar.
4. Menambah kreatifitas siswa – siswi agar dapat mengembangkan bakat
yang terdapat dalam dirinya.
5. Memberikan motivasi sehingga siswa - siswi bersemangat dalam meraih
cita-cita mereka.
6. Untuk menambah wawasan pendidikan para siswa terhadap jenis-jenis
lapangan kerja.
7. Menambah pengalaman siswa sebelum bekerja di instansi.
8. Bahan perbandingan dan pengembangan profesional yang diperlukan siswa
untuk memahami lapangan kerja sesuai dengan kemampuan dan
keterampilan dalam bidangnya masing-masing.
9. Memperkokoh Link and Macth antara sekolah dengan dunia kerja yang
berkualitas profesional.
10. Melatih sisiwa-siswi agar dapat membuat suatu laporan yang terperinci dari
apa saja yang mereka kerjakan selama Praktek Kerja Lapangan.

2
BAB II

KEGIATAN PSG

A. GAMBARAN UMUM

1. Adapun Visi dan Misi Bappeda Kabupaten Sambas adalah

Visi :“Bappeda yang handal dan terpercaya”

Misi: a. Mewujudkan perencana pembangunan yang professional

b. mewujudkan rencana pembangunan yang terpadu.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten

Sambas beralamat di Jalan Pembangunan Sambas mempunyai karyawan

sebanyak 50 orang, yang terdiri dari 4 bidang dan 1 sekretariat yaitu :

1. Bidang Perekonomian, SDA, Infrastruktur dan Kewilayaha

2. Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

3. Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi

4. Bidang Penelitian dan Pengembangan

5. Sekretariat

3
2. Bagian Struktur Organisasi

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sambas nomor 9 Tahun

2008 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja

Perangkat Daerah Kabupaten Sambas dan Peraturan Bupati Sambas

Nomor 34 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi, Tugas Pokok,

Fungsi Dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kabupaten Sambas sebagai berikut :

4
Struktur Organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerahdari :

a. Kepala Badan;

b. Sekretariat;

c. Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan

d. Bidang Pemerintahan dan pembangunan Manusia

e. Bidang Perekonomia, SDA, Infrastruktur dan Kewilayahan

f. Bidang Penelitian dan Pengembangan

g. Unit Pelaksana Teknis (UPT);

h. Kelompok Jabatan Fungsional.

Adapun Tugas dan Fungsi yang ada di Bappeda Kabupaten Sambas

1.) Kepala Badan mempunyai tugas memimpin, membina dan

menyelenggarakan kegiatan dibidang Perencanaan Pembangunan

Daerah yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan peraturan

Perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas

kepala Bappeda mempunyai fungsi :

a.) Pelaksanaan pembinaan dan pelayanan administrasi umum

dibidang perencanaan dan ketatalaksanaan umum,

perlengkapan dan rumah tangga, organisasi dan tata laksana

kepegawaian, keuangan, dan penyusunan program.

b.) Pelancaran dan pengkoordinasian terhadap kegiatan

fungsional Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

5
Kabupaten Sambas dibidang perencanaan ekonomi, bidang

perencanaan sosial budaya, bidang perencanaan fisik dan

sarana, bidang monitoring, evaluasi dan pelaporan serta

bidang penelitian pengembangan dan statistik.

c.) Pemantauan, pengendalian dan pengawasan, pelaporan dan

evaluasi program kegiatan pembangunan pada Badan

Perencanaan Pembangunan Daerah.

2.) Sekretaris mempunyai tugas melaksanakan koordinasi

pelaksanaan tugas serta pembinaan dan pelaksanaan

administrasi Badan yang meliputi urusan surat-menyurat,

hubungan masyarakat, rumah tangga, perlengkapan,

kepegawaian, keuangan, penyusunan rencana program dan

penyusunan laporan Badan.

3.) Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan

Daerah mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan dan

perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi serta

pembinaan teknis di bidang Perencanaan, Pengendalian dan

Evaluasi Pembangunan Daerah.

4.) Bidang Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur

danKewilayahan mempunyai tugasmelaksanakan penyiapan

bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi

6
serta pembinaan teknis di bidang Perekonomian, Sumber Daya

Alam, Infrastruktur danKewilayahan.

5.) Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia mempunyai

tugas melaksanakan penyiapan bahan dan perumusan kebijakan

teknis, fasilitasi, koordinasi serta pembinaan teknis di

bidangPemerintahan dan Pembangunan Manusia.

6.) Bidang Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas

melaksanakan penyiapan bahan dan perumusan kebijakan

teknis, fasilitasi, koordinasi serta pembinaan teknis di bidang

Penelitian dan Pengembangan.

7.) Kepala Unit Pelaksana Teknis mempunyai tugasmelaksanakan

sebagian tugas teknis Badan yang mempunyai wilayah kerja

meliputi satu atau beberapa kecamatan (Pada Badan dapat

dibentuk Unit Pelaksana Teknis Badan berdasarkan kebutuhan

dan beban kerja)

8.) Kelompok Jabatan Fungsional (terdiri dari sejumlah Pegawai

Negeri Sipil dalam jenjang jabatan fungsional tertentu

9.) berdasarkan bidang keahlian dan keterampilan tertentu)

3. Sejarah Institusi

7
Sejarah dibentuknya badan/organisasi Pembentukan Badan

Perencanaan Pembangunan Daerah berdasarkan Nomor 27 Tahun 1980,

Menimbang dalam rangka usaha peningkatan keserasian pembangunan di

Daerah diperlukan adanya peningkatan keselarasan antara pembangunan

sektoral dan pembangunan daerah serta untuk menjamin laju perkembangan,

keseimbangan, dan kesinambungan pembangunan di Daerah diperlukan

perencanaan yang lebih menyeluruh, tearah, dan terpadu, maka atas dasar

pertimbangan – pertimbangan di atas, pengaturan tentang pembentukan

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah sebagaimana ditetapkan dalam

Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 19741.

Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Propinsi Kalimantan Barat

tanggal 17 Agustus 1974 Nomor 137 Tahun 1974 dibentuk Badan

Perencanaan Pembangunan Daerah Propinsi Kalimantan Barat, disingkat

BAPPEDA, berdasar Keputusan Presiden tanggal 18 Maret 1974 No. 15

Tahun 1974 jo. Keputusan Menteri Dalam Negeri tanggal 17 Juli 1974 no.

142 tahun 1974 dan Surat Menteri Dalam Negeri tanggal 13 Juli 1974

Nomor EKsBANG 7/39/48.

BAPPEDA dibentuk sebagai Badan Staf yang langsung berada dan

bertanggung jawab kepada Gubernur Kepala Daerah yang dengan demikian

sekaligus melaksanakan fungsi membantu Gubernur Kepala Daerah dalam

menentukan kebijaksanaan di bidang Perencanaan Pembangunan Daerah


1

8
dalam menentukan kebijaksanaan dibidang Perencanaan Pembangunan

Daerah serta menilai pelaksanaannya.

4. Jadwal Kegiatan PKL

Adapun jenis kegiatan PKL secara umum pada Badan Perencanaan

Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sambas antara lain :

1. Pada pukul 07.00 datang dan langsung mengisi absensi kehadiran,

kemudian dilanjutkan dengan memulai aktivitas dan kegiatan

PKL sampai dengan pukul 12.00 WIB.

2. Pukul 12.00 WIB istirahat sampai pukul 13.00 WIB

3. Masuk kembali pada pukul 13.00 WIB untuk melanjutkan

aktivitas PKL sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Jadwal Kegiatan PKL

Jam Jam
Hari Jam Istiahat Pakaian
Masuk Pulang

Senin 07.00 12.00-13.00 15.00 Putih

Selasa 07.00 12.00-13.00 15.00 Putih

Rabu 07.00 12.00-13.00 15.00 Jurusan

Kamis 07.00 12.00-13.00 15.00 Jurusan

Jum’at 07.00 11:00-13:00 15.00 Olahraga

B. Kegiatan PKL

1. Kegiatan atau Aktivitas PKL Tahap I

N Hari/Tanggal Kegiatan

9
N
o
 Mencatat nota kontan
pembelian
11 Senin,7Januari 2019  Memfotocopy
 Mengecap spj

 Mencatat nota kontan


Selasa,8 Januari
22 pembelian
2019
 Mengecap spj
 Mencatat nota kontan
33 Rabu,9Januari2019 pembelian
 Mengecap spj
Kamis, 10Januari
44  Membuat jurnal masuk
2019
 Menerima Surat Masuk dan
Jumat,11Januari memberikannya kepada
55
2019 Kepala Bidang Litbang
 Penyusutan dokumen.
Senin,14Januari  Memfotocopy
66
2019  Menyortir dokumen
Selasa, 15Januari
77  Menyortir dokumen
2019
Rabu, 16Januari  Menyimpan dokumen ke
8
2019 odner
 Menerima surat masuk
Kamis,17Januari
9  Mencatat peminjaman
2019
buku
11 Jumat,18Januari  Memfotocopy
 Mengantar surat
0 2019
 Mengantar surat
11 Senin, 21Januari  Melubangi kertas
1 2019  Menyimpan dokumen ke
odner
 Melubangi kertas
Selasa,22 Januari
12  Menyimpan dokumen ke
2019
odner
11 Rabu,23  Menyiapkan ruang rapat
3 Januari2019 musrenbang
11 Kamis,24Januari  Menyiapkan ruang rapat

10
4 2019 musrenbang
 Menerima surat masuk
Jumat, 25Januari  Melubangi kertas
15
2019  Menyimpan dokumen ke
odner
 Mengantar buku
11 Senin,28Januari  Mengecap spj
6 2019  Mengantar surat
 Menerima surat masuk
 Memfotocopy
11 Selasa,29 Januari  Mengantar surat
7 2019  Mengecap surat
 Melipat surat
11 Rabu,30Januari  Mempersiapkan ruang
rapat
8 2019  Memfotocopy
11 Kamis,31januari  Mencari dokumen
9 2019  Memfotocopy
22 Jumat,1Februari  Memfotocopy
0 2019  Mengecap spj
22 Rabu,6Februari  Ngeprin
1 2019  Memfotocopy
Kamis,7 Februari  Mencatat pemulangan
2
2019 buku
22 Jumat,8Februari
 Memfotocopy
3 2019
22 Senin,11Februari  Mengantar dokumen
 Mengetik surat
4 2019  Ngeprin
22 Selasa,12Februari  Mengantar dokumen
5 2019  Mengecap spj
22 Rabu,13Februari  Mengetik laporan tentang
6 2019 perjalanan dinas
22  Mengirim berkas
Kamis,14Februari2019
7  Memfotocopy
22  Memfotocopy
Jumat, 15Februari 2018
8  Mengantar berkas
22 Senin, 18Februari  Menyortir surat

11
9 2019  Mencari dokumen
33 Selasa, 19 Januari  Memfotocopy
2019  Ngeprin
0
33 Rabu, 20 Januari
 Mengirim dokumen
1 2019
33 Kamis,  Melubangi kertas
21 Januari
 Menyimpan dokumen ke
2 2019 odner
33 Jumat, 22Januari  Memfotocopy
3 2019  Mencari dokumen
33 Senin, Januari 
25 Menangani surat masuk
4 2019  Menyortir surat
33 Selasa, 26 Januari  Menangani surat masuk
 Mengantar surat
5 2019  Menyortir surat
33 Rabu,  Memfotocopy
27 Januari
 Menyimpan dokumen ke
6 2019 odner
 Menyimpan dokumen ke
33 Kamis, 28 Januari odner
7 2019  Menyortir dokumen
 Melubangi kertas
 Melubangi kertas
33  Menyimpan dokumen ke
Jumat, 1 Maret2019
8 odner
 Memfotocopy
 Melubangi kertas
33  Menyimpan dokumen ke
Senin, 4 Maret 2019 odner
9  Menangani surat masuk
 Mengantar surat
 Melubangi kertas
44 Selasa, 5 Maret  Menyimpan dokumen ke
0 2019 odner

44
Rabu, 6 Maret 2019  Mengecap dokumen
1
44 Jumat,8 Maret 2019  Menangani surat masuk
 Memfotocopy surat

12
2
44 Senin,  Mengatik cakupan layanan
11 Maret
sanitasi kabupaten sambas
3 2019 2019
44 Selasa, 12  Menangani surat masuk
4 Maret 2019  Mengambil berkas di bakuda
44 Rabu, 13
 Menangani surat Masuk
5 Maret 2019
44 Kamis, 14
 Menyiapkan ruang rapat
6 Maret 2019
44  Menangani surat masuk
Jumat, 15
 Melipat surat
7 Maret 2019
 Mengantar surat
44 Senin, 18  Menyiapkan ruang rapat
8 Maret 2019 musrenbang
44 Selasa, 19  Memfotocopy
9 Maret 2019  Mengecap
55 Rabu, 20
 Menangani surat masuk
0 Maret 2019
55  Mengecap
Kamis, 21
 Mengambil berkas di
1 Maret 2019
bakuda
55 Jumat, 22
 Menagani surat Masuk
2 Maret 2019

2.Kegiatan atau Aktifitas PKL Tahap Dua

No. Hari/ Tanggal Kegiatan


1. Selasa, 18 Juni 2019  Mencatat tiket kepergian
 Mengecap SPJ

13
 Mencatat bon pesanan barang
2. Rabu, 19 Juni 2019  Memfotocopy bon pesanan barang
3. Kamis, 20 Juni 2019  Memilah dokumen
4. Jumat, 21 Juni 2019  Menerima surat masuk
5. Senin, 24 Juni 2019  Mengantar surat ke sekda
6. Selasa, 25 Juni 2019  Mengantar surat
 7. Rabu, 26 Juni 2019  Mengantar surat
Kamis, 27 Juni

 8. 2019  Mengantar surat (15 Surat) 


 Melubangi kertas
 9. Jumat, 28 Juni 2019  Menyimpan dokumen ke odner
 10
 Mengecap SPJ dan LPD
. Senin, 1 Juli 2019  Menangani surat masuk 
 11
 Menyimpan dokumen ke odner
. Selasa, 2 Juli 2019  Menangani surat masuk
 12  Memfotocopy surat keluar
 Mengantar surat ke bid.PPE
. Rabu, 3 Juli 2019  Mengantar surat masuk
 13
 Melubangi kertas
. Kamis, 4 Juli 2019  Menyimpan dokumen SPJ ke odner 
 14
 Menyiapkan ruang rapat
. Jumat, 5 Juli 2019  Mengantar berkas ke bid,TU 
 15
 Menangani surat masuk
. Selasa, 9 Juli 2019  Mengantar dokumen 
 16
 Ngeprin KLHS perubahan RJMD
. Rabu, 10 Juli 2019  Memilah KLHS 
 17
 Ngeprin KLHS perubahan RJMD
. Kamis, 11 Juli 2019  Memilah KLHS 
 18

. Jumat, 12 Juli 2019  Memfotocopy 


 19

. Senin, 15 Juli 2019  Memfotocopy

14
 Mengecap perjalanan dinas
 20
 Memfotocopy
. Selasa, 16 Juli 2019  Mencatat Daftar buku 
 21
 Mengantarsurat masuk
. Rabu, 17 Juli 2019   Memfotocopy
 22
 Melubangi kertas
. Kamis, 18 Juli 2019  Menyimpan dokumen SPJ ke odner
 23

. Jumat, 19 Juli 2019  Mengantar surat (25 surat )


 24
 Menangani surat masuk
. Senin, 22 Juli 2019   Mengantar surat ke sekda 
 Memfotocopy
 25
 Mengantarsurat (23 surat)
. Selasa, 23 Juli 2019   Menulis agenda kegiatan
 Memilah
 26  Melubangi kertas
 Menyimpan dokumen SPJ ke odner
. Rabu, 24 Juli 2019  Mengantar surat
 27
 Mengantar surat (21 surat)
. Kamis, 25 Juli 2019   Mengangendakan surat masuk 
 28
 Memberi no pada buku
. Jumat, 26 Juli 2019   Ngeprin 
 Melubangi kertas
 29
 Menyimpan dokumen SPJ ke odner
. Senin, 29 Juli 2019   Menulis agenda kegiatan
 Menangani surat masuk
 30
 Mengarsipkan surat
 Melubangi kertas
. Selasa,30 Juli 2019   Menyimpan surat masuki ke odner
 31
 Memfotocopy
. Rabu, 31 Juli 2019   Melubangi kertas
 32 Kamis, 1 Agustus 2019  Memfotocopy
 Menangani surat masuk 
.

15
 Mengantar surat
 33
 Memfotocopy
. Jumat, 2 Agustus 2019   Menyimpan dokumen ke odner 
 34

. Senin, 5 Agustus 2019   Menangani surat masuk


 35
 Mencatat nota kontan pembelian
. Selasa, 6 Agustus 2019   Memfotocopy
 36
 Memfotocopy
. Rabu, 7 Agustus 2019   Mengantar surat
 37
 Melubangi kertas
. Kamis, 8 Agustus 2019   Menyimpan dokumen ke odner 
 38

. Jumat, 9 Agustus 2019   Mengecap SPJ


 39
 Menangani surat masuk
. Selasa, 13 Agustus 2019   Memfotocopy company profil
 40
 Menangani surat masuk
 Mencatat agenda kegiatan
.  Rabu, 14 Agustus 2019  Melubangi kertas
 Menangani surat masuk
 Mengetik surat tugas
 41
 Memfotocopy surat
 Memasukan dokumen ke odner
. Kamis,15 Agustus 2019  Mengecap surat
 42
 Menangani surat masuk
.  Jumat, 16 Agustus 2019  Mencatat agenda kegiatan 
 43

.  Senin, 19Agustus 2019  Memilah dokumen


 44

.  Selasa, 20 Agustus 2019  Menyiapkan ruang rapat


 45

.  Rabu, 21 Agustus 2019  Menyiapkan ruang rapat

16
 46  Ngeprin KLHS perubahan RJMD
 Memilah dokumen
.  Kamis, 22 Agustus 2019  Menangani surat masuk
 47  Ngecap
 Melipat surat
.  Jumat, 23 Agustus 2019  Mengantar dokumen ke sekda
 48
 Ngeprin
.  Senin, 26 Agustus 2019  Mengetik
 49

.  Selasa, 27 Agustus 2019  Menyiapkan ruang rapat


 Menyiapkan ruang rapat
 50
 Memfotocopy
.  Rabu, 28 Agustus 2019  Menangani surat masuk
  Memfotocopy
 51
 Mengetik
.  Kamis, 29 Agustus 2019  Menangani surat masuk
 52
  Mengantar dokumen
.  Jumat, 30Agustus 2019  Memfotocopy

17
C. Rincian Kegiatan

1. Penaganan Surat Masuk

Menerima surat masuk,setalah itu mengumpulkan setiap surat yang

masuk,meneliti ketepatan alamat setelah itu mendatangani bukti pengiriman

bahwa surat sudah di terima, setelah surat di terima selanjutnya surat

dipisahkan berdasarkan alamat yang dituju, jika surat tersebut untuk

perseorangan dan menyangkut masalah pribadi,maka surat dapat diberikan

langsung kepada alamat yang dituju,tetapi apabila surat itu merupakan surat

dinas maka Selanjutnya surat dibuatkan disposisi ke Kepala

untuk diketahui oleh kepala. Jika diperlukan balasan untuk

surat masuk atau menugaskan kepada bawahan, maka

kepala akan memberikan disposisi.

2. Mencatat ke buku agenda surat masuk

Pencatatan dilakukan dengan menggunakan buku

agenda, petugas dapat membuka dan membaca surat

untuk mengetahui apakah surat tersebut merupakan

surat dinas biasa,penting atau rahasia. Kemudian

petugas dapat mencatat surat masuk ke buku agenda

petugas mencatat nomor surat, tanggal surat, perihal

18
surat, pengirim atau alamat pengirim pada lembar

disposisi. Kemudian petugas memberikan surat tersebut

kepada pimpinan, jika surat tersebut sudah di ketahui

pimpinan, maka surat tersebut di simpan untuk di jadikan

arsip.

3. Membumbuhkan cap

Pemberian cap atau stempel perusahaan yang benar adalah bagian kiri

dari tanda tangan pejabat yang mendatangani,Bumbuhkan cap pada nama

yang tertera atau tanda tangangannya yang tercantum dalam dokumen.

4. Memfotocopy

Hidupkan mesin fotocopy dengan menekan tombol on, letakkan kertas

yang akan di fotocopy pada kaca tempat asli dengan bagian tepiatas

menempel pada garis skala dengan posisi tepat di tenga,tekan tombol

pengatur hasil fotocopy,tekan tombol jumlah hasil penggandaan yang di

kehendaki,tekan tombol start, jika sudah selesai tekan tombol off.

5. Mengetik surat tugas dinas

Membuat kop surat,judul surat,nomorsurat, data lengkap pemberian

tugas, data lengkap penerima surat tugas, isi surat tugas,tempat ,tanggal,

bulan dan tahun pemberian tugas,kolam tanda tangan pihak pemberi

tugas dan penerima tugas.

19
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan merupakan kegiatan yang

sangat bermanfaat bagi siswa dan siswi, dan dapat mengenal

lebih jauh bagaimana cara bekerja dilapangan sesuai keahlian

masing-masing siswa sehingga siswa dapat melihat gambaran

mengenai kegiatan bidang usaha dimasa yang akan datang serta

siswa-siswi mengetahui standar kompetensi yang akan di jadikan

peluang kerja dan kesempatan kerja.

Dalam dunia usaha di butuhkan kedisiplinan yang cukup

baik, instansi-instansi biasanya memerlukan karyawan yang

disiplin, terampil, rajin, dan cerdas.

Pada praktek kerja lapangan ini diperlukan keahlian yang

cukup. Selama penulis melaksanakan PKL (praktek kerja

lapangan) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, penulis

20
merasa bangga mendapatkan ilmu dan pengalaman yang belum

pernah penulis dapatkan sebelumnya.

Tujuan lain PKL (praktek kerja lapangan) adalah menambah

wawasan yang luas bagi siswa dan siswi, terutama dalam bidang

yang di tempatkan.

Praktek Kerja Lapangan telah terlaksana dengan baik,

dengan program keahlian masaing-masing tanpa halangan

apapun dan penulis mengucapkan banyak terima kasih

kepada kantor Bappeda kab. Sambas dan Bid. Litbang

yang telah bersedia menerima penulis apa adanya untuk

melaksanakan praktek kerja lapangan dan bersedia

mendampingi penulis slama PKL berlangsung.

B. Saran

Semoga hubungan antara pegawai tetap terjaga dan saling

bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama, semoga para

siswa dan siswi mendapatkan banyak pelajaran dan memiliki

motivasi untuk tujuan di masa depanya dan para guru

pembimbing dapat memberikan arahan juga perhatian untuk

siswa dan sisiwi PKL.

21
22

Anda mungkin juga menyukai