Anda di halaman 1dari 3

TUGAS 3

ASAS ASAS MANAJEMEN


REZA ALFIANUR / 041278502

1. Apa yang dimaksud dengan pengawasan anggaran?

Pengawasan terhadap anggaran merupakan suatu proses untuk


mengetahui tindakan apa yang sedang dikerjakan dan apakah tindakan
tersebut telah sesuai dengan anggaran yang direncanakan sebelumnya.
Dengan demikian, melalui proses ini dapat ditentukan keberhasilan
ataupun penyimpangan suatu tindakan.
Pengawasan anggaran ini memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan.
 Keunggulan Pengawasan Anggaran
a. Pengawasan anggarantunduk pada penilaian manusia dengan
segala kelemahan-kelemahan yang ditimbulkannya.
b. Kegiatannya ditujukkan pada pencapaian tujuan umum.
c. Tegasnya bertanggung jawab.
d. Tindakan yang diambil berdasarkan hasil penelitian dan
pertimbangan yang matang.
e. Kelemahan organisasi, manajerial dan pekerja melalui pengawasan
biaya ini dapat cepat diketahui.
f. Dapat mengurangi atau memperkecil hal-hal yang tidak diinginkan.
g. Pemanfaatan tenaga kerja dan peralatan dapat lebih baik dan dapat
lebih stabil.
 Kelemahan Pengawasan Anggaran
a. Masih sering terjadi kelemahan atau kekurangan disebabkan sifat
subjektif dari manusia.
b. Tidak menjamin hasil-hasil yang memuaskan dan tidak menjamin
timbulnya tanggungjawab pribadi.
c. Standar yang dipergunakan merupakan mandat dan tidak selalu
dipergunakan.
d. Ketidakpastian terhadap peramalan akan masa yang akan datang.
e. Data yang ada harus diterjemahkan dan dievaluasi.
f. Kurang terjadi komunikasi.
g. Keberhasilannya baru tampak setelah waktu yang lama.
h. Membutuhkan waktu, biaya dan usaha yang besar.

2. Apa pentingnya fungsi pengawasan dalam manajemen?

Pengawasan merupakan salah satu fungsi manajemen untuk menjamin


agar apa yang dilaksanakan atau hasil yang dicapai sesuai dengan apa
yang telah direncanakan. Dengan pentingnya pengawasan ini karena
dengan pengawasan akan sangat menentukan apakah terjadi kemajuan
dalam tercapainya suatu tujuan sesuai dengan apa yang telah
direncanakan.
Selain itu, kalau fungsi-fungsi manajemen lainnya berjalan baik maka
pengawasan kurang diperlukan. Tapi karena jarang terjadi bahwa
fungsi-fungsi tersebut berjalan sempurna maka mutlak diperlukan
fungsi pengawasan. Jadi, pengawasan tersebut berhubungan dengan
dan menjadi bagian dari akibat fungsi manajemen lainnya, seperti
perencanaan, pengorganisasian dan aktuasi.

3. Apa yang membedakan antara invention (penemuan) dan


inovasi?

Invention (penemuan) yaitu penciptaan suatu produk baru yang


dapat dimintakan hak patennya. Inovasi sendiri belum tentu suatu hal
yang sebelumnya tidak diketahui orang dan kerena itu, tidak dapat
dimintakan hak patennya, sedangkan Invention merupakan penemuan
suatu hal atau produk baru yang sebelumnya tidak diketahui orang dan
biasanya dapat dimintakan hak patennya.
Invention juga dapat berarti penemuan suatu produk baru yang
didasarkan pada penemuan-penemuan sebelumnya. Inovasi tidaklah
harus berarti menemukan sesuatu yang baru (Invention) tetapi dapat
pula penerapan sesuatu yang telah ada pada organisasinya.

4. Bagaimana sebaiknya seorang manajer menjalankan fungsi


representasi?

Seorang manajer juga dituntut untuk menjalankan fungsi representasi


yakni kegiatan lainnya berupa menjalin hubungan dengan kelompok
luar. Dengan kata lain, ia harus dapat mewakili organisasi yang
dipimpinnya dalam melaksanakan hubungan dengan pihak-pihak di luar
organisasinya.
Dalam beberapa perusahaan mendorong seorang manajer
meningkatkan beberapa hubungan yang diperlukan. Dalam hal ini juga
diperlukan teknik hubungan masyarakat yang baik menjadi yang
penting. Karena suatu perusahaan tidak dapat hidup atau beroperasi
tanpa adanya hubungan-hubungan dengan kelompok luar apakah
masyarakat, leveransir, pemerintah, lembaga keuangan, Bank dan
lainnya.

Anda mungkin juga menyukai