Anda di halaman 1dari 3

Nama : Ari Sutrisno

NIM : 030780101

TUGAS 2 (ESPA4227 – EKONOMI MONETER)

1. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor penyebab inflasi ? (20)

Faktor-faktor penyebab inflasi ada 2 yaitu :

a. Tarikan permintaan ( demand pull inflasion) .inflasi tarikan permintaan diakibatkan adanya
kelebihan likuiditas. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu akan menyebabkan harga
faktor produksi meningkat. Inflasi ini bermula dari adanya kenaikan permintaan total (agregat
demand) sedangakan produksi telah berada pada keadaan kesempatan kerja penuh atau hampir
mendekati kesempatan kerja penuh

b..Tekanan produksi (cosh push inflation) Inflasi desakan biaya (cosh push inflation) terjadi akibat
adanya krlangkaan produksi termasuk juga adanya kelangkaan distribusi, walaupun permintaan secara
umum tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan. Meningkatnya biaya dapat diaebabkan
2 hal; kenaikan harga dan kenaikan upah. Cost push inflation ditandai dengan kenaikan harga serta
turunnya produksi.

2. Jelaskan dampak dari inflasi ? (20)

Dampak inflasi dapat mempengaruhi distribusi pendapatan, alokasi faktor produksi serta produk
nasional.

a Efek terhadap distribusi pendapatan disebut dengan equity effect yaitu efek terhadap pendapatan
sifatnya tidak merata, ada yang dirugikam tetapi ada pula yang diuntungkan dengan adanya inflasi.

B Efek terhadap efisiensi (efficiency effect) inflasi ini dapat mengubah pola alokasi faktor-faktor
produksi. Perbuhana ini dapat terjadi melalui kenaikan permintaan akan berbagai macam barang yang
kemudian dapat mendorong terjadinya perubahan dalam produksi beberapa barang tertentu.

c. Efek terhadap output (output effects) inflasi ini dapat menyababkan terjadinya produksi.Alasannya
dalam keadaan i flasi biasanya kenaikan harga barang mendahului kenaikan upah sehingga
keuntungan pengusaha naik.

3. Jelaskan langkah-langkah atau kebijakan yang diambil pemerintah dalam menanggulangi


inflasi ? (20)

Dalam kebijakan moneter, langkah- langkah yang diambil antara lain dengan kebijakan uang ketat
(tight money policy), menaikkan suku bunga SBI ( sertifikat uang indonesia), dan memperbaiki nilai
tukar.

a. Kebijan uang ketat. Kebijana yang merupakan kebijan untuk mengurangi jumlah beredar.
Pengurangan jumlah uang beredar diharapkan akan mengurangi tingkat inflasi.seperti yang
telah dituliskan oleh Milton Friedman melalui teori kuantitas

l uangnya yaitu MV=PT diman M : money, V: velositas uang, P: harga-harga umum, T: volume
teansaksi perdagangan.
b. Menaikkan suku bunga SBI. Meningkatnya suku bunga SBI menyebabkan banyak bank-bank
swasta yang ingin memilikinya. Akhirnya bank umum itu akan menaikkan suku bunga
depositi. Uang yang berhasil mereka kumpulkan mereka gunakan untuk pembelian sertifikat
Bank Indonesia.

c. Memperbaiki nilai tukar mata uang. Dengan melakukan interversi terhadap mata uang asinh,
maka nilai tukar akan dapat diatur, sehingga pada akhirnya akan mempermudah dan mempermuadakn
biaya impor barang-barang material (input).

4. Sebutkan dan jelaskan instrumen – instrumen kebijakan moneter ? (20)

Instrumen-instrumen kebijakan moneter terdiri dari:

a. Operasi pasar terbuka (OPT) merupakan alat kebijakan moneter yang terpenting karena
merupakan determinan utama antara perubahan tingkat suku bunga dan monetary base serta
menjadi sumber utama untuk mempengaruhi fluktuasi jumlah uang beredar.kebijakan ini
meliputi tindakan menjual dan membeli surat-surat berharga oleh bank sentral.
b. Penetapan Tingkat Diskonto (Discount policy). Kebijakan ini meliputu tindakan untuk
mengubah tingkat bunga yang harus dibayar oleh bank umum dalam hal menjamin dana dari
bank sentral. Kebijakan ini pada dasarnya bertujuan untuk mempengaruhi tingkaz diskonto
yang selanjutnya akan berpengaruh terhadap jumlah uang beredar melalui perubahan tingkat
bunga pinjaman.
c. Penetapan Cadangan Wajib Minimun (Reserves Requirement) . Kebijakan ini dapat
mempengaruhi jumlah uang yang beredar. Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah
uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan
pada pemerintah.

l Himbauan moral (Moral Persuasion) adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar
dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi.

5 Jelaskan beberapa jalur mekanisme kebijakan moneter yang dapat digunakan ? (20)

Jalur kebijakan moneter yang dapat digunakan antara lain:

1. Jalur biaya modal (The Cost Of Capital Channel)

Menurut Keynes, tingkat bunga merupakan penghubung utama antara sektor moneter dengan sektor
riil. Mula-mula bank indonesia membeli surat berharga dari bank-bank umum sehingga cadangan
bank umum akan mengalami peningkatan. Implikasinya, jumlah uang beredar akan mengalami
peningkatan dan tingkat bunga sebagai harga dari jumlah uang beredar akan turun dan investasi sektor
riil mengalami kenaikan.

a. Jalur kekayaan (Wealth Channel)

Kekayaan disini meliputu barang fisik (tanah, rumah), surat berhaga dan uang tunai. Kebijakan
moneter akan mempengaruhi jumlah kekayaan (uang) yang selanjutnya akan mempengaruhi
konsumsi melalui real cash balance atau pigou effect.

b. Jalur harga relatif (Teori Portofolio)


Teori portofolio merupakan dasar yang rasional mengapa seseorang memegang kekayaan tertentu
dalam bentuk uang. Perubahan harga relatif yang terjadi sebenarnya memerlukan konsekwensi dari
proses penyesuaian susunan portofolio seseorang.

c. Jalur langsung (Teori Monetarist)

Penerapan kebijakan moneter akan mendorong kenaikan jumlah uang beredar dan berdampak pada
meningkatnya pengeluaran total dan pada gilirannya akan menaikkan pendapatan nasional.

Anda mungkin juga menyukai