Anda di halaman 1dari 2

NAMA : NAIFA DILLAH

KELAS : 62 AKUNTANSI

MAPEL : SPM

1. Antara Roi dan Eva, mana yang lebih banyak digunakan? Apa Alasannya?

Terlepas dari perbedaan antara EVA dan ROI, keduanya memiliki kelebihan dan
kekurangan masing-masing dan lebih disukai oleh berbagai manajer dengan cara yang
berbeda. Manajer yang lebih suka menggunakan metode langsung yang memungkinkan
perbandingan yang mudah dapat menggunakan ROI.
Namun, seorang manajer yang ingin mengetahui berapa the true cost of capital dari
bisnisnya sehingga tingkat pengembalian bersih dari modal yang merupakan hal yang
sesungguhnya menjadi perhatian para investor dapat diperlihatkan secara jelas, dapat
menggunakan metode analisis EVA.
Pastinya, apapun metode pengukuran kinerja perusahaan yang Anda gunakan, baik
menggunakan Return on Investment (ROI) maupun Economic Value Added (EVA), Anda
akan lebih mudah mengetahui hasilnya jika memiliki sistem pengelola akuntansi keuangan
pendukung yang tepat seperti Jurnal. Melalui Jurnal software akuntansi online, dapatkan
berbagai jenis laporan keuangan yang dapat dibutuhkan untuk mengetahui penilaian metode
ROI atau EVA secara instan dan akurat. Untuk informasi selengkapnya tentang Jurnal bisa
Anda dapatkan di sini.

2. Mana yang lebih baik digunakan perusahaan antara ROI dan EVA?

Kinerja sebuah perusahaan lebih banyak diukur berdasarkan rasio-rasio keuangan selama
satu periode tertentu. Pengukuran berdasarkan rasio keuangan ini sangatlah bergantung pada
metode atau perlakuan akuntansi yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan
perusahaan.
Seringkali kinerja perusahaan terlihat baik dan meningkat dari satu sisi, namun ternyata
dilihat dari sisi lain sebenarnya kinerja tidak mengalami peningkatan dan bahkan menurun.
Untuk saling melengkapi dan menemukan nilai kinerja perusahaan yang sesungguhnya, maka
biasanya perusahaan menggunakan perbandingan rasio dengan sistem perhitungan Return on
Investment (ROI) atau Economic Value Added (EVA).

3. Apakah tujuan pembentukan pusat investasi diperusahaan ?


Tujuan pembentukan pusat investasi
o Menyediakan informasi yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan mengenai
investasi yang digunakan menajer divisi dan memotivasi manajer untuk melakukan
keputusan yang tepat.
o Mengukur prestasi divisi sebagai kesatuan yang berdiri sendiri.
o Pembandingan prestasi antar divisi untuk penentuan alokasi sumber ekonomik.
4. apakah ada hambatan untuk pembentukan pusat investasi?

Masalah yang timbul pada Pusat Investasi adalah berkaitan dengan pengukuran dan
tolok ukur prestasi pusat investasi.
1. Pada umumnya tujuan manajer unit usaha adalah memperoleh laba yang memuaskan dari
investasi yang ditanamkan.
2. Laba yang yang diperoleh, berasal dari modal yang ditanam.
3. makin besar modal yang ditanam belum tentu besar pula labanya.

5. sebutkan dan jelaskan metode yang digunakan dalam mengukur prestasi pusat
investasi?

Pertama, pusat investasi diukur prestasinya dengan menghitung laba yang diperoleh
dengan investasinya (investment base). Perhitungan ini disebut dengan Return on Investmen
atau ROI. Kedua, pengukuran prestasi dilakukan dengan menghitung Economic Value Added
(EVA) yang sering disebut juga sebagai residual income.