Anda di halaman 1dari 7

RANGKA SKELETON

1. Bandingkan dengan rangka Osteichthyes. Perbedaan apa yang sangat nyata antara
keduanya?

Jawab: Rangka katak tersusun atas endoskeleton yang disokong oleh bagian-bagian
yang lunak. Fungsi rangka adalah untuk melindungi bagian-bagian tubuh yang
vital, melekatnya otot daging berguna untuk gerak dan berjalan. Pada fase cebong
(berudu) tulang-tulang masih lunak.Kemudian pada fase dewasa menjadi keras.
Sedangkan pada osteichthyes rangka pada Osteichthyes tersusun atas tulang sejati
dengan endoskeleton yang mengandung matriks kalsium fosfat yang keras, namun
terdapat tulang rawan diantara tulang sejati sebagai bantalan. Sebagian besar amfibi
mempunyai dua pasang tungkai dengan empat jari kaki pada kaki depan dan lima jari
kaki belakang.Jumlah jari mungkin ada yang berkurang seperti pada salamander, dan
pasangan tungkai tidak ada pada Caecillia.Tungkai biasanya tidak mempunyai kuku,
tapi ada semacam tanduk pada jari-jarinya. Sedangkan ikan alat geraknya adalah sirip.

Vertebrae Vertebrae Tengkorak


caudalis thoracalis

Gambar 33. Bagian-bagian tulang belakang


(Dok. fineartamerica.com, 2020)

Gambar 34. Rangka katak

(Dok. ramacahyati8910.wordpress.com, 2012)


2. Perhatikan columna vertebralis dan rangka katak. Dapatkah anda bedakan, vertebrae
cervicalis, vertebrae thoracalis, vertebrae sacralis, vertebrae lumbaris dan vertebrae
caudalis? Cari masing-masing daerah tersebut dan ada berapa ruas vertebrae pada
masing-masing setiap kelompoknya?
Jawab: vertebrae cervicalis 1, vertebrae dorsal 2-8, vertebrae sakral 9, dan vertebrae
caudal 1.

Gambar 35. Rangka katak


(Dok. Amfibidunia.wordpress.com, 2009)
3. Catatan: Pada vertebrae sacralis ada procesus transversus (taju sayap/ taju melintang)
yang bentuk dan ukurannya khas. Bagian ini disebut diapofisis sakral. Bagian tersebut
penting dalam identifikasi Anura sampai famili berdasarkan rangkanya.
4. Apakah yang khas dari vertebrae postsakral atau caudalis-nya? Bentuk khasnya
tersebut dinamakan urostyle.
Jawab: postsakral. Tiap-tiap bagian dari sepasang os illium yang merupakan tulang
yang memanjang sejajar dengan urostyl dan sejajar dengan sacrum.

Gambar 36. Rangka katak


(Dok. Amfibidunia.wordpress.com, 2009)
5. Perhatikan bagian centrum dan vertebrae-nya, apakah termasuk tipe amficoel, procoel
ataukah opistocoel?
Jawab: Procoel: permukaan depan centrum cekung, permukaan belakang cembung /
datar.

Gambar 37. Tipe procoel

(Dok. Slideplayer.com, 2013 )

6. Tulang-tulang apa saja yang menyusun gelang bahu? Bagian mana dari tulang
tersebut yang berpasangan dan mana yang tidak berpasangan? Perhatikan bagian ventral
antara ujung coracoid kiri dan kanan, apakah menyatu ataukah saling tumpang tindih?
Termasuk tipe firmisternal ataukah arciferat?
Jawab: Gelang bahu: suprascapula, capula, coracois, clavicula. Supra scapula
sebelah dorsal, scapula kecil sebelah lateral dan clavicula yang silindris dan coracoid
yang lebar sebelah ventral.Coracoid bergabung dengan sternum yang berupa tulang
rawan besar, tersusun atas episternum, omosternum, mesosternum, xiphisternum.Pada
sternum bertemulah os scapula dan carocoid, dan terbentuk mangkok cavitalis
glenoidalis yang merupakan sendi tempat kepala os humerus.
Struktur ini tampak pada struktur gelang bahu, yaitu bentuk gelang bahu arsiferal dan
firmisternal. Gelang bahu arsiferal ditandai oleh tulang skapula yang bertumpuk (cirri
primitif), misalnya pada Leiopelmatidae dan Discoglossidae. Sedangkan gelang bahu
firmisternal ditandai oleh tulang skapula yang tidak bertumpuk yang umumnya
terdapat pada katak modern. Gelang bahu arciferal yaitu kartilago epicoracoid
menyatu dengan anterior, tetapi terpisah dan tumpang tindih dengan posterior. Gelang
bahu firmisternal yaitu kartilago epicoracoid menyatu dengan anterior dan posterior,
dan biasanya memiliki omosternum. Contohnya pada katak. Jadi katak itu tipe
firmisternal dimana coracoid menyatu dengan anterior dan posterior. Pada bufo itu
arsiferal dimana tulang skapula yang bertumpuk dan kartilago epicoracoid menyatu
dengan anterior, tetapi terpisah dan tumpang tindih dengan posterior. Dan pada kodok
dan katak yang berpasangan itu suprascapula, scapula, coracoid, clavicula.

Perbandingan tulang gelang bahu dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :

Gambar.38. perbedaan gelang bahu afiseral (A) dan firmisternal (B)


( Dok. Id.csidb.com, 2012)

7. Lanjutkan pengamatan pada tulang-tulang pembentukan gelang panggul. apakah anda


bisa membedakan Os Illium (tulang usus). Os Ischium (tulangduduk) dan Os. Pubis
(tulang kemaluan)? Bagaimana keadaan illium-nya?
Jawab: iya bisa Tumuan extemitas posterior berupa cingulum posterior (pelvic
gridle) merupakan persatuan tulang yang mempunyai bentuk yanng terdiri atas os
illium sebelah anterior, os oschium sebelah posterior dan os pubis sebelah ventral.
Pada ketiga tulang tersebut bertemu teerdapat mangkokan yang disebut acetabulum
tempat kepala os femur melekat.Tiap-tiap bagian dari sepasang os illium yang
merupakan tulang yang memanjang sejajar dengan urostyl dan sejajar dengan sacrum.
Illium yang panjang untuk penyerap getar ketika kodok lompat. Keadaan illiumnya
mengapit urostyle bawahnya dengan ischium, dan bagian atasnya berhubungan
demgan sacral.

Gambar 39. Rangka katak


(Dok. Amfibidunia.wordpress.com, 2009)
8. Perhatikan tulang-tulang ekstremitas-nya. Cari Os. Humerus, Os Radiotulna, Os
Carpalia, dan Os. Metacarpalia, serta Os Falanges dari ekstremitas anterior, begitu
pula pada tulang-tulang ekstremitas posterior berupa Os. Femur, Os. Tibiofibula, Os.
Tarsalia, dan Os. Metatarsalia dalam phalanges.
Jawab: Tumuan extemitas posterior berupa cingulum posterior (pelvic gridle)
merupakan persatuan tulang yang mempunyai bentuk yanng terdiri atas os illium
sebelah anterior, os oschium sebelah posterior dan os pubis sebelah ventral. Pada
ketiga tulangtersebut bertemu teerdapat mangkokan yang disebut aceta bulum tempat
kepala os femur melekat.Tiap-tiap bagian dari sepasang os illium ya ng merupakan
tulang yang memanjang sejajar dengan urostyl dan sejajar dengan sacru m. Illium yang
panjang untuk penyerap getar ketika kodok lompat

Gambar 40. Rangka katak


(Dok. Amfibidunia.wordpress.com, 2009)
9. Perhatikan tulang tengkorak dari arah dorsal, periksalah bagian-bagian tulang
premaksila, maksila, nasal, frontoparietal, orbital, prootik dan oksipital. Apakah
hewan tersebut memiliki semua nya? Gambar dan Tunjukkanlan bagian-bagian
tersebut!
Jawab: iya, Bagian tengkorak premaksila berada di depan-bawah nasal; tulang bagian
prefrontal, frontal, dan postfrontal terletak di atas rongga mata. Bagian tulang maksila
terletak di bawah mata.

Gambar 41. Rangka katak


(Dok. Amfibidunia.wordpress.com, 2009)
10. Perhatikan tengkorak tampak lateral, tunjukkan pada gambar bagian-bagian tulang
premaksila, squomosal, stapes, rawan Meckel dentari. angular, artikular jugal,
kuadrat, kuadratojugal dan hiloid. Carilah pasangan tulang yang menghubungkan
mandibula dengan tengkorak bagian atas! Tampak parietal, carilah tulang-tulang vomer,
palatin, paraspenoid dan sphenetmoid!

Gambar 42. Tengkorak ventral, dorsal, dan lateral


(Dok. Notesonzoology.com, 2020)

11. Perhatikan hubungan antara tengkorak dengan tubuh. Hubungan tersebut terjadi
melalui antara tulang apa? Berapa jumlah condylus oksipital yang ada pada tengkorak
tersebut? Perhatikanlah sebuah lubang dekat condylus tersebut, itulah yang disebut
dengan foramen magnum, apakah fungsinya?
Jawab: hubungan antara tengkorak dengan tubuh terjadi melalui atlas. Jumlah
condylusoksipital pada tengkorak sebanyak 2 buah atau sepasang. Foramen magnum
berfungsi sebagai tempat masuk dan keluarnya pembuluh saraf dan darah, yang akan
menuju sistem saraf pusat yaitu tulang belakang.

Gambar 43. Tengkorak ventral dandorsal


(Dok. Notesonzoology.com, 2020)