Anda di halaman 1dari 7

SISTEM SARAF PUSAT

Tugas ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Biologi

Disusun oleh :

Kelompok 8

Andreansyah Cecha Ramadhan (04)


Fitriana Nur Shabrina (11)
Hafizh Khoosy Fadhilah (13)
Shafa Jasmine Khoirunnisaa (31)

Kelas :

XI IPA 2

SMA NEGERI 2 CIMAHI

JL. SRIWIJAYA 9 NO. 45A, SETIAMANAH, CIMAHI SELATAN, CIMAHI,


JAWA BARAT 40524

2017/2018
SISTEM SARAF PUSAT

Sistem saraf pusat terdiri atas otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (medula
spinalis). Otak terletak didalam tulang tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang
terletak didalam ruas – ruas tulang belakang dan tersambung oleh balok otak dan rongga
yang disebut ventrikel. Baik otak maupun sumsum tulang belakang, keduanya tersusun atas
dua substansi pokok, yaitu substansi grissea (terdiri atas badan-badan sel dan kumpulang
sinapsis sel-sel saraf yang membentuk substansi kelabu), substansi alba (terdiri atas serabut-
serabut saraf bermielin yang membentuk substansi putih), serta sel-sel neuroglia (jaringan
ikat di sunstansi sel-sel saraf). Dilindungi oleh selaput yang disebut meninges yang
merupakan jaringan ikat yang terdiri dari lapisan piamater (dalam), arachnoid (tengah) dan
duramater (luar). Berisi cairan getah bening yang disebut cairan cerebrospinal. Meskipun
memiliki substansi yang sama, keduanya memiliki susunan yang berbeda. Pada otak,
substansi kelabu terletak dibagan luar dan substansi putih terletak dibagian dalam, sedangkan
pada sumsum tulang belakang kebalikannya.

Substansi Putih

substansi abu

Otak sumsum tulang belakang

A. OTAK

Otak merupakan organ bertekstur lunak yang dilindungi oleh tulang


tengkorak. Diperkirakan otak manusia tersusun atas 100 ribu sel-sel saraf. Otak
mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh
homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan
suhu tubuh. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan
pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran.
Otak dan sel saraf di dalamnya dipercayai dapat memengaruhi kognisi manusia.
Pengetahuan mengenai otak memengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Otak
juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran
motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Otak dikelilingi oleh cairan
cerebrosipnal yang berfungsi memberi makan otak dan melindungi otak dari
guncangan. Cairan tersebut dihasilkan oleh ruang-ruang didalam otak yang disebut
ventrikel. Didalam otak jugrdapat banyak terdapat pembuluh darah yang berfungsi
untuk memasok oksigen bagi otak.

Fungsi otak meliputi :

1. Menerima rangsang sensori dari dalam dan luar tubuh


2. Memproses dan mengatur tanggapan terhadap rangsang
3. Mempertahankan aktivitas atau gerak yang tidak kita sadari
4. Memprakarsai aktivitas sadar
5. Penalaran, pengetahuan dan daya ingat

Berdasarkan hemisfernya (belahan), otak terbagi menjadi:

1) Otak kiri, mengendalikan tubuh bagian kanan, merupakan pusat IQ, logika, rasio,
membaca, menulis dan matematika.
2) Otak kanan, mengendalikan tubuh bagianm kiri, merupakan pusat EQ, linguistik,
perasaan, seni, ekspresi dan komunikasi.

Otak manusia tersusun atas tiga bagian utama, yaitu otak depan, otak tengah,
dan otak belakang.

1. Otak depan
Pada orang dewasa, otak depan terdiri atas dua belahan otak besar (serebrum),
yaitu belaan kiri dan kanan, serta hipotalamus. Antara belahan kiri dan kanan
terdapat lebih dari 100 juta serabut saraf yang dinamakan korpus kolosum. Tiap
belahan otak besar terbagi menjadi 4 lobus yang diberinama sesuai dengan tulang
tengkorak yang melindunginya, yaitu lobus frontal Sebagai pusat berpikir,
berencana, berbicara dan kontrol motorik; lobus temporal Sebagai pusat indra
pendengaran, berbicara dan bahasa; lobus pariental Sebagai pusat indra
perabaan, indra pengecap, rasa sakit, kewaspadaan dan pengolahan informasi dari
berbagai reseptor; dan lobus oksipital Sebagai pusat indra penglihatan, memori
penglihatan, dan membaca.
Otak besar merupakan pusat pengaturan semua kegiatan sadar atau
berdasarkan kehendak. Otak besar bagian kanan mengatur fungsi tubuh bagian
kiri, sedangkan otak besar bagian kiri mengatur fungsi tubuh bagian kanan.
Belahan kiri otak besar bertanggung jaeab terhadap kemampuan matematika
dan berbicara, sedangkan belahan kanan otak besarbertanggung jawab terhadap
kemampuan bermusik dan artistik.
Otak besar mengatur aktivitas yang berkaitan dengan kepandaian, daya ingat,
serta kesadaran. Di dalam otak besar terdapat daerah-daerah dengan fungsi
pengaturan tertentu, yaitu daerah sensori yang berfungsi sebagai penerima
rangsang, daerah motori yang berfungsi mengatur gerak dasar, dan daerah
pikiran yang berperan dalam proses belajar dan proses berpikir.
Hipotalamus merupakan pusat mengendaian sistem saraf otonom yang
mengatur trkanan darah, laju detak jantung, laju pernapasan, ukuran pupil, dan
proses pencernaan. Hipotalamus juga mengatur aktivitas tubuh yang berhubungan
dengan pemeliharaan lingkungan internal tubuh, misalnya suhu tubuh dan
osmoregulasi. Fungsi lain hipotalamus adalah mengatur refleks makan (rasa lapar)
dan minum (rasa haus), menentukan pola tidur dan bangun, serta mengatur
tingkah laku agresif dan reproduksi.

2. Otak Tengah (mesensefalon)


Merupakan pusat pengaturan refleks pendengaran dan pengaturan refleks
pengelihatan yang meliputi pemfokusan objek. Otak tengah juga merupakan
tempat sistem pengaktifan retikuler, yaitu kelompok sel saraf yang
membangkitkan otak dan mempertahankan sesadaran. Di otak tengah sel-sel saraf
juga menyaring rangsangan-rangsangan untuk mencegah otak belakang terbebani
oleh terlalu banyak informasi. Pada saat sistem pengaktifan retikuler tidak aktif,
tubuh dan otak dalam tahap tidur. Tahap tidur tersebut penting untuk mencegah
kelelahan sistem saraf.

3. Otak Belakang
Otak belakang tersusun atas otak kecil (serebelum), jembatan varol (pons
varolii), dan sumsum lanjutan (medula oblongata). Otak kecil berfungsi
mengatur keseimbangan serta posisi tubuh. Selain itu, bersama dengan otak besar,
otak kecil mengatur gerak otot secara sadar. Jembatan varol Merupakan jembatan
penghubung bagianbagian dari otak, juga merupakan pusat mengiriman rangsang
ke otak kecil. Sumsum lanjutan Merupakan penghubung otak ke sumsum tulang
belakang yang berfungsi untuk mengatur denyut jantung, tekanan darah, frekuensi
pernapasan, produksi ludah, gerak alat pencernaan, batuk dan bersin.
B. SUMSUM TULANG BELAKANG (Medula Spinalis)
Sumsum tulang belakang adalah saraf yang tipis yang merupakan perpanjangan
dari sistem saraf pusat dari otak dan melengkungi serta dilindungi oleh tulang
belakang. Fungsi utama sumsum tulang belakang adalah transmisi pemasukan
rangsangan antara periferi dan otak. Fungsi lain sumsum tulang belakang adalah
mengontrol gerakan refleks, termasuk gerakan reflek pada mata, hidung, dan lain-lain.
Terdapat pada ruas-ruas tulang belakang sampai ruas kedua tulang pinggang.
Substansi kelabu pada sumsum tulang belakang terdapat di bagian dalam dan
tersusun atas badan-badan sel, sinapsis serta sel-sel saraf konektor yang tidak
bermielin. Penampang melintang substansi kelabu pada sumsum tulang belakang
berbentuk seperti huruf H atau sayap kupu-kupu. Sementara itu, substansi putih yang
terletak dibagian luar tersusun atas serabut-serabut saraf (akson) bermielin. Akson
bermielin itu mengirimkan infoemasi dari sumsum tulang belakang menuju otak atau
sebaliknya.

Seperti halnya otak, sumsum tulang belakang juga dilindungi oleh 3 lapis
membran. Dibagian tengah, yaitu diantara membran dalam dan membran luar terdapat
terdapat saluran tengah yang berisi cairan serebrospinal. Cairan tersebut berfungsi
untuk memasok makanan bagi sumsum tulang belakang dan berperan sebagai
peredam kejut atau pelindung dari goncangan.

Sel-sel saraf sensori masuk ke sumsum tulang belakang melalui akar


dorsal(atas), sedangkan sel-sel saraf motor meninggalkan sumsum tulang belakang
melalui akar ventral (bawah). Pada akar dorsal terdapat pembengkakan yang
dinamakan ganglion akar dorsal yang berisi badan-badan sel saraf sensori.
Sumsum tulang belakang berhubungan dengan :

1. gerak refleks struktur tubuh dibawah leher


2. menghantarkan rangsang sensori dari reseptor ke otak
3. membawa rangsang motor dari otak ke efektor.
DAFTAR PUSTAKA

Pujiyanto, Sri. 2014. Menjelajah Dunia Biologi untuk kelas XI SMA dan MA. Solo: PT Tiga
Serangkai Pustaka Mandiri

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Otak

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sumsum_tulang_belakang

https://materi78.wordpress.com/2013/06/25/biologi-3/