Anda di halaman 1dari 27

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.

DENGAN POST PARTUM DISERTAI KETUBAN PECAH DINI (KPD)

DI RUANG IBU DAN ANAK


RSU ISLAM HARAPAN ANDA TEGAL

Tanggal Masuk Rs : 25 Maret 2020 Ruang Rawat : Ibu dan Anak

Tanggal Pengkajian : 26 Maret 2020 No. Register : 525XXX


Perawat Yang mengkaji : YULIANA, Diagnosa Medis :G3P1A1 KPD
S.Kep

I. IDENTITAS
1. Identitas Klien
Nama : Ny. E
Umur : 29 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Suku/ Bangsa : Jawa / Indonesia
Agama : Islam
Pendidikan : DIII
Pekerjaan : PNS
Sumber Biaya : BPJS
Alamat : Jln Salatiga 5/1Tegal sealatan.
Tanggal Masuk RS/RB : 25 Maret 2020
Kelas Rawat Inap : 1 (Satu)
Tanggal Pengkajian : 26 Maret 2020
No. Register : 525xxx
Diagnosa Medis : G3P1A1 KPD

2. Identitas Penanggung Jawab


Nama : Tn. I
Umur : 42 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Suku/ Bangsa : Jawa / Indonesia
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jln Salatiga 5/1Tegal sealatan
Hubungan Dengan Klien : Suami Klien
II. RIWAYAT KESEHATAN
A. Riwayat Kesehatan Sekarang
1. Alasan Masuk Rumah Sakit
Pasien kiriman dari dr. Juwita Elva SpOG,dengan Ketuban Pecah Dini,
klien mengatakan sudah kenceng-kencang perutnya.
2. Keluhan Utama
Klien mengatakan telah melahirkan dan Klien mengatakan nyeri
perutnya.
3. Kronologis Keluhan
a. Klien mengatakan nyeri di perutnya
P : Klien Mengatakan Saat Beraktivitas
Q : Klien Mengatakan Nyeri Seperti ditusuk-tusuk
R : Nyeri di perut bekas melahirkan
S : Skala Nyeri 7
T : Nyeri terasa hilang timbul
b. Klien mengatakan ada luka jahitan bekas episiotomy post
melahirkan, tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada
luka, tidak ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar luka
c. Klien mengatakan ASI belum lancar keluarnya.
d. Tampak Asi Klien belum keluar
e. Tanda-tanda Vital Pasien
Tekanan Darah (TD) : 135/80 mmHg, Nadi : 90x/ Menit,
RR : 20x/Menit, Suhu : 36,8 0C

B. Riwayat Kesehatan Dahulu


Klien mengatakan sebelumnya belum pernah melakukan operasi / tindakan
medis lainnya.
C. Riwayat Kesehatan Kelurga
Klien mengatkan tidak ada riwayat penyakit keturunan dalam keluarganya.
III. RIWAYAT OBSTETRI
A. Riwayat Menstruasi
a. Menarche : 13 tahun
b. Siklus : 28 Hari
c. Banyaknya : 2 x/Hari
d. Keteraturan : Teratur
e. Lamanya : 7 hari
f. HPHT : 10/07/2019
g. Keluhan Yang Menyertai : Nyeri Saat Menstrusi
B. Riwayat Perkawinan
a. Kawin / Tidak Kawin : Menikah
b. Umur Ibu Menikah : 25 Tahun
c. Umur bapak Menikah : 26 Tahun
d. Lama Pernikahan : 16 Tahun
e. Berapa kali Menikah : 1x Menikah
C. Riwayat Keluarga Berencana
Klien Mengatakan Menggunakan KB dengan Intrauterine Device (IUD)
D. Riwayat Kehamilan, Persalinan, dan Nifas
1. Riwayat Kehamilan
a. Pemeriksaan Kehamilan
Trimester I : 1x1 bulan
Trimester II : 1x1 bulan
Trimester III : 1x1 bulan
Tempat Pemeriksaan: Klinik Dr juwita elva, Sp. Og
b. Riwayat Imunisasi
TT - pada usia kehamilan : -
c. Riwayat pemakaian obat selama kehamilan : -
d. Keluhan selama kehamilan : Mual- Mual
2. Riwayat Persalinan
a. Tabel Riwayat Persalinan
G3P1A1
Anak KEHAMILAN PERSALINAN KOMPLIKASI NIFAS ANAK
Ke Umur Penyulit Jenis Penolong Penyulit Laserasi Infeksi Perdarah JK BB PJ Keadaan
Kehamilan an Fisik

1 Abortus - Abortus Dokter - - - - - - - -

2 Aterm - Normal Dokter - - - - P 3.050 48 Sehat

3 Aterm - Normal Dokter KPD - - - P 3.190 48 Sehat


b. Riwayat Persalinan Sekarang
- Tanggal Persalinan : 25 Maret 2020 jam 11.40 WIB
- Tipe Persalinan : Normal
- Lama Persalinan : 60 Menit
- Jumlah Perdarahan : 50 ml
- Jenis Kelamin Bayi : Perempuan BB 3190 Gram PB 48 cm
- APGAR Score : Menit I “ 5 Menit V : “ 10

IV. RIWAYAT PSIKOSOSIAL


a. Respon ibu terhadap kelahiran bayinya
Respon klien baik dengan mengatakan senang dengan kelahiran anaknya
b. Respon anggota keluarga lain terhadap kehadiran bayi
Klien mengatakan respon keluarga Baik dan senang atas kelahiran anaknya
c. Kesiapan mental untuk menjadi ibu
Klien mengatakan sudah mempersiapkan mental untuk kelahiranan anaknya
d. Rencana perawatan bayi
Klien mengatakan akan merawat anaknya bersama keluarganya
e. Self Care
- Breast Care : Memahami dan mengerjakan.
- Perineal Care : Memahami dan mengerjakan.
- Nutrisi : Memahami dan mengerjakan.
- Senam Nifas : Memahami dan mengerjakan.
- KB : Memahami.
- Menyusui : Memahami dan mengerjakan.
f. Perawtan Bayi
- Memandikan : Memahami dan mengerjakan.
- Perawatan tali pusat : Memahami dan mengerjakan.

V. POLA AKTIVITAS / KEBIASAAN SEHARI-HARI


1. Pola Nutrisi
- Frekuensi Makan : 3x/hari, Porsi : 1
- Nafsu Makan : Baik
- Jenis Makanan : Nasi dan Lauk Pauk
Makanan Yang tidak disukai : Tidak ada
- Kebiasaan sebelum makan : Tidak ada.
2. Pola Eliminasi
BAK
- Frekuensi: 4-5 jam sekali
- Jumlah : 200 ml/24 jam
- Warna : Kuning jernih, kadang putih jernih
- Bau : khas urine
Keluhan yang berhubungan dengan BAK : Tidak ada
BAB
- Frekuensi : 1 x /hari
- Warna : coklat/kuning
- Konsistensi : Lembek
- Keluhan : Tidak ada.

3. Pola Personal Hygiene


a. Penampilan secara Umum
Pakaian : Bersih dan rapi
Kuku : Bersih dan Terawat
Bau : Tidak bau
b. Mandi, frekuensi : 2x/hari
c. Oral Hygiene, frekuensi : 3x.hari
d. Cuci Rambut, frekuensi : 2x/hari

4. Pola Istirahat dan tidur


- Lama Tidur : 6-8jam/hari
- Tidur siang : Tidak
- Kebiasaan sebelum tidur / pengantar tidur : Tidak ada
- Keluhan / masalah : Tidak ada

5. Pola aktifitas dan latihan


- Kegiatan dalam pekerjaan : Duduk
- Waktu bekerja : 8 jam
- Olahraga : Tidak
- Kegiatan waktu luang : Istirahat
- Keluhan dalam aktifitas : Tidak ada

6. Pola Kebiasaan yang mempengaruhi Kesehatan


a. Merokok : Tidak
b. Minuman Keras : Tidak
c. Ketergantungan Obat : Tidak

VI. PEMERIKSAAN FISIK


a. Pemeriksaan Umum
1. Keadaan Umum : Baik
2. Kesadaran : Compos Mentis
3. BB sebelum Hamil : 61 KG
4. BB Hamil : 64 KG
5. BB Sekarang : 60 KG
6. TB : 163 cm.
7. Tanda Vital
- TD : 135/80 mmHg Nadi : 90 x/menit
- Suhu : 36,8° C Respirasi : 20 x/menit

b. Pemeriksaan Khusus
1. Kepala
- Rambut
Warna : Hitam Kualitas : Baik
Distribusi : Baik Rontok : Tidak
- Kulit Kepala
Warna : Coklat Lesi : Tidak ada
Peradangan : Tidak ada Kebersihan : Baik
- Bentuk Kepala : Simetris, tidak ada kelainan
2. Muka
- Ekspresi : Baik, normal
- Kesimetrisan : Baik
- Pigmentasi : Baik
- Tidak ada Acne dan oedema.
3. Mata
- Posisi Mata : Simetris
- Kelopak Mata : Normal, tidak ptoseis / odem
- Pergerakan Bola Mata : Normal
- Konjungtiva : Ananemis
- Kornea : Normal, tidak keruh / berkabut
- Sklera : An-ikterik
- Lain-lain : Tidak ada.
4. Hidung
- Pernafasan Cuping Hidung : Tidak
- Mukosa : Warna Normal, Tidak ada odem/nyeri
- Penciuman : Normal, tidak ada kelainan

5. Mulut
Keadaan Mulut
- Gigi : Baik, normal, tidak caries
- Stomatitis : Tidak ada
- Bau Mulut : Normal, tidak ada kelainan
- Lidah : Tidak kotor, normal, tidak ada kelainan
- Kesulitan Menelan : Tidak. ada

6. Leher
- Pembesaran Kelenjar Tiroid : Tidak Ada
- KGB : Tidak Ada
- JVP : Tidak Ada

7. Daerah Dada
- Bentuk dada : Normal, tidak ada kelainan
- Jantung dan Paru : Normal, tidak ada kelainan
- Mammae, warna : Coklat
- Pembengkakan Mammae : Tidak
- Nyeri Tekan saat Palpasi : Tidak
- Warna Aerola Mammae : Normal, melebar / meluas
- Papilla Mammae : Menonjol
- Colostrum : Belum Keluar
- Kebersihan Mammae : Normal, tidak ada kelainan, tidak bau.

8. Abdomen
- Warna Kulit : Coklat, normal
- Turgor Kulit : Baik, tidak kering
- Striae :Ada, normal wajar
- Linea Alba : Ada.
- Hepar : Palpasi : Normal, Pekusi : Tidak ada Kelainan
- Limpa : Palpasi : Normal, Pekusi : Tidak ada Kelainan
- Lambung : Palpasi : Normal, Pekusi : Tidak ada Kelainan
- Bising Usus : Normal, tidak ada kelainan
- Ginjal : Palpasi : Normal, Pekusi : Tidak ada Kelainan

OBSTETRI
- TFU : Setinggi Pusar
- Konstraksi : Baik
- Konsistensi Uterus : Baik
- Posisi Uterus : Baik
- Luka Post Operasi : Ada luka, tampak sekitar luka bersih, tidak
tampak pus pada luka, tidak ada kemerahan sekitar luka, tidak ada
edema sekitar luka.
- Kondisi VU : Baik
- Diastasis Rectus Abdominis :
Panjang : 2 cm Lebar : 2 Cm

9. Genitalia
- Labiya Mayora dan Minora : Bersih, tak tampak adanya Laserasi
- Kebersihan Vagina : Bersih
- Perineum : Utuh
Tanda REEDA :
R : Kemerahan : Tidak Ada
E : Bengkak : Tidak Ada
E : Echimosis : Tidak Ada Kebiruan
D : Discharge : Tidak Ada cairan yang keluar
A : Approximate : ada jahitan luka post episiotomy melahirkan

- Lokhea
Warna : Merah Bau : Khas Jenis : Rubra
- Pemakaian Pembalut / Softex : Jumlah : 7

10. Ekstremitas
- Ambulasi : Ya, 24 jam post partum.
- Homan’s Sign : tidak ada
- Reflek Patela : Baik
- Odema : Ya, terutama ekstremitas kedua kaki.
- Varises : Tidak ada
11. Anus
- Pembesaran Hemorroid : Tidak Ada
Derajat :-
Lokasi :-
Berapa Lama :-
Nyeri :-
Kebersihan : Baik, tidak ada kelainan

VII. KEADAAN BAYI SAAT LAHIR


a. Lahir Tanggal : 25 Maret 2020
b. Kelahiran : Tunggal
c. Tindakan Resusitasi :-
d. Plasenta : Berat 1150 gram
e. Tali Pusat : Panjang 23 Cm
f. Ukuran : 30 cm
g. Jumlah Pembuluh Darah : 20
h. Kelainan : Tidak ada Kelainan
Nilai APGAR SCORE : 1”5 2”10
Tanda Nilai Jumlah
0 1 2
Denyut Jantung Tidak ada < 100 >100
Usaha Nafas Tidak ada Lambat Menagis Kuat
Tonus Otot Lumpuh Ekstermitas Fleksi Gerakan Aktif
sedikit
Reflek Tidak Gerakan sedikit Reaksi
Bereaksi Melawan
Warna Biru/Pucat Tubuh Kemerahan
Kemerahan

VIII. PEMERIKSAAN PENUNJANG


a. Laboratorium
Pemeriksaan laboratorium pada tanggal 25 Maret 2020 :
Pemeriksaan Hasil Rentang Normal
Leukosit 8.600 /ul 3.600 – 11.000
Eritrosit 4.56 10^6/ul 4.40 – 5.00

HB 12.2 g/dl 11.7 – 15.5


Hematokrit 34,3 % 35 – 47
MCV 85,8 fl 80 – 100
MCH 30.3 pg 26 – 34
MCHC 35.3 g/dl 32 – 36
Trombosit 260.000 /ul 150.000 – 440.000
GDS 63 g/dl 74 -110
CT 5.00 Menit 3.00 – 7.00
BT 2.00 Menit 1.00 – 3. 00
Golongan Darah O

IX. PENGOBATAN / TERAPI


Terapi :
- Infus RL 20 Tpm
- Inj. Ceftriaxon 2gram (IV) Skintes (Profilaksis)
- Inj. Ketorolak 3x30 mg (Drip RL)
- Po. Antalgin 3x500 mg

X. ANALISA DATA

NO DATA PROBLEM ETIOLOGI

1 DS : Agen Cidera (Luka Nyeri Akut


a. Klien mengatakan nyeri di luka Post Operasi)
bekas epis melahirkan
P : Klien Mengatakan Saat
Beraktivitas
Q : Klien Mengatakan Nyeri
Seperti ditusuk-tusuk
R : Nyeri di perut bekas epis
S : Skala Nyeri 7
T : Nyeri terasa hilang timbul
DO :
Pasien tampak menahan nyeri
Tekanan Darah (TD) : 135/80 mmHg,
Nadi : 90x/ Menit,
RR : 20x/Menit, Suhu : 36,8 0C
2 DS : prosedur Risiko Infeksi
Klien mengatakan ada luka jahitan invasiff
post epis
DO :
Tampak sekitar luka bersih, tidak
tampak pus pada luka, tidak ada
kemerahan sekitar luka, tidak ada
edema sekitar luka , Suhu : 36,8 0C,
Leukosit 8.600 /ul
3 DS : Suplai ASI tidak Ketidakefektifan
Klien mengatakan ASI belum lancar cukup pemberian ASI
keluarnya.
Klien mengatakan payudara terasa
kencang
DO :
Tampak Asi Klien belum keluar

XI. DIAGNOSA KEPERAWATAN


TGL TGL
NO DIAGNOSA DIAGNOSA KEPERAWATAN DIAGNOSA TTD
MUNCUL TERATASI

1 26/03/2020 Nyeri Akut Berhubungan dengan 28/03/2020 Yuliana, S.Kep


agen cidera (adanya Luka post
Operasi)

2 26/03/2020 Risiko Infeksi berhubungan dengan 28/03/2020 Yuliana, S.Kep


tindakan invasif

3 26/03/2020 Ketidakefektifan pemberian ASI 28/03/2020 Yuliana, S.Kep


berhubungan dengan Suplai ASI
tidak cukup
XII. INTERVENSI KEPERAWATAN
HARI, DIAGNOSA
NO TUJUAN ( NOC ) INTERVENSI ( NIC ) RASIONAL
TGL KEPERAWATAN

1 Kamis, Nyeri persalinan Setelah dilakukan tindakan a. Kaji skala nyeri. a. Untuk mengetahui tingkat skla nyeri

26/03/2020 Berhubungan keperawatan selama 3x24 jam klien dan pemilihan intervensi yang

dengan agen cidera diharapakan nyeri pasien tepat


(adanya Luka post berkurang atau hilang dengan
Operasi) kriteria hasil ditandai dengan: b. Observasi TTV klien. b. Untuk mengetahui keadaan umum

a. Mampu mengontrol nyeri klien.


(tahu penyebab nyeri,
mampu menggunakan c. Ajarkan klien untuk melakukan c. Untuk mengurangi rasa nyeri klien.
tehnik relaksasi nafas dalam. tehnik nonfarmakologi
untuk mengurangi nyeri, d. Berikan posisi yang nyaman pada d. Untuk mengurangi rasa nyeri saat
mencari bantuan) klien. beraktifitas
b. Melaporkan bahwa nyeri e. Kolaborasi dengan dokter dalam e. Untuk Mengurangi rasa nyeri pada
berkurang dengan pemberian obat analgetik. Klien
menggunakan manajemen
nyeri
c. Mampu mengenali nyeri
(skala, intensitas,
frekuensi dan tanda nyeri)
d. Menyatakan rasa nyaman
setelah nyeri berkurang
e. Tanda vital dalam rentang
normal

a. Monitor tanda dan gejala infeksi a. mengetahui tanda infeksi lebih dini.
2 Kamis, Risiko infeksi Setelah dilakukan tindakan
sistemik dan lokal.
26/03/2020 berhubungan keperawatan selama 3x24 jam
b. Batasi pengunjung b. menghindari kontaminasi dari
dengan tindakan diharapkan tidak terjadi
pengunjung
invasiff infeksi pada klien dengan
c. Pertahankan teknik cairan asepsis c. Mencegah penyebab infeksi dan
kriteria hasil ditandai :
pada klien yang beresiko. mengurangi terjadinya infeksi
a. Klien bebas dari tanda dan
d. Inspeksi kondisi luka/insisi bedah d. mengetahui kebersihan luka dan tanda
gejala infeksi
infeksi.
b. Menunjukkan kemampuan
e. Ajarkan keluarga klien tentang e. Gejala infeksi dapat dideteksi lebih
untuk mencegah
tanda dan gejala infeksi. dini.
timbulnya infeksi
f. Laporkan kecurigaan infeksi. f. Gejala infeksi dapat segera ditangani.
c. Jumlah leukosit dalam
batas normal
d. Menunjukkan perilaku
hidup sehat

3 Kamis, Ketidakefektifan Setelah dilakukan tindakan a. Evaluasi pola menghisap dan a. Untuk mengetahui kemampuan bayi
26/03/2020 pemberian ASI keperawatan selama 1 x 24 menelan bayi dalam menyusui
berhubungan jam diharapkan keberhasilan b. Kaji motivasi dan persepsi klien b. Untuk meningkatkan motivasi klien
dengan Suplai ASI menyusui bayi meningkat tentang menyusui dalam menyusui bayinya
tidak cukup dengan kriteria hasil : c. Berikan informasi mengenai c. Untuk mengingkatkan pengetahuan
a. Intake nutrisi cukup manfaat menyusui baik fisiologis klien tentang manfaat menyusui bagi
adekuat maupun psikologis bayinya
b. Pengeluaran ASI cukup d. Ajarkan ibu teknik menyusui d. Untuk memaksimalkan klien dalam
adekuat yang benar menyusui
e. Anjurka klien untuk istirahat yang e. Agar produksi ASI dapat maksimal
cukup, hidrasi dan diet yang
seimbang.
XIII. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
NO.
TGL, IMPLEMENTASI
NO DX RESPON TTD
JAM
KEP

Hari 1 ( 26 Maret 2020 )

1 15.00 1 Mengkaji skala dan intensitas nyeri klien DS : Klien mengatakan nyeri di luka post epis yuliana
P : Klien Mengatakan Saat Beraktivitas S.kep
Q : Klien Mengatakan Nyeri Seperti ditusuk-tusuk
R : Nyeri di perut post epis
T : Nyeri terasa hilang timbul
DO :
Pasien tampak menahan nyeri
S : Skala Nyeri 7
2 15.15 2 Memonitor tanda dan gejala infeksi sitemik dan lokal DS : Klien mengatakan ada luka jahitan post epis yuliana,
DO : Tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada luka, tidak S.kep
ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar luka , Suhu :
36,8
0
C, Leukosit 8.600 /ul
3 15.30 3 Mengkaji motivasi dan persepsi klien tentang menyusui DS : Klien mengatakan bersedia menyusui bayinya, Klien yuliana,
mengatakan ASI belum lancar keluarnya, dan Klien mengatakan S.Kep
payudara terasa kencang
DO : Tampak Asi Klien belum keluar
4 15.45 1 Memberikan posisi yang nyaman pada klien DS : Klien mengatakan sudah nyaman yuliana,
DO : Tampak posisi klien semifowler S.Kep
5 15.55 1 Mengajarkan klien untuk melakukan tehnik relaksasi DS : Klien mengatakan bersedia melakukan teknik relaksaksi nafas yuliana,
nafas dalam. dalam yang diajarkan S.Kep
DO : Klien tampak mencoba teknik relaksaksi nafas dalam
6 16.10 2 Membatasi pengunjung DS : Klien dan keluarga bersedia mengikuti anjuran yuliana,
DO : Tampak Suami klien yang menemani S.Kep
7 16.15 2 Mengjarkan keluarga klien tentang tanda dan gejala DS : Klien dan keluarga mengatakan paham yang dijelaskan tentang yuliana,
infeksi tanda dan gejala infeksi S.Kep
DO : Klien dan keluarga menyebutkan tanda dan gejala infeksi
8 16.30 3 Mengajarkan ibu teknik menyusui yang benar DS : Klien bersedia belatih teknik menyusui yang benar yuliana,
DO : Tampak Klien mencoba teknik menyusui yang benar S.Kep
9 16.40 3 Menganjurkan klien untuk istirahat yang cukup, hidrasi DS : Klien bersedia istirahat yang cukup, hidrasi dan diet yang yuliana,
dan diet yang seimbang seimbang S.Kep
DO : Tampak Klien sedang istirahat di tempat tidur
10 17.00 1,2 Mengobservasi Tanda – tanda vital klien DS: Klien bersedia di ukur Tanda – tanda vitalnya yuliana,
DO : TD : 130/80 mmHg, Nadi 90x/Menit, Suhu 36,70 C, S.Kep
RR 20x/menit
11 18.00 1 Kolaborasi pemberian obat sesuai indikasi DS : Klien bersedia diberikan terapi obat yuliana,
Ketorolak 50 mg/drip dalam RL DO : Inj. Ketorolak 50 mg/ drip dalam RL dimasukan S.Kep

Hari 2 ( 27 Maret 2020 )

1 15.00 1 Mengkaji skala dan intensitas nyeri klien DS : Klien mengatakan nyeri berkurang di luka post epis yuliana,
P : Klien Mengatakan Saat Beraktivitas S.kep
Q : Klien Mengatakan Nyeri Seperti kram dan perih
R : Nyeri di perut post epis
T : Nyeri terasa hilang timbul

DO : Pasien tampak masih menahan nyeri


S : Skala Nyeri 6
2 15.20 2 Memonitor tanda dan gejala infeksi sitemik dan lokal DS : Klien mengatakan ada luka jahitan post epis yuliana,
DO : Tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada luka, tidak S.kep
ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar luka , Suhu :
36,5
0
3 15.30 3 Mengkaji motivasi dan persepsi klien tentang menyusui DSC : Klien mengatakan bersedia menyusui bayinya, Klien yuliana ,
mengatakan ASI mulai keluar sedikit-sedikit S.Kep
DO : Tampak klien sedang menyusui bayinya

4 15.50 1 Memberikan posisi yang nyaman pada klien DS : Klien mengatakan sudah nyaman yuliana,
DO : Tampak posisi klien semifowler S.Kep
5 16.00 2 Menginspeksi kondisi luka/insisi bedah DS : Klien bersedia luka post epis dilihat yuliana,
DO : Tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada luka, tidak S.Kep
ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar luka
6 16.10 2 Membatasi pengunjung DS : Klien dan keluarga bersedia mengikuti anjuran yuliana,
DO : Tampak Suami klien yang menemani S.Kep
7 16.20 3 Mengevaluasi pola menghisap dan menelan bayi DS : Klien mengatakan bayinya cukup kuat menghisap ketika yuliana,
menyusu dan bisa menelan dengan baik S.Kep
DO : Tampak ibu sedang menyusui, tampak bayi bisa menghisap
dan menelan ASI
8 16.40 3 Menganjurkan klien untuk istirahat yang cukup, hidrasi DS : Klien bersedia istirahat yang cukup, hidrasi dan diet yang yuliana,
dan diet yang seimbang seimbang S.Kep
DO : Tampak Klien sedang istirahat di tempat tidur
9 17.00 1,2 Mengobservasi Tanda – tanda vital klien DS: Klien bersedia di ukur Tanda – tanda vitalnya yuliana,
DO : TD : 130/80 mmHg, Nadi 90x/Menit, Suhu 36,70 C, S.Kep
RR 20x/menit
10 18.00 1 Kolaborasi pemberian obat sesuai indikasi DS : Klien bersedia diberikan terapi obat yuliana,
Ketorolak 50 mg/drip dalam RL DO : Inj. Ketorolak 50 mg/ drip dalam RL dimasukan S.Kep

Hari 3 ( 28 Maret 2020 )

1 15.00 1 Mengkaji skala dan intensitas nyeri klien DS : Klien mengatakan nyeri kadang-kadang di luka post epis yuliana ,
P : Klien Mengatakan Saat Beraktivitas S.kep
Q : Klien Mengatakan Nyeri Seperti melilit
R : Nyeri di perut post epis
S : Skala Nyeri 3
T : Nyeri terasa hilang timbul
DO : Pasien tak tampak menahan nyeri

2 15.20 2 Memonitor tanda dan gejala infeksi sitemik dan lokal DS : Klien mengatakan ada luka jahitan post epis yuliana ,
DO : Tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada luka, tidak S.kep
ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar luka , Suhu :
36,6
0
3 15.30 3 Mengkaji motivasi dan persepsi klien tentang menyusui DSC : Klien mengatakan bersedia menyusui bayinya, Klien yuliana,
mengatakan ASI keluar sudah lancar dan lumayan banyak S.Kep
DO : Tampak klien sedang menyusui bayinya
4 15.50 1 Memberikan posisi yang nyaman pada klien DS : Klien mengatakan sudah nyaman yuliana,
DO : Tampak posisi klien semifowler S.Kep
5 16.00 2 Menginspeksi kondisi luka/insisi bedah DS : Klien bersedia luka post epis dilihat yuliana
DO : Tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada luka, tidak S.Kep
ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar luka
6 16.10 2 Membatasi pengunjung DS : Klien dan keluarga bersedia mengikuti anjuran yuliana,
DO : Tampak Suami klien yang menemani S.Kep
7 16.30 3 Mengevaluasi pola menghisap dan menelan bayi DS : Klien mengatakan bayinya cukup kuat menghisap ketika yuliana,
menyusu dan bisa menelan dengan baik S.Kep
DO : Tampak ibu sedang menyusui, tampak bayi bisa menghisap
dan menelan ASI
8 17.00 1,2 Mengobservasi Tanda – tanda vital klien DS: Klien bersedia di ukur Tanda – tanda vitalnya yuliana ,
DO : TD : 130/80 mmHg, Nadi 90x/Menit, Suhu 36,70 C, S.Kep
RR 20x/menit
9 18.00 1 Kolaborasi pemberian obat sesuai indikasi DS : Klien bersedia diberikan terapi obat yuliana ,
Ketorolak 50 mg/drip dalam RL DO : Inj. Ketorolak 50 mg/ drip dalam RL dimasukan S.Kep
XIV. EVALUASI KEPERAWATAN
TGL, NO. DX
NO CATATAN PERKEMBANGAN TTD
JAM KEP

26 S : Klien mengatakan nyeri di luka post epis yuliana,


1 1
Maret P : Klien Mengatakan Saat Beraktivitas S.Kep
2020
Q : Klien Mengatakan Nyeri Seperti ditusuk-tusuk
19.00 R : Nyeri di perut post epis
T : Nyeri terasa hilang timbul
O : Pasien tampak menahan nyeri, TD : 130/80 mmHg, Nadi 90x/Menit, Suhu 36,70 C, RR 20x/menit, Inj. Ketorolak 50
mg/Drip dalam RL
S : Skala Nyeri 7
A : Masalah keperawatan nyeri persalinan belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi keperawatan
1. Kaji skala nyeri.
2. Observasi TTV klien.
3. Ajarkan klien untuk melakukan tehnik relaksasi nafas dalam.
4. Berikan posisi yang nyaman pada klien.
5. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat analgetik.
S : Klien mengatakan ada luka jahitan bekas operasi SC yuliana
2 26 2 S.Kep
O : Tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada luka, tidak ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar
Maret
2020 luka , Suhu : 36,7 0C, Leukosit 8.600 /ul
19.00 A : Masalah Keperawatan Resiko Infeksi dapat Dicegah
P : Pertahankan kondisi klien dan lanjutkan intervensi Keperawatan
1. Monitor tanda dan gejala infeksi sistemik dan local.
2. Batasi pengunjung
3. Pertahankan teknik cairan asepsis pada klien yang beresiko.
4. Inspeksi kondisi luka/insisi bedah
5. Ajarkan keluarga klien tentang tanda dan gejala infeksi
6. Laporkan kecurigaan infeksi

S : Klien mengatakan bersedia menyusui bayinya, Klien mengatakan ASI belum lancer keluarnya, dan Klien yuliana
3 26 mengatakan S.Kep
3 payudara terasa kencang
Maret
2020 O : Tampak Asi Klien belum keluar
19.00
A : Masalah Keperawatan Ketidakefektifan pemberian ASI belum Teratasi
P : Lanjutkan Intervensi Keperawatan
1. Evaluasi pola menghisap dan menelan bayi
2. Kaji motivasi dan persepsi klien tentang menyusui
3. Berikan informasi mengenai manfaat menyusui baik fisiologis maupun psikologis
4. Ajarkan ibu teknik menyusui yang benar
5. Anjurka klien untuk istirahat yang cukup, hidrasi dan diet yang seimbang

27 S : Klien mengatakan nyeri berkurang di luka bekas oiperasi SC


4 1
Maret P : Klien Mengatakan Saat Beraktivitas
2020
19.00 Q : Klien Mengatakan Nyeri Seperti dikram dan perih
R : Nyeri di perut bekas operasi SC
S : Skala Nyeri 4
T : Nyeri terasa hilang timbul
O : Pasien tampak masih menahan nyeri, TD : 130/80 mmHg, Nadi 90x/Menit, Suhu 36,70 C,
RR 20x/menit, Inj. Ketorolak 50 mg/Drip dalam RL
A : Masalah keperawatan nyeri akut belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi keperawatan
1. Kaji skala nyeri.
2. Observasi TTV klien.
3. Ajarkan klien untuk melakukan tehnik relaksasi nafas dalam.
4. Berikan posisi yang nyaman pada klien.
5. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat analgetik.
yuliana
5 27 S : Klien mengatakan ada luka jahitan bekas operasi SC S.Kep
2
Maret
2020
19.00 O : Tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada luka, tidak ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar
luka , Suhu : 36,7 0C
A : Masalah Keperawatan Resiko Infeksi dapat Dicegah
P : Pertahankan kondisi klien dan lanjutkan intervensi Keperawatan
1. Monitor tanda dan gejala infeksi sistemik dan local.
2. Batasi pengunjung
3. Pertahankan teknik cairan asepsis pada klien yang beresiko.
4. Inspeksi kondisi luka/insisi bedah
5. Ajarkan keluarga klien tentang tanda dan gejala infeksi
6. Laporkan kecurigaan infeksi

S : Klien mengatakan bersedia menyusui bayinya, Klien mengatakan ASI mulai keluar sedikit-sedikit, Klien yuliana
6 27 3 mengatakan S.Kep
Maret bayinya cukup kuat menghisap ketika menyusu dan bisa menelan dengan baik
2020 O : Tampak ibu sedang menyusui, tampak bayi bisa menghisap dan menelan ASI, Tampak klien sedang menyusui
19.00 bayinya
A : Masalah Keperawatan Ketidakefektifan pemberian ASI belum Teratasi
P : Lanjutkan Intervensi Keperawatan
1. Evaluasi pola menghisap dan menelan bayi
2. Kaji motivasi dan persepsi klien tentang menyusui
3. Berikan informasi mengenai manfaat menyusui baik fisiologis maupun psikologis
4. Ajarkan ibu teknik menyusui yang benar
5. Anjurka klien untuk istirahat yang cukup, hidrasi dan diet yang seimbang

S : Klien mengatakan nyeri kadang-kadang di luka bekas oiperasi SC yuliana


7 28 1 S.Kep
P : Klien Mengatakan Saat Beraktivitas
Maret
2020 Q : Klien Mengatakan Nyeri Seperti melilit
19.00 R : Nyeri di perut bekas operasi SC
S : Skala Nyeri 2
T : Nyeri terasa hilang timbul
O : Pasien tak tampak menahan nyeri, TD : 130/80 mmHg, Nadi 90x/Menit, Suhu 36,70 C,
RR 20x/menit, Inj. Ketorolak 50 mg/Drip dalam RL
A : Masalah keperawatan nyeri akut teratasi
P : Hentikan intervensi keperawatan
S : Klien mengatakan ada luka jahitan bekas operasi SC yuliana
S.Kep
8 28 2 O : Tampak sekitar luka bersih, tidak tampak pus pada luka, tidak ada kemerahan sekitar luka, tidak ada edema sekitar
Maret luka , Suhu : 36,7 0C
2020
19.00 A : Masalah Keperawatan Resiko Infeksi dapat Dicegah
P : Pertahankan kondisi klien dan Hentikan intervensi Keperawatan
9 28 3 yuliana
S : Klien mengatakan bersedia menyusui bayinya, Klien mengatakan ASI keluar sudah lancar dan lumayan banyak,
Maret S.Kep
2020 Klien mengatakan bayinya cukup kuat menghisap ketika menyusu dan bisa menelan dengan baik
19.00
O : Tampak klien sedang menyusui bayinya, dan tampak bayi bisa menghisap dan menelan ASI dengan baik
A : Masalah Keperawatan Ketidakefektifan pemberian ASI Teratasi
P : Hentikan Intervensi Keperawatan