Anda di halaman 1dari 5

UJIAN

MATA KULIAH : PENGENDALIAN KUALITAS DAN REKAYASA BIAYA


KONSTRUKSI
NAMA : DENNY ALEXANDER IMMANUEL PAAT
NIM : 19202109006

SOAL
1. Apa yang saudara tahu tentang : Biaya, Anggaran, Anggaran Biaya, Dana, Modal,
Finansial, Harga, dan Nilai serta berikan contohnya.
JAWABAN
1. Biaya
a) - Biaya secara umum adalah pengorbanan sumber ekonomis yang biasanya diukur
dalam satuan uang, baik yang telah terjadi, sedang terjadi, atau yang mungkin akan
terjadi untuk tujuan tertentu.
- Biaya dalam proyek konstruksi adalah Biaya yang diperhitungkan dalam analisis
proyek adalah biaya-biaya yang dapat di kuantifikasi/dihitung (tangible cost) atau
berpengaruh langsung terhadap suatu proyek seperti biaya investasi, biaya
operasional dan biaya lainnya yang terkait dalam kegiatan proyek seperti pajak,
pembayaran bunga dan pinjaman.
b) Contoh biaya dalam proyek konstruksi yaitu
1) Biaya langsung adalah semua biaya yang langsung berhubungan dengan
pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi di lapangan. Biaya langsung pada
proyek konstruksi dapat diperkirakan jumlahnya dengan cara menghitung
volume pekerjaan dan biaya proyek berdasarkan harga satuan pekerjaan. 
2) Biaya tidak langsung (Indirect Cost) adalah semua biaya proyek yang tidak
secara langsung berhubungan dengan konstruksi di lapangan. Meskipun
begitu, biaya tidak langsung harus ada dan tidak bisa dilepaskan dari proyek
yang tengah berjalan. Biaya tidak langsung ini belum secara eksplisit
dihitung pada tiap proyek konstruksi tetapi perlu diperkirakan guna alokasi
biaya di luar pekerjaan konstruksi.

2. Anggaran
a) Anggaran secara umum adalah suatu rencana kuantitatif periodik yang disusun
berdasarkan program yang telah disyahkan. Anggaran (budget) merupakan rencana
tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif untuk
jangka waktu tertentu dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang, tetapi dapat juga
dinyatakan dalam satuan barang/jasa.
b) Contoh anggaran dilihat dari fungsinya :
1) Fungsi perencanaan : anggaran merupakan alat perencanaan tertulis yang
menuntut pemikiran secara teliti dan memberikan gambaran lebih rinci
2) Fungsi pelaksanaan: anggaran sebagai pedoman pelaksanaan pekerjaan,
anggaran bertujuan agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara selaras dalam
mencapai tujuan
3) Fungsi pengawasan: anggaran merupakan alat pengawasan atau pengendalian,
yang berarti menilai atau mengevaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan,.
Dengan cara membandingkan realisasi dengan anggaran, dan melakukan
perbaikan bila dipandang perlu. Jenis Anggaran
3. Dana
a) Dana adalah himpunan dari uang dalam jumlah tertentu dalam bentuk tunai maupun
nontunai. Kata dana biasa digunakan dalam bisnis untuk menyebutkan istilah uang.
Dana juga merupakan komponen utama dari analisis sebuah bisnis. Dalam artian
yang lebih luas, dana juga bisa berarti modal usaha dalam menjalankan bisnis. Dana
dilihat dari konsep perusahan adalah :
b) Konsep Kuantitatif. Dana yang dimaksud dalam konsep ini adalah modal
kerja bruto, yaitu keseluruhan dari pada aktiva lancar.
c) Konsep Kualitatif. Dana yang dimaksud dalam konsep ini adalah modal kerja
netto yaitu yang merupakan kelebihan aktiva lancar di atas hutang lancarnya.
d) Konsep Fungsional. Konsep ini menyatakan tentang fungsi dari dana sebuah
usaha, di mana dana ini difungsikan untuk menghasilkan keuntungan atau
laba.
b) Contoh Dana diliahat dari pengelolaannya :
a. Pengelolaan Dana Jangka Pendek. Pengelolaan dana jangka pendek
dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan atau laba dalam jangka waktu yang
singkat. Misalnya, keuntungan per bulan dari usaha coffee shop.
b. Pengelolaan Dana Jangka Panjang. Pengelolaan dana jangka panjang berarti
untung atau laba yang akan didapatkan dapat diambil dalam waktu lama.
Umumnya, dalam waktu beberapa tahun. Bentuk aktiva tetap yang bisa digunakan
untuk penggunaan dana jangka panjang adalah tanah, gedung, dan mesin.
4. Modal
a)  Pengertian Modal secara umum adalah sekumpulan uang atau barang yang digunakan
sebagai dasar untuk melaksanakan suatu pekerjaan. (capital), yaitu barang yang
dihasilkan oleh alam atau manusia untuk membantu memproduksi barang lainnya
yang dibutuhkan manusia dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Sedangkan
untuk modal perusahaan adalah adalah hasil produksi yang digunakan kembali untuk
memproduksi lebih lanjut. Dalam perkembangannya, kemudian modal ditekankan
pada nilai, daya beli, atau pun kekuasaan menggunakan yang ada dalam barang-
barang modal.
b) Contoh Modal dilihat dari wujutnya :
a. Modal konkret adalah modal aktif yang berarti dapat diliht secara kasat mata
atau berwujud. Yang termasuk modal konkret seperti bahan baku, tempat,
mesin, gudang dan bentuk sarana prasarana lainnya.
b. Modal abstrak adalah kebalikan dari modal konkret dimana tidak dapat terlihat
secara kasat mata. Meskipun begitu, modal ini juga penting untuk
keberlangsungan perusahaan seperti skill tenaga kerja, hak cipta dan hal
pendirian.

5. Finasial
a. Ditinjau dari sudut pandang ilmu keuangan, finansial berarti membahas bagaimana
mempelajari kondisi keuangan individu, bisnis, atau organisasi. Mulai dari mengelola,
meningkatkan, memberdayakan sumber dana, mengalokasi dana sesuai pos, hingga
membuat perhitungan risiko dan prospek di masa depan. dari aspek administrasi
finansial adalah bagaimana mengatur uang masuk dan keluar dalam suatu usaha atau
lembaga.
b. Contoh finansial dilihat dari fungsi manajemnya :
1) Planning atau Perencanaan Keuangan, meliputi Perencanaan Arus Kas dan
Rugi Laba.
2) Budgeting atau Anggaran, perencanaan penerimaan dan pengalokasian
anggaran biaya secara efisien dan memaksimalkan dana yang dimiliki.
3) Controlling atau Pengendalian Keuangan, melakukan evaluasi serta perbaikan
atas keuangan dan sistem keuangan perusahaan.
4) Auditing atau Pemeriksaan Keuangan, melakukan audit internal atas
keuangan perusahaan yang ada agar sesuai dengan kaidah standar akuntansi
dan tidak terjadi penyimpangan.
5) Reporting atau Pelaporan Keuangan, menyediakan laporan informasi tentang
kondisi keuangan perusahaan dan analisa rasio laporan keuangan. 

6. Harga
a) Secara umum, harga adalah senilai uang yang harus dibayarkan konsumen kepada
penjual untuk mendapatkan barang atau jasa yang ingin dibelinya. Dalam

pemasaran, harga merupakan satuan terpenting. Ini karena harga merupakan suatu

nilai tukar dari sebuah produk atau jasa yang dinyatakan dalam satuan moneter.

Selain itu, harga merupakan salah satu penentu dari keberhasilan perusahaan

dalam menjalani usahanya. 

b) Contoh harga dilihat dari fungsinya :


a. Acuan nilai jual suatu barang ataupun jasa.

b. Memudahkan proses jual beli.

c. Penentu keuntungan bagi penjual atau produsen.

d. Acuan konsumen dalam menilai kualitas barang atau jasa.

e. Menentukan daya beli konsumen dalam pengambilan keputusan.

7. Nilai

a) Pengertian nilai secara umum adalah konsep umum tentang sesuatu yang dianggap
baik dimana keberadaannya dicita-citakan, diinginkan, dihayati, dan dilaksanakan
dalam kehidupan sehari hari dan menjadi tujuan kehidupan bersama di dalam
kelompok masyarakat tersebut, mulai dari unit kesatuan sosial terkecil hingga yang
terbesar, mulai dari lingkup suku, bangsa, hingga masyarakat internasional.
 Nilai dalam pandangan ekonomi adalah salah satu fungsi manusia untuk
melanjutkan hidup dengan pemenuhan kebutuhan yang diperlukan, misalnya
dalam kebutuhan primer, skunder, dan tersier.
 Nilai Perusahaan merupakan kondisi yang telah dicapai oleh suatu perusahaan
sebagai gambaran dari kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan setelah
melalui suatu proses kegiatan selama beberapa tahun, yaitu sejak perusahaan
tersebut didirikan sampai dengan saat ini. 
b) Contoh nilai dalam suatu perusahaan :
1. Nilai Nominal. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum secara formal dalam
anggaran dasar perseroan, disebutkan secara eksplisit dalam neraca perusahaan,
dan juga ditulis secara jelas dalam surat saham kolektif.
2. Nilai Pasar. Nilai pasar sering disebut kurs adalah harga yang terjadi dari proses
tawar menawar di pasar saham. Nilai ini hanya bisa ditentukan jika saham
perusahaan dijual di pasar saham. 
3. Nilai Intrinsik. Nilai intrinsik merupakan konsep yang paling abstrak, karena
mengacu kepada perkiraan nilai riil suatu perusahaan. Nilai perusahaan dalam
konsep nilai intrinsik ini bukan sekedar harga dari sekumpulan aset, melainkan
nilai perusahaan sebagai entitas bisnis yang memiliki kemampuan menghasilkan
keuntungan di kemudian hari.
4. Nilai Buku. Nilai buku adalah nilai perusahaan yang dihitung dengan dasar
konsep akuntansi. Secara sederhana dihitung dengan membagi selisih antar total
aset dan total utang dengan jumlah saham yang beredar.
5. Nilai Likuidasi. Nilai likuidasi adalah nilai jual seluruh aset perusahaan setelah
dikurangi semua kewajiban yang harus dipenuhi. Nilai likuidasi dapat dihitung
dengan cara yang sama dengan menghitung nilai buku, yaitu berdasarkan neraca
performa yang disiapkan ketika suatu perusahaan akan dilikuidasi.