Anda di halaman 1dari 7

TUGAS MATA KULIAH EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR

OLEH

NAMA : Andi Anggun P

NIM : J1A116360

KELAS : A 018

JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2020
1.ISPA (infeksi saluran pernafasan akut)

Infeksi salularan pernafasan ( ISPA) common cold dapat menyerang


hidung , tenggorokan, saluran nafas dan paru-paru. Ispa diawali dengan panas
disertai salah-satu atau lebih gejala tenggorokan sakit atau nyeri telan, batuk
kering atau batuk berdahak, dan pilek. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh
virus, namun bisa juga disebakan oleh bakteri. Ispa yang disebabkan oleh infeksi
virus biasa akan membaik dalam waktu 3-14 hari. Penyebaran virus ini adalah
melalui partikel-partikel di cairan saluran pernafasan akibat bersin atau batuk dari
orang yang sedang menderita ispa. Rhinovirus merupakan etiologi terbanyak dari
sekitar 200 jenis virus yang dapat menyebabkan ISPA. Beberapa jenis virus lain
yang menjadi penyebabnya adalah Coronavirus, Repiratory syncytial virus (RSV)
human metapneumonia virus dan parainfluenza virus. Ispa dapat dicegah dengan
berprilaku hidup bersih dan sehat, membiasakan cuci tangan, perhatikan pula etika
batuk dan bersin serta gunakan masker agar virus dan bakteri tidak menular.

2. Cacar Air

Cacar air adalah penyakit menular yang bisa menyebar dengan cepat dan
mudah. Meski pada umumnya cacar air lebih banyak menyerang anak-anak yang
berusia dibawah 10 tahun, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga
terkena cacar air. Penyebab utama penyakit cacar air ini adalah virus varicella
zoster yang awalnya ditandai dengan munculnya ruam pada kulit. Pencegahan
penyakit menular ini dapat dilakukan melalui vaksinasi. Pemberian vaksin cacar
air biasa dilakukan untuk melindungi orang-orang yang beresiko terkena cacar air
serius atau berisiko menularkannya pada banyak orang. Sementara itu,
pencegahan penyebaran pertama yang biasa dilakukan adalah dengan mengisolasi
penderita cacar air dari tempat-tempat umum sebelum semua bintilan pecah,
mengering lalu menjadi korang masa ini biasanya berlangsung setelah
kemunculan ruam.

3. Malaria

merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh protozoa parasit dan


juga di tularkan melalui gigitan nyamuk. Penderita malaria umumnya
menunjukkan gejal demam, menggigil, sakit kepala, berkeringat nyeri otot di
sertai mual dan muntah. Malaria termasuk penyakit endemik dengan daerah yang
masih memiliki kasus yanag tinggi berada di wilayah endemik malaria memiliki
risiko tertinggi tertular penyakit ini. Penyakit ini paling sering ditularkan oleh
nyamuk anopheles betina yang terinfeksi. Gigitan nyamuk memasukkan parasit
dari air liur nyamuk ke dalam darah sesorang. Parsit bergerak ke hati dimana
mereka dewasa dan pereproduksi. Lima spesies plasmodium dapat menginfeksi
dan disebarkan oleh manusia

4.TB (tuberkulosis)

Merupakan penyakit menular yang paling merenggut nyawa. Tuberkulosis


di sebabkan oleh bakteri yang menyerang paru-paru namun bakteri tersebut bisa
juga menyerang bagian tubuh lain seperti tulang dan sendi, selaput otak
(meningitis TB) kelenjar getah bening (TB kelenjar) dan selaput jantung, bakteri
ini di tularkan melalui udara saat penderita batuk dan bersin. Pencegahan penyakit
ini dapat dilakukan dengan mengenakan masker saat berada di keramaian
terutama jika berinteraksi dengan pengidap TB, pastikan juga rumah memiliki
sirkulasi udara yang baik, misalnya sering membuka pintu dan jendela agar udara
segar sinar matahari dapat masuk, selain itu tb juga dapat di cegah melalui
pemberian vaksin BCG pada umumnya, penyakit menular lebih berisiko
mengenai orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah dan tinggal di lingkungan
dengan konsisi kebersihan yang baik.

5. Batuk

Batuk adalah respons alami dari tubuh sebagi sistem pertahanan saluran
napas jika terdapat gangguan dari luar. Respons ini berfungsi membersihkan
lendir atau faktor penyebab iritasi atau bahan iritan (debu atau asap) agar keluar
dari paru-paru dan saluran pernafasan bagian atas.Pencegahan penyakit menular
ini bisa dilakukan dengan menggunakan masker dan tidak bersalaman dengan
penderita. Karena biasanya orang yang menderita batuk atau flu akan
menggunakan tangannya untuk menutup cairan yang keluar baik dari mulut atau
hidung

6. penyakit menular seksual

Penyakit menular seksual atau pms adalah dikenal juga sebagai infeksi
menular seksual atau ims adalah penyakit menular yang sangat berbahaya.
Penyakit menular ini umumnya ditularkan melalui hubungan seks yang tidak
aman, bisa melalui sperma, cairan vagina, darah, atau pun cairan tubuh lainnya.
Hindari berganti-ganti pasangan dan menggunakan kondom setiap berhubungan
seks adalah pencegahan yang bisa anda lakukan serta pencegahan penyakit
menular ini dapat dilakukan dengan :

1. tidak berbagi pakai sikat gigi, pisau cukur atau jarum suntik dengan orag lain.

2. menjaga kebersihan sumber air agar tidak terkontaminasi virus hepatitis


3.mencuci bahan makanana yang akan dikonsumsi, terutama kerang dan tiram,
sayuran serta buah-buahan

4. melakukan hubungan seksual yang aman, yaitu dengan menggunakan kondom


atau tidak bergonta ganti pasangan

5. Hindari Konsumsi Alkohol

Selai melalui pola hidup bersih dan sehat, hepatitis (terutam A dan B) bisa
dicegah secara efektif melalui vaksinasi. Vaksin ini dapat dilakukan dalam satu
kali vaksin atau dalam vaksin yang berbeda. Namun sampai saat ini , hepatitis C
tidak bisa di cegah dengan vaksin karena tidak ada vaksin yang tersedia untuk
mencegah vaksin tersebut

7. Diare

Penyakit menular yang pertama adalah diare . penyakit yang dis ebabkan
oleh virus ini menyebabkan seseorang mengalami gangguan buang air besar
(BAB). Penyakit ini ditandai dengan BAB lebih dari 3 kali sehari, dengan
konsistensi tinja cair, dan dapat disertai dengan darah atau lendir. Meski banyak
orang yang menganggap diare adalah penyakit yang tidak berbahaya, nyatanya
penyakit menular ini dapat beresiko menyebabkan kematian, terutama jika di
alami pada balita. Diare menular melalui air , tanah , atau makanan yang
terkontaminasi virus, bakteri, dan parasit. Penularan penyakit ii dapat dihindari
jika seseorang rajin mencuci tangan dengan sabun antiseptik sebelum makan.
Selain itu, jangan lupa mengonsumsi makanan yang sudah dimasak dan hinari
makan-makanan mentah dari tempat yang belum terjamin kebersihannya

8. Tifus

Adalah penyakit infeksi berkelompok yang meliputi berbagai jenis demam yang
disebabkan oleh infeksi bakteri salmonella typhi. bakteri ini bisa dibawa oleh
ektoparasit seperti kutu dan tugu, kemudian menginfeksi manusia, ektroparasit
sering di temukan pada hewan seperti tikus, kucing dan tupai. Beberapa orang
juga bisa membawanya dari pakaian, seprai, kulit, dan rambut. Pencegahan
penyakit menular ini adalah dilakukan dengan menghindari kontak langsung
dengan penderita dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, hindari juga
kebiasaan saling menggunakan barang-barang pribadi seperti handuk yang dapat
menularkan penyakit ini.

9. Difteri

Adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri. Gejalanya berupa demam
an peradangan pada selaput saluran pernafasan bagian atas, hidung, serta kulit.
Pada tahun 2017 difteri pernah menjadi kasus luar biasa di indonesia. Kondisi ini
terjadi karena diduga terdapat kelompok yang mudah tertular difteri akibat tidak
mendapatkan vaksinasi atau status vaksinasi tidak lengkap. Pencegah penyakit
menular ini bisa di upayakan melalui kebiasaan hidup sehat. Di antaranya tidak
meludah sembarangan,mencuci tangan tidak memakai peralatan pribadi
bersamaan dengan orang lain, serta mengkomsumsi makanan sehat dan bergizi
untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit

10. skistosomiasis

Adalah salah satu jenis penyakit tropis yang disebabkan oleh cacing parasit
skitosoma. Jenis parasit ini banyak di temukan dikolam,danau, sungai, waduk,
atau kanal di daerah tropis atau subtropis. Tak hanya skitosomiasis, penyakit
cacinngan lainnya seperti cacing kremi, cacing tambang ,cacing pita dan cacing
gelang juga banyak di temukan di negara-negara tropis termasuk indonesia

II. Tingkat pencegahan penyakit

1. ISPA

Ispa dapat dicegah dengan berprilaku hidup bersih dan sehat,


membiasakan cuci tangan, perhatikan pula etika batuk dan bersin serta gunakan
masker agar virus dan bakteri tidak menular.

2. Cacar Air

Pencegahan penyakit menular ini dapat dilakukan melalui vaksinasi.


Pemberian vaksin cacar air biasa dilakukan untuk melindungi orang-orang yang
beresiko terkena cacar air serius atau berisiko menularkannya pada banyak orang.

3. Malaria

Menghindari gigitan nyamuk,memakai krim pelindung atau kelambu dan


tidur dengan memakai baju/celana panjanga

4. TB

Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan mengenakan masker saat


berada di keramaian terutama jika berinteraksi dengan pengidap TB, pastikan juga
rumah memiliki sirkulasi udara yang baik, misalnya sering membuka pintu dan
jendela agar udara segar sinar matahari dapat masuk, selain itu tb juga dapat di
cegah melalui pemberian vaksin BCG pada umumnya, penyakit menular lebih
berisiko mengenai orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah dan tinggal di
lingkungan dengan konsisi kebersihan yang baik
5. Batuk

Pencegahan penyakit menular ini bisa dilakukan dengan menggunakan


masker dan tidak bersalaman dengan penderita. Karena biasanya orang yang
menderita batuk atau flu akan menggunakan tangannya untuk menutup cairan
yang keluar baik dari mulut atau hidung

6. Penyakit Menular Seksual (PMS)

Tidak berbagi pakai sikat gigi, pisau cukur atau jarum suntik dengan orag
lain,menjaga kebersihan sumber air agar tidak terkontaminasi virus hepatitis ,
mencuci bahan makanana yang akan dikonsumsi, terutama kerang dan tiram,
sayuran serta buah-buahan,melakukan hubungan seksual yang aman, yaitu dengan
menggunakan kondom atau tidak bergonta ganti pasangan.

7. Diare

Rajin mencuci tangan dengan sabun antiseptik sebelum makan.

8. Tifus

Pencegahan penyakit menular ini adalah dilakukan dengan menghindari


kontak langsung dengan penderita dalam jangka waktu yang lama. Selain itu,
hindari juga kebiasaan saling menggunakan barang-barang pribadi seperti handuk
yang dapat menularkan penyakit ini.

9. Difteri

Pencegah penyakit menular ini bisa di upayakan melalui kebiasaan hidup


sehat. Di antaranya tidak meludah sembarangan,mencuci tangan tidak memakai
peralatan pribadi bersamaan dengan orang lain, serta mengkomsumsi makanan
sehat dan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit

10. skistosomiasis

Menghindari berenang dan bermain di air tawar, menggunakan sepatu boot


antiair saat berjalan di area yang diduga terkontaminasi, hindari kontak dengan
siput yang berkeliaran di air tawar atau lumpur, dan gunakan air bersih untuk
keperluan mandi