Anda di halaman 1dari 33

PERUBAHAN FISIOLOGI PADA

BAYI BARU LAHIR

Dr. Widia Shofa Ilmiah, SST, M.Kes


NIDN. 0718048601
Pendahuluan…

Sebagai seorang bidan harus mampu


memahami tentang beberapa adaptasi atau
perubahan fisiologi bayi baru lahir (BBL). Hal ini
sebagai dasar dalam memberikan asuhan
kebidanan yang tepat. Setelah lahir, BBL harus
mampu beradaptasi dari keadaan yang sangat
tergantung (plasenta) menjadi mandiri secara
fisiologi.
Lanjt…

Periode transisi berlangsung sampai 1 bulan


atau lebih. Transisi yang paling cepat terjadi
adalah pada sistem pernapasan, sirkulasi darah,
termoregulasi, dan kemampuan dalam
mengambil dan menggunakan glukosa.
CIRI – CIRI UMUM BBL NORMAL

BB berkisar antara 2500 – 4000 gr


PB antara 48 – 52 cm
Frekuensi pernafasan berkisar 40-60 x/menit
Denyut jantung: 120-160x/menit.
LIKA :33-35cm
LIDA: 30-38 cm.
Bernafas & menangis spontan
Warna kulit kemerah – merahan & terdpt verniks caseosa
atau bersih
Lemak subkutan ckp tebal
Rambut lanugo & rambut kepala tumbuh dgn baik
Aktifitas atau gerakan aktif ekstremitas dlm keadaan afleksi
Lanjt....
Memiliki refleks primitif: moro, sucking, swealling,
rooting,dll.
BAB/ mekomeum keluar dlm waktu 24 jam.
Pada BBL laki-laki, testis telah turun dlm skrotum
dan pd BBL perempuan labia mayora menutupi
labia minora.
PERUBAHAN-PERUBAHAN FISIOLOGIS PADA
BAYI BARU LAHIR

1. Perubahan pada Sistem Pernapasan


Rangsangan u/ grk pernafasan :
• Tekanan mekanik dr thoraks selama persalinan
• Pe Pa O2 & ke Pa CO2
• Rangsangan dingin (perubahan suhu)
Upaya bernafas pertama seorang bayi berfungsi u/ :
1. Mengeluarkan cairan dlm paru – paru
2. Mengembangkan jar. Alveolus paru – paru u/
pertama kali
Proses Mekanis (penekanan dari Hentakan Rangsangan kimiawi, thermal,
+
thorak pada saat melalui vagina) balik dada mekanikal, sensori

Kehilangan Tekanan negative Penggerakan pernafasan


cairan intra thorak pertama

Masuknya udara

Permulaan penurunan tekanan


Peningkatan PaO2 alveolus
permukaan alveolus

Peningkatan volume pembuluh Pembukaan pembuluh


darah paru-paru darah paru

Peningkatan aliran darah


Peningkatan sirkulasi limfe
ke dalam paru

Peningkatan oksigenasi
yang adequat
PERKEMBANGAN SISTEM PULMONER

Umur Kehamilan Perkembangan


24 hari Bakal paru-paru terbentuk
26 – 28 hari Kedua bronchi membesar
6 minggu Di bentuk segmen bronchus
12 minggu Differensial lobus
24 minggu Dibentuk alveolus
28 minggu Dibentuk Surfaktan
34 – 36 minggu Struktur Matang
Lanjutan

2. Perubahan pada Sistem Kardiovaskuler


Tjd perubahan besar, yaitu :
• Penutupan foramen ovale pd atrium jantung
• Penutupan duktus arteriosus antara arteri
paru2 & aorta
Denyut jantung BBL rata2 140 dtk/mnt
Volume drh pd BBL berkisar 80 – 110 ml/kg
Tali Pusat Diklem

Lepasnya dari plasenta (turunnya sirkulasi darah)

Meningkatnya system resistensi


Tertutupnya Pertama kali
ductus venosus bernafas
Tekanan dari atrium Perubahan dr kanan ke
Darah ke hati dan kanan berkurang kiri meninggalkan dr kiri
dibandingkan dg atrium ke kanan dr aliran darah
system portal
Paru-paru kiri
berkembang Paru-paru Meningkatnya tingkat
mengeluarkan cairan sirkulasi oksigen dalam
Menurunnya resistensi vaskuler sirkulasi pulmonary
pulmonary
Tertutupnya
Meningkatnya tekanan di atrium ductus arteriosus
kiri

Tertutupnya foramen ovale

Lingkungan yg dingin
Perbedaan sirkulasi darah fetus
dan bayi:
a. sirkulasi darah fetus
1). Struktur tambahan pada sirkulasi fetus
Vena umbulicalis
Ductus venosus
Foramen ovale
Ductus arteriosus
Arteri hypogastrica
2). Sistem sirkulasi fetus
Vena umbilicalis
Ductus venosus
Vena cava inferior
Foramen ovale
Vena cava superior
Arteria pulmonalis
Ductus arteriosus
Arteria hypogastrica
b. Perubahan pada saat lahir
1). Penghentian pasokan darah dari plasenta
2). Pengembangan dan pengisian udara pada
paru-paru
3). Penutupan foramen ovale
4). Fibrosis
a). Vena umbilicalis
b). Ductus venosus
c). Arteriae hypogastrica
d). Ductus arteriosus
3. Perubahan pd Sistem Thermogenik
Kehilangan panas pd BBL dpt tjd mll 4 cara a/l :
• Konveksi : Proses hilangnya pns tbh melalui
kontak dgn udara yg dingin di sktrnya
• Radiasi :Proses hilangnya pns tbh bl by
diletakkan dkt dgn benda2 yg lbh rendah
suhunya dr suhu tbhnya
• Evaporasi : Proses hilangnya pns tbh bl by
berada dlm keadaan bsh
• Konduksi : Proses hilangnya pns tbh melalui
kontak lgs dgn benda2 yg mempunyai suhu
lbh rendah
Stress
Dingin Meningkatnya
Meningkatnya konsumsi
metabolisme oksigen

Meningkatnya BAT (metabolisme Meningkatnya


penggunaan jaringan adipose rata-rata
glukosa coklat) pernafasan
Meningkatnya
Pembebasan
penggunaan Lebih banyak
asam lemak
persediaan membutuhkan
glikogen oksigen

Menipisnya Hypoksia
persediaan Menurunnya produksi
Asidosis
glikogen surfaktan (kebutuhan O2, Menurunnya metabolisme
glukosa, perfusi paru- pH
Hypoglikemia paru yg adequate)
Vasokonstriksi
Penurunan berat atau gagal Distress pulmonary
menambah berat pernafasan Hypoksia lanjut
(penggunaan kalori untuk
energi dan pertumbuhan)
Lanjutan

4. Perubahan pd Sistem Renal


• Ginjal pd BBL sdh berfungsi, ttp blm
sempurna.
• BBL hrs BAK dlm wkt 24 jam stlh lhr, dgn
jumlah urin sktr 20 – 30 ml/hr & me mjd 100 –
200 ml/hr pd wkt akhir mgg pertama
Lanjutan
5. Perubahan pd Sistem Gastrointestinal
• Sebelum lahir, janin cukup bulan akan mulai
menghisap dan menelan. Reflek gumoh dan
reflek batuk yang matang sudah terbentuk baik
pada saat lahir.
• Kapasitas lambung BBL sgt bervariasi & tgt pd
ukuran bayi, sktr 30 – 90 ml.
• Pengosongan dimulai dlm bbrp mnt pd saat
pemberian makanan & selesai antara 2 – 4 jam
stlh pemberian makanan.
Lanjt…

Pengosongan ini dipengaruhi o/ bbrp faktor :


1. wkt & volume makanan
2. jenis & suhu makanan
3. stres fisik
Metabolisme Glukosa

Untuk memfungsikan otak memerlukan glukosa


dalam jumlah tertentu. Dengan tindakan
penjepitan tali pusat dengan klem pada saat
lahir seorang bayi harus mulai mempertahankan
kadar glukosa darahnya sendiri.
Koreksi penurunan kadar gula darah dapat
dilakukan dengan 3 cara :
a. melalui penggunaan ASI
b. melalui penggunaan cadangan glikogen
c. melalui pembuatan glukosa dari sumber lain
terutama lemak
Bayi yg mengalami hipotermia pd saat lahir akan
mengalami hipoksia yg akan menggunakan
cadangan glikogen dlm jam-jam pertama
kelahiran.
Lanjutan
6. Perubahan pd Sistem Hepar
Liver bayi mempunyai peranan yg ptg dlm hal :
• penyimpanan zat besi
• metabolisme KH
• konjugasi bilirubin
• koagulasi
Liver BBL blm matur u/ membentuk glukosa shg
BBL mdh terkena hipoglikemi
Neonatus telah memiliki kapasitas fungsional u/
mengubah bilirubin, namun sebagian bsr BBL
ada yg mengalami hiperbilirubinemia fisiologis
Lanjutan

7. Perubahan pd Sistem Immunitas


• Sistem immunitas BBL blm matang, shg
menyebabkan BBL rentan thd berbagai infeksi &
alergi.
• Sedangkan sistem immunitas yg telah matang
akan memberikan kekebalan alami & kekebalan
didpt pd tbh.
• Kekebalan alami t/d struktur pertahanan tbh yg
mencegah atau meminimalkan infeksi.
Lanjt…

Berikut beberapa contoh kekebalan alami:


a. perlindungan oleh kulit membran mukosa
b. fungsi saringan saluran napas
c. pembentukan koloni mikroba oleh kulit dan
usus
d. perlindungan kimia oleh lingkungan asam
lambung
• Alami (stlh sakit)
Kekebalan • Buatan (vaksin)

aktif
• Kekebalan diperoleh bayi dlm
Kekebalan kandungan dr ibu dan kolustrum.
(ALAMI)
pasif • Kekebalan yg diperoleh dr
antibodi yg sdh jadi dan larut dlm
serum (suntikan ATS) (buatan).
Lanjt….
8. Perubahan pd Sistem Integumen
• Pd BBL semua struktur kulit telah ada tetapi blm
matur. Di minggu-minggu awal, akan terlihat perubahan
pada kulit bayi, yaitu pengelupasan lapisan yang
melindungi kulit.
• Epidermis & dermis tdk terikat dgn erat & sangat
tipis.
• Verniks caseosa bersatu dgn epidermis
• Bayi aterm memiliki kulit erithemathous.
• Kulit sering kelihatan berbintik & lurik2
• Tgn & kaki sdkt sianosis
9. Perubahan pd Sistem Neuromuscular
Pertumb. otak sgt cpt & membutuhkan glukosa &
O2 yg adekuat.
Bbrp aktivitas refleks yg tdpt pd BBL a/l :
1. Refleks Moro / Peluk
2. Rooting Reflex
3. Refleks menghisap & menelan
(sucking&swallowing)
4. Refleks batuk & bersin
5. Refleks genggam (palmar)
6. Refleks melangkah & berjalan (stepping)
7. Refleks otot leher (tonic neck)
8. Babinsky Reflex, dll
Do the best….

Anda mungkin juga menyukai