Anda di halaman 1dari 6

Lingkungan Fisik

1. Lantai
Lantai ruangan panti Griya Werdha yang meliputi lantai kamar, teras, kamar
mandi, ruang perawat, ruang tindakan, lobby, ruang makan, musholla, semua berbahan
dari keramik. Lantai keramik jika basah terkena air, maka lantai menjadi sedikit lebih
licin. Lantai yang sering tampak licin adalah lantai depan kamar mandi yang tidak
memiliki keset, lantai disekitar tempat cuci tangan, dan lantai dibawah kran air minum
yang tidak memiliki wadah penampung di bawahnya. Sedangkan halaman depan
ruangan, lapangan dan tempat parkir terbuat dari paving serta batu alam yang dapat
digunakan lansia untuk terapi.

Gambar 3.1 Lantai Griya Werdha yang Beresiko Licin


2. Pencahayaan
Griya Werdha Jambangan memiliki pencahayaan yang cukup baik pada pagi dan
siang hari. Setiap kamar dan ruangan lainnya memiliki jendela sehingga cahaya masih
bisa masuk kedalam kamar pada siang hari. Terdapat lampu pada setiap ruangan, jalan,
dan sarana lainnya seperti mushola, aula, dapur, sehingga aman apabila ada lansia yang
berjalan pada malam hari. Akan tetapi, pada lapangan panti dan halaman depan kamar
memiliki pencahayaan yang kurang pada malam hari.
Gambar 3.2 Tempat dengan Pencahayaan yang Kurang
3. Ventilasi
Griya Werdha Jambangan memiliki ventilasi yang baik. Setiap wisma di Griya
Werdha Jambangan memiliki ukuran kurang lebih 32m 2. Setiap wisma memiliki kurang
lebih 4 jendela, dan beberapa diantaranya memiliki 2 AC. Pada saat siang hari AC selalu
dimatikan sedangkan pintu serta jendela terbuka. Pada malam hari, AC dinyalakan dan
pintu serta jendela ditutup rapat. Prosentase ventilasi di setiap wisma adalah 15 % dari
luas lantainya.

Gambaar 3.3 Ventilasi di Wisma Griya Werdha


4. Kebersihan
Kebersihan di lingkungan sekitar Griya Werdha Jambangan (lantai, halaman,
taman, dan lapangan) cukup baik. Akan tetapi kebersihan tempat tidur lansia, tampak
kurang terjaga. Pada tempat tidur pasien terdapat banyak tumpukan baju dan makanan.
Sebagian juga ada yang kotor spreinya. Adapun kebersihan griya werdha yang meliputi
lantai kamar, teras, selasar dan dapur selalu dibersihkan dan di pel 2 kali dalam sehari.
Pada Got tampak mampet dan terdapat beberapa sampah yang menghambat laju air.

Gambar 3.4 Air di Selokan yang Menggenang


5. Sarana Sumber Air Bersih
Sarana sumber air bersih di Griya Werdha Jambangan berasal dari saluran air
PDAM. Kualitas air di Griya Werdha Jambangan jernih, tidak berbau dan tidak berasa.
Suplai air bersih di Griya Werdha Jambangan dapat mencukupi kebutuhan lansia dan
tidak pernah mengalami kekurangan. Sarana air bersih PDAM digunakan untuk mandi,
mencuci, wudhu, dan memasak. Sedangkan air yang digunakan untuk minum berasal dari
air galon isi ulang. Galon yang berisi air isi ulang terdapat pada hampir setiap depan
ruang wisma lansia.

Gambar 3.5 Sarana Sumber Air Bersih

6. Sarana Pembuangan Sampah


Sarana pembuangan sampah atau tempat sampah tersedia di setiap depan wisma.
Akan tetapi tempat sampah tidak dikelompokkan berdasarkan jenis sampah (seperti
tempat sampah organik, anorganik, basah dan kering). Setiap pagi sampah tersebut
diangkut oleh petugas kebersihan panti kemudian dibawa ke TPA. Selokan didepan
selasar ruang tindakan tercium bau yang tidak sedap yang kemungkinan berasal dari hasil
limbah kamar mandi karena nampak air mengalir, jika ada yang menggunakan kamar
mandi dekat laundry.

Gambar 3.6 Tempat Sampah di Griya Werdha Jambangan


7. Sarana Mandi
Setiap wisma di Griya Werdha Jambangan memiliki sarana kamar mandi. Selain
itu, terdapat 5 kamar mandi yang berada diluar wisma. Tidak semua kamar mandi di
Griya Werdha Jambangan (baik yang diluar maupun didalam wisma) memiliki keset. Hal
ini menyebabkan lantai menjadi basah, licin, dan berpotensi untuk lansia mengalami
jatuh ketika selesai menggunakan kamar mandi.

Gambar 3.7 Kamar Mandi Tanpa Keset

31.2 Transportasi, Keamanan, dan Keselamatan


1. Sarana Jalan dan Transportasi di lingkungan kelompok lansia
Griya Werdha Jambangan memiliki 1 mobil ambulans yang dapat digunakan pada
saat ada lansia yang mengalami masalah kesehatan baik fisik maupun psikologis yang
gawat darurat.
2. Keamanan lingkungan
a. Security
Lingkungan panti diamankan oleh security yang jaga setiap hari.Gerbang hanya
dibiarkan terbuka sedikit dan selalu diawasi security.
b. Pencegahan kebakaran
Terdapat 4 APAR yang dapat digunakan untuk mencegah kemungkinan terjadi
kebakaran. APAR di Griya Werdha Jambangan terletak di ruang security, kamar
mandi luar, ruang cleaning service, dan dapur.
Gambar 3.8 APAR di Griya Werdha Jambangan
c. Kualitas air dan udara
Kualitas air baik, bersih, jernih dan tidak berbau dan tidak berasa. Kualitas udaranya
segar karena banyak tanaman hijau di lapangan tengah panti.
3. Keselamatan
a. Penggunaan alat bantu jalan
Griya Werdha Jambangan menyediakan alat bantu jalan yang dapat digunakan oleh
lansia yang benar-benar membutuhkan. Alat bantu jalan yang tersedia di Griya
Werdha Jambangan diantaranya yaitu tripod (6), walker (9), dan kursi roda (16).
Jumlah alat bantu jalan di Griya Werdha Jambangan dapat mencukupi jumlah lansia
yang membutuhkan alat bantu jalan.

Gambar 3.9 Alat Bantu Jalan di Griya Werdha Jambangan

b. Lingkungkan yang berisiko terjadi risiko jatuh pada lansia


Lingkungan yang berisiko menyebabkan jatuh pada lansia di Griya Werdha
Jambangan yaitu kamar mandi, sekitar tempat cuci tangan depan ruang makan dan
lorong Block C. Hal ini disebabkan karena keramik yang terdapat di depan kamar
mandi menjadi licin ketika terkena air. Sedangkan di beberapa kamar mandi di
wisma belum tersedia keset. Selain itu di sepanjang lorong Block C dan di setiap KM
block C belum terdapat pegangan untuk lansia.

Gambar 3.10 Tempat yang Beresiko Menyebabkan Jatuh