Anda di halaman 1dari 7
Etika Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pendidikan daD Komunikasi
Etika Penggunaan Teknologi Informasi
dalam Pendidikan
daD Komunikasi
D Munir Universitas Pendidikan Indonesia Abstrak Perkembanganterkini dari dunia pendt"dikanadalah dibukanya mala
D
Munir
Universitas Pendidikan Indonesia
Abstrak
Perkembanganterkini dari dunia pendt"dikanadalah dibukanya mala pelajaran teknologiinformmi dan komunikaJi (I1K)
di J-elurnhjenjang pendidikan SD, SMP dan SMA. Ini bermakna memberikankesempatanyang luas kepada dunia pendidikan
untuk mempelajariTIK mulai dari Sekolah Dasar sampaiper;gurnantinggi. Sifat dan kondiJi teknologiinformasi dan komunikaJi
dapat menciptakan dunia mqya menjadi nyata berada di hadapan kita. Internet miJ.alnyamenawarkan kemudahan dalam
memberikaninformasi dalam berbagaibentuk,.leks, gambar, grafik, animasi, suara, videodan memungkinkan informasi tersebut
interaktif Informasiyang ada sangatberagamdan tidak dibatasi, olehkarena itu perlu ada suatu etikayang mengaturpenggunaan
llK khuJ-usnyadalam dunia pendidikan. Paradigma ini yang harns diperhatikan dalam dunia pendidikan karena dunia
pendidikan memiliki misi danfungsi untuk menciptakan manusiayang memiliki akhlak dan etika. Dalam makalah ini akan
dibahastentang etika penggunaanllK dalampendidikan.

~

Latar Belakang S alah SaUl aplikasi yang ditawarkan llK adalah kemudahan mengakses internet. Teknologi internet
Latar Belakang
S alah SaUl aplikasi yang ditawarkan llK
adalah kemudahan mengakses internet.
Teknologi internet telah berkembang pesat
menjadi musetUIl maya, perpustakaan maya clan
pasar raJa informasi maya yang paling besar di
dunia. Internet bagaikan sebuah kamus yang
lengkap melintasi berbagai disiplin ilmu,
kebutuhan clan harapan, mudah dicari, bisa
interaktif clan cepat dalam memberikan
pelayanan.
Saat ini
internet dijadikan dasar pembangW1an
dunia Informasi sedunia. Kecenderungan ini
dapat di lihat dalam jumlah pengguna internet
yang diperkirakan sampai November 2005
sebanyak972,828,001pengguna dengan penetrasi
sebesar 15.2% clan jumlah IP
pada Juli 2005
sebanyak2,432,805,777.Ini menunjukkan bahwa
perkembangan penggunaan internet di dunia
berjalan cukup pesat. Khusus unt11k ka-sus
Indonesia memiliki perkembangan penggu-naan
internet sebanyak 15,300,000, penetrasi 7.0 %,
GNI (Gross National Income) per capita $1,140
clanjumlah IP padaJuli 2005 sebanyak2,852,720.
(Miniwatts International, Ltd, 2005
[http:/ /www.internetworidstats. O:>m/list2.
di Indonesia menurut data resrni dari APJII (Tabell) sebagaiberikut:
di
Indonesia menurut
data resrni dari
APJII
(Tabell)
sebagaiberikut:

htD1]. Pvlapun perkeD1banganpengguna ll1teD1et

iahun I P~makai 1998 ~~~~~~ 1999 1~gg~~~ 2000 1.900.000 2001 2002 4.500.000I 2003 8.080.534I 2004
iahun
I P~makai
1998
~~~~~~
1999
1~gg~~~
2000
1.900.000
2001
2002
4.500.000I
2003
8.080.534I
2004
I November 2005
Tabet 1 Perkembangan,Jumlah Pemakai Internet di Indonesia
Tabet 1
Perkembangan,Jumlah
Pemakai Internet di
Indonesia
Di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah dibangun fasilitas internet dengan nama UPInet kampus pusat yang
Di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
telah dibangun fasilitas internet dengan nama
UPInet kampus pusat yang merniliki kafasitas300
unit komputer. Mahasiswa yang mengak es
internet diperkirakan antara 1700-2000 orang
mahasiswa perhari dari jam 08.00 s.d. 24.00
selama enam hari kerja seperti dalam Gambar 1
(data ini belum termasuk di Fakultas clan UPI
kampus daerah).
'\! 1.200~ " 1;100.0' ~1000. 3i; =0 900' j ~ - . ,-,-, ,~, .
'\!
1.200~
"
1;100.0'
~1000.
3i;
=0
900'
j ~
-
.
,-,-,
,~,
. .
--~~
~~~
171O1f2005
261O1f2005
051O2f2005
151O2f2005
251O2f2005
071O3f2005
171O3f2005
27103/2005
061O4f2005
161O4/20~
26104/2005
061O5f2005
Tonggol
Graftk 1 ]umlah PenggunaInternet diUPInet
Graftk
1
]umlah PenggunaInternet diUPInet

Namun

kehadiran

mtemet

juga

perlu

diwaspadai dalam dunia pendidikan sebab

menurut salahsatu penelitian yang dilakukan oleh

seminggu

menunjukkan ketertarikan pengguna mtemet ialah seks (Tabel 2). 1ni berdasarkan sampel pertanyaanyang diterima sebagaiberikut:

. MetaG-awler

dalam

waktu

diterima sebagaiberikut: . MetaG-awler dalam waktu Tabel2: Kesukaan Pengguna mengaksesInternet Adapun data
Tabel2: Kesukaan Pengguna mengaksesInternet
Tabel2:
Kesukaan Pengguna mengaksesInternet
Adapun data pengguna internet berdasarkanprofesi menunjukkan data sebagai berikut:
Adapun
data
pengguna
internet
berdasarkanprofesi menunjukkan data sebagai
berikut:

~~~~~ ~

menunjukkan data sebagai berikut: ~~~~~ ~ (Sumber: Surory ResearchMalaysia) Pengertian Etika dalam TIK
(Sumber: Surory ResearchMalaysia)
(Sumber: Surory ResearchMalaysia)
Pengertian Etika dalam TIK Etika (ethiq bermakna sektunpulan azas atau nilai yang berkenaandenganakhlak,tata cara
Pengertian Etika dalam TIK
Etika
(ethiq bermakna sektunpulan azas
atau nilai yang berkenaandenganakhlak,tata cara
(adat, sopan santun) nilai rnengenai benar clan
salahtentang hak clankewajiban yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat.SedangkanllK dalam konteks yang lebih
salahtentang hak clankewajiban yang dianut oleh
suatu golongan atau masyarakat.SedangkanllK
dalam konteks yang lebih luas, merangktuni
semua aspek yang berhubungan dengan mesin
(komputer clan telekomunikas~ clan teknik yang
digunakan
~tuk
menangkap
(mengumpul),
menyimpan,
memanipulasi,
menghantar
clan
menampilkan suatu bentukinformasi. Komputer
yang mengendalikan semua bentuk
idea clan
informasi memainkan peranan yang penting
dalam pengumpulan, pemprosesan,penyinipanan
clanpenyebaraninformasi suara,gambar,teks clan
nangka yang berasaskan mikroelektronik
Teknologi informasi bennakna mengabungkan
bidang teknologi seperti pengkomputeran,
telekomunikasi clan elektronik clan bidang
informasi seperti data,fakta clanproses.
Jadi etika llK
adalahsekumpulanazasatau
nilai yangyang berkenaandenganakhlak,tata cara
(adat, saran santun) nilai mengenai benar clan
salah,hak clankewajiban tentang llK yangdianut
oleh suatu golongan atau masyarakat dalam
pendidikan. Untuk menerapkan etika llK, maka
diperlukan teflebih dahulu mengenal clan
memaknaiprinsip yang terkandung di dalam llK
diantaranyaadalah:
1.
Tujuan teknologi
informasi
: memberikan
bantuan
kepada
manusia
untuk
2.
bergantung
kepada teknologi
tercanggih,
lebih penting kita menimbangkanaspek" high
b"
" "
.
3.
toU'" !aitu manus!a
Sesuaikan teknologi informasi kepada
manusia: kita sepantasnya menyesuaikan
teknologi informasi kepada manusia,
daripada meminta manusia menyesuaikan
denganteknologi informasi.

menyelesaikan masalah, menghasilkan kreativitas, untuk membuat manusia lebih bem1aknajika tanpa mengf,"Ullakanteknologi informasi dalam aktivitasnya. Prinsip High-tech-high-tou,h:Lebih banyak

'llK diantaranyaadalah:
'llK
diantaranyaadalah:
1. Kesadaran dalam rnengetahuikemampuan clan keterbatasan teknologi informasi clan komunikasi. 2. Teknologi
1.
Kesadaran dalam rnengetahuikemampuan
clan keterbatasan teknologi informasi clan
komunikasi.
2.
Teknologi inforrnasi clan komunikasi agar
digunakansecarabetul, beretika clan untuk
perlindungan terhadap data clan
informasi.Isu-isu Penggunaan TIK
Beberapa isu yang muncul dalam penggunaan11K di jagat rayaini, diantaranya: Broadband, Consumer, Rotection, OJltural
Beberapa isu
yang
muncul
dalam
penggunaan11K di jagat rayaini, diantaranya:
Broadband, Consumer, Rotection, OJltural
diversity, Cybertrime, D~ital copyright,Digital
divide,Dispute, Resolution,Domain names,E-
Banking/E-FiI1ance,E-ContractiIlg,E-Taxation,
Electronic ID, Free Speech/PublicMoral, IP-
based Networks/IPv6, Market Access,Money
Laundering,Network Security,Privacy,Standard
Seting, Spam dan WIreless.
Namun karena
berbagaiketerbatasanmakatidak semuaisu akan
dibahasdalamartikelini.
Isu pertama: Cybercrimes Cybercrimes adalah istilah yang digunakan dalam kejahatan maya atau kejahatan melalui jaringan
Isu pertama: Cybercrimes
Cybercrimes adalah istilah yang digunakan
dalam kejahatan maya atau kejahatan melalui
jaringan internet sedunia.
a.
Karakteristik Cybercrimes,diantaranya:
.
Perbuatan yang dilakukan secara ilegal,
tanpa hak atau tidak etis tersebut terjadi
di
ruang/wilayahmaya (ryberJpace),
sehinggatidak dapat dipastikanyurisdiksi
hukurn
negara
mana
yang
berlaku
terhadapnya
.
Perbuatan tersebut
dilakukan dengan
menggunakan peralatan apapun yang
bisa terhubung denganinternet
.
Perbuatan tersebut mengakibatkan
kerugian materil maupun immateril
(waktu, nila4 jasa, uang, barang, harga
diri,
martabat, kerahasiaan informasi)
yang
cenderung
lebih
besar
dibandingkan kejahatankonvensional
.
Pelakunya,a.dalahorang yang menguasai
penggunaaninternet besertaaplikasinya
.
Perbuatan tersebut seringkali dilakukan
secara transnasionaVmelintasi batas
negara

tidak terlepasdari berbagaiketerbatasan,

oleh itu dalampenggunaanteknologi infonI1asi terdapatbeberapahat yang harus diperhatikan,

Ancamanterhadap keamanan Ancaman datang dan Internet clan t internal networks, dalam proporsi yang berbeda. 80
Ancamanterhadap keamanan
Ancaman datang dan
Internet
clan
t
internal networks, dalam proporsi yang
berbeda. 80 - 95% ancamandatang dan
internal
Sifat hakiki internet merupakansurnber
t
utama mudahnya serangan, open
network, focus pada interoperability,
bukan security.
Lack of technicalstandards:IE1F, RF~
t
S-rmP,
SSL vs Pcf,
S1T vs Secure
Electronic Payment Protocol (SEPP)
Cotporatenetwork, internetserver,data
t
transmission, serviceavailability (DDOS),
repudiation.
PenyalahgunaanInternet,diantaranya: . Password dicuri, dipalsukan account ditiru / . Jalur komunikasi disadap,
PenyalahgunaanInternet,diantaranya:
.
Password dicuri,
dipalsukan
account ditiru
/
.
Jalur
komunikasi
disadap,
rahasia
perusahaanterbuka
.
Sistem
komputer
disusupi,
sistem
informasidibaJak
.
Network dibanjiri trafik, menyebabkan
crash
.
Situsdirusak(cracked)
.
Sa' pmmmg
.
Virus
Legal Exposures,diantaranya: . Hak atas keka~an intelektual &alah- gunakan(dicuri/ ill-copy) . Copyright
Legal Exposures,diantaranya:
.
Hak
atas keka~an
intelektual &alah-
gunakan(dicuri/ ill-copy)
.
Copyright clanpaten dilanggar
.
Pelanggaran
J?engawasan
ekspor
teknologi (di USA)
.
Dokumen rahasia dipublikasikan via
'.
-, bulettinboards
Aci{J1t Pornography,child pornography,
clanobscenity
FinansialclanE-Commerce EXposures . Data keuangandi~bah . Dana perusahaan"digelapkan" . Pemalsuanuang ,fOr,
FinansialclanE-Commerce EXposures
.
Data keuangandi~bah
.
Dana perusahaan"digelapkan"
.
Pemalsuanuang
,fOr,
.
Moneylaundering
. Seseorangmenggunakanatribut orang lainuntuk bertransaksibisnis f. PenanggulanganCybercrirns . Melakukan
.
Seseorangmenggunakanatribut orang
lainuntuk bertransaksibisnis
f.
PenanggulanganCybercrirns
.
Melakukan modernisasi hukurn pidana
nasional beserta hukurn acaranya,yang
diselaraskan dengan konvensi
intemasional yang terkait dengan
kejahatantersebut
.
Meningkatkan sistem pengarnanan
jaringan komputer nasionalsesuaistandar
intemasional
.
Meningkatkan pernaharnanserra keahlian
aparatur penegakhukurn mengenaiupaya
pencegahan, investigasi clan penuntutan
perkara-perkari yang berhubungan
dengan ryber,'time
.
Meningkatkankesadaranwarganegara
mengenai masalah ryber,'time
serra
pentingnya mencegah kejahatan tersebut
terjadi
.
Meningkatkan :kerjasarna antar negara,
baik bilateral, regional maupun
multilateral, dalam upaya penanganan
rybermme,antara lain melalui perjanjian
ekstraclisi
clan mutual aJ'.i'i.iYan,"etreatiej"
Isu kedua : Privasi
llK yang dapb.tmenghantarkandunia yang
tidak bisa dibatasi ~leh ruang clan waktu dapat
rnenimbulkan masalahbagi privasi seseorangatau
lembaga. Diantara aspek privasi dalam llK
adalah:
a. Privasi
.
Keleluasaanpribadi;data!atributpribadi
.
Persoalanyangrnenjadiperhatian:
0
Infom1asi personal apa saja'Yang
dapatdiberikankepadaoranglain
0
Apakah pesan informasi pribadi
yangdipertukarkantidakdilihatoleh
pihaklainyangtidakberhak
0
Apakah clan bagailnana dengan
peng~ infom1asipribadi yan~
anorum
. Implikasi sosial: 0 Gangguan sparnrning/junk mail, stalking, dlsb yang menggangu kenyamanan 0 Q)okies b.
.
Implikasi sosial:
0
Gangguan
sparnrning/junk
mail,
stalking,
dlsb
yang
menggangu
kenyamanan
0
Q)okies
b. PerlindunganPrivasi Universal
yang dimaksud dengan barang adalah benda
bertubuh (materii4 clan hak adalah benda tak
bertubuh (immaterii4. O>ntoh benda tidak
bertubuh yang berupa hak antara lain: hak tagih,
hak atas bunga uang, hak sewa, hak guna
bangunan,hak guna usaha,hak atasbendaberupa
jaminan, hak atas kekayaan intelektual, clan lain
.
Penyebaran
infom1asi
pribadi
perlu
dibatasi menurut tujuan penggunaannya
clan harus diperoleh dari sumber yang
sah,berisikan data yang akurat, dilindungi
denganbaik clansecaratransparanj
.
Informasi pribadi' tidak boleh untuk
bisnis selain dari tujuan semula
sebagainya Konsekuensi dati batasan hak atas
kekayaan intelektual (HAKI) ini adalah,
terpisahnya antara hak atas kekayaanintelektual
itu dengan hasil material yang rnenjadi bentuk
jelmaannya.Yang dilindungi dalam kerangkahak
atas kekayaan intelektual adalah haknya, bukan
invensi dati hak tersebut
perolehannyaj
.
Dalam
memperol.eh informasi
pribadi,
a. PengelompokanHAKI
pengguna untuk
memberitahukan
tujuan bisnis harus
kepada pemi1ik data
1
Hak Gpta (copyrights)
tentang tujuan penggunaannya.
a.
Hakmilik
.
Pengguna informasi untuk tujuan bisnis
harus mengarnbil tindakan yang
diperlukan untuk melindungi data pribadi
clan melakukan pengawasan yang
mernadai atas petugas yang memegang
datapribadi.
b. Hak yang berkaitan denganhak cipta
(neighboringrights)
c. Lingkup Perlindungan Privasi di Cyberspace . Pengumpulan (Collet'titlg) . Pemanfaatan (Use) , ;- .
c. Lingkup Perlindungan Privasi di Cyberspace
.
Pengumpulan (Collet'titlg)
.
Pemanfaatan (Use)
,
;-
.
Ma~ud pemanfaatan(Purpose)
.
(Whom share)
'.
Perlindungan data (Protet1ion-ofdata)
.
Pengiriman melalui e-n1ail{Sendingvia E:-
mai~
. Cookies

Kepadasiapa infomlaSidipenukarkau

-, , " Is" Keliga : Hak Kekayaan Intelektual f" Hak kekayaan illJelektual ~ hak
-,
,
"
Is" Keliga : Hak Kekayaan Intelektual
f" Hak
kekayaan illJelektual
~
hak
atas
,
.
,
sesuatu"benda" yang berasaldan otak Pasal499-
K UH Perdata:"menurut
paham undang "'; ~dang
yang dimaksud dengan benda ialah ti:lp -"
tiap
barangclantiap - tiaphak~
oleh. hak ri1ilik"
Dalam pasal ini -:- clan sesuai
dengan',uraiandalampasal503KUH Perdata-

dapatdikiIasai

2. Hak Milik Perindustrian (IndustriafPropert Ri' ht S) [g a. Paten b. Model clanRancangBangun(utili!)
2.
Hak Milik Perindustrian (IndustriafPropert
Ri' ht
S)
[g
a. Paten
b. Model clanRancangBangun(utili!)
modelJ)atau dalam bahasahukum
IndonesiadisebutPaten Sederhan
(simple patent)
c. Desain industri (industrial design)
d. Merek Dagang (TradeMark)
e. Nama Dagang (Trade Names)
f. Swnber
tanda
a:t,au-sebutan asal
(In~i~~tion oj' Source or Appelaiio.'.o<
Ongm)
"'.
g.
NamaJasa (Seroi,'eMark)
co:,.
"',
p.
Unfair
Competition
Prote,tion
~.
. ':i.
fex:~dungan varietasbaru tanah1an'.
j. :."'~ngkaian
Elektro~
Terpadu
'- r
(InteJrated
Ginll~) -
~
.
,::
-
;~i -,
,-,.-'
b. Undang-Und~
HAK~,.,
.,_r
.-
. UU~ ; ):!l(Jmor 29 tahun 2000 Tentang
- Perlindungan VarietasBarn Tanaman.
. UURI
Nomor 3q,tahun 2000 Tentang
-,
.
RahasiaDagang.
. UU-RI Nomor 31 tahun 2000 Tentang Desainlndustri. . UU-RI Nomor 32 tahun 2000 Tentang
.
UU-RI Nomor 31 tahun 2000 Tentang
Desainlndustri.
.
UU-RI Nomor 32
tahun 2000 Tentang
DesainTataLetakSirkuitTerpadu.
.
UU-RI
Nomor 14 tahun 2001 Tentang
Paten.
.
UU-RI
Nomor 15 tahun 2001 Tentang
Merk
.
UU-RI
Nomor 19 tahun 2002 Tentang
Hak Gpta
Etika TIK dalam Pendidikan Dunia pendidikan tidak bisa terlepas dari imbasnya etika dalam penggunaan llK
Etika TIK dalam Pendidikan
Dunia pendidikan tidak bisa terlepas dari
imbasnya etika dalam penggunaan llK sebab
dunia pendidikan sebagailembagakedua terbesar
dalam penggunaan aplikasi llK setelah dunia
bisnis clan hiburan. Oleh itu, dalam artikel ini
akan dikemukakan beberapaisu etika llK dalam
dunia pendidikan, yaitu;
Isu Pertama : Dunia Pendidikan sebagai sumber etika dun penjaga moral Isu pokok etika clan
Isu Pertama : Dunia Pendidikan sebagai
sumber etika dun penjaga moral
Isu pokok etika clan moral dititik beratkan
dalam dunia pendidikan karena fungsi clan tugas
dunia pendidikan adalah unnlk mengantarkan
wnat manusia menuju peradabanyang lebih baik
clan maju. Peradaban infomlaSi yang sekarang
sedangdialami perlu mendapatsentuhanetika clan
moral sebab kesalahan atau penyalahgunaan
infomlaSi akan mengakibatkan kerugian yang
besar bahkan mungkin lebih besar dibandingkan
dengan kerugian materi. Dunia pendidikan harus
mampu memberi contoh yang baik, mendidik clan
mensosialisasikandalam penggunaanhuktJIn clan
aturan yang telah ditetapkan serta menghormati
HAKI.
Dalam masalah akses infomlaSi tantangan
yang dihadapi dunia pendidikan perlu pandai
menyaring {jilter} informasi agar mampu
menjamin atau mendapatkan infomlaSi yang
berkualitas.Selamaini aksesyang sering dilakukan
menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh
MetaG-awler dalam wdtu seminggu
mengemukakan bahw-a ketertarikan utama
terhadapinternet ialah seks(lihat tabe12).
Ada sebuah pemikiran bahwa dalam penanggulanganterhadap isu ini perlu mengemasmasalah etika dunia pendidikan clan
Ada
sebuah
pemikiran
bahwa
dalam
penanggulanganterhadap isu ini
perlu mengemasmasalah etika
dunia pendidikan
clan moral dalam
pelajaran atau mata kuliah 'ilK. Bagaimana
kurikulum dikembangkan agar pelajar/mahasiswa
dapat menyadari bahwa dalam penggunaanllK
memiliki etika clan moral sehingga tidak terjadi
penyalahgunaan'ilK.
Isu Kedua : Sumber Daya Manusia Dunia pendidikan hams marnpu melahirkan SDM ,yang memiliki kualitas,
Isu Kedua : Sumber Daya Manusia
Dunia
pendidikan
hams
marnpu
melahirkan SDM ,yang memiliki kualitas,
beretetika, profesional clan memiliki kernampuan
yanghandal dalam erainforrnasi ini.
Dalam beberapaseminar isu kriteria SDM
llK adalah me~unyai kemahiran dalam
rekayasa software; membangun, menggunakan,
menilai clan melaksanakansistem inforrnasi atau
dengan kata lain harus memiliki kernampuanhard
skill (penguasaan bahasa pemrograrnan,
penguasaan database/DBMS atau softmre
midleware, clan pengetahuan jaringan) clan soft
sklill (kepemimpinari; komunikas4 metodologi
pengembangansistem clankerja team). Selainitu
profit SDM juga harus unggui dalam:
Attitude: . Oeative, . Capableof solving new and more complex problems, . Competitive,d.kechargeattitude, .
Attitude:
.
Oeative,
.
Capableof solving new and more complex
problems,
.
Competitive,d.kechargeattitude,
.
Skilledin thinkingbeforeacting,
.
Must bealistener,
.
Must beareader,
.
Ethical
discernment
of
information
problems,
.
Good inteIpreterof information,
.
Diplomatic
Skills: . Persuasivecommunication, . Intelligent handling of communication, infom1ationand . Capableto
Skills:
. Persuasivecommunication,
. Intelligent handling of
communication,
infom1ationand
.
Capableto
negotiatewith
~llth()ritip!;-

governmen

. Drawingof financialreports, . Evaluating estimates of programs
.
Drawingof financialreports,
.
Evaluating estimates of
programs
proJects and
proJects
and
Knowledge: . Managementof infomlationresources, . Infomlation policy, . Infomlation marketing, . Oralandwritten
Knowledge:
.
Managementof infomlationresources,
.
Infomlation policy,
.
Infomlation marketing,
.
Oralandwritten communication,
.
Generation of
infomlation products and
services.
Isu Ketiga : Desain dan Konten Dengan kernajuan llK rota dapat menikmati infom1asi clengan cepat
Isu
Ketiga
: Desain
dan
Konten
Dengan
kernajuan
llK
rota
dapat
menikmati
infom1asi
clengan
cepat
clan
muclah.
Desain
clan
konten
infom1asi
akall
mempengaruhi
panclangan
rota
clalam
berbagai
aktivitas.
Oleh
itu
Clesain
Clan
konten
inforrnasi
harus
benar-
benar
~perhatikan
sebab
peng~
llK
sangat
beragam
dilihat
clari
usia,
ras,
jenis
kelamin,
agarna,
buclaya
clan
yang
lainn~.
Selarna
ini
inforrnasi
yang
ada
cliclunia
'ryber
dikenal
clengan
berbagai
istilah,
cliantaranya :
.
Too muchduplicatedinformation,
.
Lack
of reliable
informaiton,
.
Lack
of relevant
information,
.
Lack
of qualifY
information,
.
Lack
of organization
of inf()rmation.
Suatu contoh kond~i perangkat lunak untuk pendidikan, menurut penelitian Morgan & Shade (1994) menyatakan bahwa
Suatu contoh
kond~i
perangkat lunak
untuk pendidikan, menurut penelitian Morgan &
Shade (1994) menyatakan bahwa berbagai paket
perangkat lunak untuk pendidikan ~ng
aaa di
pasaran,hanya 20 - 25% yang bisa dikategorikan
sebagai memenuhi s~t serta layak digimakan
untuk keperluan pendidikan, sementara 75-80%
paket perangkatlunak yang lain men~elirukanclan
susah
untUk
d~n
atau
tldak
mudah
digunakan (userfriendlY).
Untuk menangani masalah isu
ini seluruh
disiplin ilmu yang ada dalam dunia pendidikan
harus melibatkan diri dalam menyusundesainclan
konten perangkat lunak dalam pendidikan agar
perangkat lunak tersebut memenuhi kelayai{an
aan sesuaidengankebutuhan pendidikan.
Penutup Dunia pendidikan sangat ~mperha.tikan sekali terhadap etika peng~an 'ilK. Walaupun 'ilK dapat
Penutup
Dunia pendidikan
sangat ~mperha.tikan
sekali terhadap etika peng~an 'ilK. Walaupun
'ilK dapat menimbulkan berbagai kesalahanclan
kejahatan, namun manfaatnya lebih besar. 'ilK
dapat menjadikan kita lebih bermakna,
meningkatkan efektifitas clan efesiensikerja. 'ilK
lahir dan dunia pendidikan clanpenelitian, oleh itu
dunia pendidikan harus mampu memanfaatkan
'ilK untuk meningkatkan kualitaspendidikan.
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Bernstein, Terry et all, 1996. InternetSecuri!yfor BuJiness, Willey O:>mputerPublishing. Lilley,
Bernstein, Terry et all, 1996. InternetSecuri!yfor BuJiness,
Willey O:>mputerPublishing.
Lilley, Peter,2002.Hacked,Attackedr(:J' Abused,Digita!
CrimeExposed,Kogan page. ,
Power, Dennis M 2002. InternetLega!Guide,Wiley.
Overly, Michael R
1999. e-poliryHow to Develop
Computer,Emai~ and InternetGuidelinesto Protect
Your ComPanyandItJ'AsJ"ets,AMACOM
Setiyadi, Mas Wigrantoro R0es. 2004. Catatankuliah
CyberEthicJ"andLaw. MKom.
Luhur
Universi~Budi
Smedinghoff, Thomas J.,. 1999. ed, Online Law,
Addison- Wesley.
Thomas, Douglas &
Brian
Loader, 2000; eds,
Cybercrime:
Law
Enforcement,
Security and Su/7Jei!i:Jnce
in theInformationAge, Routledge.
, Undang -
Undang
Perlindungan
Terhadap
Kekayaan Inte!ektua~ meliputi: UU
RI :Nomor
14/2001 tentangPaten,UURI
Nomor 1J/2001
. tentangMerck, dan UU RIN()mor 19/2002 tentang
Hak Cipta.
Penulis : Dr. Munit ada/ah Dosen Jurusan Pendldlkan Matematlka pada Faku/tas PendldlkanMatematika donI/mu
Penulis
:
Dr.
Munit
ada/ah Dosen Jurusan
Pendldlkan
Matematlka pada Faku/tas PendldlkanMatematika
donI/mu PengetahuanA/am(FPMIPA)UPL