Anda di halaman 1dari 24

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN.

D
DENGAN MASALAH DIABETES MELITUS (DM)
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAMEO
KELURAHAN LANTO
KOTA BAUBAU

Nama Mahasiswa : HASMIATI, S.Kep


Nim : R014191038

CI LAHAN CI INSTITUSI

[ ] [ ]

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2020
PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

Fasilitas Yankes Puskesmas Wameo No. Register -


Nama Perawat Tanggal
Hasmiati,S.Kep 1 April 2020
yang mengkaji Pengkajian
1. DATA KELUARGA
Nama Kepala Bahasa sehari-
Tn. D Bahasa Wakatobi
Keluarga hari
Alamat Rumah & Jarak yankes
Jln. Betoambari No 40 A Kel.Lanto 500 m
Telp terdekat
Agama & Suku Agama Islam & Suku Buton Alat Transportasi Motor
DATA ANGGOTA KELUARGA
Hub dgn Umu Pendidikan
No Nama JK Suku Pekerjaan Saat Ini
KK r Terakhir
1. Tn. D KK 64 th Laki-laki BUTON SMA Pensiunan
2. Ny. H Istri 45 th Perempuan BUTON SMP IRT
3 Tn` F Anak - - -- --
4. NN.M Anak 23 Perempuan BUTON DIII Pegawai swasta
5. Tn. DEY Anak 19 th Laki-laki BUTON SMA Belum Bekerja

LANJUTAN
No Nama Penampilan Umum Status Riwayat Penyakit/ Analisis Masalah
Kesehatan Alergi Kesehatan INDIVIDU
Saat ini
Terdapat luka pada
1. Tn. D Sakit Tidak ada Sakit
kaki kanan
2. Ny. H Baik Sehat Tidak ada Sakit
3 Tn F meningal - - -
4 NN. .M Baik Sehat Tidak ada Sehat
5 Tn DEY Baik Sehat Tidak ada Sehat

2. DATA PENGKAJIAN INDIVIDU YANG SAKIT (terlampir)


3. DATA PENUNJANG KELUARGA
Rumah dan Sanitasi Lingkungan PHBS Di Rumah Tangga
 Kondisi Rumah :  Jika ada Bunifas, Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan :
Kondisi rumah dalam dan luar rumah bersih Ya/ Tidak*
serta penataan rapi.
 Jika ada bayi, Memberi ASI ekslusif :
 Ventilasi : Ya/ Tidak*
Cukup/Kurang
 jika ada balita, Menimbang balita tiap bln :
 Pencahayaan Rumah : Ya/ Tidak*
Baik/ Tidak*
Rumah kurang mendapatkan pencahayaan  Menggunakan air bersih untuk makan & minum:
 Saluran Buang Limbah : Ya/ Tidak*
Baik /Cukup/Kurang Keluarga memasak air minumnya

 Sumber Air Bersih :  Menggunakan air bersih untuk kebersihan diri:


Sehat/Tidak Sehat* Ya/ Tidak*
Sumber air mandi berasal dari sumur yang Sumber air klien berasal dari PDAM
dipompa pakai mesin pompa air  Mencuci tangan dengan air bersih & sabun :
 Jamban Memenuhi Syarat : Ya/ Tidak*
Ya/Tidak* Keluarga terkadang tidak mencuci tangan terlebih dahulu
Klien memiliki jamban bentuk leher angsa sebelum makan
dengan jarak septic tank yang lebih dari 10 meter  Melakukan pembuangan sampah pada tempatnya :
 Tempat Sampah: Ya/ Tidak*
Ya/Tidak* Sampah klien dikumpul dan diangkut oleh petugas.
Sampah klien dikumpul dan diangkut oleh  Menjaga lingkungan rumah tampak bersih :
petugas Ya/ Tidak*
 Rasio Luas Bangunan Rumah dengan Jumlah Lingkungan klien tampak kotor dan klien tampak tidak memiliki
Anggota Keluarga 7m2/orang : Ya/Tidak* minat membersihkannya
Luas rumah klien sekitar 7x9 m dengan jumlah  Mengkonsumsi lauk dan pauk tiap hari :
penghuni 4 orang Ya/ Tidak*
Klien berjualan lauk pauk dan juga mengkonsumsinya setiap hari
 Menggunakan jamban sehat :
Ya/ Tidak*
Jenis jamban leher angsa dengan jarak septic tank kurang dari
10 meter
 Memberantas jentik di rumah sekali seminggu :
Ya/ Tidak*
klien jarang memberantas jentik nyamuk
 Makan buah dan sayur setiap hari : Ya/ Tidak*
Klien jarang mengkonsumsi buah
 Melakukan aktivitas fisik setiap hari : Ya/ Tidak*
Klien jarang berolahraga
 Tidak merokok di dalam rumah  : Ya/ Tidak*
Kepala keluarga merokok di dalam dan luar rumah.

4. KEMAMPUAN KELUARGA MELAKUKAN TUGAS PEMELIHARAAN KESEHATAN ANGGOTA


KELUARGA
1) Adakah perhatian keluarga kepada anggotanya yang menderita sakit:
 Ada  Tidak karena
2) Apakah keluarga mengetahui masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya :
 Ya  Tidak, keluarga terkadang tidak mengetahui penyakit yang terjadi
3) Apakah keluarga mengetahui penyebab masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya:
 Ya  Tidak
keluarga mengetahui kalau penderita menderita DM tetapi masih minum kopi dengan diberi gula batu/merah.
4) Apakah keluarga mengetahui tanda dan gejala masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya :
 Ya  Tidak
5) Apakah keluarga mengetahui akibat masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya bila tidak
diobati/dirawat :
 Ya  Tidak
6) Pada siapa keluarga biasa menggali informasi tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya:
 Keluarga  Tetangga  Kader  Tenaga kesehatan, yaitu pegawai puskesmas
7) Keyakinan keluarga tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya:
 Tidak perlu ditangani karena akan sembuh sendiri biasanya  Perlu berobat ke fasilitas yankes  Tidak
terpikir
Keluarga mengatakan terkadang jika ada yang sakit maka keluarga akan merawat dirumah dulu sekitar 3 hari,
namun jika tidak ada perubahan baru keluarga membawa ke fasilitas kesehatan
8) Apakah keluarga melakukan upaya peningkatan kesehatan yang dialami anggota keluarganya secara aktif :
 Ya  Tidak,karena….
9) Apakah keluarga mengetahui kebutuhan pengobatan masalah kesehatan yang dialami yang dialami anggota
keluarganya :
 Ya  Tidak , Jelaskan............................................................................
10) Apakah keluarga dapat melakukan cara merawat anggota keluarga dengan masalah kesehatan yang
dialaminya:
 Ya  Tidak, Karena
11) Apakah keluarga dapat melakukan pencegahan masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya:
 Ya  Tidak, keluarga tidak memodifikasi lingkungan agar lebih sehat
12) Apakah keluarga mampu memelihara atau memodifikasi lingkungan yang mendukung kesehatan anggota
keluarga yang mengalami masalah kesehatan :
 Ya  Tidak, keluarga tetap membiarkan lingkungan dengan kondisi yang kotor
13) Apakah keluarga mampu menggali dan memanfaatkan sumber di masyarakat untuk mengatasi masalah
kesehatan anggota keluarganya :
 Ya  Tidak, jelaskan......................................................................................................................................................................
5. HASIL PEMBINAAN BERDASARKAN TINGKAT KEMANDIRIAN KELUARGA
Kunjungan Pertama (K-1) : Perawat : Kunjungan Keempat (K-4) : Perawat :

Kunjungan Kedua (K-2) : Perawat : Kunjungan Kelima (K-5) : Perawat :

Kunjungan Ketiga (K-3) : Perawat : Kunjungan Keenam (K-6) : Perawat :

6. DATA PENGKAJIAN INDIVIDU YANG SAKIT

Nama Individu yang sakit : TN D Diagnosa Medik :


Sumber Dana Kesehatan : BPJS Rujukan Dokter/ Rumah Sakit :
Keadaan Umum Sirkulasi/ Cairan Perkemihan Pernapasan
Kesadaran : Composmentis  Edema  Bunyi jantung: .....  Pola BAK 1-5  Sianosis
Keluarga mengatakan  Asites  Akral dingin x/hr,vol ±1000 ml/hr  Sekret / Slym
terdapat luka pada Tumit  Tanda Perdarahan:  Hematuri   Irama ireguler
kaki kanan, kulit kaki purpura/ hematom/ Poliuria  Wheezing
menebal` petekie/ hematemesis/  Oliguria  
Keluara mengatakan TN D melena/ epistaksis* Disuria Ronki ........................................
kesulitan berjalan`  Tanda Anemia : Pucat/  Inkontinensia   Otot bantu
Konjungtiva pucat/ Lidah Retensi napas ..................
pucat/ Bibir pucat/  Nyeri saat BAK  Alat bantu
Akral pucat*  KemampuanBAK : nafas ....................
 Tanda Dehidrasi: Mandiri/Bantu  Dispnea
mata cekung/ turgor kulit sebagian/tergantung*  Sesak
berkurang/ bibir kering *  Alat bantu:  Stridor
 Pusing  Kesemutan Tidak/Ya*………   Krepirasi
 Berkeringat  Rasa Haus Gunakan Keluarga mengatakan TN
 Pengisian kapiler < 2 detik Obat :Tidak/Ya* D bernapas biasa, tidak
Keluarga engatakan tidak pucat.  Kemampuan ada keluhan sesak
Kaki terasa nyeri BAB :Mandiri/
Bantu
sebagian/tergantung*
 Alat bantu:
Tidak/Ya*...

Pencernaan Muskuloskeletal Neurosensori


 Mual Muntah   Tonus otot Fungsi Penglihatan : Fungsi perabaan :
Kembung  Kontraktur  Buram  Kesemutan pada
Nafsu Makan :  Fraktur tangan
Berkurang/Tidak* Nyeri otot/tulang*  Tak bisa melihat  Kebas pada
 Sulit Menelan  Drop Foot Lokasi ……...........… tangan
 Disphagia  Tremor Jenis ……......…......…..  Alat bantu …........  Disorientasi 
 Bau Nafas  Malaise / fatique Parese
 Kerusakan gigi/gusi/  Atropi  Visus ………........  Halusinasi 
lidah/geraham/rahang/pa  Kekuatan otot ....….............….. Disartria
latum*  Postur tidak normal ................. Fungsi pendengaran :  Amnesia 
 Distensi Abdomen  RPS Atas : bebas/ terbatas/ Paralisis
 Bising Usus: kelemahan/ kelumpuhan  Kurang jelas  Refleks patologis
 Konstipasi (kanan / kiri)* ……
 Diare .......x/hr  RPS Bawah :bebas/terbatas/  Tuli  Kejang : sifat ……..
 Hemoroid, grade kelemahan/kelumpuhan lama ..……
 Teraba Masa abdomen (kanan / kiri)*  Alat bantu
 Stomatitis  Warna Putih  Berdiri : Mandiri/ Bantu frekwensi ....................................
 Riwayat obat pencahar sebagian/tergantung*  Tinnitus Fungsi Penciuman
 Maag  Berjalan : Mandiri/ Bantu Fungsi Perasa  Mampu
 Konsistensi .......... sebagian/tergantung*  Mampu  Terganggu
Diet Khusus: Tidak/Ya*  Alat Bantu : Tidak/Ya*..............  Terganggu
 Kebiasaan makan-  Nyeri : Tidak/Ya
minum : Mandiri/ Bantu Skala.....
sebagian/Tergantung* Keluarga mengatakan nyeri Kulit
 Alergi makanan pada kaki TN D  Jaringan parut  Memar  Laserasi 
/minuman : Tidak/Ya* Ulserasi  Pus ………
 Alat bantu : Tidak/Ya*  Bulae/lepuh  Perdarahan bawah 
Krustae
TIDAK ADA KELAINAN  Luka bakar Kulit ...... Derajat ......  Perubahan
warna…….
 Decubitus: grade … Lokasi ………..….

Tidur dan Istirahat


 Susah tidur : tidak
 Waktu tidur : Pukul 10.00-06.00
 Bantuan obat: tidak

Mental Komunikasi dan Budaya Kebersihan Diri Perawatan Diri


 Cemas  Denial   Interaksi dengan Keluarga :  Gigi-Mulut kotor Sehari-hari
Marah Baik/ tehambat* ......................  Mata kotor  Kulit kotor  Mandi :
Istri Tn. D sering cemas  Berkomunikasi :  Perineal/genital kotor Mandiri/ Bantu
dan eosi karena suaminya Lancar/ terhambat* ...............  Hidung kotor  Kuku kotor sebagian/tergant
kalau keluar malas  Kegiatan sosial sehari-hari :  Telinga kotor ung*
mengenakan masker dan Mencari nafka : Buruh harian  Rambut-Kepala kotor  Berpakaian :
selalu mau berkumpul Mandiri/ Bantu
denga tetangga sebagian/tergant
 Takut  Putus asa ung*
Depresi  Menyisir
 Rendah diri  Rambut :
Menarik diri Mandiri/Bantu
 Agresif Perilaku sebagian/tergant
kekerasan ung*
 Respon pasca trauma .....
 Tidak mau melihat
bagian tubuh yang rusak
Keluarga cemas dengan
penyakit TN D, terlebih
dengan wabah corona
sekarang.
7. Genogram

8. Identifikasi Agama

a. Agama keluarga : Islam


b. Adakah perbedaan anggota keluarga dalam keyakinan agama dan prakteknya: Tidak ada
c. Berapa anggota keluarga yang aktif menjalankan ibadah : Kepala keluarga dan istri
d. Apakah ibadah keagamaan dilakukan oleh keluarga : Keluarga mengatakan rajin sholat 5
waktu
e. Apakah agama dijadikan sebagai dasar keyakinan atau nilai yang mempengaruhi
kehidupan keluarga: keluarga menyakini ibadah mempengaruhi kehidupannya
9. Status Kelas Sosial
Kepala keluarga bekerja sebagai pensiunan Pol PP, istri bekerja sebagai ibu Rumah
Tangga. Istri berperan sebagai pengatur keuangan. Pendapatan yang diperoleh keluarga
dalam 1 bulan lebih dari Rp.2`500.000
10. Rekreasi Keluarga
Keluarga biasanya menggunakan waktu luangnya untuk berkumpul dan bersantai
bersama dirumah. Menurut keluarga, kegiatan seperti menonton TV dan berkumpul bersama
sudah merupakan rekreasi bagi mereka.
11. Tahap Perkembangan Keluarga dan Sejarah Keluarga
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini :
Keluarga berada pada tahap pensiunan dan lansia.
b. Tahap perkembangan yang belum terpenuhi dan kesenjangan tahap :
Tugas perkembangan pada keluarga yang belum terpenuhi adalah belum ada anak
yang menikah dan masih ada anak remaja.
12. Data Lingkungan
a. Karakteristik rumah
Keluarga memiliki rumah beton, terdapat 3 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluar
keluarga an dapur serta WC dan kamar mandi yang berada didapur.
b. Karakteristik tetangga dan komunitas
Keluarga tinggal di sebuah gang di tengah perkotaan. Tetangga keluarga sering
berkomunikasi satu sama lain dan sebagia besar tetangga berprofesi sebagai pekerja
swasta. penduduk di gang tersebut memiliki sumber air dari PDAM dan smur pompa.
sampah yang juga diangkut oleh petugas kebersihan. Terdapat 1 masjid di dekat rumah
klien.
c. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga mengatakan sudah lebih 20 tahun menetap didaerah tersebut dan
keluarga merupakan pendatang di daerah tersebut. Keluarga merupakan pendatang dari
Wakatobi.
d. Perkumpulan keluarga dan interaksi masyarakat
Keluarga memiliki interaksi yang baik dengan warga disekitarnya Keluarga
mengatakan semenjak adanya penyakit corona istri TN.D sangat khawatir dan tidak
keluar Rumah. Keluarga mengkhawatirkan anaknya yang selalu keluar bekerja
e. Sistem pendukung keluarga
Keluarga mengatakan pemberi bantuan yang utama adalah saudara-saudara klien.
Jika keluarga tidak mampu membantu maka keluarga akan meminta dukungan dari
tetangga.
13. Struktur Keluarga
a. Pola komunikasi
Interaksi anggota keluarga pada umumnya baik antar satu dengan yang lain.
Setiap anggota keluarga memiliki kesempatan untuk menceritakan perasaanya kepada
anggota keluarga yang lalin, dan seluruh anggota keluarga akan saling mendengarkan.
b. Struktur kekuatan keluarga
Pembuatn keputusan adalah kepala keluarga namun tetap mendengar saran dari
istri. Pengatur keluarga lebih dominan adalah istri.
c. Struktur peran
1) Ayah
Berperan sebagai kepala keluarga, pencari nafkah utama, penentu kebijakan, dan
pembuat keputusan.
2) Ibu
Berperan sebagai, penasehat dalam keluarga, dan pengatur keuangan.
3) Anak pertama dan anak kedua
Berperan sebagai seorang anak yang mematuhi orang tuanya.
d. Nilai-nilai keluarga
Keluarga mengatakan tidak menganut nilai-nilai khusus dalam keluarganya.
14. Fungsi Keluarga
a. Fungsi afektif
Keluarga ini saling mendukung satu sama lain, dan semua permasalahan
diselesaikan secara bersama.
b. Fungsi sosialisasi
Interaksi yang terjadi dalam keluarga ini terjalin dengan baik. Masing-masing
anggota keluarga dapat berinteraksi dengan sopan pada anggota keluarga lainnya,
walaupun terkadang istri klien mengatakan anak klien kurang mematuhi mereka. Namun
istri mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang wajar karena mereka masih anak-
anak. Masing-masing anggota keluarga juga tidak ragu untuk menceritakan
permasalahannya pada anggota keluarga lainnya.
c. Fungsi perawatan kesehatan, keyakinan, nilai, dan perilaku keluarga
Kepala keluarga dan istri mampu mengetahui jika ada salah satu anggota keluarga
yang sakit dan mengetahui tindakan yang harus diambil. Seperti contoh jika anak sakit
maka sang ibu dan anak tertuanya akan memberikan obat atau memeriksakannya
Keluarga merasa bahwa pelayanan kesehatan di lingkungannya sudah cukup
membantu seperti puskesmas yang terkadang memberikan pendidikan kesehatan dan
melakukan pemeriksaan kesehatan. Keluarga juga tidak memiliki masalah khusus dalam
penggunaan fasilitas umum.
15. Koping Keluarga
a. Stresor
Istri mengatakan bahwa stresor terbesar dalam keluarganya adalah sakit suaminya
dan wabah yang penyakit corona yang sekarang terjadi, biar mau kepuskesmas/ dr
keluarga merasa takut.
b. Apakah keluarga mampu bertindak obyektif dan realistis terhadap stresor
Keluarga mampu bertindak berdasarkan penilaian obyektif dan realistis terhadap
situasi yang mengandung stres. Sebagai contoh dalam permasalahan ekonomi, keluarga
menyesuaikan diri dengan cara berhemat dan tidak terlalu mempermasalahkannya.
c. Reaksi terhadap stresor
Keluarga menanggapi situasi yang penuh dengan stress dengan kesabaran. Namun
tetap ada beberapa kondisi yang membuat koping mereka tidak bekerja. Sebagai contoh
jika sang ibu sudah sangat stress dengan beberapa urusan rumah tangga dan kesehatannya
maka sang ibu akan bersedih. Namun anggota akeluarga lain akan langsung mendukung
sang ibu untuk memperbaiki kopingnya
16. Harapan Keluarga
Harapan keluarga terkait kesehatan adalah masing-masing anggota bisa meningkatkan
pola hidup dalam keadaan sehat, dapat menerapkan informasi-informasi kesehatan yang telah
diperoleh, dan dapat menerapkan dan menjaga pola hidup bersih dan sehat yang sudah
diajarkan. Keluarga juga berharap tenaga kesehatan disekitar tempat tinggalnya tetap
membimbing dan membantunya untuk dapat hidup bersih dan sehat serta mampu
menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada.

ANALISA DATA

No Data Masalah Keperawatan


1 DS; Ketidak efektifan pemeliharaan
 Rumah kurang mendapatkan kesehatan
pencahayaan
 Istri Tn. D sering cemas dan eosi
karena suaminya kalau keluar malas
mengenakan masker dan selalu mau
berkumpul denga tetangga

2 DS: Perilaku kesehatan cenderung berisiko


 Kepala keluarga merokok di dalam
dan luar rumah.
 keluarga mengetahui kalau penderita
menderita DM tetapi masih minum
kopi dengan diberi gula batu/merah.
 Keluarga mengatakan terdapat luka pada
Tumit kaki kanan, kulit kaki menebal`

3 DS: Kesiapan meningkatkan manajemen


 Ny.H mengatakan ingin menangani kesehatanNy.D
penyakitnya (DM) suaminya
 Ny.H mengatakan ingin melakukan
penanganan terhadap regimen yang
diprogramkan

DO :
 Ny.H membantu Tn D memberikan obat
(insulin ) secara teratur
 Ny.Hdan keluarga membantu merawat
luka dikaki Tn D secara teratur
Berdasarkan hasil wawancara,
Ny.Nmengungkapkan keinginan untuk
memeriksakan gula darah secara rutin
SKORING MASALAH KEPERAWATAN

No Masalah keperawatan Kriteria Skor Bobo Total Pembenaran


t

Ketidakefektifan a. Sifat masalah : Risiko 2 1 0.7 Penerangan yang kurang beresiko


pemeliharaan terjadinya jatuh, dan keluar
1. kesehatan berkerumun dan tidak menggunakan
masker beresiko tertular covid-19

b. Kemungkinan masalah dapat 1 2 1 Keluarga menerima adanya bantuan


diubah : Sebagian dari orang lain
Total score : 3.4 c. Potensial masalah untuk 2 1 0.7 Mahasiswa dapat membantu dengan
dicegah : Cukup memberikan pendkes

d. Menonjolnya masalah : Tidak 2 2 1 Keluarga menganggap hal ini belum


segera terlalu menonjol

No Masalah keperawatan Kriteria Skor Bobo Total Pembenaran


t

2. Perilaku Kesehatan a. Sifat masalah : Aktual 3 1 1 Merokok dapat menimbulkan


cenderung berisiko komplikasi lebih lanjut pada penderita
DM

Gula batu/gula merah tetap mempunyai


kadar klori yang tinggi
Total score : 3.7 b. Kemungkinan masalah dapat 1 2 1 Keluarga menerima saran dari orang
diubah : sebagian lain

c. Potensial masalah untuk 2 1 0.7 Keluarga berharap anggota keluarganya


dicegah : Cukup
menjadi sehat

d. Menonjolnya masalah : segera 2 1 1 Keluarga merasa perilaku perlu segera


dirubah

Kesiapan Sifat masalah : Klien mengatakan ingin


meningkatkan a. Wellness (3) menangani penyakitnya
1. b. Aktual (3) 3 1 1 (hipertensi dan dm)
manajemen kesehatan
c. Risiko (2)
pada Tn D
d. Potensial (1)
Kemungkinan masalah dapat Keluarga menerima adanya
diubah bantuan dari orang lain
e. Mudah (2) 1 2 1
f. Sebagian (1)
Total score : g. Tidak dapat (0)
3.6
Potensial masalah untuk dicegah Mahasiswa dan keluarga dapat
a. Tinggi (3) membantu proses pemeriksaan
b. Cukup (2) 2 1 0.6
kesehatan
c. Rendah (1)

Menonjolnya masalah 2 1 Keluarga menganggap hal ini


a. Segera (2) sudah menonjol
b. Tidak perlu (1) 1
c. Tidak dirasakan (0)
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

No. Diagnosa Keperawatan Tujuan/ Sasaran Intervensi


(Nanda) (NOC) (NIC)
1. Ketidakefektifan pemeliharaan Setelah dilakukan intervensi, diagnosa Keluarga mampu mengenal masalah
kesehatan teratasi dengan kriteria hasil : kesehatan
DS; - Kaji tingkat pengetahuan dan
 Rumah kurang Keluarga mampu mengenal masalah pemahaman keluarga tentang masalah
mendapatkan kesehatan - Sediakan pendidikan kesehatan
pencahayaan Keluarga memiliki pengetahuan terkait
 Istri Tn. D sering cemas gaya hidup sehat yang meliputi : Keluarga mampu mengambil keputusan
dan eosi karena suaminya  Faktor lingkungan yang Sediakan dukungan pengambilan keputusan
kalau keluar malas mempengaruhi perilaku kesehatan
mengenakan masker dan  Strategi mencegah penyakit Keluarga mampu merawat anggota
selalu mau berkumpul  Pentingnya skrining penyakit keluarga yang sakit
denga tetangga  Sediakan dukungan keluarga
Keluarga mampu mengambil  Bangun hubungan pribadi dengan pasien
keputusan dan anggota keluarga yang akan terlibat
Keluarga berpartisipasi dalam dalam perawatan
memutuskan perawatan kesehatan  Identifikasi kemampuan anggota keluarga
untuk terlibat dalam perawatan pasien
dengan cara sering menunjukkan perilaku
 Identifikasi harapan anggota keluarga untuk
pencarian kesehatan yang meliputi:
pasien
 Menjelaskan strategi untuk  Dorong anggota keluarga dan pasien untuk
menghilangkan perilaku yang tidak membantu dalam mengembangkan rencana
sehat perawatan, termasuk hasil dan pelaksanaan
 Melakukan perilaku kesehatan yang rencana perawatan
disarankan  Memonitor keterlibatan anggota keluarga
dalam perawatan pasien
Keluarga mampu merawat anggota  Fasilitasi pemahaman mengenai aspek
keluarga yang sakit medis dari kondisi pasien pada anggota
Keluarga menunjukkan partisipasi dalam keluarga
perawatan profesional yang meliputi:
 Menyediakan perawatan Keluarga mampu memodifikasi
 Mengevaluasi efektivitas perawatan lingkungan
` - Manipulasi lingkungan
Keluarga mampu memodifikasi - Memberikan pujian dan penguatan
lingkungan kepada keluarga atas apa yang sudah
Keluarga menunjukkan persepsi positif dilakukan.
terhadap lingkungan fisik yang meliputi :
 Penerangan ruangan Keluarga mampu memanfaatkan fasilitas
kesehatan
Fasilitasi keluarga mengenai penggunaan
pelayanan kesehatan yang tepat

2. Perilaku kesehatan cenderung Setelah dilakukan intervensi, diagnosa Keluarga mampu mengenal masalah
berisiko teratasi dengan kriteria hasil : kesehatan
DS: - Kaji tingkat pengetahuan dan
 Kepala keluarga Keluarga mampu mengenal masalah pemahaman keluarga tentang masalah
merokok di dalam dan kesehatan - Sediakan pendidikan kesehatan
luar rumah. Keluarga memiliki pengetahuan terkait
 kalau penderita penyakit Diabetes Melitus yang Keluarga mampu mengambil keputusan
menderita DM tetapi meliputi : Sediakan dukungan pengambilan keputusan
masih minum kopi  Faktor penyebab
dengan diberi gula  Tanda dan gejala Keluarga mampu merawat anggota
batu/merah.  Strategi untuk mencegah komplikasi keluarga yang sakit
Keluarga mampu mengambil  Sediakan dukungan keluarga
keputusan  Bangun hubungan pribadi dengan pasien
Keluarga berpartisipasi dalam dan anggota keluarga yang akan terlibat
memutuskan perawatan kesehatan dalam perawatan
dengan cara sering menunjukkan perilaku  Identifikasi kemampuan anggota keluarga
untuk terlibat dalam perawatan pasien
pencarian kesehatan yang meliputi:
 Identifikasi harapan anggota keluarga untuk
 Menjelaskan strategi untuk pasien
menghilangkan perilaku yang tidak  Dorong anggota keluarga dan pasien untuk
sehat membantu dalam mengembangkan rencana
 Melakukan perilaku kesehatan yang perawatan, termasuk hasil dan pelaksanaan
disarankan rencana perawatan
 Memonitor keterlibatan anggota keluarga
dalam perawatan pasien
Keluarga mampu merawat anggota
 Fasilitasi pemahaman mengenai aspek
keluarga yang sakit
medis dari kondisi pasien pada anggota
Keluarga menunjukkan partisipasi dalam keluarga
perawatan profesional yang meliputi:
 Menyediakan perawatan
 Mengevaluasi efektivitas perawatan Keluarga mampu memodifikasi
Keluarga mampu memanfaatkan lingkungan
fasilitas kesehatan - Manipulasi lingkungan
Keluarga berpartisipasi dalam - Memberikan pujian dan penguatan
memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan kepada keluarga atas apa yang sudah
cara sering menunjukkan perilaku dilakukan.
pencarian kesehatan yang meliputi:
 Melakukan skrining diri Keluarga mampu memanfaatkan fasilitas
 Mendapat bantuan dari professional kesehatan
kesehatan Fasilitasi keluarga mengenai penggunaan
 Mencari bantuan bila diperlukan pelayanan kesehatan yang tepat

3 Kesiapan meningkatkan Setelah dilakukan intervensi, diagnosa Keluarga mampu mengenal masalah
manajemen kesehatanNy.D teratasi dengan kriteria hasil : kesehatan
DS: - Kaji tingkat pengetahuan dan
 Ny.H mengatakan ingin Keluarga mampu mengenal masalah pemahaman keluarga tentang masalah
menangani penyakitnya kesehatan - Sediakan pendidikan kesehatan tentang
(DM) suaminya Keluarga memiliki pengetahuan terkait manajemen DM
 Ny.H mengatakan ingin penyakit Diabetes Melitus yang
melakukan penanganan meliputi : Keluarga mampu mengambil keputusan
terhadap regimen yang  Faktor penyebab Sediakan dukungan pengambilan keputusan
diprogramkan  Tanda dan gejala
 Strategi untuk mencegah komplikasi Keluarga mampu merawat anggota
DO : Keluarga mampu mengambil keluarga yang sakit
 Ny.H membantu Tn D keputusan  Sediakan dukungan keluarga
memberikan obat  Keluarga berpartisipasi dalam  Bangun hubungan pribadi dengan pasien
(insulin ) secara teratur memutuskan perawatan kesehatan dan anggota keluarga yang akan terlibat
 Ny.Hdan keluarga dengan cara sering menunjukkan dalam perawatan
membantu merawat luka perilaku pencarian kesehatan yang  Identifikasi kemampuan anggota keluarga
meliputi: untuk terlibat dalam perawatan pasien
dikaki Tn D secara teratur
 Identifikasi harapan anggota keluarga untuk
 Menjelaskan strategi untuk
pasien
menghilangkan perilaku yang tidak
 Dorong anggota keluarga dan pasien untuk
sehat membantu dalam mengembangkan rencana
 Melakukan perilaku kesehatan yang perawatan, termasuk hasil dan pelaksanaan
disarankan rencana perawatan
 Memonitor keterlibatan anggota keluarga
Keluarga mampu merawat anggota dalam perawatan pasien
keluarga yang sakit  Fasilitasi pemahaman mengenai aspek
Keluarga menunjukkan partisipasi dalam medis dari kondisi pasien pada anggota
perawatan profesional yang meliputi: keluarga
 Menyediakan perawatan
 Mengevaluasi efektivitas perawatan
Keluarga mampu memanfaatkan Keluarga mampu memodifikasi
fasilitas kesehatan lingkungan
Keluarga berpartisipasi dalam - Manipulasi lingkungan
memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan - Memberikan pujian dan penguatan
cara sering menunjukkan perilaku kepada keluarga atas apa yang sudah
pencarian kesehatan yang meliputi: dilakukan.
 Melakukan skrining diri
 Mendapat bantuan dari professional Keluarga mampu memanfaatkan fasilitas
kesehatan kesehatan
Fasilitasi keluarga mengenai penggunaan
 Mencari bantuan bila diperlukan
pelayanan kesehatan yang tepat
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan

Hari/
Implementasi Evaluasi
Tanggal
S:
 Membina hubungan saling percaya kepada
keluarga Tn. D
 Ny.H dan keluarga mengenal perawat dan menerima
Hasil :Ny.H dan keluarga mengenal perawat
intervensi keperawatan serta bersedia dihubungi via
dan menerima intervensi keperawatan serta
telp/wa.Kontrak waktu, tempat dan topic
bersedia dihubungi via telp/wa.
 Keluarga bersedia dihubungi via telepon . Untuk
 Kontrak waktu, tempat dan topik
membicarakan tentang kesiapan menejemen DM Tn.
Hasil : Keluarga bersedia dihubungi via
D
telepon . Untuk membicarakan tentang
O:
kesiapan menejemen DM Tn. D
 Ny H mampu menyebutkan beberapa gejala penyakit
 Mengkaji kemampuan keluarga mengenal
Senin. DM, dan upayanya dalam perawatan DM dan luka
penyakit DM
6 April 2020 diabetic
Hasil: Ny H mampu menyebutkan beberapa
 Luka Tn D dirawat oleh istri dan anaknya
gejala penyakit DM, dan upayanya dalam
perawatan DM dan luka diabetik
Luka Tn D dirawat oleh istri dan anaknya  keluarga selalu berkonsultasi denga dokter keluarga
A:
 Mengkaji kemampuan keluarga dalam
memanfaatkan fasilitas kesehatan
Kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan teratasi
Hasil: keluarga selalu berkonsultasi denga
P-
dokter keluarga

Diagnosa Keperawatan : ketidak efektifan pemeliharaan kesehatan


Hari/ Implementasi Evaluasi
Tanggal
Selasa,  Membina hubungan saling percaya kepada Tgl 20 april 2020
7 April 2020 keluarga Tn. D
Hasil :Ny.H dan keluarga mengenal perawat S :
dan menerima intervensi keperawatan serta  Ny.H dan keluarga mengenal perawat dan menerima
bersedia dihubungi via telp/wa. intervensi keperawatan srta bersedia dihubungi via
 Kontrak waktu, tempat dan topik telp/wa.Klien mengatakan ingin melakukan
Hasil : Keluarga bersedia dihubungi via penanganan terhadap regimen yang diprogramkan
telepon . Untuk membicarakan tentang  Keluarga bersedia dihubungi via telepon . Untuk
masalah kesehatannya membicarakan tentang masalah kesehtannya
 Mengkaji kemampuan keluarga mengenal
masalah kurangnya pencahayaan O:
Hasil: keluarga mengatakan pencahyaan  keluarga mengatakan pencahyaan kurang dapat
kurang dapat menimbulkan jatuh pada Tn D menimbulkan jatuh pada Tn D
Keluarga mengetahui dengan mnggantibalon
lampu dengan yang lebih terang dapat A: Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
menambah pencahayaan
P:
 Sediakan dukungan keluarga
 Bangun hubungan pribadi dengan pasien dan anggota
keluarga yang akan terlibat dalam perawatan
 Identifikasi kemampuan anggota keluarga untuk terlibat
dalam perawatan pasien
 Identifikasi harapan anggota keluarga untuk pasien
 Dorong anggota keluarga dan pasien untuk membantu
dalam mengembangkan rencana perawatan, termasuk hasil
dan pelaksanaan rencana perawatan
 Memonitor keterlibatan anggota keluarga dalam
perawatan pasien
 Fasilitasi pemahaman mengenai aspek medis dari kondisi
pasien pada anggota keluarga

Kamis,  Memotifasi dan memfasilitasi keluarga untuk S:


9 April 2020 memina bantuan pada siapa yang dapat  keluarga mengatakan akan mencoba melakukannya
menggati balon lampu  Keluarga mengetahui dengan mngganti balon lampu
Hasil: Keluarga memutuskan untuk dengan yang lebih terang dapat menambah
menghubungi kemenakannya untuk mengganti pencahayaan
balon lampu  Keluarga memutuskan untuk menghubungi
 Memberikan pujian atas apa yang sudah kemenakannya untuk mengganti balon lampu
diputuskan oleh keluarga. Ny. H mengatakan kecemasannya membuatnya kesal,
 Mengkaji kemampuan keluarga dalam Ny H menyadari dengan cemas dapat menimblan
mengenal kecemasannya sakit, namun sulit diredakan
Hasil: Ny. H mengatakan kecemasannya  keluarga bersedia mengingatkan terus dan
membuatnya kesal, Ny H menyadari dengan menyediakan masker untukTn D
cemas dapat menimblan sakit, namun sulit O:
diredakan  keluarga mengatakan telah menganti balon lampu
 Memberikan edukasi tentang cara mengatasi  Ny. H mengatakan anak-anaknya membantu
masalah keceasannya dengan melaukan teknik mengingatkan Tn H memakai maskernya. Cemasnya
Senin, relaksasi napas dalam, sudah berkurang. Tn D sudah memakai masker jika
13 April 2020 Hasil; keluarga mengatakan akan mencoba keluar rumah
melakukannya A : masalah ketidak efektifan pemeliharaan kesehatan
 Memfasilitasi keluarga dalam menyelesaikan tertasi
masalah
Hasil: keluarga bersedia mengingatkan terus P : -
dan menyediakan masker untuk Tn D
 Memberikan pujian atas apa yang sudah
dilakukan oleh keluarga.
 Mengkaji kemampuan keluarga memodifikasi
lingkungan
Hasil : keluarga mengatakan telah menganti
balon lampu
 Memberikan pujian atas apa yang sudah
dilakukan oleh keluarga.
 Mengkaji kemampuan keluarga dalam
merawat anggota keluarganya
Hasil: Ny. H mengatakan anak-anaknya
membantu mengingatkan Tn D memakai
maskernya. Cemasnya sudah berkurang. Tn D
sudah memakai masker jika keluar rumah

Diagnosa Keperawatan :Perilaku kesehatan cenderung berisiko pada Tn.D


Hari/
Implementasi Evaluasi
Tanggal
Selasa,,  Membina hubungan saling percaya kepada
7 april 2020 keluarga klien
Hasil : Keluarga dan klien mengenal perawat S :
dan bersedia diberikan intervensi  Keluarga dan klien mengenal perawat dan bersedia
 Melakukan kontrak waktu, dan topik diberikan intervensi
Hasil :Keluarga bersedia dihubungi via telp  Keluarga bersedia dihubungi via telp kembali dengan
kembali dengan topik bantuan penghentian topik bantuan penghentian merokok
merokok  Ny. H mengatakan Tn D masih merokok
 Mengkaji kemampuan keluarga mengenal Ny H, menatakan sudah sering mengingatkan
masalah:  Tn D mengatakan akan berusaha untuk berhenti
 Hasil: Ny. H mengatakan Tn D masih merokok
 Memberikan edukasi tentang akibat merokok O:
dan efek merokok terhadap penyakit DM nya  Tn.D gagal melakukan tindakan mencegah masalah
dan juga anggta keluarga lainnya kesehatan seperti kebiasaan merokok
Hasil: Ny H, menatakan sudah sering
mengingatkan A : Perilaku kesehatan cenderung berisiko
Tn D mengatakan akan berusaha untuk
berhenti P:
 Catat status merokok saat ini dan riwayat merokok
 Tentukan kesiapan pasien untuk belajar berhenti
merokok
 Ajarkan pasien mengenai gejala fisik pemutusan
nikotin (misalnya, sakit kepala, pusing, mual,
iritabilitas, dan insomnia)
 Yakinkan pasien bahwa gejala fisik pemutusan
nikotin adalah bersifat sementara
 Bantu pasien untuk mengenali isyarat yang
membuatnya merokok (misalnya, berada di sekitar
orang lain yang merokok, sering mengunjungi
tempat-tempat dimana merokok diperbolehkan)

Kams,  Mencatat status merokok saat ini dan riwayat Pukul 14.00
9 April 2020 merokok
Hasil: Tn.D merupakan perokok aktif sejak ± S:
13 tahun yang lalu  Tn.L mengatakan dirinya merokok sejak 6 tahun
 Menentukan kesiapan pasien untuk belajar yang lalu hingga saat ini
berhenti merokok  Ny H, mengatakan Tn.D sudah memiliki
Hasil: Ny H, mengatakan Tn.D sudah memiliki keinginan untuk berhenti merokok
keinginan untuk berhenti merokok
 Membantu pasien untuk mengenali isyarat O:
yang membuatnya merokok (misalnya, berada  Tn.L tampak belum memiliki keinginan untuk
di sekitar orang lain yang merokok, sering berhenti merokok
mengunjungi tempat-tempat dimana merokok
diperbolehkan) A : Perilaku kesehatan cenderung beresiko
Hasil: Tn.D merokok, diawali dengan
mengikuti karena piket malam waktu bekerja P:
sebagai pol pp dan merokok bersama teman-  Ajarkan pasien mengenai gejala fisik pemutusan
temannya nikotin (misalnya, sakit kepala, pusing, mual,
iritabilitas, dan insomnia)
 Yakinkan pasien bahwa gejala fisik pemutusan
nikotin adalah bersifat sementara
 Bantu pasien untuk mengenali isyarat yang
membuatnya merokok (misalnya, berada di sekitar
orang lain yang merokok, sering mengunjungi
tempat-tempat dimana merokok diperbolehkan)
Rabu,  Mengajarkan pasien mengenai gejala fisik Pukul 14.00
15 April pemutusan nikotin (misalnya, sakit kepala,
2020 pusing, mual, iritabilitas, dan insomnia) S:
Hasil :pasien memahami penjelasan mahasiswa  Tn.D mengatakan ingin berhenti merokok
 Meyakinkan pasien bahwa gejala fisik  Keluarga mengatakan sebelumnya dalam sehari
pemutusan nikotin adalah bersifat sementara habis 10 batang sekarang habis 5-6 batang
Hasil: pasien memahami penjelasan
mahasiswa,
Keluarga mengatakan sebelumnya dalam O:
sehari habis 10 batang sekarang habis 5-6  Tn,D memahami penjelasan dan memiliki
batang keinginan untuk berhenti merokok
 Memberikan pujian atas upaya keluarga dalam
mengurangi merokoknya A : Perilaku kesehatan cenderung beresiko belum teratasi

P:
 Ajarkan pasien mengenai gejala fisik pemutusan
nikotin (misalnya, sakit kepala, pusing, mual,
iritabilitas, dan insomnia)
 Yakinkan pasien bahwa gejala fisik pemutusan
nikotin adalah bersifat sementara
 Bantu pasien untuk mengenali isyarat yang
membuatnya merokok (misalnya, berada di sekitar
orang lain yang merokok, sering mengunjungi
tempat-tempat dimana merokok diperbolehkan)