Anda di halaman 1dari 2

Nama : Mita Riani Rezki

NIM : 1920525320011
Program Studi : Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan
Mata Kuliah : Ekologi, Prinsip Dasar, dan Etika Lingkungan
Dosen : Dr. Kissinger, S.Hut, M.Si

1. Ekologi merupakan llmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan
lingkungan. Prinsip kehati-hatian menjadi fokus penting dalam perspektif ekologi saat kita
mengambil suatu keputusan. Rantai makanan adalah salah satu contoh pendekatan ekologi
penting dalam mengelola sumberdaya alam. Beberapa tindakan yang dilakukan oleh manusia
secara sektoral sering berdampak pada terganggunya rantai makanan tersebut. Coba anda
jelaskan dan berikan contoh kasusnya
2. Lahan gambut atau hutan gambut merupakan salah satu bentuk ekosistem lahan basah.
Berdasarkan perspektif ekologi, apa yang menyebabkan gambut sangat penting
keberadaannya dan perlu dikelola atau dikonservasi

Jawab:
1. Manusia merupakan salah satu makhluk hidup yang dominan secara ekologik, karena
manusia memberikan pengaruh yang besar terhadap lingkungan tempat hidupnya dan
organisme lainnya. Dalam memenuhi kebutuhan hidup yang beragam, manusia cenderung
mengeksploitasi suatu ekosistem sehingga mempengaruhi seluruh jaringan sistem kehidupan.
Contohnya : Ekosistem Mangrove
Hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis yang didominasi oleh
beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang
surut pantai berlumpur dan ditemukan pada pantai-pantai teluk yang dangkal, estuaria, delta
dan daerah pantai terlindung Dalam tinjauan siklus biomassa, hutan mangrove memberikan
masukan unsur hara terhadap ekosistem air, menyediakan tempat berlindung dan tempat
asuhan bagi anak-anak ikan, tempat kawin/pemijahan, dan lain-lain. Sumber makanan utama
bagi organisme air di daerah mangrove adalah dalam bentuk partikel bahan organik (detritus)
yang dihasilkan dari dekomposisi serasah mangrove (seperti daun, ranting dan bunga).
Selama proses dekomposisi, serasah mangrove berangsur-angsur meningkat kadar proteinnya
dan berfungsi sebagai sumber makanan bagi berbagai organisme pemakan deposit seperti
moluska, kepiting dan cacing polychaeta. Konsumen primer ini menjadi makanan bagi
konsumen tingkat dua, biasanya didominasi oleh ikan-ikan buas berukuran kecil selanjutnya
dimakan oleh juvenil ikan predator besar yang membentuk konsumen tingkat tiga
Singkatnya, hutan mangrove berperan penting dalam menyediakan habitat bagi aneka ragam
jenis-jenis komoditi penting perikanan baik dalam keseluruhan maupun sebagian dari siklus
hidupnya.
Kawasan mangrove sering kali dialih fungsikan manusia menjadi tambak, pemukiman,
industri dan perkebunan. Sumber daya Alam mangrove juga dirusak akibat pembalakan
berlebih terhadap vegetasi mangrove dengan tujuan sebagai penunjang kebutuhan manusia,
seperti material bangunan, pembuat kapal, kayu bakar, dan lainnya. Kegiatan lainnya adalah
pembuangan limbah hasil industri yang dilepaskan langsung dilokasi mangrove. Hal-hal
tersebut menyebabkan ekosistem mangrove terganggu, hilangnya hutan mangrove sebagai
produsen pada jaring makan menyebabkan turunnya konsumen tingkat 1 dan seterusnya
sehingga juga akan berdampak manusia dan lingkungannya.

2. Gambut sangat penting keberadaannya dan perlu dikelola atau dikonservasi karena memiliki
fungsi ekologis dan lingkungan antara lain:
(a) Memiliki nilai keragaman hayati yang tinggi, Ekosistem di hutan gambut memiliki
spesies yang unik. pada ekosistem tersebut tersapat 11% tanaman endemik (jelutung
rawa, ramin, punak, dan bungur), 14% ikan air tawar ( Ikan Gabus dan Toman), 45%
mamalia (orangutan, harimau, dan beruang madu), dan 33% burung endemik (enggang
hitam dan rangkong)
(b) fungsi hidrologi dalam tata kelola simpan lepas air. Dalam kondisi optimal, lahan
gambut dapat menyimpan air sebanyak 0.8-0.9 m3/m3 air. gambut memiliki bulk density
rendah yang rendah sehingga mampu menyimpan 200-800% dari bobotnya, maka dalam
hal ini gambut dapat dikatakan sebagai reservoir dan sebagai pengatur debit air selama
bulan basah dan kering
(c) Memiliki Fungsi Pengatur iklim. Lahan gambut memegang peranan penting dalam
mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Walaupun jumlah lahan gambut hanya sekitar 3-
5% di permukaan bumi, namun keberadaannya merupakan rumah bagi lebih dari 30%
cadangan karbon dunia yang tersimpan di tanah, jumlah ini dua kali lebih banyak dari
hutan di seluruh dunia dan empat kali dari yang ada di atmosfer