Anda di halaman 1dari 2

Diskusi.

7
Monday, 17 February 2020, 10:00 AM

Teman-teman peserta tuton, era modern saat ini pada dasarnya membuka
peluang bagi humas untuk menggunakan teknik yang lebih kompleks.
Perkembangan tekonologi menuntut huamas dapat mengkombinasikan
berbagai teknik komunikasi, seperti halnya kehadiran Internet. Sebagai bahan
diskusi, menurut teman-teman lebih efesien mana penggunaan teknik
komunikasi dalam humas ? Apakah menurut teman-teman kehadiran media
massa cetak masih berperan penting dalam kegiatan humas? Berikan
alasannya, ya.

Jangan lupa ya teman-teman, dalam berdiskusi, Anda harus memperhatikan


hal-hal berikut:

1. Hindari plagiasi, karena pendapat atau ulasan yang sifatnya plagiasi


tidak akan kami beri nilai.
2. dalam memberikan pendapat jangan hanya menyampaikan kata "saya
setuju dengan pendapat ….."  tanpa diberi penjelasan mengapa
setuju, karena pendapat seperti itu tidak akan kami nilai.
3. forum diskusi adalah tempat untuk berdiskusi antar peserta tuton, oleh
karena itu jangan menyampaikan pendapat dalam file tersendiri, karena
akan mengurangi nilai Anda.

4. bila mengutip dari buku atau sumber lain, tulis sumber kutipan,
kemudian aplikasikan tulisan yang Anda kutip dalam kegiatan nyata
yang telah Anda lakukan atau pernah Anda saksikan, tidak semata-
mata hanya mengutip dari sumber lain, karena bila hanya semata-mata
mengutip maka nilai tidak bisa maksimal.

Mohon ijin menanggapi.

Penggunaan Teknik Komunikasi Humas.

Kemampuan dalam berkomunikasi efektif bagi praktisi humas sangat penting, dan ini juga
merupakan tujuan aktivitas PR yakni salah satunya adalah komunikasi. Untuk mencapai
komunikasi yang efektif, diperlukan teknik-teknik komunikasi tertentu meliputi teknik
komunikasi lisan, komunikasi tulis (cetak), serta komunikasi audiovisual. Karena masing-masing
memiliki kelemahan dan kelebihan, maka seorang humas harus menggunakan dan
mengkombinasikan ketiga teknik tersebut secara bersamaan untuk saling melengkapi, sehingga
apa yang menjadi tujuan dari aktivitas humas akan tercapai.
Pada perkembangan teknologi sekarang ini, tentu tehnik komunikasi audiovisual dan nirkabel
merupakan teknik komunikasi yang sangat efisien terhadap aktivitas humas, karena dengan
teknik komunikasi ini akan mampu menjangkau lebih banyak khalayak. Bagaimana tidak, saat
ini banyak masyarakat yang sudah dapat mengakses segala informasi dengan mudah dan cepat
melalui telepon pintar atau handphone yang mereka miliki, bahkan tidak mengenal usia, ruang
dan waktu, sehingga teknik komunikasi ini sangat diandalkan terutama dalam hal kecepatan
mengirim dan menerima berita.

Pada dasarnya, teknologi berperan sebagai alat bantu yang mempermudah pekerjaan praktisi
humas, khususnya dalam rangka menyampaikan pesan-pesan organisasi kepada publik-
publiknya. Dan yang paling menjadi trend dan populer baru komunikasi generasi digital saat ini
adalah komunikasi nirkabel dan internet. Internet adalah senjata baru yang sangat efektif bagi
konsumen. Di luar kelemahan dan kelebihannya, teknik komunikasi audiovisual dan nirakbel
merupakan komunikasi yang sangat efektif bagi praktisi humas, namun juga tidak serta merta
meninggalkan teknik komunikasi lisan dan cetak jika ingin menjangkau seluruh lapisan
khalayak.

Apakah Peran Media Massa Cetak Dalam Kegiatan Humas Masih Penting ?

Peran media massa cetak sekarang ini masih sangat penting dalam kegiatan humas, bahkan dapat
dikatakan efektif khususnya dalam hal publikasi dan fungsi persuasi humas di Indonesia. Karena
media masa cetak memiliki kemampuan jangkauan yang luas dalam menyebarkan informasi
yang mampu melewati batas wilayah (geografis), kelompok umur, jenis kelamin, status sosial,
kebebasan (demografis) dan perbedaan paham dan orientasi (psikografis). Selain itu juga media
massa cetak memiliki kemampuan melipatgandakan pesan, dan dapat mewacanakan sebuah ide
atau karya sesuai pandangannya masing-masing juga memiliki fungsi penetapan agenda atau
agenda stting untuk memberitakan ide atau karya seseorang. Inilah mengapa media massa masih
memiliki peran yang sangat penting terhadap kegiatan humas. Bahkan media masa cetak masih
menjadi penguat terhadap posisi lembaga kalau ia menilai suatu lembaga baik, berprestasi, dan
terkelola dengan baik dengan agenda setting yang dapat dilakukan oleh humas dengan
mengontrol pemberitaan media cetak melalui propaganda pemberitaan hingga pemanfaatan
ruang press release dan ruang publikasi advetorial.

Sumber : Modul BMP SKOM 4103

Terima kasih.

Anda mungkin juga menyukai