Anda di halaman 1dari 56

Tugas Kelompok Bahasa Indonesia

Tugas Menyusun Soal


Pokok Bahasan : Teks Anekdot

Pokok Bahasan : Teks Anekdot


Topik : 15
Kelompok 1
Nama Anggota :
1. Christian Fanata (05)
2. Kartika Rifa (11)
3. Kristegar Siahaan (12)
4. Muhammad Akmal (13)
5. Mutiara Izzati (15)
6. Syawalia Yazidi (22)
7. Yohanes Ignatius (35) KETUA
Struktur Isi Teks Anekdot
1. Struktur teks anekdot adalah ….
A. Abstraksi – orientasi – krisis – reaksi – koda
B. Pernyataan umum – deskripsi bagian
C. Pernyataan pendapat – argumentasi – penegasan ulang
D. Orientasi – argumentasi – penutup
E. Pembuka – isi – penutup

2. Aspek yang harus ada dalam struktur teks anekdot adalah .…


A. Orientasi – krisis – koda
B. Krisis – reaksi – koda
C. Orientasi – krisis – reaksi
D. Abstraksi – krisis – koda
E. Abstraksi – orientasi – krisis

3. Bagian yang menunjukkan situasi awal cerita disebut ….


A. Reaksi
B. Krisis
C. Abstraksi
D. Koda
E. Orientasi

4. Bagian yang menunjukkan konflik cerita disebut ….


A. Orientasi
B. Abstraksi
C. Krisis
D. Reaksi
E. Koda

5. Bagian yang menunjukkan tanggapan tokoh terhadap konflik disebut ….


A. Orientasi
B. Koda
C. Krisis
D. Reaksi
E. Abstraksi

6. Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!


Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai.
“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian
badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat
setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut
mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung.
Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang?
Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si
pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.
Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah .…
A. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya
B. Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai
C. Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir
tenggelam
D. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”
E. Badailah yang membuatnya ulang

7. Bacalah teks berikut ini!


Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan
sebagai salah satu usaha menghindari banjir” jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian
untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku
tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan
menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk
menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak
dan Bu guru tertawa.
Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…
A. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir” jelasnya.
B. Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.
C. ”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak
itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”
D. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
E. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah,
lalu kalian foto.”

8. Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!


1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu
guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
A. 1-2-4-5-3-6
B. 2-4-5-3-6-1
C. 1-2-3-4-5-6
D. 2-4-3-5-1-6
E. 3-2-1-4-5-6
9. Bacalah teks berikut ini!
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan
sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian
untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku
tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan
menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk
menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak
dan Bu guru tertawa.
Pada anekdot tersebut, reaksi yang menjadi koda adalah ….
A. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi
B. Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya
C. Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir
D. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
E. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.

10. Bacalah teks di bawah ini!


Seorang ayah mengajari anaknya berenang. “Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang
ayah”, kata sang anak. “Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah Nak”, jawab
ayahnya. Sang anak gembira. Setelah beberapa hari latihan renang itu, sang ayah tampak
bersedih sementara sang anak tampak gembira. “Terimakasih yah, akhirnya ayah dapat
mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai, tapi kenapa ayah bersedih?” tanyanya.
“Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak!”
Kalimat manakah yang menunjukkan orientasi?
A. Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak!
B. “Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah”, kata sang anak.
C. “Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah Nak”
D. Seorang ayah mengajari anaknya berenang.
E. “Terimakasih yah, akhirnya ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku
kuasai, tapi kenapa ayah bersedih?”

Ciri-ciri Bahasa Teks Anekdot


11. Berikut ini ciri penanda bahasa teks anekdot, kecuali .…
A. memuat sindiran
B. memanfaatkan kalimat retoris
C. menggunakan bahasa yang puitis
D. menggunakan peribahasa/ungkapan
E. menggunakan konjungsi temporal dan sebab akibat

12. Bacalah paragraf berikut ini.


Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. Para siswa terlihat gembira dan
mengenakan pakaian yang terbagus. Di antara mereka ada yang membawa tongsis. Tiba-tiba
Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai
berkaca diri”. Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin
selfie.
Konjungsi temporal terdapat pada kalimat ke ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 5
E. 4

13. Bacalah teks berikut ini.


(1) Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. (2) Bintang pun iri
terhadapnya. (3) “Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata
bintang kepadanya. (4) Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin
sepertiku kumpulkanlah emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena
benda itulah sumber cahayaku.” (5) Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan
rakyatnya untuk menggali emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Hubungan makna antarkalimat dalam paragraf dinyatakan secara implisit melalui ….
A. perbandingan
B. pertentangan
C. sebab-akibat
D. pengandaian
E. umum-khusus

14. Bacalah paragraf berikut ini.


Keluarga Anis makan siang bersama. Sambil makan mereka berbagi cerita. Mereka
merasakan kebahagiaan yang tak ternilai harganya.
Tiba-tiba Anis menanyakan lauk kepada ibunya, “Bu, lauknya apa nih?”. Ibunya menjawab,
”Mulai hari ini tidak ada lauk. Negara tetangga baru hajatan sehingga tidak sempat
mengekspor kedelai, daging, maupun ikan.”
“Maksudnya, apa, Bu?” anis tidak paham dengan perkataan ibunya. “Pikir aja sendiri!”
jawab Ibu.
Anis cemberut dan tetap makan tapi tanpa lauk, baik tahu maupun tempe. Benar-benar
makan ala kadarnya.
Bahasa yang digunakan untuk menyampaikan sindiran adalah .…
A. antonim
B. sinonim
C. ungkapan
D. pengandaian
E. perbandingan

15. Bacalah teks berikut ini.


Suatu sore dipadang rumput.
Kambing 1: Mengapa rumputmu selalu hijau?
Kambing 2: Karena selalu kurawat dan kupupuk.
Kambing 1: Rumputku juga kurawat dan kupupuk tapi tidak sehijau rumputmu.
Kambing 2: Karena kau melihatnya tidak dengan hati sehingga rumput tetangga lebih hijau
di matamu.
Kambing 1 merasa tersindir kemudian tersenyum kecut.
Bahasa yang digunakan untuk menyampaikan sindiran dalam teks anekdot di atas adalah .…
A. perbandingan
B. pengandaian
C. ungkapan
D. sinonim
E. antonim

16. Bacalah teks berikut ini.


Semut bertemu lebah di ranting pohon.
(1) Lebah: Wah, maduku sangat bermanfaat.
(2) Semut: Apa aku bisa mengambilnya sedikit saja?
(3) Lebah: Tidak boleh.
(4) Semut: Mengapa?
(5) Lebah: Karena kau tinggal dalam kolong jembatan.
Semut berlalu meninggalkan kecongkakan lebah.
Sindiran terdapat pada kalimat ke .…
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

17. Bacalah teks berikut ini.


Sebelum upacara pembukaan MOS di sekolah Mundur.
1) Siswa: Upacara bendera itu tujuannya apa, Pak?
2) Guru: Agar kita selalu mencintai dan menjaga Negara kita, serta mengenang jasa
pahlawan.
3) Siswa: Ooo, tapi mengapa masih banyak kasus, seperti penggundulan hutan, ya? Atau
mungkin mereka yang melakukannya tidak pernah upacara bendera atau sekolah, Pak.
4) Guru: (Tersenyum) Nah, kamu kan sekolah, jangan pernah melakukan hal itu, ya!
5) Siswa: Tentu.
Upacara dimulai semua siswa dan guru diam.
Sindiran dalam teks di atas terdapat pada kalimat ke .…
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

18. Bacalah teks di bawah ini.


Kerbau menanyakan kehidupan kutu loncat.
Kerbau : Mengapa hidupmu selalu berpindah-pindah?
Kutu : Saya mencari makan.
Kerbau : Apa tidak merasa capek? Dan mengapa kau selalu lompat?
Kutu : Aku tidak merasa capek dan aku harus melompat karena kalau saya tidak
melompati orang, makananku akan habis karena aku harus memberi setiap orang yang
kulewati.
Kerbau : Iya, juga. Sayang sekali, saya tidak bisa melompat.
Kutu dan kerbau melanjutkan tugas masing-masing.
Bahasa sindiran diungkapkan melalui ….
A. antonim
B. sinonim
C. ungkapan
D. pengandaian
E. perbandingan

19. Bacalah teks di bawah ini.


Adi nonton TV bersama bapaknya di ruang keluarga. Ia mengikuti berita agar tidak
ketinggalan informasi.
Berita Politik
Adi : Pak, itu teman saya waktu kuliah dulu!
Bapak : Yang mana?
Adi : Itu lho, Pak yang pakai baju mahal!
Bapak : Tak ada, hanya pakai kaos KPK.
Adi : Itu kan mahal, Pak. Kalau kita mana bisa pakai baju seperti itu?
Bapak : Kamu mau seperti itu?
Adi tertawa bersama bapaknya.
Pertanyaan retoris yang terdapat dalam teks di atas adalah .…
A. Pak, itu teman saya waktu kuliah dulu!
B. Yang mana?
C. Itu lho, Pak yang pakai baju mahal!
D. Itu kan mahal, Pak. Kalu kita mana bisa pakai baju seperti itu?
E. Kamu mau seperti itu?

20. Bacalah teks di bawah ini.


Seorang siswa mendatangi penjahit karena baju yang dijahitnya kebesaran.
Siswa : Bu, ini bukan ukuran saya karena terlalu besar.
Penjahit : Saya jahit berdasarkan ukuran (sambil mengambil buku yang berisi model dan
ukuran pemesan).
Siswa : Salah ukuran mungkin, Bu.
Penjahit : Setiap pelanggan yang datang, saya ukur 2x untuk menghindari salah ukur.
Siswa : Tapi ini, tidak sesuai dengan ukuran saya.
Penjahit : Oooo, itu mungkin salah kacamata saya. Karena kacamata saya sudah berumur
10 tahun.
Cerita tersebut bisa diungkapkan dengan ungkapan ….
A. celaka dua belas
B. ada gula ada semut
C. air di atas daun talas
D. maling teriak maling
E. kambing hitam

Interpretasi Isi Teks Anekdot


21. Berikut ini adalah tahap-tahap memaknai sebuah teks anekdot, kecuali….
A. Membaca secara mendalam
B. Membaca sekilas
C. Menganalisis alur cerita
D. Menganalisis latar cerita
E. Menangkap unsur lucu atau konyol

22. Bacalah teks berikut ini!


Di gubuk pinggir sawah, ada seorang anak kecil dan bapaknya sedang menunggu padi dari
serangan burung.
Anak : Pak, kenapa burung tidak boleh makan padi kita?
Bapak : Kalau dimakan burung, nanti kita tidak bisa makan.
Anak : Kalau tidak boleh makan padi, nanti burung makan apa, makan batu, Pak?
Teks anekdot tersebut mengandung unsur.…
A. jengkel
B. lucu
C. mengesankan
D. ketidaknyamanan
E. kesedihan

23. Bacalah teks berikut ini!


(1) Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. (2) Bintang pun iri
terhadapnya. (3) “Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata
bintang kepadanya. (4) Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin
sepertiku kumpulkanlah emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena
benda itulah sumber cahayaku.” (5) Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan
rakyatnya untuk menggali emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Topik cerita di atas adalah….
A. Matahari yang iri terhadap sinar bintang
B. Matahari yang bijaksana
C. Bintang yang seperti matahari
D. Bintang yang iri kepada matahari
E. Bintang yang ingin seperti matahari

24. Bacalah teks berikut ini!


Sebagai tradisi jika ada orang yang meninggal dalam satu kampung seberang, maka warga
harus datang melayat. Sore itu, Dasron meninggal. Semua warga terlihat dalam prosesi
pemakaman Dasron, hanya Imron yang tak terlihat. Dia sibuk bekerja di sawah. Suatu hari
Amrun bertemu dengan Imron. Amrun menanyakan perihal ketidakhadirannya. “Kenapa
kemarin kau tidak datang melayat?” seru Amrun. “Kalau saya datang pada acara prosesi
pemakaan Dasron, Dasron juga tidak akan datang ke prosesi pemakaman kita ketika kita
meninggal. Jadi, saya tidak usah datang!” Jawab Imron. “Apa kau tidak percaya, Amrun?
Buktikan saja sendiri!”
Isi teks cerita di atas adalah…
A. Orang yang pamrih. Ia melakukan sesuatu hanya karena ada balasannya.
B. Orang yang bekerja keras untuk menghidupi keluarganya.
C. Teman yang selalu ada pada saat senang maupun susah.
D. Seseorang yang sangat mencintai dunia sehingga ia melupakan akhirat.
E. Kepedihan seseorang yang ditinggal oleh temannya.

25. Bacalah teks berikut ini!


Suatu hari kepala dukuh terbukti oleh warga kalau menggelapkan uang kas desa sebanyak Rp
10.000.000. Warga hanya diam saja, tidak bisa berbuat-apa-apa. Bersamaan dengan kejadian
itu, seorang warga tertangkap basah mencuri satu ayam jago. Dia pun dihakimi massa. “Apa
yang harus kita lakukan? Menghajarnya?” kata seorang warga “Hajar sampai dia kapok!”
kata warga lain “Ampun, pak!” kata pencuri “Kita harus kasih pelajaran!!!” sahut kepala
dukuh “Bagaimana, apakah dia sudah menerima ganjaran yang pantas, sebagai pencuri
ayam?” teriak kepala dukuh “Pantas!!” jawab warga “Apakah ada yang mau seperti dia?”
jelas kepala dukuh
Topik cerita di atas adalah ….
A. adat masyarakat
B. kepala dukuh yang tanggung jawab
C. pejabat yang cerdas
D. ketidakadilan hukum
E. pencuri yang malang

26. Bacalah teks berikut ini!


Di gubuk pinggir sawah, ada seorang anak kecil dan bapaknya sedang menunggu padi dari
serangan burung.
Anak : Pak, kenapa burung tidak boleh makan padi kita?
Bapak : Kalau dimakan burung, nanti kita tidak bisa makan.
Anak : Kalau tidak boleh makan padi, nanti burung makan apa, makan batu, Pak?
Topik cerita di atas adalah ….
A. Pikiran anak yang polos
B. Bapak yang tanggung jawab
C. Anak yang cerdas
D. Padi yang berisi
E. Burung yang malang

27. Bacalah teks berikut ini!


Ketika hujan datang dengan deras, para petani bawang merah tidak suka. Ketika tidak hujan,
petani padi pun tidak suka. “Tuhan berikan hujan agar padiku tidak kering!” pinta petani
kepadanya. “Tuhan, jangan turunkan hujan, nanti saya tidak bisa memanen bawang merah!”
pinta petani bawang merah. Doa mereka pun dikabulkan oleh Tuhan. Di daerah petani padi
terjadi hujan sedangkan di daerah petani bawang merah, tidak hujan. “Kok sekarang aneh ya,
musimnya. Apakah Tuhan sudah murka dengan manusia? Sehingga di sana hujan, di sini
tidak hujan.” Kata petani sayur. “Hujan kodok!!!” Teriak anak-anak.
Amanat yang terdapat dalam teks tersebut adalah….
A. Manusia harus selalu bersyukur terhadap apa yang telah diberikan oleh Tuhan.
B. Manusia harus senantiasa berdoa demi kebaikannya sendiri.
C. Kita harus menjaga lingkungan supaya iklim tidak berubah.
D. Apapun yang terjadi, manusia harus tetap waspada.
E. Keberhasilan seseorang ditentukan oleh doa yang dipanjatkan.

28. Bacalah teks berikut ini!


Di suatu kelas saat pendampingan penjurusan oleh wali kelas. “Anak-anak, kau harus pilih
jurusan yang sesuai dengan cita-citamu?” kata Wali kelas dengan semangat. “Masa depanmu
masih panjang, keberhasilanmu ditentukan oleh pilihanmu hari ini, apa kau ingin mengambil
jurusan IPA atau IPS.”. “Bu, saya bingung menentukan pilihan. Sebenarnya saya ingin
jurusan IPA tapi saya senang IPS. IPS lebih praktis daripada IPA. Contohnya, kalau ada
kelapa jatuh kalau pelajaran IPA dihitung kecepatan, gaya gesek, dan jaraknya. Tapi kalau
pelajaran di jurusan IPS, kelapa yang jatuh diambil kemudian dijual.” Seisi kelas tertawa
memecahkan keheningan dan keseriusan guru dan siswa saat penjurusan
Sindiran yang terdapat dalam teks anekdot tersebut adalah ….
A. Orang memberikan makna terhadap sesuatu hanya secara praktis.
B. Keberhasilan masa depan ditentukan oleh masa kini.
C. Kesuksesan seseorang tidak ditempuh secara instan.
D. Pilihan seseorang belum tentu benar.
E. Mengambil keputusan secara teori.

29. Bacalah teks berikut ini!


Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana.
Suasana kelas biasa-biasa saja. Saat sesi tanya-jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen.
“Apa kepanjangan KUHP, Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan
melemparkannya kepada Ahmad. “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali
tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak
…!” Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-gelengkan
kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana
Saudara tahu jawaban itu?” Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas,
“Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, Pak …!” Semua
mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan. Lalu, mereka tertawa
terbahak-bahak. Gelak tawa mereda. Kelas kembali berlangsung normal.
Sindiran yang terdapat dalam teks anekdot tersebut….
A. Pembelajaran yang tidak sukses
B. Keadilan yang bisa dibeli dengan uang
C. Siswa yang tidak hormat kepada guru
D. Kesuksesan seseorang yang diperoleh dengan cara yang tidak benar
E. Mengambil hasil orang lain untuk kesuksesan diri sendiri

30. Bacalah teks berikut ini!


Seseorang sangat mencintai kekasihnya. Kekasihnya pun mencintainya. Tapi, ia ingin tahu ,
apakah kekasihnya benar-benar mencintainya, kemudian dia menyuruh detektif.
Setelah selesai melakukan tugasnya, detektif itu datang menemuinya. “Kekasihmu itu kurang
mencintaimu” kata detektif, “buktinya ketika dia bangun dari tidur yang dicari kacamata.”
Seseorang itu terlihat kecewa. ”Dan kemarin dia mengatakan kepadaku, ‘Bagaimana dia bisa
mencintaiku kalau dia tidak percaya terhadapku?’ kata detektif
Makna yang terdapat dalam teks di atas adalah ….
A. Cinta yang terbatas
B. Manusia yang egois
C. Manusia tidak bersyukur
D. Manusia yang sombong
E. Cinta membuat hati buta

Makna Kata, Istilah, dan Ungkapan Teks Anekdot


31. Anekdot merupakan istilah bidang ….
A. Bahasa
B. Pendidikan
C. Kebudayaan
D. Media massa
E. Sastra

32. Berikut ini kelompok kata yang merupakan ungkapan, kecuali ….


A. Buah tangan
B. Berbadan dua
C. Hati manusia
D. Tinggi hati
E. Hati dingin
33. Bacalah teks berikut ini!
Setiap sore, duda beranak dua itu selalu melewati rumah bercat hijau. Dandanannya selalu
rapi. Di rumah itu tinggallah keluarga yang memiliki gadis cantik yang menjadi bunga desa.
Duda itu jatuh hati padanya. Suatu sore, duda itu datang ke rumah bercat hijau untuk
meminang anak gadis itu. “Tujuan saya ke rumah Bapak, saya ingin memperistri anak
bapak.” Katanya dengan sopan. Bapak itu kaget, masak dia tidak berkaca dulu sebelum
meminang anaknya. “Kalau kau ingin daun muda, pergilah ke bukit sebelah di sana banyak
pohon yang masih berdaun muda.” Jawab Bapak gadis itu dengan tegas. Duda itu kaget,
“Lho, Pak??”. “Maaf, saya tolak, pintu keluar ada di sebelah sana!” jawab bapak gadis itu
dengan gelap mata sambil menunjukkan pintu.
Makna ungkapan daun muda dalam teks di atas adalah .…
A. Gadis yang cantik
B. Daun yang masih muda
C. Gadis yang masih belia
D. Daun yang berwarna hijau muda
E. Daun yang dimiliki gadis

34. Bacalah teks berikut ini!


Menjelang lebaran, anak-anak bermain petasan. Mereka bersaing dalam bunyi suara, semakin
besar bunyi petasan, semakin mereka senang dan tersanjung. Mereka membuat petasan
dengan bahan peledak sehingga menimbulkan bunyi yang luar biasa. “Duaaar.. duaar.
.duar.. !!! bunyi petasan pada subuh hari. Pak Amat kaget mendengarnya. Sambil marah-
marah dia mengatakan, “Ooalah..setiap hari kok dengar ledakan terus. Ledakan harga
kebutuhan pokok, ledakan harga gas, ledakan TDL, dan kali ini benar-benar ledakan
petasan..membuat merah telingaku.”
Makna ungkapan merah telinga dalam teks di atas adalah ....
A. Tidak bias melihat
B. Marah
C. Tidak menggunakan kaca mata
D. Kurang beruntung
E. Dijadikan bahan pembicaraan orang lain

35. Bacalah teks berikut ini!


“Nah, mengertikan?” tanya Dodi sambil menyimpan pensilnya. Sudah dua jam dia
menerangkan logaritma pada Yusuf. “Entahlah, saya masih ragu” jawab Yusuf, “aku benar-
benar tidak bisa konsentrasi, Dod”. “Kamu ini kepala angin atau memang tidak konsentrasi?
Kamu ini rupanya harus minum ramuan jahe dulu supaya tidak kepala angin!”kata Dodi
sambil siap-siap menerangkan kembali teorinya.
Kepala angin memiliki makna .…
A. Masuk angin
B. Bodoh
C. Pusing
D. Sering lupa
E. Tidak konsentrasi

36. Bacalah teks di bawah ini!


Di sebuah desa tinggallah anak yatim. Hidupnya serba kekurangan. Ibunya bekerja sebagai
buruh cuci dan sudah lama sakit-sakitan. Hari ini, pengumuman kelulusan SMP. “Gimana Al,
lulus tidak?” Tanya teman akrabnya. “Aku bersyukur, Alhamdulillah aku lulus!” jawabnya
dengan hati berbunga-bunga. “Kau mau melanjutkan kemana?” Tanya Anton. Wajah Aldi
berubah jadi sedih. “Aku tak tahu, untuk bernafas saja susah…” jawabnya dengna suara
pelan. “Tenang saja Al…kalau kau susah bernafas. Tinggal telepon ambulans suruh
mengantar ke orang kaya. Siapa tahu dia membelikan oksigen.” Jawab Anton dengan canda.
Hati berbunga-bunga memiliki makna, kecuali ….
A. Senang
B. Ceria
C. Bahagia
D. Suka
E. Galau

37. Bacalah teks di bawah ini!


Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. Bintang pun iri
terhadapnya. “Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata
bintang kepadanya. Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin
sepertiku kumpulkanlah emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena
benda itulah sumber cahayaku.” Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan
rakyatnya untuk menggali emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Matahari memiliki makna, kecuali .…
A. Pejabat
B. Penghangat
C. Orang kaya
D. Penguasa
E. Pemimpin

38. Bacalah kalimat-kalimat di bawah ini!


1. Pak Broto menaiki kuda hitam di Lembang.
2. Rafael sangat bangga dengan kuda besi yang baru dibelinya.
3. Semua peserta lomba memanggil Darwan kuda hitam.
4. Paman Manuel membeli kuda besi yang dipajang di etalase koleksinya itu dari pengrajin
Jerman.
5. Dia ditangkap polisi karena mengendarai mobil dengan naik kuda hijau.
6. Joni, kuda Pak Samad, jadi kuda hijau dalam acara karnaval kuda itu. Kain hijau yang
dibutuhkan untuk menutup semua badannya lebih dari 2 meter.
Kalimat yang memiliki makna denotasi adalah .…
A. 1, 2, dan 5
B. 1, 3, dan 6
C. 1, 4, dan 6
D. 1, 2, dan 3
E. 1, 2, dan 4

39. Bacalah teks di bawah ini!


Di sebuah desa tinggallah anak yatim. Hidupnya serba kekurangan. Ibunya bekerja sebagai
buruh cuci dan sudah lama sakit-sakitan. Hari ini, pengumuman kelulusan SMP. “Gimana Al,
lulus tidak?” Tanya teman akrabnya. “Aku bersyukur, Alhamdulillah aku lulus!” jawabnya
dengan hati berbunga-bunga. “Kau mau melanjutkan kemana?” Tanya Anton. Wajah Aldi
berubah jadi sedih. “Aku tak tahu, untuk bernapas saja susah…” jawabnya dengan suara
pelan. “Tenang saja Al…kalau kau susah bernapas. Tinggal telepon ambulan suruh
mengantar ke orang kaya. Siapa tahu dia membelikan oksigen.” Jawab Anton dengan canda
Bernapas memiliki makna ….
A. Memenuhi kebutuhan pokok
B. Mengambil udara
C. Sakit asma
D. Pingsan
E. Meninggal

40. Bacalah teks di bawah ini!


Suatu hari kacang dan kulit berbincang-bincang.
Kacang : Hei, apakah kamu bermanfaat bagi manusia?
Kulit : Jelas, lah. Aku kan bisa digunakan sebagai pengganti kayu bakar.
Kacang : Derajatmu lebih rendah daripada aku, aku ditempatkan di tempat yang indah
dalam ruang tertutup dan dijaga agar tidak dimakan semut. Sedangkan kau di
buang begitu saja menjadi sampah.
Kulit : Siapa yang menjadikan kau seperti ini? Siapa yang menjagamu sewaktu kamu
kecil? Dasar, kacang lupa dengan kulitnya!
Kacang : Itu nasib sialmu!
Kacang lupa dengan kulit memiliki makna .…
A. Melupakan kesedihan
B. Melupakan dirinya sendiri
C. Melupakan kebaikan orang lain
D. Melupakan asal daerahnya
E. Melupakan bagian hidupnya

Perbandingan Struktur Isi dan Ciri Bahasa 2 Teks Anekdot


41. Berikut ini ciri-ciri teks anekdot, kecuali ….
A. Mengandung ajaran moral
B. Memiliki struktur teks anekdot
C. Mengandung unsur lucu, konyol, dan jengkel
D. Mengandung sindiran
E. Merupakan hasil analisis

42. Bacalah teks berkut ini!


Teks 1
Di suatu kelas saat pendampingan penjurusan oleh wali kelas.
“Anak-anak, kau harus pilih jurusan yang sesuai dengan cita-citamu?” kata Wali kelas
dengan semangat. “Masa depan mu masih panjang, keberhasilanmu ditentukan oleh
pilihanmu hari ini, apa kau ingin mengambil jurusan IPA atau IPS.”. “Bu, saya bingung
menentukan pilihan. Sebenarnya saya ingin jurusan IPA tapi saya senang IPS. IPS lebih
praktis daripada IPA. Contohnya, kalau ada kelapa jatuh kalau pelajaran IPA dihitung
kecepatannya. Tapi kalau pelajaran di jurusan IPS, kelapa yang jatuh diambil dan dijual.”
Seisi kelas tertawa memecahkan keheningan dan keseriusan guru dan siswa saat penjurusan
Teks 2
Di gubuk pinggir sawah, ada seorang anak kecil dan bapaknya sedang menunggui padi dari
serangan burung.
Anak: Pak, kenapa burung tidak boleh makan padi kita?
Bapak: kalau dimakan burung, nanti kita tidak bisa makan.
Anak: kalau tidak boleh makan padi, nanti burung makan apa, makan batu, Pak?
Perbedaan bentuk kedua teks di atas adalah ….
A. Teks 1 berbentuk panjang dan teks 2 berbentuk pendek
B. Teks 1 berbentuk drama dan teks 2 berbentuk wawancara
C. Teks 1 berbentuk cerita dan teks 2 berbentuk drama
D. Teks 1 berbentuk monolog dan teks 2 berbntuk cerita
E. Teks 1 berbentuk dialog dan teks 2 berbentuk drama

43. Bacalah teks berikut ini!


Seorang Bapak sedang memarahi anaknya karena bangun selalu siang. Ia mendapat laporan
dari guru anaknya bahwa anaknya selalu terlambat ke sekolah. Namun, seperti menepuk air
di dulang sang Bapak kaget sekali ketika anaknnya bilang “Bagaimana Bapak tahu saya
bangun jam 7? Kan bapak bangun jam 8”
Pesan yang disampaikan dalam anekdot tersebut disampaikan dalam bentuk ….
A. abstraksi
B. peribahasa
C. antonim
D. kalimat retoris
E. paparan

44. Bacalah teks berikut ini


Teks 1
Seseorang sangat mencintai kekasihnya. Kekasihnya pun mencintainya. Tapi, ia ingin tahu ,
apakah kekasihnya benar-benar mencintainya, kemudian dia menyuruh detektif. Setelah
selesai melakukan tugasnya, detektif itu datang menemuinya. “Kekasihmu itu kurang
mencintaimu” kata detektif, “buktinya ketika dia bangun dari tidur yang dicari kacamata.”
Seseorang itu terlihat kecewa. ”Dan kemarin dia mengatakan kepadaku, ‘bagaimana dia bisa
mencintaiku kalau dia tidak percaya terhadapku?’ kata detektif.
Teks 2
Suatu hari Amrun bertemu dengan Imron. Amrun menanyakan perihal ketidakhadirannya.
“Kenapa kemarin kau tidak datang melayat?” seru Amrun. “Kalau saya datang pada acara
prosesi pemakaan Dasron, Dasron juga tidak akan datang ke prosesi pemakaman kita ketika
kita meninggal. Jadi, saya tidak usah datang!” Jawab Iron. “Apa kau tidak percaya, Amrun?
Buktikan saja sendiri!”
Pertanyaan retoris (yang tidak membutuhkan jawaban) yang terdapat di kedua teks tersebut
sama-sama terletak pada bagian ....
A. abstraksi
B. koda
C. orientasi
D. reaksi
E. seluruh struktur

45. Bacalah teks di bawah ini!


Teks 1
Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. Bintang pun iri
terhadapnya. “Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata
bintang kepadanya. Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin
sepertiku kumpulkanlah emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena
benda itulah sumber cahayaku.” Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan
rakyatnya untuk menggali emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Teks 2
Suatu hari Nasrudin bertemu dengan Imron. Mereka bermain catur. “Aneh dengan negeri ini,
sedikit-sedikit tawuran, ricuh, sudah panas kali ya negeri kita” Imron diam saja sambil
memindahkan pion kuda.” Seharusnya negeri kita punya pendingin, orang-orang bijaksana
yang kepala dingin semua” Imron masih tiba-tiba berkata” di Negara kita orang berkepala
dingin sedikit Din, yang berdarah dingin yang banyak!”
Bagian struktur yang dimiliki oleh kedua teks di atas adalah.…
A. Abstraksi,orientasi,krisis,reaksi
B. Abstraksi,orientsi,krisis,reaksi,koda
C. Abstraksi,orientasi,krisis,koda
D. Orientasi,krisis,reaksi,koda
E. Orientasi,krisis,reaksi

46. Bacalah teks di bawah ini!


Teks 1
Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. Bintang pun iri
terhadapnya. “Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata
bintang kepadanya. Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin
sepertiku kumpulkanlah emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena
benda itulah sumber cahayaku.” Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan
rakyatnya untuk menggali emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Teks 2
Di suatu kelas saat pendampingan penjurusan oleh wali kelas. Semua siswa terlihat serius.
“Anak-anak, kau harus pilih jurusan yang sesuai dengan cita-citamu?” kata Wali kelas
dengan semangat. “Masa depan mu masih panjang, keberhasilanmu ditentukan oleh
pilihanmu hari ini, apa kau ingin mengambil jurusan IPA atau IPS.”. “Bu, saya bingung
menentukan pilihan. Sebenarnya saya ingin jurusan IPA tapi saya senang IPS. IPS lebih
praktis daripada IPA. Contohnya, kalau ada kelapa jatuh kalau pelajaran IPA dihitung
kecepatannya. Tapi kalau pelajaran di jurusan IPS, kelapa yang jatuh diambil dan dijual.”
Seisi kelas tertawa memecahkan keheningan dan keseriusan guru dan siswa saat penjurusan
Kedua teks di atas menggunakan bahasa yang digunakan untuk menyindir adalah dengan ….
A. antonim
B. konjungsi temporal
C. perbandingan
D. ungkapan
E. personifikasi

47. Bacalah teks di bawah ini!


Ketika hujan datang dengan deras, para petani bawang merah tidak suka. Ketika tidak hujan,
petani padi pun tidak suka. “Tuhan berikan hujan agar padiku tidak kering!” pinta petani
kepadanya. “Tuhan, jangan turunkan hujan, nanti saya tidak akan memanen bawang merah!”
pinta petani yang lain. Doa mereka pun dikabulkannya. Di daerah petani padi hujan turun, di
daerah petani bawang merah tidak turun hujan. “Kok sekarang aneh ya, musimnya. Apakah
Tuhan sudah murka dengan manusia? Sehingga di sana hujan, di sini tidak hujan.” Kata
petani sayur. “Hujan kodok!!!” Teriak anak-anak.
Berikut ini merupakan pernyataan yang benar mengenai teks di atas, kecuali ….
A. Kedua teks di atas termasuk teks anekdot
B. Teks berupa monolog
C. Teks berisi cerita
D. Teks mengandung unsur lucu
E. Struktur teks tidak terdapat bagian koda

48. Bacalah teks berikut ini!


Teks 1
Seekor lebah iseng hinggap di kepala ular dan membuatnya frustasi dengan terus-menrus
menyengat kepala si ular. Tak tahan dengan sakit dan pula tak tahu bagaimana membalasnya
perbuatan lebah itu, si ular kemudian meletakkan kepalanya di bawah roda sebuah kereta
hingga keduanya mati terlindas.
Teks 2
Seekor tikus berkata pada induknya bahwa dia bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat
oleh bangsa tikus. Untuk mencoba ucapannya, si induk memberinya sebongkah kemenyan,
kemudian menanyakan benda apakah itu. “Batu,” jawabnya. “Nak,” ujarnya, “ternyata bukan
Cuma matamu yang bermasalah, hidungmu pun perlu perawatan pula kiranya.”
Pernyataan berikut ini benar, kecuali ….
A. Kedua teks termasuk anekdot
B. Kedua teks memiliki abstraksi
C. Kedua teks memiliki pelajaran
D. Kedua teks memiliki orientasi
E. Keduanya memiliki koda

49. Bacalah teks berikut ini!


Teks 1
Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. Bintang pun iri
terhadapnya. “Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata
bintang kepadanya. Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin
sepertiku kumpulkanlah emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena
benda itulah sumber cahayaku.” Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan
rakyatnya untuk menggali emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Teks 2
Seseorang sangat mencintai kekasihnya. Kekasihnya pun mencintainya. Tapi, ia ingin tahu ,
apakah kekasihnya benar-benar mencintainya, kemudian dia menyuruh detektif. Setelah
selesai melakukan tugasnya, detektif itu datang menemuinya. “Kekasihmu itu kurang
mencintaimu” kata detektif, “buktinya ketika dia bangun dari tidur yang dicari kacamata.”
Seseorang itu terlihat kecewa. ”Dan kemarin dia mengatakan kepadaku, ‘bagaimana dia bisa
mencintaiku kalau dia tidak percaya terhadapku?’ kata detektif
Berikut ini adalah pernyataan yang benar, kecuali ….
A. Teks 1 dan teks 2 memiliki struktur abstrkasi,orientasi,krisis,reaksi,koda.
B. Salah satu konjungsi yang digunakan oleh kedua teks adalah kemudian.
C. Konjungsi yang digunakan adalah konjungsi temporal.
D. Hubungan makna dalam satu paragraf menggunakan sebab-akibat.
E. Teks 1 dengan bahasa perbandingan dan teks 2 dengan antonim.

50. Bacalah teks berikut ini


Suatu hari kepala dukuh terbukti oleh warga kalau menggelapkan uang kas desa sebanyak Rp
10.000.000. Warga hanya diam saja, tidak bisa berbuat-apa-apa. Bersamaan dengan kejadian
itu, seorang warga tertangkap basah mencuri satu ayam jago. Dia pun dihakimi massa. “Apa
yang harus kita lakukan? Menghajarnya?” kata seorang warga. “Hajar sampai dia kapok!”
kata warga lain. “Ampun, pak!” kata pencuri. “Kita harus kasih pelajaran!!!” sahut kepala
dukuh. “Bagaimana, apakah dia sudah menerima ganjaran yang pantas, sebagai pencuri
ayam?” teriak kepala dukuh. “Pantas!!” jawab warga. “Apakah ada yang mau seperti dia?”
jelas kepala dukuh
Berikut ini adalah pernyataan yang benar, kecuali ….
A. Teks di atas memiliki sindiran.
B. Hubungan makna terjalin melalui sebab akibat.
C. Teks di atas merupakan teks anekdot.
D. Menggunakan kalimat retoris.
E. Struktur teks di atas abstraksi,orientasi,krisis,reaksi, dan koda.

Perbandingan Struktur Isi dan Ciri Bahasa 2 Teks Anekdot


51. Berikut ini ciri-ciri teks anekdot, kecuali….
A. Mengandung ajaran moral
B. Memiliki struktur teks anekdot
C. Mengandung unsur lucu, konyol, dan jengkel
D. Mengandung sindiran
E. Merupakan hasil analisis

52. Bacalah teks berkut ini!


Teks 1
Di suatu kelas saat pendampingan penjurusan oleh wali kelas. “Anak-anak, kau harus pilih
jurusan yang sesuai dengan cita-citamu?” kata Wali kelas dengan semangat. “Masa depan mu
masih panjang, keberhasilanmu ditentukan oleh pilihanmu hari ini, apa kau ingin mengambil
jurusan IPA atau IPS.”. “Bu, saya bingung menentukan pilihan. Sebenarnya saya ingin
jurusan IPA tapi saya senang IPS. IPS lebih praktis daripada IPA. Contohnya, kalau ada
kelapa jatuh kalau pelajaran IPA dihitung kecepatannya. Tapi kalau pelajaran di jurusan IPS,
kelapa yang jatuh diambil dan dijual.” Seisi kelas tertawa memecahkan keheningan dan
keseriusan guru dan siswa saat penjurusan
Teks 2
Di gubuk pinggir sawah, ada seorang anak kecil dan bapaknya sedang menunggui padi dari
serangan burung.
Anak : Pak, kenapa burung tidak boleh makan padi kita?
Bapak : kalau dimakan burung, nanti kita tidak bisa makan.
Anak : kalau tidak boleh makan padi, nanti burung makan apa, makan batu, Pak?
Perbedaan bentuk kedua teks di atas adalah ….
A. Teks 1 berbentuk panjang dan teks 2 berbentuk pendek
B. Teks 1 berbentuk drama dan teks 2 berbentuk wawancara
C. Teks 1 berbentuk cerita dan teks 2 berbentuk drama
D. Teks 1 berbentuk monolog dan teks 2 berbentuk cerita
E. Teks 1 berbentuk dialog dan teks 2 berbentuk drama

53. Bacalah teks berikut ini!


Seorang Bapak sedang memarahi anaknya karena bangun selalu siang. Ia mendapat laporan
dari guru anaknya bahwa anaknya selalu terlambat ke sekolah. Namun, seperti menepuk air
di dulang sang Bapak kaget sekali ketika anaknnya bilang “Bagaimana Bapak tahu saya
bangun jam 7? Kan bapak bangun jam 8”
Pesan yang disampaikan dalam anekdot tersebut disampaikan dalam bentuk….
A. abstraksi
B. peribahasa
C. antonim
D. kalimat retoris
E. paparan

54. Bacalah teks berikut ini


Teks 1
Seseorang sangat mencintai kekasihnya. Kekasihnya pun mencintainya. Tapi, ia ingin tahu ,
apakah kekasihnya benar-benar mencintainya, kemudian dia menyuruh detektif.
Setelah selesai melakukan tugasnya, detektif itu datang menemuinya. “Kekasihmu itu kurang
mencintaimu” kata detektif, “buktinya ketika dia bangun dari tidur yang dicari kacamata.”
Seseorang itu terlihat kecewa. ”Dan kemarin dia mengatakan kepadaku, ‘bagaimana dia bisa
mencintaiku kalau dia tidak percaya terhadapku?’ kata detektif
Teks 2
Suatu hari Amrun bertemu dengan Imron. Amrun menanyakan perihal ketidakhadirannya.
“Kenapa kemarin kau tidak datang melayat?” seru Amrun. “Kalau saya datang pada acara
prosesi pemakaan Dasron, Dasron juga tidak akan datang ke prosesi pemakaman kita ketika
kita meninggal. Jadi, saya tidak usah datang!” Jawab Iron. “Apa kau tidak percaya, Amrun?
Buktikan saja sendiri!”
Pertanyaan retoris (yang tidak membutuhkan jawaban) yang terdapat di kedua teks tersebut
sama-sama terletak pada bagian ....
A. abstraksi
B. koda
C. orientasi
D. reaksi
E. seluruh struktur

55. Bacalah teks di bawah ini!


Teks 1
Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. Bintang pun iri
terhadapnya. “Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata
bintang kepadanya. Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin
sepertiku kumpulkanlah emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena
benda itulah sumber cahayaku.” Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan
rakyatnya untuk menggali emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Teks 2
Suatu hari Nasrudin bertemu dengan Imron. Mereka bermain catur. “Aneh dengan negeri ini,
sedikit sedikit tawuran, ricuh, sudah panas kali ya negeri kita” Imron diam saja sambil
memindahkan pion kuda.” Seharusnya negeri kita punya pendingin, orang-orang bijaksana
yang kepala dingin semua” Imron masih tiba-tiba berkata” di Negara kita orang berkepala
dingin sedikit Din, yang berdarah dingin yang banyak!”
Bagian struktur yang dimiliki oleh kedua teks di atas adalah.…
A. Abstraksi, orientasi,krisis,reaksi
B. Abstraksi,orientsi,krisis,reaksi,koda
C. Abstraksi,orientasi,krisis,koda
D. Orientasi,krisis,reaksi,koda
E. Orientasi,krisis,reaksi

56. Bacalah teks di bawah ini!


Teks 1
Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. Bintang pun iri
terhadapnya. “Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata
bintang kepadanya. Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin
sepertiku kumpulkanlah emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena
benda itulah sumber cahayaku.” Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan
rakyatnya untuk menggali emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Teks 2
Di suatu kelas saat pendampingan penjurusan oleh wali kelas. Semua siswa terlihat serius.
“Anak-anak, kau harus pilih jurusan yang sesuai dengan cita-citamu?” kata Wali kelas
dengan semangat. “Masa depan mu masih panjang, keberhasilanmu ditentukan oleh
pilihanmu hari ini, apa kau ingin mengambil jurusan IPA atau IPS.”. “Bu, saya bingung
menentukan pilihan. Sebenarnya saya ingin jurusan IPA tapi saya senang IPS. IPS lebih
praktis daripada IPA. Contohnya, kalau ada kelapa jatuh kalau pelajaran IPA dihitung
kecepatannya. Tapi kalau pelajaran di jurusan IPS, kelapa yang jatuh diambil dan dijual.”
Seisi kelas tertawa memecahkan keheningan dan keseriusan guru dan siswa saat penjurusan
Kedua teks di atas menggunakan bahasa yang digunakan untuk menyindir adalah dengan ….
A. antonim
B. konjungsi temporal
C. perbandingan
D. ungkapan
E. personifikasi

57. Bacalah teks di bawah ini!


Ketika hujan datang dengan deras, para petani bawang merah tidak suka. Ketika tidak hujan,
petani padi pun tidak suka.
“Tuhan berikan hujan agar padiku tidak kering!” pinta petani kepadanya.
“Tuhan, jangan turunkan hujan, nanti saya tidak akan memanen bawang merah!” pinta petani
yang lain.
Doa mereka pun dikabulkannya. Di daerah petani padi hujan turun, di daerah petani bawang
merah tidak turun hujan.
“Kok sekarang aneh ya, musimnya. Apakah Tuhan sudah murka dengan manusia? Sehingga
di sana hujan, di sini tidak hujan.” Kata petani sayur.
“Hujan kodok!!!” Teriak anak-anak.
Berikut ini merupakan pernyataan yang benar mengenai teks di atas, kecuali ….
A. Kedua teks di atas termasuk teks anekdot
B. Teks berupa monolog
C. Teks berisi cerita
D. Teks mengandung unsur lucu
E. Struktur teks tidak terdapat bagian koda

58. Bacalah teks berikut ini!


Teks 1
Seekor lebah iseng hinggap di kepala ular dan membuatnya frustasi dengan terus-menrus
menyengat kpala si ular. Tak tahan dengan sakit dan pula tak tahu bagaimana membalasnya
prnuatan lebahitu, si ular kemudian meletakkan kepalanya di bawah roda sebuah kereta
hingga keduanya mati terlindas.
Teks 2
Seekor tikus berkata pada induknya bahwa dia bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat
oleh bangsa tikus. Untuk mencoba ucapannya, si induk memberinya sebongkah kemenyan,
kemudian menanyakan benda apakah itu. “Batu,” jawabnya. “Nak,” ujarnya, “ternyata bukan
Cuma matamu yang bermasalah, hidungmu pun perlu perawatan pula kiranya.”
Pernyataan berikut ini benar, kecuali….
A. Kedua teks termasuk anekdot
B. Kedua teks memiliki abstraksi
C. Kedua teks memiliki pelajaran
D. Kedua teks memiliki orientasi
E. Keduanya memiliki koda

59. Bacalah teks berikut ini!


Teks 1
Matahari memancarkan sinarnya ke bumi dan sebagai sumber cahaya. Bintang pun iri
terhadapnya.
“Mengapa sinarmu begitu terang? Ajarkan aku agar aku sepertimu!” kata bintang kepadanya.
Matahari pun tersenyum menjawabnya, “Bintang, jika kau ingin sepertiku kumpulkanlah
emas, batu bara, dan minyak sebanyak-banyaknya dari bumi karena benda itulah sumber
cahayaku.” Kemudian, bintang pun pergi dan mulai mengerahkan rakyatnya untuk menggali
emas, batu bara, dan minyak sebagai sumber cahaya.
Teks 2
Seseorang sangat mencintai kekasihnya. Kekasihnya pun mencintainya. Tapi, ia ingin tahu ,
apakah kekasihnya benar-benar mencintainya, kemudian dia menyuruh detektif.
Setelah selesai melakukan tugasnya, detektif itu datang menemuinya. “Kekasihmu itu kurang
mencintaimu” kata detektif, “buktinya ketika dia bangun dari tidur yang dicari kacamata.”
Seseorang itu terlihat kecewa. ”Dan kemarin dia mengatakan kepadaku, ‘bagaimana dia bisa
mencintaiku kalau dia tidak percaya terhadapku?’ kata detektif
Berikut ini adalah pernyataan yang benar, kecuali ….
A. Teks 1 dan teks 2 memiliki struktur abstrkasi,orientasi,krisis,reaksi,koda.
B. Salah satu konjungsi yang digunakan oleh kedua teks adalah kemudian.
C. Konjungsi yang digunakan adalah konjungsi temporal.
D. Hubungan makna dalam satu paragraf menggunakan sebab-akibat.
E. Teks 1 dengan bahasa perbandingan dan teks 2 dengan antonim.

60. Bacalah teks berikut ini


Suatu hari kepala dukuh terbukti oleh warga kalau menggelapkan uang kas desa sebanyak Rp
10.000.000. Warga hanya diam saja, tidak bisa berbuat-apa-apa. Bersamaan dengan kejadian
itu, seorang warga tertangkap basah mencuri satu ayam jago. Dia pun dihakimi massa.
“Apa yang harus kita lakukan? Menghajarnya?” kata seorang warga. “Hajar sampai dia
kapok!” kata warga lain. “Ampun, pak!” kata pencuri. “Kita harus kasih pelajaran!!!” sahut
kepala dukuh. “Bagaimana, apakah dia sudah menerima ganjaran yang pantas, sebagai
pencuri ayam?” teriak kepala dukuh. “Pantas!!” jawab warga. “Apakah ada yang mau seperti
dia?” jelas kepala dukuh
Berikut ini adalah pernyataan yang benar, kecuali ….
A. Teks di atas memiliki sindiran.
B. Hubungan makna terjalin melalui sebab akibat.
C. Teks di atas merupakan teks anekdot.
D. Menggunakan kalimat retoris.
E. Struktur teks di atas abstraksi,orientasi,krisis,reaksi, dan koda.

Langkah-langkah Penulisan Teks Anekdot sesuai dengan


Struktur Isi dan Ciri Bahasa
61. Tahap awal proses menulis sebuah teks anekdot adalah ….
A. memberi judul
B. mencari bahan
C. menentukan topik
D. menentukan pesan moral
E. menentukan unsur lucu/jengkel/konyol

62. Tahap yang terpenting dalam pembuatan teks anekdot adalah….


A. menentukan unsur lucu dan amanat
B. menentukan sumber referensi
C. menentukan pesan moral
D. menentukan topik
E. menentukan judul

63. Alur cerita teks anekdot merupakan ….


A. unsur lucu/jengkel/konyol
B. observasi di lapangan
C. struktur teks anekdot
D. sumber referensi
E. imajinasi
64. Berikut ini yang bukan langkah-langkah menyusun teks anekdot, adalah ….
A. mengembangkan kerangka karangan
B. menyalin tulisan orang lain
C. menentukan topik
D. menyunting teks
E. memberi judul

65. Berikut ini yang bukan referensi/bahan untuk mengembangkan kerangka karangan teks
anekdot, adalah .…
A. buku
B. kamus
C. internet
D. majalah
E. observasi

66. Berikut ini topik yang bisa dikembangkan menjadi teks anekdot adalah….
A. puntung rokok
B. cara budidaya Jamur Tiram
C. ekspor kain sarung ke negeri Yaman
D. mengupas tuntas penyebab kekerasan anak
E. integrasi ASEAN dalam plurilingualisme

67. Berikut ini topik yang bisa dikembangkan menjadi teks anekdot adalah....
No Topik
1. Bupati
2. Hukum Rakyat
3. Sukses Berkebun Teh
4. Reboisasi Hutan
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

68. Berikut ini adalah amanat yang sesuai dengan unsur lucu: ‘UUD yang diplesetkan menjadi
ujung-ujungnya duit’ dalam teks anekdot adalah.…
A. Sebagai warga Negara Indonesia, kita harus menghormati UUD.
B. Demi kenyamanan, peraturan harus dilaksanakan bersama-sama.
C. Peraturan harus ditegakkan, tidak boleh kalah dengan uang.
D. Semua peraturan yang ada harus berdasarkan UUD.
E. Penegak keadilan harus menguasai UUD.

69. Berikut ini unsur kelucuan yang sesuai dengan topik ‘Buaya Dikadalin” adalah….
A. Seorang pencuri yang kena tipu.
B. Orang mancing yang jatuh di sungai.
C. Petugas sampah yang jatuh di tumpukan sampah.
D. Warga yang tidak bersalah dihukum tapi dikatakan adil.
E. Puntung rokok yang sudah dibuang, diambil dan diisap lagi.

70. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!


1. Mahasiswa menjawab Mau Perjuangkan nasib Rakyat
2. Perkuliahan dimulai
3. Pak Dosen menggelengkan kepala
4. Pak dosen bertanya pada mahsiswa lain
5. Mahasiswa lain menjawab “Majelis Permusyawaratan Rakyat”
6. Pak guru bertanya kepada salah satu mahasiswa, kepanjangan MPR
7. Suasana kelas tenang
8. Kuliah berakhir.
Kalimat di atas jika disusun menjadi teks anekdot adalah ….
A. 2,7,4,5,3,6,8,1
B. 2,4,5,7,3,6,1,8
C. 5,2,7,6,4,3,1,8
D. 2,7,4,6,1,3,5,8
E. 2,7,6,1,3,4,5,8

Analisis Teks Anekdot


71. Bacalah teks anekdot di bawah ini!
(1) Di padang rumput, segerombolan kambing sedang merumput. Seekor harimau
bersembunyi di balik rumpun ilalang. Ia sedang konsentrasi mengawasi gerak-gerik
kambing dan siap menerkamnya.
(2) Di sudut yang lain, tampak seekor singa berjalan mencari mangsa juga. Hari ini dia belum
makan. Ia sangat kelaparan.
(3) Singa itu melihat harimau. “Eh, ini kan wilayah kekuasaanku? Kenapa kau disini?” tanya
Singa. “Lho, di manapun kita bisa mencari makan, tak ada batasan wilayah.” Harimau
menjawabnya dengan nada sedikit marah. “Tidak bisa, di sini wilayahku, kau tidak boleh
cari mangsa di sini?” bentak Singa.
(4) Dasar harimau dan singa sama-sama kuat, bentakan singa pun dijawabnya, “Sebenarnya
kita kan saudara, satu kerabat, sebelas duabelas, kenapa kau tidak menganggapku
saudara?” jelas harimau. “Saudara ya saudara, tapi kalau urusan cari mangsa tidak ada
kata saudara,” tandas singa. “O, seperti itu toh kelakuanmu sekarang?” kata harimau
(5) Harimau kecewa. Ia pergi meninggalkan singa.
Abstraksi teks di atas terdapat pada ….
A. 4
B. 5
C. 2
D. 1
E. 3

72. Bacalah teks di bawah ini!


1). Pelajaran moral berlangsung.
2). Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.
3). Guru : Setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya
sendiri.
Agung menimpali pernyataan gurunya.
4). Agung : Tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT
Guru : Apa itu?
Agung : Calon Mati.
5). Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum
Bagian orientasi adalah….
A. 5)
B. 3)
C. 4)
D. 2)
E. 1)

73. Bacalah teks berikut ini!


1. Pak guru sedang memberikan pembinaan apel pagi. Para siswa terlihat tertib.
2. Pak guru: Anak-anakku, yang saya banggakan. Usia kalian adalah usia remaja. Dimana
rentan terhadap pergaulan bebas. Jangan sampai setelah lulus dari sekolah ini kalian
mendapat gelar MBA.
3. Siswa: Apa itu, pak?
4. Pak guru: Married By Accident
5. Siswa: Artinya, pak?
6. Pak Guru: Hamil sebelum nikah.
7. Semua siswa tertawa. Pak guru menutup apel dengan berdoa bersama.
Bagian krisis adalah.…
A. 1-3
B. 2-6
C. 7
D. 1
E. 4-6

74. Bacalah paragraf berikut ini!


Setiap tahun, masyarakat mengadakan pesta rakyat di alun-alun. Mereka berduyun-duyun
datang ikut memeriahkan pesta. Dari kalangan anak-anak sampai orang tua, dari orang
miskin sampai orang kaya, dari rakyat hingga pejabat ikut pesta. Masyarakat banyak yang
memanfaatkan peristiwa ini. Mbah Suket juga memanfaatkan peristiwa ini dengan meminta-
minta.
(1) Mbah Suket : Sedekah, den!
Remaja : (mengeluarkan uang seribu dan menyerahkannya) Doakan, ya, mbah ...
semoga lancar jodoh.
(2) Mbah Suket : Amin, nak.
Remaja itu pun berlalu
Mbah suket: Sedekah, den!
Seseorang : (memandang dengan jijik) Sudi amat!
(3) Mbah Suket : "Oalah, orang kok kaya gitu. Apa to pekerjaanmu?"
Seseorang : "Pejabat."
(4) Mbah Suket : "Pantas!"
(5) Pejabat menendang mbah suket, tapi untungnya mbah suket bisa menghindar dari
tendangannya. Orang itu pergi meninggalkan Mbah Suket.
Kalimat yang tidak terdapat reaksi adalah.…
A. 3
B. 2
C. 4
D. 1
E. 5

75. Bacalah paragraf berikut ini!


1. Pak Ari sudah kecanduan rokok. Setiap harinya, pak Ari menghabiskan sebungkus rokok.
2. Istrinya sudah memperingatkan tapi pak Ari tetap tidak bisa menghentikan kebiasaannya.
3. Pak Ari merokok di teras. Istrinya datang menghampirinya.
4. Coba bapak baca peringatan yang ada di bungkus rokok itu! kenapa masih saja merokok?
5. Pak Ari hanya terdiam, istrinya marah-marah meninggalkan pak Ari.
Bagian koda adalah….
A. 5
B. 3
C. 4
D. 1
E. 2

76. Bacalah teks di bawah ini!


Pak Surat sudah pensiun dari guru. Beliau menikmati masa pensiunnya dengan bahagia.
Akri : Wah, enak ya pak, sudah pensiun. Punya bisnis baru tidak, pak?
Pak Surat : Punya. Sekarang saya punya profesi baru yaitu MC.
Akri : Bapak MC, toh? Semua acara, bisa kan, pak? Besok kalau saya mantu, Bapak
yang MC, ya!
Pak Surat : Bukan MC, Manajer Ceremony tapi Momong Cucu.
Akri menepuk pundak pak Surat sambil tertawa.
Pesan teks di atas adalah.…
A. walaupun sudah tua,tetaplah berkarya
B. jangan mencampuri urusan orang lain
C. berbagilah dengan orang lain
D. hiduplah berbahagia dengan keluarga sampai akhir hayat
E. hiduplah secara berdampingan

77. Bacalah teks di bawah ini!


Seorang kakek istirahat di dalam gua karena cuaca sangat panas. Kakek itu tertidur. Ternyata
di dalam gua itu ada seekor macan yang sedang istirahat juga. Macan bangun sambil berkata,
“Ada bau keringat manusia.” Dengan berjalan pelan-pelan, macan mencari sumber bau itu.
Macan siap-siap menerkamnya. Tiba-tiba kakek itu terbangun. “Waduh kaki saya sakit,
encokku...” kata kakek dengan suara parau. Harimau tak jadi menerkamnya. “Ohh, kakek-
kakek… tidak ada dagingnya tinggal tulang ditambah encok lagi lebih enak kambing!”
Macan pun pergi melewati kakek yang kesakitan karena encoknya kambuh. Sang kakek
kaget melihat macan lewat di depannya. “Terimakasih, mbah … kau tidak memangsaku,”
kata kakek ketakutan.
Teks anekdot di atas memiliki struktur ….
A. abstraksi-orientasi-krisis-koda
B. abstraksi-krisis-reaksi-koda
C. abstraksi-krisis-koda
D. orientasi-krisis-reaksi-koda
E. abstraksi-orientarsi-krisis-reaksi-koda

78. Bacalah teks di bawah ini!


Ada seorang pengemis di depan rumah mewah dan megah. Wajahnya terlihat pucat.
Pengemis : (mengetuk pintu dan memencet bel rumah) Permisi...
Anak : Iya, pak ada apa? Mau bertemu siapa?
Bapak : Siapa, nak?
Anak : Ini ada orang tua.
Bapak : Mau, apa, mbah?
Pengemis : Kasihanilah saya, pak. Sehari saya belum makan.
Bapak : Lho, bukannya yang menggaji saya itu rakyat, sepertimu juga. Mengapa
sekarang kau meminta saya?
Pengemis :????
Pintu rumah ditutup.
Kelucuan/kekonyolan/kejengkelan teks di atas adalah….
A. anak yang baik hati
B. rumah yang mewah dan megah
C. pengemis yang kaya
D. pengemis kelaparan
E. wakil rakyat yang tidak peduli rakyat

79. Bacalah teks di bawah ini!


Negara Guna adalah negara yang rakyatnya banyak yang muda. Seorang wartawan datang
dari mancanegara mewawancarai salah satu masyarakat.
Wartawan : Di negaramu itu penduduknya awet muda, ya?
Masyarakat : Ya, jelas!
Wartawan : Anda bisa membuktikan?
Masyarakat : Gini, pak... Setiap makanan yang beredar itu selalu diberi pengawet
sehingga makanan awet dan masyarakatnya juga awet, pak.
Wartawan tercengang mendengar bukti yang disampaikan oleh masyarakat. Wartawan
tersebut pulang dan membuat sebuah artikel “Negeri Awet Muda”
Teks tersebut menyindir .…
A. pembuatan makanan
B. petani
C. rakyat kecil
D. pedagang
E. masyarakat

80. Bacalah teks di bawah ini!


Seorang kakek istirahat di dalam gua karena cuaca sangat panas. Kakek itu tertidur. Ternyata
di dalam gua itu ada seekor macan yang sedang istirahat juga. Macan bangun sambil berkata,
“ada bau keringat manusia.” Dengan berjalan pelan-pelan, macan mencari sumber bau itu.
Macan siap-siap menerkamnya. Tiba-tiba kakek itu terbangun. “Waduh kaki saya sakit,
encokku..” kata kakek dengan suara parau. Harimau tak jadi menerkamnya. “O, kakek-
kakek…tidak ada dagingnya tinggal tulang ditambah encok lagi lebih enak kambing!!”
Macan pun pergi melewati kakek yang kesakitan karena encoknya kambuh. Sang kakek
kaget melihat macan lewat di depannya. “Terimakasih, mbah…kau tidak memangsaku,” kata
kakek ketakutan.
Isi sindiran teks di atas adalah….
A. penguasa yang lupa akan keeajibannya
B. penguasa yang menghormati dan menghargai bawahan
C. orang yang sudah tidak punya kelihatan fisik tidak di manfaatkan penguasa
D. penguasa yang tidak peduli terhadap rakyat kecil
E. rakyat yang selalu menderita

Menyunting Teks Anekdot (Struktur Isi dan Struktur Bahasa)


81. Berikut ini yang merupakan penulisan angka yang benar adalah ….
A. 220-275 ekor merupakan populasi badak sumatera.
B. Subspecies harimau sumatera tinggal 405 ekor.
C. Langkah ke-I menulis teks anekdot adalah menentukan topik.
D. Langkah kesatu menulis teks anekdot adalah menentukan topik.
E. Langkah pertama menulis teks anekdot adalah menentukan topik.

82. Berikut ini penulisan kalimat langsung yang benar adalah ….


A. Sang Hakim menjawab, “Kesalahanmu sangat besar karena kamu tidak menjual
kayu yang bagus kepada si Tukang Kayu sehingga jembatan yang dibuatnya tidak
kukuh dan menyebabkan seseorang kehilangan kuda dan barang dagangannya
dalam pedati.”
B. Si Penjual Kayu menjawab bahwa “Kalau itu permasalahannya, jangan
menyalahkan saya. Yang salah pembantu saya. Dialah yang menyediakan beragam
jenis kayu untuk dijual. Dialah yang salah memberi kayu yang jelek kepada si
Tukang Kayu itu.”
C. Berteriaklah sang Hakim kepada pengawal: “Hai, Pengawal, masukkan si
Pembantu ini ke penjara dan sita semua uangnya sekarang juga!”
D. Sang Hakim bertanya bahwa, “Mengapa sulit? Bukankah kamu sudah biasa
memenjarakan dan menyita uang orang?”
E. Si Pengawal menjawab bahwa: “Sulit, Yang Mulia. Si Pembantu badannya terlalu
tinggi dan gemuk. Penjara yang kita punya tidak muat karena terlalu sempit dan si
Pembantu itu tidak punya uang untuk disita.”

83. Berikut ini yang termasuk kalimat yang tidak efektif disebabkan oleh kesalahan tanda baca
adalah ....
A. Namun, Si Pembuat Jembatan tentu protes dan tidak terima.
B. Si Pengawal menjawab, ”Belum, Yang Mulia, sulit sekali untuk
melaksanakannya.”
C. Dengan entengnya sang Hakim menjawab, “Kesalahanmu adalah pendek, kurus,
dan punya uaaaaang!!!!”
D. Beberapa menit kemudian, sang Hakim bertanya kepada si Pengawal, ”Hai,
Pengawal apakah hukuman sudah dilaksanakan?”
E. Si Pembantu yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang bertanya kepada
hakim, “Wahai, Yang Mulia Hakim Apa kesalahan hamba sehingga harus
dipenjara?”

84. Berikut ini yang termasuk kalimat efektif adalah ….


A. Gelak tawapun mereda
B. Mereka saling berpandang-pandangan.
C. Kelas yang kembali berlangsung normal
D. Semua mahasiswa di kelas itu tercengang.
E. Lalu, kemudian mereka tertawa terbahak-bahak.

85. Berikut ini yang termasuk kalimat efektif adalah ….


A. Pada zaman dahulu kala di suatu negara (yang pasti bukan negara kita) ada seorang
tukang pedati yang rajin dan tekun.
B. Namun sayang, ternyata kayu yang di buat untuk jembatan tersebut, tidak kuat.
C. Setiap pagi membawa barang dagangan ke pasar dengan pedatinya.
D. Suatu pagi dia melewati jembatan yang baru di bangun.
E. Akhirnya, tukang pedati itu jatuh ke sungai.

86. Bacalah teks berikut ini!


Waktu terus berlalu meninggalkan kenangan manis yang mendalam. ”Ayahku, selamat
tinggal... ku takkan bisa melihatmu lagi ”, kata sang anak sambil menangis tersedu-sedu
kepada ayahnya yang baru tidur pulas. “Hari ini aku harus pergi karena ayah tidak
merestuinya.” Tiba-tiba sang ayah mendengar dengan pelan alasan anaknya untuk
meninggalkankan dirinya. “Ehm.. Ayah akan mencarikan penggantinya. Kelinci yang sudah
kita sate, relakan. Nanti ayah belikan yang banyak.” Sang Anak ?????
Teks di atas tidak memiliki.…
A. koda
B. reaksi
C. krisis
D. orientasi
E. abstraksi

87. Saat pelajaran matematika berlangsung.


Pak Guru : Abu, berapa 20 X 10?
Abu : Berapa, ya... ehm... ehm.
Pak Guru : Ayo, Udin... ngitung segitu saja kok lama?
Abu : Kalau saya ngitungnya cepat nanti dikira saya ngawur atau dapat contekan dari
teman.
....
Koda yang paling tepat untuk melengkapi teks anekdot di atas adalah….
A. Pak guru tersenyum mendengar jawaban Abu.
B. Pak guru menggelengkan kepala lalu mengalihkan pertanyaan pada siswa lain.
C. Pak guru marah lalu memukul Abu.
D. Pak guru membentak Abu.
E. Pak guru pergi meninggalkan Abu.

88. Bacalah teks berikut ini!


Sidang pertama kasus korupsi. Suasana khitmad.
Penuntut Umum : Yang mulia, Hakim... saya ingin mengajukan pertanyaan kepada
terdakwa.
Hakim : Silakan.
Penuntut Umum : Apa alasanmu melakukan korupsi?
Terdakwa : Saya melakukan korupsi karena saya gaji saya paling sedikit diantara
teman-teman.
Penuntut Umum : Yang Mulia Hakim, Anda dengar sendiri jawabannya. Alasan itu sangat
kuat. Hukum dia seberat-beratnya
Pembela : Yang mulia Hakim, terdakwa melakukan ini semua karena untuk
memuhi kebutuhan hidupnya. Gajinya sedikit, di bawah UMR. Hal ini
tidak akan terjadi jika bosnya menaikkan gajina berdasarkan UMR.
Persidangan itu ditunda 2x45 menit.
Teks di atas tidak memiliki unsur….
A. lucu/jengkel/konyol
B. struktur anekdot
C. pesan/amanat
D. sindiran
E. bahasa

89. Bacalah teks berikut ini!


Saya tinggal di rumah susun. Saya mempunyai pengalaman yang memalukan tadi pagi.
Tetangga saya, sepasang suami istri yang tinggal di lantai bawah, tadi malam
menyelenggarakan pesta bersama teman-teman mereka. Mereka sangat gaduh, tetapi tidaklah
mengapa. Lalu, tadi pagi terdapat sebuah mobil diparkir di depan jalan ke luar kami. Saya
mengira bahwa mobil itu milik seseorang yang ikut pesta tadi malam. Lelaki itu terlihat tidak
suka karena ia juga tidak dapat tidur semalam akibat terganggu oleh pesta tetangga di sisi
sebelah rumah susunnya. Saya masih belum tahu mobil siapa yang menghalangi jalan keluar
kami itu.
Agar teks di atas menjadi teks anekdot, perlu dilengkapi dengan ....
A. Orientasi
B. Bahasa
C. Reaksi
D. Krisis
E. Koda

90. Bacalah teks di bawah ini!


Saat ulangan akhir semester berlangsung. Guru mengecek lembar jawab siswa.
Pak Guru : Mengapa Kau tidak menandatangani pernyataan kejujuran pada lembar
jawabmu, Adi?
Adi : Sama saja, pak hasilnya.
Pak Guru : Ya, sama nilaimu tapi kau pasti akan mengerjakan soal ini sendiri tanpa bantuan
teman ataupun menyontek.
Adi : Masalahnya, soal ini sudah bocor, pak. Kunci jawaban mata pelajaran ini sudah
dikasihkan oleh penulis soal ini.
Pak Guru : ????
Judul yang paling tepat untuk melengkapi teks di atas adalah…
A. Simpati atau Empati?
B. Ulangan Akhir Semester
C. Kunci Jawaban
D. Kejujuran
E. Antara Jujur dan Bohong

Karakteristik Teks Anekdot


91. Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah ….
A. struktur teks orientasi-krisis-reaksi
B. memiliki pesan moral
C. memiliki unsur lucu
D. berbentuk cerita
E. menggelitik

92. Kaidah teks meliputi ….


A. pesan moral, kelucuan/kekonyolan, sindiran, dan kebahasaan
B. struktur, pesan moral, sindiran, kelucuan/kekonyolan
C. kelucuan/kekonyolan, sindiran, dan kebahasaan
D. pesan moral, kelucuan/kekonyolan,sindiran
E. pesan moral, sindiran, kebahasaan

93. Struktur yang harus ada dalam teks anekdot adalah ….


A. abstraksi-orientasi-krisis-reaksi
B. orientasi-krisis-reaksi
C. orientasi-krisis-koda
D. orientasi-reaksi-koda
E. abstraksi-reaksi-koda

94. Bacalah teks di bawah ini!


Teks 1
Dono : Besok pagi coblosan, kamu pilih nomor berapa?
Wati : Bagiku semua nomor bagus, saya akan memilih wakil rakyat yang bisa
membawa Indonesia ke kancah internasional.
Dono : Nomor satu atau dua?
Wati : Rahasia, dong!
Teks 2
Di gubuk pinggir sawah, ada seorang anak kecil dan bapaknya sedang menunggu padi dari
serangan burung.
Anak : Pak, kenapa burung tidak boleh makan padi kita?
Bapak : Kalau dimakan burung, nanti kita tidak bisa makan.
Anak : Kalau tidak boleh makan padi, nanti burung makan apa?Makan batu, Pak?
Hal yang membedakan kedua teks di atas adalah .…
A. bahasa
B. pesan moral
C. unsur lucu/konyol/jengkel
D. tidak menggunakan konjungsi
E. tidak menggunakan perumpamaan

95. Bacalah teks di bawah ini!


Sebagian besar orang mengatakan bahwa sayang sekali apabila program akselerasi ditutup
karena program ini sudah banyak membuat siswa berhasil menyelesaikan studi dengan cepat
sampai jenjang perguruan tinggi. Mereka mengatakan bahwa siswa-siswa dari program
akselerasi juga dapat menyesuaikan diri dengan siswa-siswa dari program reguler.
Berikut ini adalah alasan teks di atas bukan termasuk teks anekdot, kecuali ….
A. tidak lucu/konyol
B. tidak memiliki pesan moral
C. tidak memiliki konjungsi sebab-akibat
D. tidak menggunakan konjungsi temporal
E. tidak memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda

96. Bacalah teks di bawah ini!


Agus : Siapa yang kalau jalan memiliki kaki dua dan kalau berhenti memiliki kaki
empat?
Sarjono : Ehm…apa, ya?
Agus : Nyerah? Orang jual es dawet pakai pikulan. Kalau dia sedang jalan, kakinya
hanya dua, tapi kalau dia berhenti kakinya empat.
Teks di atas tidak termasuk anekdot karena, kecuali .…
A. Tidak menyindir
B. Tidak lucu/konyol
C. Tidak memiliki amanat
D. Tidak memiliki pesan moral
E. Tidak menggunakan konjungsi temporal

97. Bacalah teks berikut ini!


Sebelum memilih jurusan, setiap siswa diwawancarai untuk menjaring data. wanwancara
berlangsung selama 10 menit.
Petugas : Aini!
Aini : ya, Pak
Petugas : silakan duduk. Bapakmu buruh, ya?
Aini : kok tahu, Pak
Petugas : pipimu tidak berstempel springbed tapi tikar
Aini : Maksud Bapak apa, ya?
Petugas : Bercanda, Mbak…
Aini masih bersungut-sungut tapi ia harus menjawab pertanyaan petugas selanjutnya.
Teks di atas termasuk teks anekdot karena, kecuali ….
A. memiliki pesan/ajaran moral
B. memiliki struktur
C. lucu/konyol
D. menyindir
E. menggurui

98. Berikut ini yang termasuk teks anekdot adalah….


A. Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang
menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging.
Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300
kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang
atau loreng berwarna hitam
B. Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang
merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara
langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita
harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
C. Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu
memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman
dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.
D. Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat
menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif
kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.
E. Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana
terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak
pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini
“Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini
“He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan
rumput di kanan dan kiri

99. Berikut ini, manakah yang termasuk teks anekdot ....


A. Sudah diketahui oleh semua orang bahwa pendidikan formal itu penting. Akan
tetapi, apakah seseorang akan menjadi pemimpin sosial atau pemimpin politik
yang bagus pada kemudian hari tidak selalu ditentukan oleh pendidikan formalnya.
Diyakini bahwa pengalaman juga menjadi faktor penentu untuk menuju
kesuksesan.
B. Meskipun pemerintah melarang transaksi spesies binatang langka, dalam
praktiknya populasi binatang yang dilindungi makin berkurang. Dengan beragam
motif, manusia makin berusaha memiliki secara pribadi binatang-binatang langka
tersebut. Apalagi, ketika pasar domestik atau pasar internasional berani membeli
spesies binatang langka dengan harga tinggi, makin tinggi pula pelanggaran
terhadap larangan memperjualbelikan binatang langka tersebut.
C. Pertumbuhan penduduk di bumi ini menimbulkan bertambahnya permukiman,
pabrik, perkantoran, dan lain-lain. Pembangunan permukiman, pabrik, dan
perkantoran itu dilakukan dengan memanfaatkan wilayah hutan tempat berbagai
jenis binatang hidup. Ketika hutan dirusak untuk tujuan-tujuan tersebut, habitat
atau wilayah tempat binatang-binatang itu hidup akan berkurang. Hal itu
menyebabkan ketersediaan pangan untuk binatang-binatang itu berkurang.
Perubahan kondisi alam yang demikian itu menyebabkan kepunahan beberapa
spesies binatang yang hidup di hutan tersebut.
D. Program Akselerasi sangat dibutuhkan oleh pelajar yang mempunyai ritme belajar
cepat. Meskipun sering dikatakan terlalu mahal, itu tidak berarti bahwa program
ini tidak diperlukan.
E. Reuni berlangsung di sekolah daun Irwan bertanya pada Rudi," Wah, kamu jadi
pejabat, ya?". " Kok tahu?" tanya Rudi lalu Irwan menjawab' " Ya, tahu lah…
wajahmu kan gambar uang." Mereka tertawa bersama, hanyut dalam suasana
gembira.

100. Amati teks berikut ini!


Teks 1
Seekor kutu tinggal pada tanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin
pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah.
“Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku pun tak perlu memberi
peringatan saat kau pergi.”
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku mendapatkan
wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati
hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan
menggenggam dunia,” katanya suatu saat.
Teks 3
Saudara-saudara yang saya hormati, beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan
pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap,
siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk
menerima segala kebijakannya.
Yang termasuk teks anekdot adalah….
A. Teks 1
B. Teks 2
C. Teks 3
D. Teks 1 dan 2
E. Teks 2 dan 3

Kalimat Sindiran dalam Teks Anekdot


111. Berikut ini adalah kalimat sindiran berupa perbandingan dalam teks anekdot, yaitu ....
A. “Wah, Bapak memang pantas selalu memakai baju kebesaran.” Kata Nasrudin
pada seorang Bapak yang berbadan gemuk yang membeli baju di tokonya.
B. Di mata dunia, Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan rempah dan
hasil laut yang melimpah. Ibarat rumah, Indonesia adalah lumbungnya. Namun,
mengapa masih ada warga yang hidup miskin dan kelaparan? Bak tikus yang mati
kelaparan di dalam lumbung.
C. Pabrik itu mampu memproduksi ribuan ton kerupuk dalam satu bulan. Dapat
dibayangkan, berapa banyak 1 ton kerupuk yang dihasilkan? Jika dihitung, omzet
pabrik tersebut dapat mencapai ratusan juta rupiah dalam satu bulan. Meski
kerupuk sering dianggap makakan ‘ringan’, namun ternyata dapat menghasilkan
omzet ‘berat’.
D. Suatu hari seorang guru membuat peraturan di kelas untuk murid-muridnya.
Mereka harus membayar sekian ribu rupiah jika ketahuan mengobrol di kelas.
Tiba-tiba salah satu siswi yang terkenal sering mengobrol di kelas dan juga kaya
raya mengeluarkan uang ratusan ribu dan secarik kertas. Ia kemudian
meletakkannya di meja guru. Isi secarik kertas tersebut adalah “Ini saya bayar saja
Rp500.000,00. Terima kasih.”
E. Pelaku kriminal selayaknya direhabilitasi dan ditindak tegas. Kriminalitas sudah
sangat meresahkan warga karena terjadi di mana-mana.. Pencurian, perampokan,
penjambretan, hingga menghilangkan nyawa seseorang sepertinya sudah bukan
‘barang baru’.

112. Perhatikan teks anekdot di bawah ini!


Penemuan terbaru! Tubuh gemuk kini dapat dideteksi oleh mesin selain dapat dilihat secara
kasat mata. Suatu hari, Edy, seorang pria bertubuh gemuk menghipnotis dirinya bahwa ia
terlihat langsing. Setiap kali berkaca, ia merasa dirinya sangat langsing, tetapi ketika hendak
menimbang badan, mesin penimbang tersebut berkali-kali berkata, “Dilarang naik berdua,
dilarang naik berdua, dilaaaraaa...ng na...ik berrrr...duuuaaa....” hingga rusak dan tak
terdengar lagi suara. Pikiran mungkin dapat saja dikelabui, tetapi mesin timbangan tidak.
Analisis kalimat sindiran dari teks anekdot di atas adalah ....
A. Teks anekdot tersebut dibentuk dari kalimat sindiran antonim: kasat mata – mesin
timbangan.
B. Teks anekdot tersebut dibentuk dari kalimat sindiran antonim: gemuk – kurus.
C. Teks anekdot tersebut dibentuk dari kalimat sindiran perbandingan tubuh gemuk
dengan mesin timbangan.
D. Teks anekdot tersebut dibentuk dari kalimat sindiran halus berupa rusaknya mesin
timbangan.
E. Teks anekdot tersebut dibentuk dari kalimat sindiran pengandaian antara mesin
dan kasat mata.

113. Perhatikan teks anekdot di bawah ini!


Hari ini dan seterusnya kita tidak akan lagi melihat peristiwa ‘sidang di tempat’ oleh
penegak hukum. Entah ini kabar baik atau buruk, tetapi yang pasti, hal ini hanya terjadi di
Indonesia, dimana ‘isi dompet’ dapat bertindak seolah-olah ‘hakim’ dalam persidangan.
Analisis kalimat sindiran dari teks anekdot di atas adalah ....
A. Teks anekdot di atas terbentuk dari kalimat sindiran berstruktur antonim.
B. Teks anekdot di atas terbentuk dari kalimat sindiran berstruktur sindiran halus.
C. Teks anekdot di atas terbentuk dari kalimat sindiran berstruktur lawan kata.
D. Teks anekdot di atas terbentuk dari kalimat sindiran berstruktur perbandingan.
E. Teks anekdot di atas terbentuk dari kalimat sindiran berstruktur pengandaian.

114. Perhatikan teks anekdot di bawah ini!


Hidup itu membutuhkan perjuangan dan pengorbanan layaknya pengorbanan seorang ibu
kepada anaknya. Berjuang untuk gigih menggapai impian dan berkorban untuk
kesejahteraan dengan keringat dan kerja. Bukan malah bersiasat mencuri uang rakyat.
Kalimat sindiran perbandingan di atas membandingkan ....
A. ibu dengan pencuri uang
B. pengorbanan dengan pencurian
C. perjuangan dengan pengorbanan
D. ibu dengan koruptor
E. pengorbanan dengan kegigihan kerja

115. Perhatikan kalimat di bawah ini!


Media sosial mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.
Kalimat sindiran di atas dapat dibuat menjadi teks anekdot perbandingan, yaitu ....
A. Media sosial telah menyatukan manusia dari belahan dunia manapun. Jauh-dekat,
miskin-kaya, semua dapat berkomunikasi dengan media sosial. Beragam pilihan
media bersebaran mulai dari yang memiliki fitur terbatas sampai dengan yang
memiliki banyak fitur hebat.
B. Manusia sekarang semakin pintar karena media sosial, tetapi juga semakin
‘bodoh’. Informasi yang ternyata begitu mudah diakses dan komunikasi yang
mudah dilakukan, malah menjadikan mereka individual. Media sosial
mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.
C. Pengguna media sosial diibaratkan bermuka dua. Di sisi lain mendekat, tetapi di
sisi lain lagi malah menjauh. Ketika bertemu secara fisik, apa yang pertama kali
dibincangkan? Tidak ada. Mereka sibuk dengan gagjet masing-masing. Media
sosial mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.
D. Suatu siang yang cerah, empat orang remaja saling berjanji bertemu di suatu
tempat. Namun, setibanya di tempat, mereka asyik dengan gagjet masing-masing.
Benarlah ungkapan “Media sosial mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang
dekat”.
E. Media sosial mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Ungkapan
tersebut untuk menggambarkan kondisi pengguna gagjet zaman sekarang. Media
sosial yang dapat diakses dengan mudah telah mendekatkan yang jauh dan
menjauhkan yang dekat.

116. Pada suatu hari yang cerah, seorang anak bertanya pada ibunya. “Bu, pernahkah sekali saja
Ibu berbohong?”. Sang ibu seketika terlihat kikuk. Jika ia mengatakan bahwa ia pernah
berbohong, itu akan berdampak buruk pada anaknya. Sebaliknya, jika tidak mengatakan
sejujurnya, berarti ia telah berbohong. Akhirnya, inilah yang dikatakan sang Ibu, “Sayang,
inilah pertama kalinya ibu berbohong. Ibu tidak pernah berbohong.”
Berdasarkan struktur kalimat sindiran, teks di atas dibangun dari kalimat sindiran berupa ....
A. antonim: ibu – anak
B. antonim: jujur – bohong
C. antonim: benar – salah
D. antonim: dewasa – anak-anak
E. antonim: tanya – jawab
117. Seorang anak tampak terlihat ketakutan ketika dihampiri ibunya. “Nak, kamu kenapa?
Melihat ibu kok seperti melihat hantu?” Sang anak segera berkata sambil tetap semakin
ketakutan, “Ibu...aku takut....Seandainya benar surga itu ada di bawah telapak kaki ibu, aku
takut nanti diinjak-injak oleh ibu....”. Sang ibu hanya tersenyum penuh arti. “Nak, itu hanya
ungkapan bahwa surga ada di bawah ridho-Nya seorang ibu.”
Teks anekdot di atas dibangun dari kalimat sindiran berupa ....
A. Seandainya benar surga itu ada di bawah telapak kaki ibu, aku takut nanti diinjak-
injak oleh ibu....”. (Pengandaian)
B. Seandainya benar surga itu ada di bawah telapak kaki ibu, aku takut nanti diinjak-
injak oleh ibu....”. (Perbandingan)
C. Seandainya benar surga itu ada di bawah telapak kaki ibu, aku takut nanti diinjak-
injak oleh ibu....”. (antonim)
D. Seandainya benar surga itu ada di bawah telapak kaki ibu, aku takut nanti diinjak-
injak oleh ibu....”. (lawan kata)
E. Seandainya benar surga itu ada di bawah telapak kaki ibu, aku takut nanti diinjak-
injak oleh ibu....”. (sindiran)

118. Pemerintah sedang gencar membuat taman-taman. Taman merupakan hutan kecil di tengah-
tengah kota. Taman kota disinyalir dapat membawa suasana bahagia, nyaman, dan tenteram
bagi penghuninya. Namun, kita terkadang lupa dengan ‘taman besar’ yang sesungguhnya,
hutan. Memperhatikan hal kecil memang penting asal jangan melupakan yang ‘besar’. Save
our forest!
Teks anekdot di atas dibangun dari kalimat sindiran berstruktur antonim, yaitu ....
A. besar – kecil
B. taman – hutan
C. pemerintah – kota
D. ingat – lupa
E. tenteram – carut marut

119. Perhatikan kalimat sindiran di bawah ini!


Anda tak perlu khawatir karena kursi persidangan masih banyak yang belum terisi.
Teks anekdot di bawah ini yang dibangun dari kalimat sindiran di atas adalah ....
A. Anda tak perlu khawatir karena kursi persidangan masih banyak yang belum terisi.
Kursi-kursi itu terbuat dari bahan yang kuat dan kokoh. Bahan dasarnya
didatangkan langsung dari luar negeri. Tidak semua orang dapat duduk di kursi
tersebut.
B. Silakan masuk dan ikuti sidang dengan tertib. Anda tak perlu khawatir karena kursi
persidangan masih banyak yang belum terisi. Jika bisa, silakan ajak teman dan
kerabat untuk duduk di kursi nyaman tersebut.
C. Saya ucapkan selamat kepada Anda telah berhasil duduk di kursi ini. Kursi ini
didatangkan khusus untuk Anda dari luar negeri. Jika berkenan, Anda dapat
menghubungi saya untuk pemesanan. Anda tak perlu khawatir karena kursi
persidangan masih banyak yang belum terisi.
D. Anda tak perlu khawatir karena kursi persidangan masih banyak yang belum terisi.
Masih banyak pejabat, anggota dewan, pengusaha, dan orang-orang ‘hebat’ yang
akan mengisi kursi tersebut. Silakan Anda saksikan sendiri dan duduklah dengan
tenang agar tidak mengganggu orang lain.
E. Selamat saya ucapkan atas terpilihnya saudara Dama Sejahtera. Semoga Anda
masih mengingat janji-janji muluk Anda dulu ketika masa sosialisasi kampanye.
Namun, jika Anda tiba-tiba bisu dan tuli setelah enak duduk di kursi dewan, kami
tak segan-segan untuk menggantikan kursi baru untuk Anda. Anda tak perlu
khawatir karena kursi persidangan masih banyak yang belum terisi.

120. Perhatikan kalimat sindiran di bawah ini!


Seorang reporter berita mendapat teguran dari anggota DPR karena menayangkan peristiwa
tawuran (1). Reporter tersebut dianggap kurang peka terhadap berita yang disampaikannya
karena dianggap menayangkan kekerasan (2). Seorang reporter lain kemudian bertanya
kepadanya, “Memangnya kamu melaporkan tawuran di mana?” “Di gedung DPR saat rapat
anggota dewan.” (3).
Kalimat sindiran berstruktur pengandaian berikut yang dapat melengkapi teks anekdot di
atas adalah ....
A. “Ooh, kalau anggota dewan tidak pernah tawuran?” (diletakkan setelah kalimat 1)
B. “Ooh, jadi tawuran yang dimaksud adalah perkelahian antaranggota dewan?”
(diletakkan sebelum kalimat 2)
C. “Ooh, seandainya perkelahian itu terjadi di jalanan, barulah tawuran. Kalau di
gedung terhormat itu bukan tawuran?” (diletakkan setelah kalimat 3)
D. “Ooh, memangnya preman tawuran?” (diletakkan sebelum kalimat 1)
E. “Ooh, jadi tawuran yang dimaksud adalah perkelahian antaranggota dewan?”
(diletakkan sebelum kalimat 3)

Ekspresi Metafor, Personifikasi, dan Majas Lainnya dalam Teks


Anekdot
121. Perhatikan cuplikan teks anekdot berikut ini.
“Dalam keadaan hampir tenggelam seperti kucing itu, dia jelas tidak dapat mendengar
ucapan kalian, apalagi dia seorang pejabat tinggi. Tentu dia tidak biasa dengan kata-kata
‘berikan’, tetapi ‘terimalah’. Lihat bagaimana aku bisa menyelamatkannya dengan cepat.”
Nasrudin maju ke depan sambil mengulurkan tangan. Dia pun berkata, “Ayo, Anda terima
tanganku.”
Sindiran yang muncul dalam cuplikan di atas diketahui dari ...
A. Majas paradoks, yaitu dalam keadaan hampir tenggelam seperti kucing itu, dia
jelas tidak dapat mendengar ucapan kalian.
B. Majas pleonasme, yaitu maju ke depan.
C. Majas asosiasi, yaitu seperti kucing itu.
D. Majas metafora, yakni dia seorang pejabat tinggi.
E. Majas ironi, yakni tidak biasa dengan kata kata berikan tetapi terimalah

122. Perhatikan teks anekdot berikut ini!


(1) Dua orang anak kecil sedang meributkan kaki mereka yang berada di dalam air.
(2) Mereka hampir bertengkar hingga Nasrudin mendengar apa yang mereka ributkan.
(3) “Lihatlah, sebentar lagi aku akan perlihatkan bagaimana setiap di antara kalian dapat
melihat kaki kalian masing-masing. Jadi jangan ribut.” Ujar Nasrudin mendekat.
(4) Nasrudin lalu memasukkan tongkatnya.
(5) Tongkat itu memukul-mukul kaki mereka hingga dalam waktu singkat mereka
mengangkat kakinya karena kesakitan.
Kalimat yang mengandung majas personifikasi adalah ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

123. Pada suatu malam Jumat kliwon, ada seorang perempuan duduk tertunduk di atas kuburan.
Penjaga kuburan pun menegur. (…) Perempuan itu pun menjawab, “Habis di bawah
sinyalnya lemah Pak.”
Kalimat bermajas metonimia yang tepat untuk melengkapi teks adalah ....
A. Tangan perempuan itu menari-nari di atas keypad handphone-nya.
B. “Mbak sedang apa malam malam begini main sonic di atas kuburan?”
C. Si perempuan berambut panjang itu malah tersenyum.
D. Penjaga kuburan ketakutan seperti ayam hendak dipotong.
E. Kamsung itu pun dikeluarkan dari kantongnya.

124. Majas perumpamaan dapat diketahui dari kata-kata berikut ini, kecuali ....
A. bak
B. seperti
C. seandainya
D. umpama
E. laksana

125. Perhatikan contoh teks anekdot berikut.


Di suatu SD, sedang ada pembagian raport. Tibalah giliran Udin. Kepada orang tuanya, Bu
guru menyampaikan berita dengan berat hati. “Ibu, mohon maaf anak ibu sepertinya kurang
dalam pembelajaran. Jadi, terpaksa anak Ibu tidak naik kelas.” Kaget dan malu, sang ibu
langsung memanggil Udin dan memarahinya, “Udin kenapa kamu tidak naik kelas.” Dengan
enteng Udin menjawab, “Apaan Mak, jangankan naik kelas, naik bangku aja dimarahin.”
Majas yang muncul dalam dialog pertama adalah .…
A. asosiasi
B. metafora
C. personifikasi
D. hiperbola
E. eufimisme

126. Perhatikan cuplikan teks anekdot berikut.


Pemuda Jawa : “Maaf saya baru di Jakarta, baru datang dari Jawa. Apakah ini Tanah
Abang?”
Pemuda Batak : “Oh, bukan. Ini bukan tanah aku sumpah. Aku juga baru datang dari
Medan. Aku tak tahu tanah siapa ini.”
Masalah dalam anekdot di atas dapat digambarkan dengan majas perumpamaan berikut .…
A. Seperti katak dalam tempurung
B. Laksana pungguk merindukan bulan
C. Bak air di daun talas
D. Seumpama kucing dan anjing
E. Seolah bertanya pada kedelai

127. Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengekspresikan majas ironi dalam monolog
anekdot adalah ....
A. menyindir dengan kata-kata kasar secara langsung
B. menghaluskan kritikan melalui permainan kata
C. mengungkapkan pernyataan sindiran dengan emosi
D. menggunakan gesture dengan sebaik-baiknya
E. menyiapkan kejutan di akhir pemaparan anekdot

128. Seorang pejabat merasa matanya agak kabur, lalu mencoba masuk ke sebuah rumah sakit
dan bertanya pada seorang yang tampak seperti dokter.
Pasien: “Dokter, sepertinya saya memerlukan kacamata?”
Teller: “Tentu saja Pak. Karena di sini loket Bank dan ruangan dokter ada di sebelah.”
Majas yang menggambarkan kejadian dalam cerita anekdot tersebut ialah ….
A. sarkasme
B. eufimisme
C. hiperbola
D. litotes
E. simile

129. Perhatikan kutipan teks anekdot berikut!


Seorang terpidana mati ditanya oleh pelaksana eksekusi, “Apa keinginan terakhir Anda?”
Sang terpidana mati menjawab, “saya hanya berharap agar hukuman ini menjadi pelajaran
bagi saya dan membuat saya kapok dari melakukan kejahatan lagi di masa yang akan
datang.”
Majas yang menggambarkan adegan dalam teks anekdot tersebut adalah ....
A. metafora
B. antitesis
C. litotes
D. alegori
E. paradoks

130. Perhatikan kutipan berikut!


(1) Seorang ibu panik, lalu menelepon dokter.
(2) “Dokter, anak saya menelan pembuka kaleng.” Kata Ibu tersebut.
(3) “Jangan kuatir, Bu. Anak ibu akan baik-baik saja.” Jawab dokter.
(4) Kata ibu itu, “Tapi masalahnya, bagaimana cara ssaya membuka kaleng sarden ini,
karena minyak di wajan sudah terlanjur panas.”
(5) Dokter pun menutup teleponnya.
Adegan yang hiperbolis digambarkan dalam kalimat nomor .…
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

Langkah-langkah Konversi Teks Anekdot menjadi Teks Drama


Pendek
131. Pengetian drama adalah .…
A. cerita komedi
B. cerita bersambung
C. cerita sedih atau haru
D. cerita dalam bentuk dialog
E. cerita diiringi dengan lagu

132. Perhatikan unsur- unsur berikut!


1. Terdapat dialog
2. Menggunakan kalimat langsung
3. Terdapat mimik dan pantomimik
Ciri-ciri naskah drama adalah….
A. 1
B. 1,2
C. 2,3
D. 1, 3
E. 1,2,3

133. Pantomimik adalah….


A. bloking
B. gerakan tubuh
C. tata panggung
D. ekspresi wajah
E. gerakan tangan

134. Ekspresi dalam drama tergambar melalui….


A. mimik dan pantomimik
B. tata panggung
C. tata busana
D. tata rias
E. tata lampu

135. Perhatikan kalimat tidak langsung berikut ini!


Sang Hakim menjawab bahwa kesalahannya sangat besar karena ia tidak menjual kayu yang
bagus kepada si Tukang Kayu sehingga jembatan yang dibuatnya tidak kukuh dan
menyebabkan seseorang kehilangan kuda dan barang dagangannya dalam pedati.
Kalimat langsung dari pernyataan tidak langsung di atas adalah….
A. Sang Hakim menjawab, “Kesalahanmu sangat besar karena kamu tidak menjual
kayu yang bagus kepada si Tukang Kayu sehingga jembatan yang dibuatnya tidak
kukuh dan menyebabkan seseorang kehilangan kuda dan barang dagangannya
dalam pedati.”
B. Sang Hakim menjawab “Kesalahanmu sangat besar karena kamu tidak menjual
kayu yang bagus kepada si Tukang Kayu sehingga jembatan yang dibuatnya tidak
kukuh dan menyebabkan seseorang kehilangan kuda dan barang dagangannya
dalam pedati.”
C. Sang Hakim menjawab: “Kesalahanmu sangat besar karena kamu tidak menjual
kayu yang bagus kepada si Tukang Kayu sehingga jembatan yang dibuatnya tidak
kukuh dan menyebabkan seseorang kehilangan kuda dan barang dagangannya
dalam pedati.”
D. Sang Hakim menjawab : Kesalahanmu sangat besar karena kamu tidak menjual
kayu yang bagus kepada si Tukang Kayu sehingga jembatan yang dibuatnya tidak
kukuh dan menyebabkan seseorang kehilangan kuda dan barang dagangannya
dalam pedati.
E. Sang Hakim menjawab: “kesalahanmu sangat besar karena kamu tidak menjual
kayu yang bagus kepada si Tukang Kayu sehingga jembatan yang dibuatnya tidak
kukuh dan menyebabkan seseorang kehilangan kuda dan barang dagangannya
dalam pedati.”

136. Bacalah teks anekdot berikut ini!


Suatu pagi di puncak gunung. Para pendaki menikmati keindahan alam dengan rasa takjub.
Ada seekor semut yang ikut pendakian. Semut itu menyelinap diantara benang syal. Ia juga
menyaksikan keindahan alam. “Begitu indah alam ini, ya, hutan yang hijau seperti jamrud…
patut kita menjaganya!”. “Sekarang bilang gitu, sebentar lagi kalu jadi pejabat, pasti bilang
‘Saya pikir dulu mana yang harus kita jaga’. Akan kuikuti langkahmu.” Kata semut.
Partisipan teks di atas adalah .…
A. Semut
B. Pendaki
C. Pendaki dan semut
D. Alam
E. Syal

137. Bacalah teks anekdot berikut ini!


Seorang perempuan duduk di tepi danau. “Apa yang salah dengan diri saya ini?” sambil
memandang bayangan wajahnya di beningnya air danau itu. “Baik, iya..ramah, iya..apalagi
cantik, pasti.” Perempuan itu menangis,” Kenapa saya ditinggalkan begitu saja?”. “Mbak,
saya tahu jawabannya..valentine dah berlalu.” Sahut ikan. “Bukan itu jawabanya, kekasihmu
tidak punya uang untuk membelikan baju baru tuk kondangan di pesta perkawinan
adiknya.” bantah katak. “Keduanya salah, Mbak.. ini jawaban yang paling tepat. Kau terlalu
cantik bersanding dengannya sehingga kekasihmu tidak PD.” Jawab rumput yang
bergoyang. Perempuan itu mengusap airmata yang membasahi pipinya, lalu tersenyum.
Partisipan teks di atas adalah sebagai berikut, kecuali .…
A. Perempuan
B. Katak
C. Ikan
D. Rumput
E. Air

138. Bacalah teks di bawah ini!


Suasana kelas tampak gaduh. Ian bertanya kepada Mila, “Berapa nilai ulanganmu?” Mila
menjawabnya, “Pasti, bagus dong, nilai sempurna untukku.” Ian merasa tidak percaya kalau
Mila mendapatkan nilai sempurna, "Kamu kan sering tidur kalau sedang belajar. Pasti ada
yang tidak beres," kata Ian. Keesokan harinya, Mila dipanggil untuk remedial ulangan
harian. Ian langsung bertanya kepada Mila, “Loh, Mil, katanya dapat nilai sempurna?” “Ya,
sempurna untukku, NOL,” Sahut Mila. “Oalah..Nol aja sempurna kalau SERATUS???”
jawab Ian pelan. Mila berlalu meninggalkan Ian menuju ruang remidial.
Kalimat berikut ini yang bukan merupakan kalimat langsung dalam teks anekdot di atas
adalah.…
A. Berapa nilai ulanganmu?
B. Pasti, bagus dong, nilai sempurna untukku
C. Kamu kan sering tidur kalau sedang belajar. Pasti ada yang tidak beres
D. Ya, sempurna untukku. NOL
E. Mila berlalu meninggalkan Ian menuju ruang remedial

139. Bacalah teks berikut ini!


Suatu hari Kepala Dukuh terbukti oleh warga menggelapkan uang kas desa sebanyak Rp
10.000.000. Warga hanya diam saja, tidak bisa berbuat-apa-apa. Bersamaan dengan kejadian
itu, seorang warga tertangkap basah mencuri satu ayam jago. Dia pun dihakimi massa. “Apa
yang harus kita lakukan? Menghajarnya?” kata seorang warga. “Hajar sampai dia kapok!”
kata warga lain. “Ampun, pak!” kata pencuri. “Kita harus kasih pelajaran!!!” sahut Kepala
Dukuh. “Bagaimana, apakah dia sudah menerima ganjaran yang pantas, sebagai pencuri
ayam?” teriak Kepala Dukuh. “Pantas!!” jawab warga. “Apakah ada yang mau seperti dia?”
jelas Kepala Dukuh
Berikut ini yang bukan dialog berdasarkan teks di atas, adalah….
A. Suatu hari Kepala Dukuh terbukti oleh warga kalau menggelapkan uang kas desa
sebanyak Rp 10.000.000,00.
B. “Apa yang harus kita lakukan? Menghajarnya?” kata seorang warga
C. “Kita harus kasih pelajaran!!!” sahut Kepala Dukuh.
D. “Hajar sampai dia kapok!” kata warga lain.
E. “Ampun, pak!” kata pencuri.

140. Perhatikan macam-macam teks berikut ini.


a. “Mengapa, ya..aku diberi uang saku banyak hari ini?” kata Lisa. “O, iya..kemarin aku
baru saja sedekah ke kamu sehingga Tuhan menggantinya untukku hari ini.” Rani yang
duduk di sebelahnya merasa risih, “Sombong, bilang aja kau orang kaya tapi kikir. Sedekah
aja bilang-bilang.”
b. Semua sungai bermuara ke lautan. Laut bisa menerimanya. Tapi hatiku tak seluas lautan
sehingga aku tidak bisa menerima semuanya ini.
c. Kerbau selalu berkubang setiap saat. Orang yang didekatnya, pasti kena kubangan. Kalau
tak ingin terkena kubangan, jangan dekat-dekat dengan kerbau.
d. Tuhan mengaugerahkan mata kepada manusia. Dengan mata seseorang bisa melihat dunia
yang luas. Dengan mata juga akan membuka cakrawala yang lebar jika rajin membaca buku.
e. Membuat mie sangatlah sederhana. Pertama, rebuslah mie selama 10 menit. Kedua,
angkat lalu tiriskan. Tuang mie ke dalam mangkuk yang sudah ada dituangi oleh bumbu.
Aduk mie dengan bumbu secara rata.
Teks yang merupakan teks anekdot drama adalah....
A. a
B. b
C. c
D. d
E. e

Langkah-langkah Konversi Teks Anekdot Dan Teks Monolog


141. Teks monolog adalah….
A. Pementasan drama oleh satu tokoh
B. Drama yang diperankan oleh satu orang
C. Teks anekdot
D. Teks yang memiliki satu tokoh utama
E. Teks yang memiliki satu tokoh saja
142. Hal-hal yang perlu dicermati untuk mengonversi teks anekdot menjadi teks monolog,
kecuali….
A. Mencermati kalimat langsung dalam teks
B. Mempertahankan struktur teks
C. Mencermati kehidupan tokoh utama
D. Mencermati apa yang dikatakan oleh tokoh utama
E. Mengubah teks dialog menjadi monolog

143. Perhatikan ciri-ciri kalimat berikut.


1. Menggunakan tanda petik.
2. Bentuk kalimat adalah kalimat tanya, perintah, ajakan, seru, maupun larangan.
3. Menggunakan kata ganti orang pertama dan kedua: saya, kamu, kami.
Ciri-ciri kalimat langsung adalah….
A. 1,3
B. 1
C. 1,2,3
D. 1,2
E. 2,3

144. Amir berkata, kepanjangan UUD adalah ujung-ujungnya duit.


Kalimat langsung dari kalimat tidak langsung tersebut adalah….
A. Amir berkata, “kepanjangan UUD adalah ujung-ujungnya duit.”
B. Amir berkata, kepanjangan UUD adalah ujung-ujungnya duit.
C. Amir berkata, ‘kepanjangan UUD adalah ujung-ujungnya duit.”
D. Amir berkata bahwa “kepanjangan UUD adalah
ujung-ujungnya duit.”
E. Amir berkata, “kepanjangan UUD adalah ujung-ujungnya duit.”

145. Berikut ini adalah hal-hal yang ada dalam teks anekdot monolog, kecuali….
A. Mengandung unsur lucu/konyol/jengkel
B. Tokoh
C. Mengandung amanat
D. Struktur teks anekdot
E. Kalimat tidak langsung

146. Perhatikan teks berikut ini!

Suatu sore Mitha disuruh neneknya ke apotek.


Mitha: Saya beli vitamin B, Mba.
Petugas: Boleh, mau B1, B2, atau B kompleks?
Mitha: Yang mana saja boleh Mba. Nenek saya sudah lupa matematika. Ia sudah pikun.
Petugas: Iya, pikun itu sekarang, dulu ketika mengasuhmu nenekmu pasti hapal betul apa
saja yang harus dilakukan untuk mengurusmu.
Partisipan dalam teks di atas adalah….
A. Satpam dan mitha
B. Ibu dan mitha
C. Nenek dan mitha
D. Petugas apotek dan mitha
E. Nenek dan Ibu

147. Bacalah teks berikut ini!

Suatu hari, aku pernah bertutur padamu bahwa hukum di desa ini terkenal sebagai hukum
kantong kresek. Hanya bisa untuk hal-hal yang kecil dan ringan saja, nak. Jangan harap bisa
untuk hal yang berat atau besar. Bobol itu! Bocor atau sobek nanti! Lalu aku mendengarmu
berkata dengan bersemangat bahwa jika kelak aku menjadi hakim, mak, aku akan membuat
hukum di desa ini menjadi kuat, mak. Biar kayak karung goni yang bapak jadikan ayunan
untuk semua. Nanti mak akan bilang hukum desa kita adalah hukum karung goni!

Teks tersebut adalah hasil konversi teks anekdot ke dalam monolog. Sebenarnya yang
menjadi tokoh pada teks monolog di atas adalah….
A. Hakim
B. Kuda yang disewa
C. Ibu
D. Saya
E. Anak

148. Bacalah teks di bawah ini!

Seorang kakek istirahat di dalam gua karena cuaca sangat panas. Kakek itu tertidur.
Ternyata di dalam gua itu ada seekor macan yang sedang istirahat juga.
Macan bangun sambil berkata, “ada bau keringat manusia.” Dengan berjalan pelan-pelan,
macan mencari sumber bau itu.
Macan siap-siap menerkamnya.
Tiba-tiba kakek itu terbangun. “Waduh kaki saya sakit, encokku…” kata kakek dengan
suara parau.
Macan tak jadi menerkamnya. “O, kakek-kakek…tidak ada dagingnya tinggal tulang
ditambah encok lagi lebih enak kambing!!”
Macan pun pergi melewati kakek yang kesakitan karena encoknya kambuh.
Sang kakek kaget melihat macan lewat di depannya. “Terimakasih, Mbah…kau tidak
memangsaku,” kata kakek ketakutan.

Berikut ini adalah dialog dari partisipan teks di atas, kecuali….


A. “Terimakasih, mbah...kau tidak memangsaku, “kata kakek ketakutan.
B. “Waduh kaki saya sakit, encokku...” kata kakek dengan suara parau.
C. Macan bangun sambil berkata, “ada bau keringat manusia .”
D. “O, kakek-kakek...tidak ada dagingnya tinggal tulang ditambah encok lagi lebih
enak kambing!!”
E. “Ampun, mbah...biarkan saya hidup, kalau dimakan saya tidak ada dagingnya,” kata
kakek.

149. Bacalah teks di bawah ini!

Seorang kakek istirahat di dalam gua karena cuaca sangat panas. Kakek itu tertidur.
Ternyata di dalam gua itu ada seekor macan yang sedang istirahat juga.
Macan bangun sambil berkata, “ada bau keringat manusia.” Dengan berjalan pelan-pelan,
macan mencari sumber bau itu.
Macan siap-siap menerkamnya.
Tiba-tiba kakek itu terbangun. “Waduh kaki saya sakit, encokku…” kata kakek dengan
suara parau.
Macan tak jadi menerkamnya. “O, kakek-kakek…tidak ada dagingnya tinggal tulang
ditambah encok lagi lebih enak kambing!!”
Macan pun pergi melewati kakek yang kesakitan karena encoknya kambuh.
Sang kakek kaget melihat macan lewat di depannya. “Terimakasih, Mbah…kau tidak
memangsaku,” kata kakek ketakutan.

Teks monolog dari teks di atas adalah….

A. Kakek: panas sekali siang hari ini. Saya akan berteduh di dalam gua itu. Waduh,
kaki saya sakit, encokku. Terimakasih, mbah... kau tidak memangsaku.

B. Kakek: Wah, ada bau keringat manusia, tapi kok sudah kakek-kakek ya? Sakit
encok lagi. Rugi kalau saya memakannya, lebih enak saya makan kambing.

C. Kakek: waduh, kaki saya sakit, encokku. Terimakasih, mbah... kau tidak
memangsaku.

D. Macan: Wah, ada bau keringat manusia, tapi kok sudah kakek-kakek ya? Terdengar
suara waduh kaki saya sakit, encokku. Waduh, sakit encok lagi. Rugi kalau saya
memakannya, lebih enak saya makan kambing.

E. Harimau: panas sekali hari ini, kenapa tidak ada yang mangsa yang mendatangiku,
ya? Oh, ini ada tapi kok kakek-kakek ya, bau keringat lagi.

150. Berikut ini yang termasuk teks monolog anekdot adalah ….

A. Dinas pariwisata merangkul pelajar seluruh indonesia menawarkan pesona


keindahan alam indonesia di hotel berbintang . Kegitan ini menghadirkan sejumlah
wisatawan yang berkunjung di indonesia. Ternyata, avara ini berhasil menggaet
wisatawan domestik dan mancanegara.
B. Perkumpulan tukang Indonesia menggelar demo besar-besaran. Tukang bangunan
merasa dipojokkan karena bangunan gedung berbintang yang mereka bangun belum
lama ini, kira-kira 2 tahun yang lalu roboh. Menurut hasil analisis penyebab robohnya
gedung tersebut adalah tukang yang menyalahi prosedur kerja. “Emangnya kita
kedelai, eh... keledai disuruh bekerja 12 jm?” Kata salah satu pendemo.

C. Si tukang pedati dan keluarganya tidak terima karena mendapat kerugian gara-gara
jembatan yang rapuh. Kemudian, mereka melaporkan kejadian itu kepada hakim untuk
mengadukan si pembuat jembatan agar dihukum dan memberi uang ganti rugi. Zaman
dahulu orang dapat melapor langsung ke hakim karena belom ada polisi.

D. Setiap siswa memiliki kewajiban untuk belajar. Akan tetapi, siswa juga dituntut
untuk berlatih berorganisasi. Oleh karena itu, para siswa diharapkan mampu membagi
waktu.

E. Waktu liburan telah tiba. Untuk mengisi waktu liburan, organisasi pecinta alam
mengadakan kegiatan naik gunung sindoro. Gunung tersebut dipilih karena memiliki
panorama yang sangat indah. Sebelum berangkat, semua peserta dikumpulkan dulu.
Mereka mendapatkan pengarahan tentang apa yang harus mereka bawa.

Evaluasi Teks Anekdot (Kelebihan dan Kekurangan berdasarkan


Struktur Isi dan Bahasa)

151. Bacalah teks di bawah ini!

Anton berkunjung ke rumah kepala dusun untuk menyelesikan sengketa tanah keluarga.
Anto: Selamat siang, Pak.
Pak Dukuh: Selamat siang. Mari masuk, tunggu dulu ya, saya mau takziyah dulu.
Anto: Maaf, Pak saya mau minta tanda tangan.
Pak Dukuh: Maaf, saya takziyah dulu ya. Ini urusannya yang terakhir, setelah di
dimakamkan dia tidak akan minta tanda tanganku lagi. Kamu juga ingin minta tanda
tanganku terakhir?
Anto : Tidak, Pak (wajahnya bersungut-sungut)
Pak Dukuh pergi takziyah meninggalkan Anto di rumahnya.

Partisipan yang terlibat dalam teks di atas adalah….

A. Anto dan masyarakat

B. Masyarakat dan pak dukuh

C. Anto dan jenazah


D. Pak dukuh dan jenazah

E. Anto dan pak dukuh

152. Bacalah teks di bawah ini!

KUHP DALAM ANEKDOT

(1) Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum
pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja. 
(2) Saat sesi tanya-jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP,
Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad.
“Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas
Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!” 
(3) Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-gelengkan
kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana
saudara tahu jawaban itu?” Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas,
“Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, Pak…!” Semua
mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan. Lalu, mereka tertawa
terbahak-bahak.

Teks di atas menyindir….

A. Aparatur keamanan

B. Dosen

C. Aparatur hukum

D. Mahasiswa

E. Aparatur kepolisian

153. Bacalah teks di bawah ini!


Bu guru sedang memberikan pidato upacara bendera. Semua siswa memperhatikannya.
Bu guru: Orang yang sederhana pasti nanti akan menjadi orang yang sukses. Ketika sukses
pun, dia tidak akan sombong.
Semua siswa bertepuk tangan.
Bu guru mengakhiri pidato dengan salam.
Teks di atas tidak memiliki….

A. Koda
B. Abstraksi

C. Amanat

D. Orientasi

154. Bacalah teks di bawah ini!

Di kamar pasien saat kunjungan dokter.


Pasien: Dok apa penyakit saya?
Dokter: Ini, baru diobservasi.
Pasien: Berapa lama, Dok?
Dokter: Ya tunggu saja.
Satu minggu berlalu, dokter mengunjungi pasien.
Pasien: Bagaimana Dok, hasil observasi?
Dokter: Belum diketahui, Bu... sementara kita observasi dulu lagi.
Pasien: Sampai saya meninggal dan di dalam tanah dokter mau observasi saya? Saya ke sini
butuh pertolongan dan obat bukan diobservasi kalau masalah observasi anak saya pinter.
Anak saya juara penelitian tingkat nasional.
Dokter: ???
Dokter diam dan pergi meninggalkan pasien.

Topik teks di atas adalah ....

A. Pasien yang dikunjungi dokter

B. Penanganan pasien yang lambat

C. Olimpiade penelitian

D. Observasi penyakit

E. Diskusi antara pasien dan dokter

155. Bacalah teks di bawah ini!

Siti bertemu Riyan dalam arisan. Acara arisan sangat santai


Siti: Bajumu bagus, beli dimana Yan?
Riyan: Di luar negeri dong! Apa to, yang nggak dari sana. Barang-barangku kubeli dari luar
negeri semua.
Siti: Gitu aja bangga. Kamu mau menjadikan saudara-saudara kita mayat?
….
Teks di atas dapat dilengkapi dengan reaksi sebagai berikut, kecuali …

A. Arisan dibubarkan karena ada perang mulut

B. Siti bergegas pergi meninggalkan riyan

C. Riyan bergegas pergi meninggalkan siti

D. Riyan dan siti terdiam. Mereka messa kan kesal yang sama

E. Riyan marah dan pergi

156. Bacalah teks di bawah ini!

Di tengah pertokoan, Mami bertemu dengan seseorang. Seseorang itu memeluk dan
menciumi Mami tapi Mami tidak tahu siapa dia.
Mami: Maaf Anda siapa, ya?
Seseorang: Kamu melupakanku, ya? Aku sahabatmu dulu di langit.
Mami: Saya tidak pernah ke langit.
Seseorang : Saya masih ingat wajah dan senyummu.
Mami: Maaf, saya tidak kenal kau? Saya tidak punya sahabat yang dekil sepertimu?
Seseorang: Dasar! Pantas saja Tuhan mengembalikanmu ke bumi agar kau bertaubat.
Mami: Apa?
Selama diperjalanan Mami berusaha mengingat siapa orang tadi.
Sopir: Ibu tidak boleh melamun... Ibu kan baru sadar dari koma.
Mami:???

Unsur lucu/jengkel/konyol dalam teks anekdot di atas adalah .…

A. Orang yang pernah koma

B. Orang sombong

C. Orang yang mengingat kehidupan sebelumnya

D. Orang yang melupakan sahabatnya

E. Orang mati hidup lagi

157. Bacalah teks di bawah ini!


Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas. 
“Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?” 
“Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat?” jawab Azam. 
“Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. 
Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” 
Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi.
Petugas itu heran dan meninggalkan Azam.
Hal yang tidak dimiliki oleh teks anekdot di atas adalah ….
A. Krisis dan reaksi
B. Reaksi
C. Orientasi
D. Reaksi dan koda
E. Krisis

158. Bacalah teks di bawah ini!


Seorang kerabat si tukang pedati mengadukan seorang pembuat jembatan kepada Yang
Mulia Hakim karena jembatan yang dibuatnya runtuh yang menyebabkan si tukang pedati
terjatuh ke sungai dan kehilangan pedati beserta barang dagangannya. Si pembuat jembatan
disalahkan karena kayu untuk bahan jembatan itu tidak kuat dan menyebabkan jembatan
runtuh.
Hal yang tidak dimiliki oleh teks di atas adalah….
A. Orientasi, krisis, reaksi, koda
B. Abstraksi, orientasi, krisis, reaksi
C. Abstraksi, orientasi, reaksi, koda
D. Abstraksi, orientasi, krisis, koda
E. Krisis, reaksi, koda

159. Bacalah teks di bawah ini!

Kepala Negeri Air mengadakan sidak ke masyarakat untuk mengetahui seberapa besar
rakyat mencintai dan menghormatinya. Beliau sidak pada malam hari.
Beliau mengelilingi pulau-pulau dan keluar masuk kampung.
Beliau hanya menemukan 10% rumah yang memajang gambarnya. Selebihnya adalah
gambar Ronaldo, Valentino Rossi, dan Ghonzales.
Beliau menanyakan alasan mengapa setiap rumah memilih memasang gambar bintang
lapangan daripada gambar kepala negara. Mereka menjawab bahwa masyarakat lebih suka
orang lapangan daripada orang politik. Orang lapangan pasti mengetahui kedaan lapangan.
Kepala negara langsung marah.

Kelemahan teks anekdot!


1. Tidak memiliki koda
2. Tidak ada judul
3. Menggunakan bahasa anekdot
4. Memiliki amanat
5. Memiliki unsur konyol/jengkel/lucu
Kelemahan teks anekdot di atas terdapat pada unsur nomor….
A. 1,2

B. 4,5

C. 1,5

D. 2,3

E. 3,4

160. Bacalah teks di bawah ini!

Waktu liburan telah tiba. Untuk mengisi waktu liburan, organisasi pecinta alam mengadakan
kegiatan naik gunung Sindoro. Gunung tersebut dipilih karena memiliki panorama yang
sangat indah.
Sebelum berangkat, semua peserta dikumpulkan dulu. Mereka mendapatkan pengarahan,
apa yang harus mereka bawa.
Sebelum berangkat, mereka mengecek semua barang yang mereka bawa. Setelah semua
beres, mereka diberangkatkan menuju ke gunung Sindoro.
Mereka berdoa bersama, kemudian mulai mendaki bersama-sama.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba perut Amad sakit. “Aduh, mules,” sambil mengelus perutnya.
“Sakit perut, Mad? Punya maag?” kata kakak kelas?
“Gak, Kak. Tidak tahu kok ini tiba-tiba sakit. Saya boleh turun dulu, Kak?"
“Coba, saya obati dan istirahat dulu di sini!”
“Sebelum berangkat kamu izin dulu sama orangtua tidak?”
“Tidak, Kak!”
“Pantas saja perut kamu sakit!”
Perhatikan unsur kelemahan teks di atas berikut ini.
1. Tidak memiliki unsur lucu/jengkel/konyol
2. Tidak memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda
3. Tidak memiliki amanat
4. Berupa cerita

Berdasarkan unsur di atas, kelemahan teks anekdot tersebut terdapat pada unsur nomor….

A. 3,4

B. 1,2

C. 2,3

D. 1,3

E. 2,4

Anda mungkin juga menyukai