Anda di halaman 1dari 5

SAP (SATUAN ACARA PENYULUHAN)

CUCI TANGAN

Oleh :
VIVI AISYAH
NIM. 1932000051

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS


FAKULTAS KESEHATAN-UNIVERSITAS NURUL JADID
PAITON PROBOLINGGO
2020
SAP (SATUAN ACARA PENYULUHAN)
CUCI TANGAN

I. PENGANTAR
Topik : PHBS (Cuci Tangan)
Sasaran : Pasien dan keluarga pasien
Hari / tanggal : Selasa, 05-Mei-2020
Jam : 16.00
Waktu : 20 menit
Tempat : Ruang tunggu poli jantung RS. Mitra Medika
II. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM ( TIU )
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan pasien dan keluarga
pasien dapat memahami tentang cara cuci tangan yang benar.
III. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS ( TIK )
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan pasien dan keluarga
pasien dapat menjelaskan kembali :
1. Pengertian cuci tangan
2. Waktu cuci tangan yang benar
3. Manfaat cuci tangan
4. Langkah-langkah cuci tangan
IV. MATERI
Terlampir
V. METODE
1. Ceramah
VI. MEDIA
1. Materi SAP
2. Leaflet
MATERI PENDIDIKAN KESEHATAN

1. Definisi cuci tangan


Menurut DEPKES 2007, mencuci tangan adalah proses yang secara
mekanis melepaskan kotoran dan debris dari kulit tangan dengan menggunakan
sabun biasa dan air. Mencuci tangan adalah membasahi tangan dengan air
mengalir untuk menghindari penyakit, agar kuman yang menempel pada tangan
benar-benar hilang.
2. Waktu pelaksanaan mencuci tangan
Menurut Handayani , dkk (2000) waktu pelaksanaan cuci tangan
adalah sebagai berikut :
1. Sebelum dan setelah makan.
2. Setelah ganti pembalut.
3. Sebelum dan setelah menyiapkan makanan, khususnya sebelum dan
setelah memegang bahan mentah, seperti produk ternak dan ikan.
4. Setelah memegang hewan atau kotoran hewan.
5. Setelah mengusap hidung, atau bersin di tangan.
6. Sebelum dan setelah mengiris sesuatu.
7. Sebelum dan setelah memegang orang sakit atau orang yang terluka.
8. Setelah menangani sampah.
9. Sebelum memasukkan atau mencopot lensa kontak.
10. Setelah menggunakan fasilitas umum (mis. toilet, warnet, wartel, dan lain
– lain).
11. Pulang bepergian dan setelah bermain.
12. Sesudah buang air besar dan buang air kecil.
3. Manfaat Mencuci tangan
Menurut Iswara (2007), mencuci tangan dalam upaya peningkatan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangatlah penting dan mudah
dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Indonesia Sehat 2010.
Mencuci tangan menjadi penting jika ditinjau dari:
1. Kulit tangan banyak kontak dengan berbagai aktivitas, benda dan
lingkungan.
2. Kuman dapat terdapat di kulit jari, sela kuku, kulit telapak tangan.
3. Kontak mulut dan tangan saat makan / minum.
4. Dapat menimbulkan penyakit saluran cerna.
Manfaat mencuci tangan adalah :
 Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan
 Mencegah penularan penyakit seperti diare, disentri, kolera, thypus,
kecacingan, penyakit kulit, Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Flu burung dll
 Tangan menjadi bersih dan penampilan lebih menarik
4. Langkah – Langkah Mencuci Tangan
1. Gosok tangan dengan posisi telapak tangan pada telapak tangan
2. Telapak kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari-jari saling menjalin
dan sebaliknya
3. Telapak pada telapak dengan jari-jari saling menjalin
4. Punggung jari-jari pada telapak tangan berlawanan dengan jari-jari saling
mengunci
5. Gosok memutar dengan ibu jari tangan kanan mengunci pada telapak kiri dan
sebaliknya
6. Gosok memutar, kearah belakang dan kearah depan dengan jari-jari tangan
kanan mengunci pada telapak tangan kiri dan sebaliknya.