Anda di halaman 1dari 58

~1~

Menghidupkan Malam Nisfu Sya’ban


Oleh : Ahmad Muslim Safwan

Sya‟ban adalah nama bulan ke-8


dalam tahun Hijriyyah. Orang arab
menamakan bulan Sya‟ban karena
biasanya pada bulan tersebut mereka
secara berkelompok meninggalkan
kampung halamannya untuk mencari
nafkah dengan caranya masing-masing,
baik dengan berdagang ataupun
dengan merampok. Mereka
memencarkan diri sesuai dengan
kelompok/pekerjaannya.

Dibulan Sya‟ban peristiwa bersejarah


terjadi yaitu berpindahnya kiblat dari

~2~
Baitul Mukaddas ke Ka‟bah Baitullah
Al-Haram.

Bulan Sya‟ban adalah bulan yang


sangat agung dan mulia, bulan yang
penuh berkah dan kebaikan, maka
siapa saja yang bertobat pada bulan
itu maka seakan-akan ia mendapatkan
paling besar keuntungan yang bagus,
dan siapa saja yang berbuat taat, maka
ia seakan-akan seorang pedagang yang
mendapat hasil yang banyak, artinya
berbuat taat dibulan ini maka Allah
akan memberi ganjaran pahala yang
besar dan Allah janjikan kepadanya
Sorga.

~3~
Kita selaku seorang yang beragama
Islam yang bertaqwa dianjurkan untuk
memuliakan dan mengagungkan bulan
tersebut, Rasulullah SAW bersabda :
َ َ َ َ َ َ ََ َ َ َّ َ ْ َ َّ َ
ِِّ‫ٌَ َْ خظ ًَ مػ َجةن َواتَق اهلل تػةَل وغ ٍِو ثِطةغذ‬
ٌَِْ ُّ َِ ٌَ َ‫ةَل ُذُُ ْٔ َب ُّ َوأ‬
َ َ َ ُ َ َ َ َّ ْ َ ْ َ َ َ ْ َ َ
‫وأمكم غ َِ الٍػ ِىيحِ دفؿاهلل تػ‬
ْ َ َْ ََ َْ َ َ َ ْ ُ ُ ُّ
‫اض‬ ِ ‫ك ٌَةيَس ْٔن ِِف د ِيم الكِ ِح ٌَِ اْلالية واألمؿ‬
َ َّ
ِ
َ‫ُكّ ِٓة‬
“Barangsiapa mengagungkan bulan
Sya‟ban, bertaqwa kepada Allah SWT dan
taat beribadah kepada-Nya serta
mengekang diri dari laku maksiat maka
Allah akan mengampuni segala dosanya
dan menyelamatkannya dari segala macam
bahaya/ bala dan macam-macam penyakit
pada tahun tersebut”

~4~
Dengan ibadah kepada Allah SWT dibulan
ini, maka dapatlah kita dikatagorikan
sebagai orang yang mengagungkan,
memuliakan dan melestarikan bulan
tersebut, Rasulullah SAW bersabda :
ًَْ‫ةن ل‬
َ َْ َ ْ ْ ّ ََََْ ْ َْ ْ َََْ َْ َ ْ َ
‫ٌَ أظية َليح اىػِيؽي َِ وَليح ال ِى ِف ٌَِ مػج‬
ُ.‫ت اىْ ُليُ ْٔب‬
ُ ْ ُ َ َْ ُ ُْ َ ْ ُ َ
ٍٔ‫ظْي ت‬ ِ ّ‫حٍخ كيج‬
“Barangsiapa melestarikan/ menghidupkan
dengan beribadah kepada Allah SWT pada
malam hari raya Idul Fitri dan pada malam
hari raya Qurban serta malam nisfu
Sya‟ban (15 Sya‟ban) maka tidak akan mati
hatinya ketika umumnya hati (Manusia)
mati”
Al-Imam Al-Asfihani meriwayatkan dalam
kitabnya yang bernama “At-Targhib” dari

~5~
Muadz bin Jabal, ia berkata Rasulullah
SAW telah bersabda :
َ َ ْ َ َ َّ َ ْ ُ‫خ ََل‬ َّ َ ْ َ ْ َ
َ ْ ‫الي َيةَل‬
ْ ‫اْل ٍْف َو َص َج‬
‫ َليح‬,‫اْلـِح‬ ِ ِ ‫ٌَ أظية‬
َ ََََْ ََََْ َََْ ََََْ ْ َّ
َّ
,ِ‫وَليح العؿ‬ ,ِ‫ وَليح العؿ‬,ِ‫ وَليح اىػؿفح‬,ِ‫اىَّتوِ َّيـح‬
َ َّ
َ ْ َ ْ ْ ّ ََََْ ْ ْ ََََْ
‫وَليح اىفِط ِؿ وَليح ال ِى ِف ٌَِ مػجةن‬
“Barangsiapa melestarikan / menghidupkan
lima malam yang sangat agung maka Allah
SWT akan mewajibkan bagi orang yang
melestarikan tersebut, masukkan ia akan
sorganya, lima malam itu adalah : 1.Malam
Tarwiyyah (Malam 8 Dzulhidzah), 2.
Malam Arafah (Malam 9 Dzulhidzah),3.
Malam Hari Raya Idul Fitri.4. Malam Hari
Raya Idul Adha.5.Malam Nisfu Sya‟ban (15
Sya‟ban)”
Pada malam Nisfu Sya‟ban pintu-pintu
langit dan pintu-pintu rahmat dibuka
~6~
sebanyak 300 pintu dan diampuni dosa-
dosa orang Muslim (orang Islam) kecuali
ahli sihir,dukun,orang-orang yang suka
bermusuhan, peminum arak (minuman
keras) para Jangkis ( Pemakai atau penjual
obat terlarang), orang yang durhaka
kepada kedua orang tua, pelacur (WTS),
pemakan harta riba, orang yang suka
mengadu domba, orang yanf suka
memutuskan tali silaturrahmi
(Persaudaraan), orang yang menghina para
sahabat Nabi SAW akan tetapi bila mana
mereka bertaubat maka Allah akan
menerimanya.

~7~
Keutamaan bulan Sya‟ban sangat banyak
diantaranya. Sabda Nabi SAW :
َ ََ ْ َ َ ْ ُ ُّ َ ََ َ َْ َ ُ ْ َ
ِْ‫ض‬
‫ِل لَع قةن ِ ِؿ‬ ‫النٓٔرِ نف‬ ‫فضو مػجةن لَع قةن ِ ِؿ‬
ْ َ َ ْ ُ ُّ َ ََ َ َ َ َ ُ ْ ََ َ َْ ْ
‫ نفض ِو‬,ِ‫لَع قةن ِ ِؿ النٓٔر‬ ‫األُبِيةءِ وفضو رمضةن‬
َ ََ
ِ ‫اهلل ِ لَع غِجةدِه‬
“ Keutamaan bulan Sya‟ban mengatasi
semua bulan adalah bagaikan kelebihan/
keutamaanku mengatasi seluruh para Nabi
dan keutamaan bulan Ramadhan
mengatasi semua bulan adalah bagaikan
keutamaan Allah SWT mengatasi seluruh
para hamba-Nya”

Telah berkata Al-Imam At-Tha bin Yasar


RA “Tiada Malam sesudah malam Lailatul
Qadar yang lebih utama melebihi malam
Nisfu Sya‟ban”.

~8~
Yahya bin Muadz telah berkata “ Bahwa
didalam kalimat “ Sya‟ban ada menyimpan
karunia bagi orang mu‟min yang bertaqwa
: yaitu ada 5 Huruf yang perpanjangannya
mengandung arti. Diantaranya :

1. Huruf (‫ )ش‬Syin- perpanjangan dari


Syarafun Wa Syafa‟ah (‫)شرف والشفاعة‬
artinya- Kemulian dan Syafa‟at.
2. Huruf (‫ )ع‬Ain – perpanjangan dari “
Al-Idzah Wal Karamah” (‫)العزاة والكرامة‬
Artinya- Kemenangan dan kemulian.
3. Huruf (‫ )ب‬Ba – perpanjangan dari “Al-
Birru” (‫ )ألرب‬artinya Kebaikan.
4. Huruf (‫ )ا‬Alif – perpanjangan dari
“Ulfatun “ (‫ )ألفة‬artinya Rasa belas
kasihan.
5. Huruf (‫ )ن‬Nun – Perpanjangan dari
“An-Nur” (‫ )ألنور‬Artinya –Cahaya

~9~
Maka dengan itu Sya‟ban adalah tanda
kemenangannya, kemulian, kebaikan, hari
kasih sayangnya umat Islam serta Cahaya
(Nur) yang bersinar dihati.
Dijelaskan pula dalam sebuah kitab
“Bahwa bulan Rajab itu untuk mensucikan
tubuh, bulan Sya‟ban untuk mensucikan
lubuh hati dan bulan Ramadhan untuk
mensucikan jiwa/ruh, maka barangsiapa
yang mensucikan tubuhnya dalam bulan
Rajab maka sucilah hatinya dalam bulan
Sya‟ban, siapa yang suci hatinya dalam
bulan Sya‟ban dalam Sya‟ban maka suci
pulalah ruh/jiwanya dibulan Ramadhan,
dan barangsiapa tiada mensucikan dirinya
pada bulan Rajab maka tidak akan suci
hatinya pada bulan Sya‟ban, bagaimana
dapat ia mensucikan jiwa/ruhnya pada
bulan Ramadhan ?.
~ 10 ~
Salah seorang Hukama menegaskan
“Bahwasanya bulan Rajab adalah bulan
untuk membersihkan dosa dengan banyak
beristighfar, bulan Sya‟ban bulan untuk
memperbaiki hati dari cacat, bulan
Ramadhan untuk menyinari jiwa, dan
malam Lailatul Qadar untuk Taqarub
(Mendekatkan diri kepada Allah SWT).
Kemudian keutamaan berpuasa dibulan
Sya‟ban ini sangatlah bermanfaat, dalam
sebuah Hadist Rasulullah SAW bersabda :
ٌَِْ ‫الزَ َح‬ َ َ َ َْ َ َّ َ ْ َّ َ َََ َ َ َ ْ َ
‫ٌَ وةم زالزح خية ٍم ٌَِ أوا ِل مػجةن وز‬
ًّ‫ْي َُبية‬
َ ْ ‫اب َقجْػ‬ َ َ ُ َ ََ َ ْ َََ ََ َ ْ َ
ِ َ
ٔ‫ػ ِؿه ِ نذت اهلل ز‬ ِ ‫أوق ِطِّ وزالزح ٌَِ أ‬
ِ
َ َ ْ ًّ َ َ ْ ْ َ َ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ ََ
‫وَكن نٍَ خجؽ اهلل تػةَل قجػِْي َعٌة ِإَون ٌةت ِِف‬
ً‫ةت َمٓيْؽا‬ َ ٌَ ‫الك َِح‬
َّ َ ْ
ِ ِ ‫د ِيم‬

~ 11 ~
“Barangsiapa berpuasa 3 hari pada awal
bulan Sya‟ban dan 3 hari pada
pertengahannya dan 3 hari pada akhirnya,
maka Allah mencatatnya pahala 70 orang
Nabi, dan adalah ia seakan-akan orang
yang beribadah kepada Allah SWT selama
70 tahun dan jika ia meninggal dunia pada
tahun itu berarti matinya tergolong mati
Syahid”
Bulan Sya‟ban adalah bulan untuk
memperbanyak membaca Sholawat
kepada Rasulullah SAW, karena bulan
tersebut adalah bulannya baginda Nabi
Muhammad SAW sebagaimana sabdanya :
ْ ‫ةن َم ْٓؿ‬
(‫ي‬
ُ َْ َ َ
‫ )ومػج‬Artinya : ”Dan Sya‟ban adalah
ِ
Bulanku”.

~ 12 ~
Disebutkan didalam kitab Tukhfatul
Ikhwan bahwa kita dianjurkan untuk
memperbanyak Sholawat kepada
Rasulullah SAW dimanapun dan kapanpun
khususnya pada bulan Sya‟ban.
Pada malam Nisfu Sya‟ban ditentukanlah
ajal para hamba Allah, ditentukannya pula
orang yang dekat kepada-Nya dan orang
yang jauh kepada-Nya. Malam nisfu
Sya‟ban banyak sekali mempunyai nama,
itu berarti menunjukkan kemuliannya,
diantaranya disebut dengan “Lailatul
Barakah” ( Malam Keberkahan),” Lailatul
Bara‟ah ( Malam Kelepasan), “ Lailatul
Qismah Wa Taqdir (Malam pembagian
dan Taqdir ), dan “Lailatul Ijabah (Malam
diperkenankannya Do‟a”.

~ 13 ~
Telah diriwayatkan oleh Sayyidina
Abdullah bin Umar RA, ia berkata bahwa
Rasulullah SAW telah bersabda :
ُ َّ َ َ َ ْ ُ ْ َ َ ْ َ َ ُّ َّ ْ ُّ َ ُ َ َ َ ُ ْ َ
‫ وأول‬,ِ‫ َليح اْلٍػح‬,ِ‫ةل اليؿد ذِي َِٓ ادلَعء‬ ٍ ‫ػـٍـف َل‬
ََََْ َ ْ َ ْ ْ ّ َ َ ْ َ َ َّ َ ْ َ َ ْ َ
‫ وَليح‬,‫وَليح ال ِى ِف ٌَِ مػجةن‬,‫ت‬ ٍ ‫َليح ٌَِ رص‬
ْ َ ْ ْ ََََْ ْ َْ
.َِ ‫ وَليذة اىػِيؽي‬,ِ‫اىلؽر‬
“Lima malam padanya tidak akan ditolak
segala do‟a, yakni diperkenankan yaitu
ketika malam Jum‟at, ketika awal malam
bulan Rajab, ketika malam Nisfu Sya‟ban,
ketika malam Lailatul Qadar dan ketika
malam 2 Hari Raya ( Idul Fitri dan Adul
Adha).
Maka disunatkan untuk memperbanyak
do‟a diwaktu-waktu ijabah tersebut.

~ 14 ~
Disebutkan didalam sebuah Hadist bahwa
“Allah SWT menjadikan laut dari Nur
(Cahaya) dibawah Arasy, kemudian
menjadikan malaikat bersayap dua, satu
dibelahan Timur dan satunya dibelahan
barat, kepalanya dibawah Arasy, dan
kedua kakinya dibawah bumi yang
ketujuh, ketika seorang hamba bersholawat
Kepada Rasulullah SAW di bulan Sya‟ban
maka malaikat itupun ditugasi oleh Allah
supaya menyelam di Air Hayyah (Air
kehidupan), ia pun menyelam lalu timbul
kembali darinya sambil menggerakkan
kedua sayapnya hingga bulunya pun
meneteskan air itu sebanyak-banyaknya,
kemudian dari setiap tetes air itu Allah
menjadikan seorang Malaikat yang
senantiasa beristighfar baginya sampai hari
kiamat, Rasulullah SAW bersabda :

~ 15 ~
ُ.ًَ‫هلل َو َر ُق ْٔ ُ َُل أَ ْغي‬
ُ َ‫ةن كَةل ُ ْٔا أ‬ َ َْ َ َ ّ ُ َ َ ْ ُ ََْ
‫خدؽرون ل ٍِة قـٍــِي مػج‬
ٌ.‫ْي َنس ِ ْْي‬
ٌْ‫ػ‬َ ْ ُ َّ َ َ َ ُ َّ َ َ َ
ِّ‫كةل ِألُّ يتنػت ذِي‬
“Tahukah kamu mengapa disebut dengan
bulan Sya‟ban? Mereka para Sahabat
menjawab “ Hanya Allah dan Rasul-Nya
yang tahu pasti” Nabi pun menegaskan“
Sebab pada ini bulan amal ibadah /
kebaikan bercabang banyak sekali “
Maka dari itu marilah kita memperbanyak
beribadah kepada Allah SWT selagi dini,
selagi usia masih ada, badan masih sehat,
Rasulullah SAW menyuruh kita agar
beramal untuk bekal dihari kiamat nanti
Sabdanya :
َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ ً َ َ ُ ْ َ َ َّ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ ْ
‫ػْيادم‬ ِ ‫إِخٍو ِدلجيةك ندُم د ِػحل خثؽا واخٍو أل‬
ً‫ت َغؽا‬ َ َّ َ َ
ُ ْٔ ٍُ ‫م َت‬ ُ‫ند‬
~ 16 ~
“Beramallah untuk dunia kamu seakan-
akan kamu hidup selamanya, dan
beramallah untuk akhiratmu seakan-akan
kamu mati besok pagi”
Begitu juga hendaklah kita menjaga waktu,
jangan sampai waktu dilewatkan begitu
saja tanpa manfaat yang berarti, karena
waktu itu bagaikan mata uang yang
berharga, Rasulullah SAW bersabda :
َ ََ َ َ َ َْ َ َ َْ ْ
‫إِد َذِ ِ ًْ َخ ًكة رجْو َخ ٍف م َجةثَم رجْو‬
‫ْ َؿامِم‬
َ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ َّ َ
‫ةك رجْو ذل ِؿ َك‬
‫َو َظ َيةدم‬ ِِ‫وعذم رجو قل ٍِم وغ‬ ِ ‫و‬
َ ْ ُ ََْ َ َ َََ َ ْ َ ََْ
ً‫رجو مٔد ِم وفؿاغم رجو قغيِم (رواه احلةز‬
)‫واْليَٓق غَ اثَ غجةس‬
“Ambillah kesempatan yang lima sebelum
datang yang lima, masa mudamu sebelum
datang masa tuamu, masa sehatmu
~ 17 ~
sebelum datang masa sakitmu, masa
kayamu sebelum datang masa faqirmu,
masa hidupmu sebelum datang masa
matimu, masa lapangmu sebelum datang
masa sibukmu “ (HR.Al-Hakim dan Al-
Baihaqi dari Abdullah bin Abbas).

~ 18 ~
Telah berkata Al-Imam Ad-Dairabi dalam
mujarabatnya yaitu daripada Khawwas/
keutamaan Surah Yasin, bahwa dibaca
malam Nisfu Sya‟ban sebanyak 3 kali
dengan ikhlas, khusu dan dengan niat yang
baik, caranya sebagai berikut : Sesudah
sembahyang Sunnat Ba‟diyyah Maghrib
maka hendaklah membaca Surah Yasin
dengan berjama‟ah atau sendirian, akan
tetapi berjama‟ah lebih utama dari pada
sendirian.
1. Pembacaan Surah Yasin yang pertama
dengan niat agar Allah SWT
mengampuni segala dosa kita dan
dosa ibu bapak kita, dosa keluarga
kita, tetangga kita dan dosa seluruh
kaum muslimin dan muslimat dan
mohon dipanjang umur dalam
berbuat taat ibadah kepada Allah
SWT.
~ 19 ~
2. Pembacaan Surah Yasin yang kedua
dengan niat mohon diluaskan dan
dimudahkan mencari rezeqi yang
halal, dijauhkan dari segala bala
bencana dan dipelihara dari kerusakan
perbuatan dan kehancuran.
3. Pembacaan Surah Yasin yang ketiga
dengan niat mohon dikayakan hati,
mati dalam keadaan Husnul Khatimah
dan ditetapkan Iman dan Islam.

~ 20 ~
Niat yang Pertama

Ya Allah Ya Tuhanku.. Ampunilah segala


dosa-dosaku, dosa ibu bapakku, dosa
keluargaku, dosa tetanggaku, dosa
kaum muslimin dan muslimat. Dan
panjangkanlah umurku didalam ta’at
beribadah kepadamu dan kuatkanlah
imanku dengan berkah Pembacaan
surah Yasin..

Niat yang Kedua

Ya Allah Ya Tuhanku.. Ampunilah segala


dosa-dosaku, dosa ibu bapakku, dosa
keluargaku, dosa tetanggaku, dosa kaum
muslimin dan muslimat. Dan peliharakanlah
diriku dari segala kebinasaan dan penyakit
serta Qabulkanlah segala hajatku
dengan berkah Pembacaan surah Yasin..
~ 21 ~
Niat yang Ketiga

Ya Allah Ya Tuhanku.. Ampunilah segala


dosa-dosaku, dosa ibu bapakku, dosa
keluargaku, dosa tetanggaku, dosa
kaum muslimin dan muslimat. Dan
Kayakanlah hatiku dari segala makhluq
dan berilah aku dan keluargaku serta
tetanggaku mati dalam keadaan Husnul
Khatimah dengan berkah Pembacaan
surah Yasin..

~ 22 ~
‫سورة يـسى‬
‫ظ َمََٰ َّ‬‫ْ َّ َّ ْ‬
‫ظي ًِ‪.‬‬‫الؿ ِ‬ ‫بِك ًِ اهلل ِ الؿ ِ‬
‫م لٍَ ََ ال ْ ٍُ ْؿ َقيْيَ‬ ‫َّ َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َ ُْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِيً ﴿‪ ﴾٢‬إُِ‬ ‫آن احله ِ‬ ‫يف ﴿‪ ﴾١‬واىلؿ ِ‬
‫َ‬ ‫َْ َ ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫َٰ‬ ‫ََ‬
‫ْنيو اىػ ِـيـِ‬ ‫يم ﴿‪ ﴾٤‬ت ِ‬ ‫اط مكذلِ ٍ‬ ‫ِص ٍ‬ ‫﴿‪ ﴾٣‬لَع ِ‬
‫ُْ َ ًَْ َ ُْ َ َ ُُ ْ َُ ْ َ ُ َ‬ ‫َّ‬
‫ظي ًِ ﴿‪ِ ﴾٥‬لِ ِ ِؾر كٌٔة ٌة خُ ِؾر آثةؤًْ ذًٓ َغف ِئن‬ ‫الؿ ِ‬
‫َ َ ْ َ َّ ْ َ ْ ُ َ َ َٰ َ ْ َ ْ َ ُ ْ َ ُ ْ ُ َ‬
‫َثًِْ ذًٓ ال يؤٌِِٔن‬ ‫﴿‪ ﴾٦‬ىلؽ ظق اىلٔل لَع أز ِ‬
‫َ َْ ْ َ َْ ً َ َ َ ََْْ‬ ‫َ‬ ‫َّ َ َ ْ‬
‫ةن‬
‫﴿‪ ﴾٧‬إُِة صػيِة ِِف أخِةك ِ ًِٓ أغالال ف ِه إَِل األذك ِ‬
‫ص َػيْ َِة ٌ َِْ َب ْْي َخيْؽيٓ ًْ َقؽاًّ‬ ‫ٔن ﴿‪َ ﴾٨‬و َ‬ ‫َُ ْ ُْ َ ُ َ‬
‫ذًٓ ٌلٍع‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬
‫َ ْ َ ْ ْ َ ًّ َ َ ْ َ ْ َ ُ ْ َ ُ ْ َ ُ ْ ُ َ‬
‫ِصون ﴿‪﴾٩‬‬ ‫وٌَِ ػيفِ ًِٓ قؽا فأغنحِةًْ ذًٓ ال حج ِ‬
‫َ َ َ ٌ َ َ ْ ْ ََ ْ َ ْ َ ُ ْ َ ْ َ ْ ُ ْ ْ ُ ْ َ ُ ْ ُ َ‬
‫وقٔاء غيي ًِٓ أخُؾرتًٓ أم لً تِ ِؾرًْ ال يؤٌِِٔن‬
‫ظ َمَََٰ‬ ‫الؿ ْ‬
‫ش َّ‬ ‫ال ِْن َؿ َو َػ ِ َ‬ ‫َّ َ َ ّ‬ ‫َّ ُ ْ‬
‫﴿‪ ﴾٪‬إِج ٍَة تِ ِؾ ُر ٌَ َِ اتجع‬
‫صؿ َنؿيم ﴿‪ ﴾٫‬إَُّة ََنَُْ‬ ‫شهُ ث ٍَ ْغف َؿة َوأَ ْ‬ ‫ْ‬ ‫ََ ّ‬ ‫ْ‬ ‫َْ‬
‫ِ‬ ‫ٍ ِ ٍ‬ ‫ۖ فب ِ ِ ِ ٍ‬ ‫ت‬
‫ثِةىغي ِ‬
‫~ ‪~ 23‬‬
‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ ُ َّ‬ ‫ةر ًُْ ْۚ‬ ‫ت ٌَة كَ َّؽ ُمٔا َوآزَ َ‬ ‫سذُ ُ‬ ‫ُ ْ ْ َ ْ َ َٰ َ َ ْ‬
‫َش ٍء‬ ‫وُك‬ ‫َن ِي الٍٔت وُ‬
‫ًََ‬ ‫ل َ ًُْٓ‬ ‫اْضبْ‬ ‫َ ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ ْ‬
‫ٌسال‬ ‫ْي ﴿‪ ﴾٬‬و ِ‬ ‫أظىيِةه ِِف إٌِة ٍم ٌج ِ ٍ‬
‫ٔن ﴿٭﴾ إذْ أَ ْر َقيِْةَ‬ ‫َ ْ َ َ َْ َْ ْ َ َ َ ُْ ْ َ ُ َ‬
‫أوعةب اىلؿيحِ إِذ صةءْة الٍؿقي‬
‫ِ‬
‫َ َ ُ َّ‬ ‫َ ْ ُ ْ َ ْ َ َ َّ ُ ُ َ َ َ َّ ْ َ َ‬
‫ْي فهؾثٍْٔة ذػـزُة ثِسةى ٍِر ذلةلٔا إُِة‬ ‫إَِل ًِٓ ازج ِ‬
‫َ‬
‫ش ٌِسْيُِةَ‬ ‫ٔن ﴿ٮ﴾ كَةلُٔا ٌَة خجْ ُذ ًْ إ ِ َّال ب َ َ ٌ‬ ‫َْ ُ ْ ُ ْ َ ُ َ‬
‫إ َِلسً مؿقي‬
‫َ َ َ ْ َ َ َّ ْ َ َٰ ُ ْ َ ْ ْ َ ْ ُ ْ َّ َ ْ ُ َ‬
‫وٌة خُـل الؿظمَ ٌَِ َش ٍء إِن خجذً إِال دس ِؾثٔن‬
‫ٔن ﴿ٰ﴾ َوٌةَ‬ ‫َ ُ َ ُّ َ َ ْ َ ُ َّ َ ْ ُ ْ َ ُ ْ َ ُ َ‬
‫﴿ٯ﴾ كةلٔا ربِة حػيً إُِة إَِلسً لٍؿقي‬
‫ْۖ‬ ‫ُ‬ ‫َ ُ َّ َ َ َّ ْ َ‬ ‫ُ‬ ‫ُ‬ ‫َ َ ْ َ َّ ْ َ َ ُ ْ‬
‫غييِة إِال اْلالغ الٍجِْي ﴿ٱ﴾ كةلٔا إُِة تطْيُة ثِسً‬
‫س ًْ ٌ َِِّة َغ َؾابٌ‬ ‫َ ْ َ ْ َ ْ َ ُ َ َ ْ ُ َ َّ ُ ْ َ َ َ َ َّ َّ ُ‬
‫ىهَِ لً دجذٓٔا ىَنُجِسً وَلٍكِ‬
‫َ ُ َ ُ ُ ْ َ َ ُ ْ َ ْ ُ ّ ُْ ْ َْ‬ ‫ٌ‬
‫َ‬
‫ۖ ثو‬ ‫ۖ أنَِ ذنِؿتً ۚ‬ ‫أ َِلً ﴿ٲ﴾ كةلٔا طةنِؿزً ٌػسً ۚ‬
‫ةء ٌ َِْ أَكْ َص ال ْ ٍَؽيِحَِ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬
‫ْسفٔن ﴿ٳ﴾ وص‬
‫َُْ ْ ٌَْ ُ ْ ُ َ‬
‫ِ‬ ‫خجذً كٔم م ِ‬
‫ُ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ ُ ٌ َ ْ َ َ َ َ َ ْ َّ ُ ْ‬
‫َع كةل ية كٔ ِم ادجِػٔا الٍؿقيِْي ﴿ٴ﴾ ادجِػٔا‬ ‫رصو يك َٰ‬

‫~ ‪~ 24‬‬
‫ََ َ َ‬ ‫َ ْ َ َْ َُ ُ ْ َ ْ ً َ ُ ْ ُ َْ ُ َ‬
‫ٌَ ال يكدىسً أصؿا وًْ مٓذؽون ﴿ٵ﴾ وٌة َِل ال‬
‫ٔن ﴿ٶ﴾ أَ َخ ََّّتِ ُؾ ٌَِْ‬ ‫َْ ُْ َ ُ َ‬
‫أخجؽ الِي ذطؿ ِن ِإَوَلِّ دؿصػ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ ْ ُ ُ َّ‬

‫ض َال ُت ْغَ َخّنّ‬ ‫ظ َم َٰ َُ ث ُ ّ‬ ‫َّ ْ‬


‫الؿ‬ ‫ن‬
‫ًَ ْ ُ ْ‬
‫د‬ ‫ؿ‬ ‫ي‬ ‫ن‬ ‫إ‬ ‫ح‬ ‫ِٓ‬ ‫ل‬ ‫آ‬ ‫ِ‬ ‫ّ‬ ‫ِ‬ ‫ُ‬ ‫و‬
‫ُ‬
‫د‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ ٍ‬ ‫ِ ِ‬ ‫ِ‬
‫َ َ‬ ‫ّ ً َ‬ ‫َ َ َُُ ْ َ ًْ ََ ُْ ُ‬
‫ون ﴿ٷ﴾ إ ِ ِن إِذا ى ِف ضال ٍل‬ ‫مفةخذًٓ محبة وال حِلِؾ ِ‬
‫َ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ّ َْ ُ َّ ُ ْ َ‬ ‫ُ‬
‫ٔن ﴿ٹ﴾ رِيو‬ ‫ْي ﴿ٸ﴾ إ ِ ِن آٌِخ ثِؿبِسً فةقٍػ ِ‬ ‫ٍ‬ ‫ِ‬ ‫ج‬ ‫ٌ‬
‫ٔن ﴿ٺ﴾ ثٍةَ‬ ‫ْ َ َّ َ َ َ َ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ ُ َ‬ ‫ْ ُ‬
‫ِ‬ ‫ٍ‬ ‫ي‬ ‫ػ‬ ‫ح‬ ‫م‬ ‫ِ‬ ‫ٔ‬‫ك‬ ‫خ‬ ‫َل‬ ‫ة‬ ‫ي‬ ‫ةل‬ ‫ك‬ ‫ۖ‬ ‫ح‬ ‫ِ‬‫اْل‬ ‫و‬‫اد ِ‬ ‫ػ‬
‫َ‬
‫ِْي ﴿ٻ﴾ َو ٌَة خُ ْ َـ ْلةَ‬ ‫ه َؿٌ َ‬ ‫َ ُْ ْ‬ ‫َّ َ َ ََ‬
‫دفؿ َِل ر ِب وصػي ِّن ٌَِ الٍ‬ ‫َ‬ ‫ََ‬
‫الك ٍَةءِ َو ٌَة ُنِةَّ‬ ‫لَع كَ ْٔ ٌِِّ ٌ َِْ َب ْػ ِؽه ِ ٌ َِْ ُصِْؽ ٌ ََِ َّ‬ ‫َٰ‬ ‫ََ‬
‫ٍ‬
‫ظ َؽةً فَإ َذا ًُْْ‬ ‫َ‬ ‫ْ َ َ ْ َّ َ ْ َ ً‬ ‫ٌُ ْْنى َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ا‬‫و‬ ‫ح‬ ‫ع‬ ‫ي‬ ‫و‬ ‫ال‬ ‫ِ‬ ‫إ‬ ‫خ‬ ‫ُ‬ ‫َك‬ ‫ن‬ ‫ِ‬ ‫إ‬ ‫﴾‬ ‫ټ‬ ‫﴿‬ ‫ِْي‬ ‫ِ‬
‫ۖ ٌَة يَأت ِيٓ ًْ ٌَِْ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ َ ْ ًَ ََ ْ‬ ‫َ ُ َ‬
‫ِ‬ ‫ۚ‬ ‫د‬
‫ِ‬ ‫ة‬ ‫ج‬ ‫ػ‬
‫ِ‬ ‫اى‬ ‫لَع‬ ‫ة‬‫ْس‬ ‫ظ‬ ‫ة‬‫ي‬ ‫﴾‬ ‫ٽ‬ ‫﴿‬ ‫ون‬ ‫ػةٌِؽ‬
‫زًْ‬ ‫ََْ ََ ْ َ‬ ‫َْ َْ ُ َ‬ ‫َّ َ ُ‬ ‫َُ‬
‫ٔل إِال َكُٔا ثِِّ يكذٓ ِـأن ﴿پ﴾ خلً يؿوا‬ ‫رق ٍ‬
‫َ َّ ُ ْ َ ْ ْ َ َ ْ ُ َ‬ ‫ُ‬ ‫َ ْ َ َْ َ َُْ ْ َ ُْ‬
‫صػٔن‬ ‫أْيهِة رجيًٓ ٌَِ اىلؿو ِن خجًٓ إَِل ًِٓ ال يؿ ِ‬

‫~ ‪~ 25‬‬
‫َ ٌَ‬ ‫ْ ُ ل َ َّ َ ٌ َ َ ْ َ ُ ْ َ ُ َ‬
‫﴿ٿ﴾ ِإَون ك لٍة ُجِيع دلحِة ُمضون ﴿ڀ﴾ وآيح‬
‫ص َِة ٌِِْ َٓة َظ ًّجة فٍَُِّْ‬ ‫َُ ُ ْ َ ْ ُ َْ َْ ُ َ ْ َ َْ َ ََ ْ َ ْ‬
‫ِ‬ ‫لًٓ األرض الٍيذح أظيحِةْة وأػؿ‬
‫ْ َ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ َ َْ‬ ‫َْ ُ ُ َ‬
‫يو‬‫ةت ٌَِْ َنِ ٍ‬ ‫يأزئن ﴿ځ﴾ وصػيِة ذِيٓة صِ ٍ‬
‫زئُا ٌَِْ‬ ‫َ ُ‬ ‫ُ‬ ‫ُ‬ ‫َ َ َّ ْ َ َ َ ْ‬ ‫َ‬ ‫ََ ْ‬
‫ٔن ﴿ڂ﴾ َِلأ‬ ‫ةب وفضؿُة ذِيٓة ٌَِ اىػي ِ‬ ‫وأخِ ٍ‬
‫ََ َ َُْ َْ ْ َََ َْ ُ ُ َ‬ ‫َ‬
‫ث ٍَ ِؿه ِ وٌة غ ٍِيذّ خي ِؽي ًِٓۖ أفال ينهؿون ﴿ڃ﴾‬
‫َ َ َ ْ َ ْ َ َ ُ َّ َ َّ ُ ْ ُ ْ َ ْ ُ‬ ‫ُ ْ َ َ َّ‬
‫قجعةن الِي ػيق األزواج كٓة مٍِة دججِخ األرض‬
‫َ َ ٌ َ ُ ُ َّ ْ ُ‬ ‫َ ْ َ ْ ُ ْ َ َّ َ َ ْ َ ُ َ‬
‫ك ًِٓ ومٍِة ال حػئٍن ﴿ڄ﴾ وآيح لًٓ الييو‬ ‫وٌَِ خجف ِ‬
‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫َ َّ‬ ‫َ ْ َ ُ ْ ُ َّ َ َ َ َ ُ ْ ُ ْ ُ َ‬
‫نكيغ ٌِِّ الٓةر فإِذا ًْ ٌظئٍِن ﴿څ﴾ والنٍف‬
‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ُ ْ َ َ ّ َ َ َ َٰ َ َ ْ ُ ْ‬ ‫َْ‬
‫يـ اىػيِي ًِ ﴿چ﴾‬ ‫ۖ ذل ِم تل ِؽيؿ اىػ ِـ ِ‬ ‫َت ِؿي ل ٍِكذل ٍؿ لٓة ۚ‬
‫َْ‬ ‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ ْ َ َ َ َ َّ ْ َ ُ َ َ َ َ َّ َ َ َ ْ‬
‫واىلٍؿ كؽرُةه ٌِةزِل ظ َٰ‬
‫ٔن اىل ِؽي ًِ‬ ‫ّت َعد َكىػؿص ِ‬
‫َ َّ ْ ُ َ ْ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َّ ْ ُ‬
‫﴿ڇ﴾ ال النٍف يجج ِغ لٓة أن دؽرِك اىلٍؿ وال الييو‬
‫َ َ ٌ َ ُ ْ َ َّ‬ ‫ََ َْ َ ُ َ‬ ‫َ ُ َّ َ َ ُ ل‬
‫ۖ وُك ِِف في ٍم يكجعٔن ﴿ڈ﴾وآيح لًٓ خُة‬ ‫قةثِق الٓةرِ ۚ‬

‫~ ‪~ 26‬‬
‫عٔن ﴿ډ﴾ َو َػيَ ْل َِة ل َ ًُْٓ‬ ‫َحيْ َِة ُذ ّر َّي َذ ُٓ ًْ ِف اىْ ُفيْم ال ْ ٍَ ْن ُ‬ ‫ََ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ْ ََ ُْ ُْ ْ ََ‬ ‫ْ‬ ‫ْ ْ َ َْ َُ َ‬
‫ٌَِ ٌِسيِِّ ٌة يؿنجٔن ﴿ڊ﴾ ِإَون ننأ جغ ِؿرًٓ فال‬
‫َح ًح ٌِِةَّ‬ ‫ون ﴿ڋ﴾ إ َّال َر ْ َ‬ ‫َ َ َُ ْ َ َ ُ ْ ُ َْ ُ َ‬
‫ِصيغ لًٓ وال ًْ حِلؾ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ِيو ل َ ُٓ ًُ َّات ُلٔا ٌَة َب ْْيَ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َٰ‬ ‫َََ ً َ‬
‫ْي ﴿ڌ﴾ ِإَوذا ر‬ ‫ظ ٍ‬ ‫وٌذةَع إَِل ِ‬
‫ٔن ﴿ڍ﴾ َوٌةَ‬ ‫ُ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ َ َ َّ ُ ْ ُ ْ َ ُ َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬
‫خي ِؽيسً وٌة ػيفسً ىػيسً دؿَح‬
‫ةت َر ّبٓ ًْ إ َّال ََكُُٔا َخِْٓةَ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َْ‬
‫دأت ِي ًِٓ ٌَِ آي ٍح ٌَِ آي ِ ِ ِ ِ‬
‫َّ َ َ َ ُ ُ َّ‬
‫اهللُ‬ ‫َ َ َُ ْ َ ْ ُ‬ ‫ٌُ ْػؿض َ‬
‫ْي ﴿ڎ﴾ ِإَوذا رِيو لًٓ خُفِلٔا مٍِة رزكسً‬ ‫ِ ِ‬
‫َّ َ َ َ‬ ‫َ َ َّ َ َ َ‬
‫آٌ ُِٔا خ ُج ْطػِ ًُ ٌَ َْ ل َ ْٔ ي َ َنةءُ‬ ‫ُ‬
‫كةل الِيَ زفؿوا ل َِّلِيَ‬
‫ُ‬ ‫َ َ‬ ‫َّ ُ َ ْ َ َ ُ ْ َ ْ ُ ْ َّ‬
‫ْي ﴿ڏ﴾‬ ‫اهلل أطػٍّ إِن خجذً إِال ِِف ضال ٍل ٌج ِ ٍ‬
‫ِْي ﴿ڐ﴾ ٌةَ‬ ‫ّت َهَٰ َؾا ال ْ َٔ ْغ ُؽ إ ْن ُنِْ ُذ ًْ َوةدِر َ‬ ‫َٰ‬ ‫ٔن ٌَ َ‬ ‫ََُ ُ َ‬
‫ويلٔل‬
‫ِ‬
‫َ ْ ُ ُ َ َّ َ ْ َ ً َ َ ً َ ْ ُ ُ ُ ْ َ ُ ْ َ ّ ُ َ‬
‫ظؽة دأػؾًْ وًْ َيِ ِىٍٔن‬ ‫حِظؿون إِال ويعح وا ِ‬
‫َ َ َ ْ َ ُ َ َ ْ َ ً َ َ َ َٰ َ ْ ْ َ ْ ُ َ‬
‫صػٔن‬ ‫ويح وال إَِل أْي ِ ًِٓ يؿ ِ‬ ‫﴿ڑ﴾ فال يكذ ِطيػٔن دٔ ِ‬

‫~ ‪~ 27‬‬
‫اث إ َ ََٰل َر ّبًْٓ‬ ‫صؽَ‬ ‫َ َ ُ ْ َ َْ‬
‫األ ْ‬ ‫ُّ‬ ‫َُ َ‬
‫ِِ‬ ‫ِ ِ‬ ‫﴿ڒ﴾ وُفِغ ِِف الىٔرِ فإِذا ًْ ٌَِ‬
‫َ ُ َ َ ََْ َ ْ ََََ ْ َ َْ َ‬ ‫َْ ُ َ‬
‫ۖ‬ ‫ۖ‬ ‫كئن ﴿ړ﴾ كةلٔا ية وييِة ٌَ بػسِة ٌَِ مؿك ِؽُة‬ ‫يج ِ‬
‫ْ‬ ‫َ َٰ َ َ َ َ َ َّ ْ َ َٰ ُ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ ُ َ‬
‫هؾا ٌة وغؽ الؿظمَ ووؽق الٍؿقئن ﴿ڔ﴾ إِن‬
‫َ َ ْ َّ َ ْ َ ً َ َ ً َ َ ُ ْ َ ٌ َ َ ْ َ ُ ْ َ ُ َ‬
‫ظؽة فإِذا ًْ ُجِيع دلحِة ُمضون‬ ‫َكُخ إِال ويعح وا ِ‬
‫ةَلَ ْٔ َم َال ُت ْظيَ ًُ َج ْف ٌف َمحْبًة َو َال َُتْ َـ ْو َن إ َّال ٌةَ‬ ‫َ ْ‬
‫﴿ڕ﴾ ف‬
‫ِ‬
‫ُ ُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َّ َ ْ َ َ ْ َ َّ ْ‬ ‫ُ ُْ ْ َ ْ َ ُ َ‬
‫نِذً تػٍئن ﴿ږ﴾ إِن أوعةب اْلِحِ اَلٔم ِِف مغ ٍو‬
‫َ‬ ‫ََ َْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ ْ ََ‬ ‫َ ُ َ‬
‫م‬ ‫فةنِٓٔن ﴿ڗ﴾ ًْ وأزواصًٓ ِِف ظِال ٍل لَع األران ِ ِ‬
‫َ ُ ْ َ َ َ ٌ َ َ ُ ْ َ َ َّ ُ َ‬ ‫َ‬
‫ٌُ َّذه ُِبٔن ﴿ژ﴾ لًٓ ذِيٓة فةنِٓح ولًٓ ٌة يؽغٔن‬
‫ةزوا ْاَلَ ْٔمَ‬ ‫اٌ َذ ُ‬ ‫﴿ڙ﴾ َق َال ٌم كَ ْٔ ًال ٌ َِْ َر ّب َرظيم ﴿ښ﴾ َو ْ‬
‫ٍ ِ ٍ‬
‫آدمَ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ََْ َ ْ َ ْ َْ ُ‬ ‫َ ُّ َ ْ ُ ْ ُ َ‬
‫خحٓة الٍض ِؿمٔن ﴿ڛ﴾ خلً أخٓؽ إَِلسً ية ث ِّن‬
‫ٌ‬ ‫ُ‬ ‫ل‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َّ ْ َ َ َّ ُ َ ُ‬ ‫ُ‬ ‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫َ ْ َ َ‬
‫أن ال تػجؽوا النيطةن إُِّ ىسً غؽو ٌجِْي ﴿ڜ﴾‬
‫َ َ َ ْ َ َ َّ‬ ‫ٌ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫ٌ‬ ‫َ‬ ‫َ َٰ َ‬ ‫ُ‬ ‫ُ‬ ‫ََ ْ‬
‫ِصاط مكذلِيً ﴿ڝ﴾ وىلؽ أضو‬ ‫ۖ هؾا ِ‬ ‫ون ۚ‬
‫وأ ِن اخجؽ ِ‬

‫~ ‪~ 28‬‬
‫ًّ َ ً َ َ َ ْ َ ُ ُ َ ْ ُ َ‬ ‫ْ ُ ْ‬
‫ۖ أفيً دسُٔٔا تػلِئن ﴿ڞ﴾‬ ‫صجِال نسِْيا‬ ‫ٌِِسً ِ‬
‫اويَ ْٔ َْة ْاَلَ ْٔمَ‬ ‫ْ‬ ‫ُ ُْ ْ ُ َ ُ َ‬
‫هَٰ ِؾه ِ صًِٓ اى ِّت نِذً دٔغؽون ﴿ڟ﴾‬
‫َ َ َّ ُ َّ‬ ‫َ‬
‫لَع أَفْ َٔآًِْْ‬ ‫َٰ‬ ‫َْ َْ َْ ُ ََ‬
‫ثٍِة نِذً دسفؿون ﴿ڠ﴾ اَلٔم َنذًِ‬
‫َ ُ ُْ ْ َ ْ ُ ُ َ‬
‫ِ‬
‫َ ُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫َُ َ َُّ َْ ْ ََْ َ ُ َْ ُ ُ‬
‫ودسيٍِِة خي ِؽي ًِٓ وتنٓؽ أرصيًٓ ثٍِة َكُٔا‬
‫لَع أَ ْخ ُيًِِْٓ‬ ‫َٰ‬ ‫ََْ ََ ُ ََ َ ْ َ ََ‬
‫ة‬ ‫ِ‬ ‫ك‬ ‫ٍ‬ ‫ط‬ ‫ى‬ ‫ةء‬ ‫ن‬‫ن‬ ‫ٔ‬ ‫ل‬ ‫و‬ ‫﴾‬ ‫ڡ‬ ‫﴿‬
‫َ ْ ُ َ‬
‫ٔن‬ ‫كج‬‫يس ِ‬
‫ِ‬
‫ون ﴿ڢ﴾ َول َ ْٔ ن َ َنةءُ‬ ‫ّ َ َ َ َ َّ َٰ ُ ْ ُ َ‬ ‫َ ْ َ ُ‬
‫ِص‬
‫الِصاط فدن حج ِ‬ ‫فةقت َجلٔا ِ‬
‫َ َ َ ْ َ ُ ْ َ َ َٰ َ َ َ ْ َ َ ْ َ َ ُ ُ ًّ َ َ‬
‫ضية وال‬ ‫لٍكؼِةًْ لَع ٌَكُذ ِ ًِٓ ذٍة اقذطةغٔا م ِ‬
‫َْ ْ َ َ َ‬ ‫ََ ْ َُ ّ ُْ َُ ّ‬ ‫َ‬
‫ۖ أفال‬ ‫ص ُػٔن ﴿ڣ﴾ وٌَ جػ ٍِؿه جِهِكّ ِِف اْلي ِق‬
‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫َْ‬
‫يؿ ِ‬
‫ۖ إ ْن َُْٔ‬ ‫الن ْػ َؿ َو ٌَة يَجْ َجغ ََل ُۚ‬ ‫َ َ َ َّ ْ َ ُ ّ‬
‫حػلِئن ﴿ڤ﴾ وٌة غيٍِةه ِ‬
‫َ ْ ُ َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ْي ﴿ڥ﴾ َِلُِْؾ َر ٌَ َْ ََك َن َظ ًّية َو َيعقَّ‬ ‫ٌ‬ ‫ُ‬ ‫َّ ْ ٌ َ ُ ْ ٌ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫إِال ذِنؿ وكؿآن ٌج ِ‬
‫يَ ﴿ڦ﴾ أَ َول َ ًْ يَ َؿ ْوا َخَُّة َػيَ ْل َِة ل َ ًُْٓ‬ ‫لَع اىْ ََكف ِؿ َ‬ ‫َْ ُْ ََ‬
‫اىلٔل‬
‫ِ‬
‫َّ َ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ً َ ُ ْ َ َ َ ُ َ‬
‫مٍِة غ ٍِيخ خي ِؽيِة خجػةٌة ذًٓ لٓة ٌةى ِهٔن ﴿ڧ﴾‬

‫~ ‪~ 29‬‬
‫َ َ َّ ْ َ َ َ ُ ْ َ ْ َ َ ُ ُ ُ ْ َ ْ َ َ ْ ُ ُ َ‬
‫وذىيِةْة لًٓ ف ٍِِٓة ركٔبًٓ وٌِِٓة يأزئن ﴿ڨ﴾‬
‫َ َُ ْ َ َ َ ُ َ َ َ ُ ََ َ َ ْ ُ ُ َ‬
‫ۖ أفال ينهؿون ﴿ک﴾‬ ‫ولًٓ ذِيٓة ٌِةف ِع ومنةرِب‬
‫َ‬ ‫َّ َ ً َ َ َّ ُ ْ ُ ْ َ ُ َ‬ ‫ْ ُ‬ ‫َ َّ َ ُ‬
‫ون اهلل ِ آل ِٓح ىػيًٓ حِِصون ﴿ڪ﴾ ال‬ ‫واَّتؾوا ٌَِ د ِ‬
‫ََ‬ ‫َ ْ َ ُ َ َ ْ َ ُ ْ َ ُ ْ َُ ْ ُ ْ ٌ ُ ْ َ ُ َ‬
‫يكذ ِطيػٔن ُِصًْ وًْ لًٓ صِؽ ُمضون ﴿ګ﴾ فال‬
‫َ ْ ُ ْ َ َ ْ ُ ُ ْ َّ َ ْ َ ُ َ ُ ُّ َ َ َ ُ ْ ُ َ‬
‫َيـُم كٔلًٓ ۘ إُِة جػيً ٌة ي ِْسون وٌة حػئِِن ﴿ڬ﴾‬
‫َََْ َ ْ َْ ُ َ‬
‫ةن خَُّة َػيَ ْل َِةهُ ٌ َِْ ُج ْط َف ٍح فَإ َذا ُْ َٔ َػ ِىيًٌ‬ ‫اْلنك‬ ‫َ‬
‫ِ‬ ‫أولً يؿ ِ‬
‫ۖ كَ َةل ٌََْ‬ ‫س َػيْ َلُّ‬‫ْض َب َلَة ٌَ َس ًال َون َ ِ َ‬‫ْي ﴿ڭ﴾ َو َ َ‬ ‫ٌُج ٌ‬
‫ِ‬
‫ُ ْ ُ ْ َ َّ َ ْ َ َ َ‬ ‫ٌ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ُْ ْ َ‬
‫َي ِي اىػِظةم و ِه رٌِيً ﴿ڮ﴾ كو َييِيٓة الِي خننأْة‬
‫َ ََ‬ ‫َّ‬ ‫ٌ‬ ‫َ‬ ‫ُّ َ ْ‬ ‫َ‬ ‫َ َّ َ َ َّ َ ُ‬
‫ۖ ؤْ ثِس ِو ػي ٍق غيِيً ﴿گ﴾ الِي صػو‬ ‫أول مؿ ٍة‬
‫َ ُ ْ َ َّ َ ْ َ ْ َ َ ً َ َ َ ْ ُ ْ ْ ُ ُ ُ َ‬
‫ض ُةرا فإِذا خجذً ٌِِّ دٔك ِؽون‬ ‫ىسً ٌَِ النض ِؿ األػ ِ‬
‫َ َْْ َ َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬ ‫َ َ‬ ‫َ َ َ ْ َ َّ‬
‫ات واألرض ثِلةد ٍِر‬ ‫﴿ڰ﴾ أوىحف الِي ػيق الكٍةو ِ‬
‫ُ‬ ‫َ‬ ‫َ َ َٰ َ ْ َ ْ ُ َ ْ َ ُ ْ َ َ َ ُ َ ْ َ َّ ُ ْ‬
‫ِل ؤْ اْلالق اىػيِيً ﴿ڱ﴾‬ ‫لَع أن َييق ٌِسيًٓ ۚ ث َٰ‬

‫~ ‪~ 30‬‬
ُ ُ َ َ ْ ُ ُ َ َ ُ َ ْ َ ً ْ َ َ َ َ َ ُ ُ ْ َ َ َّ
‫إِجٍة أمؿه إِذا أراد محبة أن حلٔل َل زَ ذيهٔن‬
َ
ِّْ‫ِإَوَل‬ ْ َ ُّ ُ ُ َ َ َ َّ َ َ ْ ُ َ
‫ك َش ٍء‬ِ ‫﴿ڲ﴾ فكجعةن الِي بِي ِؽه ِ ميهٔت‬
َ ُ
﴾‫د ْؿ َص ُػٔن ﴿ڳ‬

Do’a dimalam nisfu Sya’ban yang


dibaca setiap selesai membaca surah
Yasin

Dan setiap selesai membaca Surah Yasin


satu kali maka hendaklah membaca Do‟a
yang tersebut dibawah ini yaitu :
َّ َ ُ َ ّ َ َ َ ّ َ َّ ُ َّ َ َ ْ َ َ ْ ّ َ َّ ُ ْ َ ْ َ
‫ أليًٓ و ِو لَع قي ِ ِؽُة ُمٍ ٍؽ‬.‫ب اىػةل ٍِْي‬ ِ ‫خحلٍؽ ِهلل ِ ر‬
َ َٓ َ ‫ إل‬.‫ْي‬
َ‫ـِة ُص ْٔ ُدك‬ َ ْ َ‫عةثِّ أ‬
َ ْ ‫ُجػ‬ ْ َ‫ُم ٍَّؽ َّوأ‬
َ ‫و‬ َ ُ َ ّ َ َ َ َ َّ
‫ولَع أ ِل قي ِ ِؽُة‬
ِ ِ ِ ٍ
َ ْ َ ْ ُ ْ َ َ ْ َ َ َ َّ َ َ ُ َ ْ َ ْ َ َ َ َّ َ
‫ ننهٔ إَِلم‬.‫دلة غييم ِإَوظكةُم كؿبِة إَِلم‬

~ 31 ~
‫َ َْ َُ َ َ ََ ْ ُ ُ َ َْ َ‬ ‫َ َْ َ‬ ‫َ َََْ‬
‫ٌةالَيف غييم‪ .‬ونكدلم ٌةالحػْس غييم‪.‬‬
‫ْ‬ ‫ْ ُْ َ َ َ ُ ْ ْ َ ْ ُ َ َ َ َُّ َ َ‬
‫ب‬ ‫إِذغِيٍم ِِبةلِ ة حغ ِّن خَ قؤلِ ة‪ .‬يةٌف ِؿج نؿ ِ‬
‫ال َخُْخَ‬ ‫َ َ َ َّ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫ْ َ ْ ُ ْ ْ َ َ ّ ْ َ َّ َ َ ْ‬
‫الٍهؿوبِْي ف ِؿج خِة ٌةَنَ ذِيِّ‪ .‬الإَِل إ ِ‬
‫ـِ َةَلُ‬ ‫ضجْ َ‬ ‫ـذ َ‬ ‫ةق َ‬ ‫ْي‪ .‬فَ ْ‬ ‫اىظةلٍِ ْ َ‬
‫ِ‬
‫َ َّ‬ ‫ُ‬ ‫ُ ْ َ َ َ ّْ ُ ْ‬
‫قجعةُم إ ِ ِن نِخ ٌَِ‬
‫ْي‪ .‬أَ َّلي ًَُّٓ‬ ‫ـِةهُ ٌ ََِ اىْ َغ ًّ َو َك َؾل َِم ُجِِْج ال ْ ٍُ ْؤ ٌِِ ْ َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫َ َ َّ‬
‫َنيْ َ‬ ‫و‬
‫ِ‬
‫ْ ْ‬ ‫َ َ ْ َ ّ َ َ ُ َ ُّ َ َ ْ َ َ َ ْ َ َ‬
‫اْلال ِل َوا ِْلن َؿام‪ِ,‬‬ ‫يةذالٍ َِ والحٍَ غييم يةذ‬
‫الالص ْْيَ‬ ‫َّ‬ ‫خ َظ ْٓؿَ‬ ‫ال َخُ ْ َ‬ ‫َ َ َّ‬
‫ِ‬ ‫َ‬ ‫َ َ َّ ْ َ ْ ْ‬
‫ِ‬ ‫يةذاىطٔ ِل وا ِْلجػةم‪ ,‬آلَإَِل إ ِ‬
‫اىطةْلِ ْْي‪َ,‬‬ ‫ْن َّ‬ ‫ْي َو َك ْ َ‬ ‫اْلةنف ْ َ‬ ‫ةرال ْ ٍُ ْك َذضؿيْ ََ َو ٌَأ ْ ٌَ ََ ْ َ‬ ‫َو َص َ‬
‫ِ‬ ‫ِِ‬ ‫ِِ‬
‫َ‬ ‫ُ‬ ‫أَ َّلي ُٓ ًَّ إ ْن ُنِْ َ‬
‫خ َن َذبْ َذ َِة غِِْ َؽ َك ِف أ ِ ّم اىْه َِذةب أ ْملِ َيآءَ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ةٌطُ‬ ‫الؿ ْزق‪ .‬فَ ْ‬ ‫َّتا َغيَيْ َِةِف ّ‬ ‫ِْي أَ ْو ٌَ ْط ُؿ ْود ِْح ََ أَ ْو ٌُ َل َّ ً‬
‫أَ ْو َُمْ ُؿٌ ْ َ‬
‫ِ ِ ِ‬
‫ةج َِة َو َط ْؿ َدَُة َواكْذ ِ َذةرَ‬ ‫َّ ُ َّ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ‬
‫ظؿٌ‬ ‫اليًٓ ثِفضيِم ملةوتِة و ِ‬
‫ُ‬ ‫أَ ْر َزاك َِِة َوازْبذْ َ‬
‫آء َم ْؿ ُز ْور ِْْيَ‬ ‫ـِةغِِْ َؽ َك ِف أ ِ ّم اىْه َِذةب ُق َػ َؽ َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬

‫~ ‪~ 32‬‬
‫َ َ‬ ‫ُّ‬ ‫َ‬ ‫ُ َ َّ ْ َ ْ َ ْ َ َ َّ َ ُ ْ َ َ َ ْ ُ َ ْ‬
‫ات فإُِم كيخ وكٔلم احلق ِِف نِذةثِم‬ ‫مٔفلِْي ل ِيؼْي ِ‬
‫اهلل ٌَةي َ َنآءُ‬ ‫ع ْٔ ُ‬ ‫م ال ْ ٍُ ْؿ َقو‪َ ,‬ح ٍْ ُ‬ ‫َ ّ َ‬ ‫َ‬ ‫ُْ َْ ََ‬
‫ِ‬ ‫ةن ُبِي ِ‬‫الٍْن ِل لَع ل ِك ِ‬
‫َّ َ ّ ْ َ ْ َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ ُ ْ ُ َ ْ َ ُ ُ ُّ ْ‬
‫ةب‪ .‬إِلِٓة ثِةِلض ِِل األخظ ًِ ِِف‬ ‫ويثجِخ وغِِؽه أم اىهِذ ِ‬
‫ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ ُ َ َّ ِ َّ ْ ُ ْ َ ُ‬ ‫ََْ ّ ْ‬
‫َليحِ ال ِى ِف ٌَِ مٓ ِؿ مػجةن الٍهؿم اى ِّت حفؿق‬
‫ن َف َخ َِّة َو َخَْ‬ ‫ْ َ ُ ُّ َ ْ َ ْ َ ُ ْ َ ُ َ ْ َ ْ‬
‫ذِيٓة ك أم ٍؿ ظهِي ًِ ويْبم أن دس ِ‬
‫ةال َج ْػيَ ًُ‪َ ,‬وٌةَ‬ ‫َ ََُْ ََ َ‬ ‫َ‬ ‫َ ْ ُْ ْ َْ َ ْ‬
‫ُجِيعِ الٍكي ِ ٍِْي ٌَِ اْلآلَءِ ٌةجػيً وٌ‬
‫ز َؿ ُم‪ ,‬إل َ َِٓةَ‬ ‫َّ َ َ ْ َ ْ َ َ ُّ ْ َ ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ َْ‬ ‫َ‬ ‫َْ‬
‫ِ‬ ‫خُخ ثِّ أغيً‪ ,‬إُِم خُخ األغـ األ‬
‫الييْيَحِ ال ْ ٍُذَ َػ ّؿ ُض ْٔ َن َوكَ َى َؽكَ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬ ‫َ َ َّ َ َ ْ َ‬
‫ِ‬ ‫تػؿض إَِلم ِِف ْ ِؾه ِ‬
‫اىطةْلِ ُ ْٔ َن َو َرغِتَ‬ ‫م َّ‬ ‫ْ َ ُ ْ َ َ َ َّ َ َ ْ ُ ْ َ َ َ َ ْ َ َ‬
‫ةوؽون وأٌو ٌػؿوفم وفضي‬ ‫اىل ِ‬
‫َّ ْ َ‬ ‫َ‬ ‫َ ُ ْ َ َ َ َ َ َّ ُ ْ َ َ َ َ‬
‫إَِل صٔدِك وكؿمِم الؿاغِجٔن ولم ِِف ْ ِؾه ِ اليييحِ‬
‫َ َ َ ٌ َّ َ َ َ َ َ َ ُ َ َ َ ُ َ َ ٌ َ‬
‫ةت ت ٍُ َُّ ث ِ َٓة‬ ‫جفعةت وخطةية وصٔآنِـ ومٔاِْت وِْج‬
‫ـذ ُّ ٌَِْ‬ ‫آء ٌ َِْ غ َِجةد َِك َو ََّتُ ُّه ث َٓة ٌَ َْ أَ ْ‬
‫ظ َججْ َ‬ ‫ََ‬
‫لَع ٌَ َْ ت َ َن ُ‬
‫ِ‬

‫~ ‪~ 33‬‬
‫َ ْ َ َ َ ْ َ ُ َ ْ َ ْ َ ْ ْ َُ ْ َ َُ ْ َ‬
‫ػيلِم وتٍـِع ٌَ لً تكجِق َل اىػِِةيح ٌِِم‪,‬‬
‫ََ ْ َُ َ َ َ ُ َ َ ُ َ َ ُ َ َ ّ ْ َْ َ ِ َْ َ‬
‫ت األقٍآء إَِلم‬ ‫فجكدلم يآأهلل يآأهلل يآأهلل ثِأظ ِ‬
‫م أَ ْن ََتْ َػيَ َِة َو َو ِادل ِْح َِة َوأُ َّم َٓةد ِِةَ‬ ‫ََ ْ َِ ْ َْ َ ِ َ َْ َ‬
‫وأزؿم األُبِيآء غيي‬
‫ْي م ٍََِّْ‬ ‫ُجػ ْ َ‬ ‫ْي َاج َِة أَ ْ َ‬ ‫َ‬ ‫َ َ ْ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ َ ُ ّ َّ َ َ ْ‬
‫ص‬
‫ِ‬ ‫وأزواصِة وأوالدُة وذرِيةد ِِة و ِ‬
‫َ َ َ ْ َ ُ ْ َ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ َّ ُ ْ ْ َ ْ َ‬
‫قجلخ َل ٌِِم اى ِػِةيحِ‪ ,‬واصػيِة ِإَويةًْ ٌَِ أوفؿِ‬
‫َ ْ َ َ ّ ً َّ َ ْ ً َّ ْ ً َّ َ ً‬ ‫ْ‬ ‫َ َ ََ‬
‫غِجةدِك وأصـ ِل ػيلِم ظظة وُ ِىيـجةوك ِكٍةوِْجح‬ ‫َ‬
‫الييْيَحِ أَ ْو ذِيٍْةَ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬
‫كٍّ ِِف ْ ِؾه ِ‬ ‫ُ‬ ‫ُ‬ ‫ُّ َ ْ َْ‬
‫ْي تل ِ‬
‫َّ َ َّ ً‬
‫كػ ٍ‬ ‫وغ ِطيح ِِف ِ‬
‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫ََْ َْ َُْ َ َ‬ ‫َب ْػ َؽ َْة‪ْٔ ُُ َِْ ٌ ,‬ر َت ْٓ ِؽ ْ‬
‫شْة أورِز ٍق‬ ‫ي ثِّ أورَح ٍح دج ُ‬
‫ِ‬ ‫ٍ‬
‫َ‬
‫سن ُف ُّ أ ْو َذُْت َت ْغف ُؿهُ أ ْومؽةَّ‬ ‫َ‬ ‫َْ ُ ُ ُ َْ ُ ّ َ ْ‬
‫ِ ٍ‬ ‫ِ‬ ‫ٍ‬ ‫ْض د ِ‬ ‫دبكطّ أو ٍ‬
‫دَ ْؽ َذ ُػ َٓةأَ ْوف ِذْـَِ ٍح دَ ِْص ُذ َٓة أَ ْو َبآل َ ٍء دَ ْؿ َذ ُػ ُّ أَ ْو ٌُ َػةفَة ٍة َت ٍَُُّ‬
‫ِ‬
‫ّ‬ ‫َ ْ َ َ ْ ُ ْ ْ َ ُ َّ َ‬ ‫ْ‬ ‫َ َْ َ ُ ّ َ ْ‬
‫ش ‪×3‬‬ ‫ثِٓة أوغؽ ٍو دس ِفيِّ‪﴿ ,‬فةن ِفِة والٍكي ِ ٍِْي ك ٍ‬
‫الؿصـْ‬ ‫ـِةٌ ََِ ّ‬ ‫الق‪َ ,‬و َقيّ ٍْ َ‬ ‫َ َ ّ ْ َ َّ ُ ْ َ َ ْ َ ْ َ‬
‫ِ ِ‬ ‫ِ‬ ‫﴾ ووف ِلِة ِإَويةًْ ل ٍَِكرِ ِم األػ ِ‬

‫~ ‪~ 34‬‬
‫َ َّ ُ َّ َّ َ ْ َ ُ َ ْ َ ْ َ َ‬
‫ةت ْػيًَُ‬ ‫َ ّ ْ َ َّ‬
‫ْي ٌ‬ ‫ةق‪ .‬أليًٓ إُِة نكدلم ٌَِ ػ ِ‬ ‫الشكِ وال ِف ِ‬ ‫و ِ‬
‫ةت ْػيًَُ‬‫َ َ ُ ْ ُ َ ْ َ ّ َ َ ْ َ ُ َ َْ َ ْ ُ َ ْ ُّ َ َ‬
‫كٌ‬ ‫شٌةتػيً ونكـذغفِؿك ٌَِ ِ‬ ‫وجػٔذثِم ٌَِ ِ‬
‫َ‬ ‫َّ َ َ ْ َ َ َّ‬
‫ال ُم اىْ ُغ ُي ْٔب‪ .‬أ َّلي ُٓ ًَّ إ َّن اىْػِيْ ًَ غِِْ َؽ َك َو َُْٔ‬ ‫إُِم خُخ غ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫َ َّ َ ْ ُ ْ ٌ َ َ َ ْ َ ُ َ ْ ً َ ْ َ ُ ُ َ ْ ُ َ َ َ ْ‬
‫كِة وكؽ‬ ‫خِة ُمضٔب‪ ,‬وال جػيً أمؿا َنذةره ِألجف ِ‬
‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ ََ ْ َْ َ‬ ‫َ َّ ْ َ َ ْ َ ُ ُ ْ َ َ‬
‫فٔضـِةإ َِلم أمٔرُة‪﴿ .‬ورذػِآإَِلم ظةصةد ِِة ‪﴾×3‬‬
‫َ َ ََ ْ َ ََْ ْ َ َََْ َ َ ََْ َََ‬ ‫َو َر َص َُْٔ َ‬
‫ةك ىِفِةكةد ِِة وذل ِؿُة فأر ِمؽُة وأزواصِة وأوالدُة‬
‫ةًْْ‬‫َ ُ ّ َّ َ َ ْ َ َ َ َ ْ َ ْ َ َ َ ّ ْ َ َ َ ّ ْ َ َّ ُ‬
‫صْياجِة أُجػِْي‪ ,‬وزـج ِذـِة ووف ِـلِة ِإَوي‬ ‫وذرِيةد ِِة و ِ‬
‫سًُ‬ ‫َ َ َ ّ ْ ُ ُ ْ َ ْ َ َ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َّ َ َ ْ ُ‬
‫ت األمٔرِ إَِلم وأَح ِؽْة دليم‪ ,‬فإُِم َت‬ ‫إَِل أظ ِ‬
‫ك َميْئ كَ ِؽيْؿ‪ٌ,‬‬ ‫َ ََ ُ َ َ ْ َ ُ َ ُ ْ ُ ََْ َ ََ ُّ‬
‫ٍ‬ ‫ثٍِة تنآء وتفػو ٌةد ِؿيؽ ‪ ,‬وخُخ لَع ِ‬
‫ةت َل َّج ْو ٌِِةَّ‬ ‫ْ َ ّ ْ َ ْ َ َّ َ َ‬ ‫َ َ َ ْ َ َ َ ُ َّ َ َّ‬
‫ِل اىػ ِظي ًِ‪ .‬ربِ‬ ‫والظٔل والكٔة إِالثِةهلل ِ اىػ ِ ِ‬
‫م َخُْخَ‬ ‫َّ َ َ ْ َ َّ ْ ُ ْ َ ْ ُ َ ُ ْ َ َ ْ َ َّ َ‬
‫إُِم خُخ الك ٍِيع اىػيِيً ودت غييـِة إُِ‬
‫َ ّْ‬ ‫ْ‬ ‫َْ َ‬ ‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َّ ْ ُ َ ُ َ ّ َ‬ ‫اِل َّٔ ُ‬
‫َّ‬
‫َ‬
‫ظيً‪﴿.‬يةُمِٔل احلٔ ِل واألظٔا ِل ظِٔل‬ ‫َ‬ ‫اب الؿ ِ‬

‫~ ‪~ 35‬‬
‫َ َ‬
‫ةنج ْْيُ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ ْ َ َ ُْ ْ َْ َ َ‬
‫أظ َٔالَ‬
‫ةل ‪ ﴾×3‬ي ِ‬ ‫ٍ‬ ‫ظ‬ ‫َ‬‫ِ‬ ‫ك‬ ‫ظ‬ ‫أ‬ ‫َل‬ ‫ِ‬ ‫إ‬ ‫ْي‬‫ٍ‬‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ي‬ ‫ك‬‫ٍ‬ ‫ال‬‫و‬ ‫ة‬
‫ُ َ َ َ ّ َ ُ َ َّ َّ َ َ َ‬ ‫َّ‬ ‫َ ََُ‬
‫ةل‪َ .‬و َوِل اهلل لَع قي ِ ِؽُة ُمٍ ٍؽ ولَع أ َِل ِ‬ ‫يةٌذػ ٍ‬
‫احل ٍْ ُؽ ِ َّهلل ِ َر ّب اىْ َػةلٍَ ْْي‪َ.‬‬
‫َ‬ ‫َ َ ْ َ َ َّ َ َ ْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ووعجِِّ وقيً ‪ .‬و‬

‫‪Sesudah selesai membaca Surah Yasin‬‬


‫‪sebanyak 3 kali tadi serta do‟anya maka‬‬
‫‪selanjutkan diteruskan dengan Do‟a‬‬
‫‪dibawah ini, Do‟a ini diambil dari Kitab‬‬
‫‪Senjata‬‬ ‫‪Mu‟min‬‬ ‫‪Kemudian‬‬ ‫‪Karya‬‬
‫‪KH.M.Husein Qadri, do‟a tersebut yaitu :‬‬
‫ّ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُّ‬ ‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َّ‬ ‫َّ‬ ‫ُ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬
‫ّن ‪﴾×3‬‬ ‫َ‬
‫﴿أليًٓ إُِم خفٔ نؿيً َتِت اىػفٔ فةخف غ ْ‬ ‫ٌ‬ ‫ل‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫َ َّ ُ َّ َّ َ َ ْ َ ُ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ َ َ َ ْ ُ َ َ َ َّ َ َ‬
‫﴿أليًٓ إُِم أقدلم اىػفٔ واىػةذِيح والٍػةفةة ادلانٍِح ‪,‬‬
‫م َت ْػيًَُ‬ ‫َ َّ ُ َّ َّ َ‬ ‫َ‬
‫ّ ْ َ ُّ ْ َ َ ْ َ‬
‫ػؿة ِ ‪﴿ ﴾×3‬أليًٓ إُِ‬ ‫دلي َِ وادلجية واأل ِ‬ ‫ِِف ا ِ‬
‫ةصّتْ‬ ‫ت‪َ ,‬و َت ْػيَ ًُ َظ َ‬ ‫ةر َج ْو ٌَ ْػ ِؾ َر ْ‬ ‫ّ ْ َ َ َ َ ْ َ ْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫سي وغالُ ِح ِّت ف‬ ‫ِ ِ‬
‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫ََ‬
‫ب‪.‬‬‫س فةغفِؿل ذُ ْ‬ ‫ْ‬ ‫ّن قؤل وتػيً ٌة ِِف جف ِ ْ‬ ‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫فأغ ِط ْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬

‫~ ‪~ 36‬‬
ً َ ً ْ َ َ ْ ْ َ ُ َ ُ ً َ ْ َ ُ َ ْ َ ْ ّ َّ ُ َّ َ
‫ةش كي ِب ويلِيِة وةدِكة‬ ِ ‫أليًٓ إ ِ ِن أقدلم إِحٍةُة حج‬
ّ َ َ ُ َ ْ َ َ َ َّ ُ ْ ُ َ ُ َّ َ َ ْ َ َّ َ
ْ ‫ض‬
‫ّن‬ ِ ‫ر‬ ‫و‬ ْ
‫َل‬ِ ّ ‫ذ‬ ‫ب‬‫ذ‬ ‫ةن‬ ٌ ‫ال‬ ِ ‫إ‬ ْ ‫ظّت أغي ًَ خُّ الي ِىيب‬
‫ّن‬
ِ ِ
َ َ َ
﴾× 3 ‫ثِلضةنِم‬
Setelah selesai Sholat Isya kita dianjurkan
untuk mengerjakan Sholat Tasbih dan
Sholat Hajat dan membaca Tasbih
Nabiyullah Yunus bin Matta AS sebanyak
2375 Kali yaitu :
َّ َ ُ ْ ُ ْ ّ َ َ َ ْ ُ َ ْ َ َّ َ َ َ َ
َ‫اىظةلٍِ ْْي‬
ِ ٌَِ ‫﴿آلإَِل إَِل إِال خُخ قجعةُم إ ِ ِن نِخ‬
﴾× 5732
Disebutkan didalam kitab Kanzun Najah
Wa Surur Halaman 65 bahwa Para Kaum
Sholihin telah berkata barangsiapa
membaca Tasbih Nabi Yunus bin Matta
pada malam Nisfu Sya‟ban sebanyak Dua
Ribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Lima Kali (
~ 37 ~
2375 X ) niscaya amanlah ia selama satu
tahun itu dari bala (Mara Bahaya),
penyakit dan lain-lain “
Dari Sayyidina Abdullah bin Abbas RA, ia
berkata Bersabda Nabi SAW :
,‫ َو َأ ْو َس ُط ُه ت َ ْس ِب ْي ُح‬,‫ َأ َّو ُ ُُل َتَ ْ ِل ْي ُل‬,‫ِخ يُ ْوو ُ ُس َ َِع ْي ًبا‬
ْ ِ ‫مَقَ ْد ََك َن ُدعَا ُء َأ‬
‫َو َأ ِخ ُر ُه إ ْق َر ُإر ِِب َّذله ِْب" لٓإ َ َُل إ َ َُل إالَّ َأه َْت ُس ْب َحاه ََك إ ِ ّ ِْن ُل ْن ُت ِم َن‬
ِ ِ ِ ِ ِ
‫ َو َال َم ْديُ ْو ٌن ِِف‬,‫َّإمظا ِم ِم ْ َْي َما َدعَا ِب ِه َمهْ ُم ْو ٌم َو َال َم ْغ ُم ْو ٌم َو َال َم ْك ُر ْو ٌب‬
) ‫ك ي َ ْو ٍم ثَ َال َث َم َّر ٍإت إالَّ ْس ُت ِج ْي َب َ ُُل ( خزينة إ ٔلرسإر‬ ِّ ُ
ِ
“Sungguh adalah Do‟a Saudaraku Yunus
bin Matta AS sangatlah mengagumkan,
Awwalnya kalimat Tahlil dan
pertengahannya Kalimat Tasbih, dan
akhirnya pengakuan daripada dosa,
kalimat itu ialah “ Tiada tuhan kecuali
engkau, maha suci engkau bahwasanya aku
adalah termasuk dari pada orang yang
~ 38 ~
Dzolim “ tiada berdo‟a dengan kalimat
tersebut oleh orang yang mempunyai duka
cita dan orang yang banyak mempunyai
hutang dan orang yang stres pada setiap
hari sebanyak 3 kali, maka Allah akan
perkenankan do‟anya ( Kitab Khazinatul
Asrar).
Telah berkata Al-Imam As-Sarraji didalam
Fawaidnya “ Barangsiapa yang membaca
Surah Ad-Dukhan dari Ayat 1 sampai
dengan ayat 8, pada awwal malam bulan
Sya‟ban sebanyak 15 kali sampai malam ke
lima belas bulan Sya‟ban dan pada malam
lima belas Sya‟ban Ayat tersebut dibanyak
sebanyak 30 kali kemudian dilanjutkan
dengan berzikir dan bersholawat pada
Nabi SAW serta berdo‟a dengan do‟a yang
ia kehendaki, maka insya Allah Allah akan

~ 39 ~
perkenankan dengan segera.” ( Kanzun
Najah Wa Surur ).

~ 40 ~
Sholat Tasbih
Diantara macam-macam Sholat Sunnat
terdapat pula Sholat Sunnat Tasbih, sholat
Tasbih ini mempunyai banyak faedah
diantaranya, diampuninya dosa-dosa kita,
menarik segala kebaikan dan kebahagiaan
serta menghindarkan kita dari segala
macam musibah, bala‟ dan bermacam-
macam keburukan.
Adapun tata caranya sebagai berikut :
Cara pelaksanaannya adalah boleh
dikerjakan sebanyak 4 Rakaat sekaligus
dengan satu kali salam jika dikerjakan
disiang hari, dan bila dikerjakan dimalam
hari dapat dikerjakan sebanyak 4 rakaat
namun harus 2 kali salam.

~ 41 ~
Ini adalah Lafadz Niatnya :
ْ َ ُ َّ َ َ َ َ َّ ْ َ َ ْ َ ْ ْ َّ َ َّ ُ ّ َ ُ
َ‫زْب‬ ‫ أهلل أ‬.‫ْي ِهلل ِ تػةَل‬
ِ ‫أو ِِل قِح اىتكبِيطِ ركػذ‬
“Aku Sembahyang Sunnat Tasbih 2 Rakaat
Karena Allah Ta‟ala”.
Setelah itu Membaca Do‟a Iftitah, dan
membaca Tasbih Sebanyak 15 Kali yaitu :
َّ َ ُ َّ َّ َ َ َ َ َّ ُ ْ َ ْ َ َّ َ َ ْ ُ
ُ‫اهلل‬‫قجعةن اهلل ِ واحلٍؽ ِهلل ِ وال إَِل إِالاهلل و‬
ْ َ
ُ.‫ز َْب‬ ‫أ‬

Dilanjutkan Membaca Surah Al-Fatihah


dan Pada rakaat pertama setelah membaca
Surah Al-Fatihah hendaklah membaca
Surah At-Takatsur (‫)ألهاكم التكاثر‬. Sebelum
Ruku‟ Membaca Tasbih seperti diatas
sebanyak 10 kali.

~ 42 ~
Untuk lebih jelasnya ini adalah tempat-
tempat untuk membaca Tasbihnya :
1. Sesudah membaca Do‟a Iftitah
sebanyak 15 Kali.
2. Sesudah membaca Surah Pendek
sebelum ruku‟ sebanyak 10 kali.
3. Ketika Ruku‟ sebanyak 10 kali.
4. Ketika „Itidal sebanyak 10 kali.
5. Ketika Sujud Pertama sebanyak 10 kali.
6. Ketika duduk diantara dua sujud
sebanyak 10 kali.
7. Ketika Sujud kedua sebanyak 10 kali.

Rakaat kedua dan seterusnya sama seperti


itu pula, maka jumlah bacaan Tasbih untuk
setiap rakaat itu sebanyak 75 kali, jumlah
bacaan tasbih dalam sholat sekaliannya 4 X
75 = 300 kali.

~ 43 ~
Surah-Surah pendek yang dibaca setelah
Surah Al-Fatihah adalah :
1. Rakaat pertama Setelah Fatihah
Surah At-Takatsur.
2. Rakaat Kedua setelah Fatihah Surah
Al-Ashr.
3. Rakaat Ketiga Setelah Fatihah Surah
Al-Kafirun.
4. Rakaat Keempat Setelah Fatihah
Surah Al-Ikhlas.

Al-Imam Jalaluddin As-Sayuthi


menyebutkan didalam kitab “ Al-Kalam At-
Thayyibu Wal Amalus Sholeh “ bahwa
hendaklah membaca Do‟a dibawah ini
sebelum salam setelah membaca Tahiyyat
yaitu :

~ 44 ~
‫َ َّ ُ َّ ّ ْ َ َ ُ َ َ ْ ْ َ َ ْ ْ ُ َ َ َ ْ َ َ َ ْ‬
‫أليًٓ إ ِ ِن أقدلم دٔذِيق أْ ِو الٓؽى وأخٍةل أْ ِو‬
‫صؽَّ‬ ‫الى ْْب َو َ‬ ‫اِل ْٔ َبحِ َو َغ ْـ َم أَ ْْو َّ‬
‫ع َح أَ ْْو َّ‬‫ةو َ‬ ‫ْاَلَل ْْي َو ٌُ َِ َ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ ِ‬
‫َ‬ ‫َ‬ ‫َّ ْ َ َ َ َ ُّ َ َ ْ ْ‬ ‫ْ‬ ‫َْ ْ َ َ َ َ َ َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬
‫أْ ِو اْلنيحِ وطيت أْ ِو الؿدجحِ وتػجؽ أْ ِو الٔر ِع‬
‫َ ْ َ َ َ ْ ْ ْ َ َّ َ َ َ َ َ َّ ُ َّ ّ ْ َ ْ َ ُ َ‬
‫وغِؿفةن أْ ِو اىػِي ًِ ظّت أػةفم‪ .‬أليًٓ إ ِ ِن أقدلم‬
‫َ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ ْ َ َ ْ َ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َ‬
‫ةويم ظّت أخٍةل ثِطةغذِم‬ ‫ضـ ِن خَ ٌػ ِ‬ ‫َمةفح َت ِ‬
‫اِل ْٔبحَِ‬ ‫م ِف َّ‬ ‫َ َ َ َ َّ ُ َ َ َ‬ ‫ُّ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ َ ً َ‬
‫ةوع ِ‬ ‫عق ثِِّ رِضةك وظّت خُ ِ‬ ‫خٍال أقذ ِ‬
‫َ ْ ً ْ َ َ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َّ ْ َ َ ُ ًّ َ َ‬
‫ػٔفة ٌِِم وظّت أػيه لم ال ِىيعح ظجة لم‬
‫ْ ُ ُ ْ ُ ّ َ َ ُ ْ َ َّ َّ َ‬ ‫َ َ َّ َ َ َ َّ َ َ َ ْ َ‬
‫كَ اىظَ ثِم‬ ‫وظّت خدُٔك غييم ِِف األمٔرِ ك ِٓة وأظ ِ‬
‫اغفِ ْؿ َلةَ‬ ‫ُّ ْ َ َّ َ َ ْ ْ َ َ ُ ْ َ َ َ ْ‬ ‫ُ ْ َ َ َ‬
‫عةن ػةى ِِق الٔرِ‪ .‬ربِة خد ًٍِ لة ُٔرُة و‬ ‫قج‬
‫َ‬ ‫َّ َ َ َ ُ ّ َ ْ َ ْ ٌ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َّ ِ ْ‬
‫ئ ك ِؽيؿ ثِؿَحذِم يةأرظً الؿَحِْي‪( .‬إٕعاهة‬ ‫ك مي ٍ‬ ‫إُِم لَع ِ‬
‫إمطامبْي جزء ‪ 1‬ص ‪ 952‬وإجملموعة إملبارلة ص ‪)52‬‬

‫~ ‪~ 45‬‬
‫‪Sesudah Salam pada rakaat keempat‬‬
‫‪bacalah Do‟a dibawah ini bersama-sama‬‬
‫‪bila dikerjakan berjama‟ah :‬‬
‫َ َ ُ َ َ ْ َ ُ َ َ ْ ُ َ َ ُّ َ َ ُّ ْ ُ َ َ ْ َ َ‬
‫ظيً يــةَ يةكـــئم يــةذاْلال ِل‬ ‫يــةأهلل يــةرَحَ يــةر ِ‬
‫َ‬ ‫َ ْ ْ َ ِ َ َ ْ َ َّ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ‬
‫وا ِْلنـــؿام يةأْـــو اِللـــٔى وأْـــو الٍغ ِفـــؿاة ِ‬
‫ـٔ ًظة‪َ ,‬وز ْد ِ ْ‬ ‫َ َ َ َّ ْ َ ُ ْ َ َ ْ َ َ ْ َ ً‬
‫ـح َُ ُىـ ْ‬
‫ن‬ ‫ِ‬ ‫يــةذانِؿالن ِِؿيَ دــت غييـــِة دٔبـ‬
‫ـٔ ًظة‪ ,‬يَـةأَ ْر َظًَ‬ ‫ـٔ ًرا َو ُظ ُٓ ْ‬
‫ـٔ ًرا َو ُو ُض ْ‬ ‫َ ْ َ َ َ َْ َ‬
‫م ُُ ْ‬ ‫ثِفضيِم ورَحذ ِ‬
‫ِْي ﴿‪.﴾×5‬‬ ‫الؿ َِح ْ َ‬
‫َّ‬

‫‪Lalu dilanjutkan membaca Do‟a dibawah‬‬


‫‪ini:‬‬
‫َ َّ َ َ ْ ْ َ ُ َّ َ َ ْ َ َ َّ َ َ َ ْ َ ِ َ ْ َ َّ َ‬
‫ػيِة ْلح ِب ِؿأظ ِؽيذِم وطٍطـةم وظـؽاُ ِحذِم‬ ‫ربـِةأد ِ‬
‫ُ ْ َ َ َ َّ َ ْ ُ َ َ‬ ‫َ‬ ‫َ َ ّ َ ُ َّ َ ْ َ ُ ْ‬
‫ةن كـؽرد ِم‪ ,‬ظـّت َنـؿج إَِل‬ ‫وكُِٔة ثِلٔة ِ قطٔة ِ قيط ِ‬
‫ْ‬ ‫َ َ َ َْ َ َ ُ ُ ْ َ َْ َ ُ َ ْ ُْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬
‫ب‬‫فضآءِ قػحِ رَحذِم و ِِف وصِِْٔة لٍػةن ثـؿ ِق اىلـؿ ِ‬
‫~ ‪~ 46‬‬
‫ِـــآءَ‬ ‫م‪ ,‬أَغ َّ‬ ‫َّ َْ َ َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ ْ َ َّ َ‬
‫ٌِــَ خزــةرِ رَحِِحذِــم مؿنِـــي ِ ِْي ثِٓيـــجذ ِ‬
‫ْ ََ‬
‫َ َ َ ُ َ َّ ْ َ ُ َ َّ ْ َ ُ َ َّ ْ َ َ ْ ْ َ‬
‫ثِػِِةيذِــم‪ٌ ,‬جضيِــْي ٌػظ ٍِــْي ٌهــؿٌِْي ثِذه ِؿٌِيــم‬
‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ َ ْ ْ َ ََْ ْ َ ْ َ َ َ ْ ّ َ َْ‬
‫ــ واىلجــٔ ِل‪,‬‬ ‫ػيــع اىػِـ ِ‬ ‫وتػ ِظي ٍِـم‪ ,‬وخىبِكـــِة ٌِِــم ِ‬
‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ َ ّ ْ ََ َ َ َ ُْ ْ َ َ ُْ ُ ْ َ َّ ْ‬
‫ةج‬ ‫وق ِٓو لـة ٌِـةِْش الٔوـيحِ والٔوـٔ ِل ودِٔصــِةثِذ ِ‬
‫َ‬ ‫ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ َ ّ ْ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َّ َ‬
‫ظجآنِـم ِِف دارِ‬ ‫اىهؿاٌحِ والٔكةرِ وخى ِف ثحِِـة وبـْي أ ِ‬
‫م ث ُِـٔرْ‬ ‫ْ ُ ْ ْ َ‬ ‫َ‬ ‫َْ َ َ ْ ُْ‬ ‫ادلجْ َية َ‬
‫ُّ‬
‫ِ ِ‬ ‫ٍ‬
‫ِ‬ ‫ـ‬ ‫اق‬ ‫ِ‬ ‫ر‬ ‫ـٔ‬‫ُ‬ ‫ِـَ‬‫ٌ‬ ‫ـة‬‫ِ‬ ‫ر‬ ‫ز‬ ‫ار‬ ‫و‬ ‫‪,‬‬‫ِ‬ ‫ار‬‫ؿ‬‫ل‬ ‫اى‬ ‫ِ‬ ‫دار‬‫و‬
‫اح‪َ ,‬و ََّتْ َضـعُ‬ ‫ةد إ ََلْ َِة اىْ ُليُ ْٔ ُب َواْألَ ْر َو ُ‬
‫ْ َ َ ْ ًَ ََْ ُ‬
‫اق ٍِم ْيـجح تِل ِ‬
‫ـخ َ َُل ركَــةبُ‬ ‫ـةٌ َْ َذ َّىـ ْ‬ ‫ـج ُ‬
‫ةح‪ ,‬يَـ َ‬ ‫ـٔ ُس َواْألَ ْمـ َ‬ ‫َ َدليْـ َ‬
‫ــِة الُّ ُفـ ْ‬
‫ِ‬
‫ْ ََ ْ َ َ‬ ‫َْ َ َ ْ َ َ َ َ ْ َ ُ ْ َ ْ َ ُ ْ َ َ‬
‫ـةسة‪ ,‬الميضـأ‬ ‫َ‬ ‫اْلجةثِؿة‪ ,‬وػضػخ َل األخِةق األز ِ‬
‫َ َ َ ْ َ ْ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َ َ َّ َ َ َ ّ َ َ‬
‫وال ٌِضةٌِِم إِال إَِلم وال إَِعُح إِال ثِم والاد ِسةل‬
‫َ‬ ‫ْ َ َُ ُ‬ ‫َ‬ ‫َّ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َّ َ ْ َ ْ‬
‫ـةت‬
‫إِال غييـم‪ ,‬إِدذــع خِــة نيـؽ احلة ِقـ ِؽحَ وظيٍـ ِ‬
‫ز َؿمَ‬ ‫َ ْ َ َ َ ْ‬ ‫ُْ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َْ َ ُ َ َ‬
‫ةت غؿ ِمم يـةأ‬ ‫الٍػةُ ِ ِؽحَ‪ ,‬ورَحـِةَتخ سادِك ِ‬

‫~ ‪~ 47‬‬
‫ـٔرْ‬ ‫م َوَُ ّ‬ ‫َْ ْ ََ ْ َ‬ ‫ْ َ ْ َ َْ َّْ َ َ ََ‬
‫ِ‬ ‫ضـي‬ ‫األزؿٌِْي‪ ,‬خي ِؽ ظٔاِْؿُة ِِف َت ِىي ِو مؿ ِ‬
‫ْ َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ََُُْ ََ ْ َ َ َ ْ ّ َ ََ‬
‫خيم‪,‬‬ ‫ِ ِطال ِع لَع ٌِـةْ ِِش مكـة ِ‬ ‫كئبِة وأسراُةى ِــ ِ‬
‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ َْ ُ ُ ْ َْ َ َْ َ ُ َْ َْ َْ َ َ ْ َْ‬
‫ضهِْي إَِلـم ثةغِـؽ ثحِِـة‬ ‫ْةَنَ ٌلجِيِْي غييم‪ ,‬ميذ ِ‬
‫َ َْ ْ‬ ‫َ ََْ َ ْ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َْ َْ ْ‬
‫ب‪,‬‬ ‫ـؿ ِ‬ ‫ـق والٍغ ِ‬ ‫ش ِ‬ ‫وبْي أغؽنِم نٍة ثةغؽت بـْي الٍ ِ‬
‫َّ َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ُ ْ َ َّ ُ ْ ُ ْ َ َ ُ‬
‫ت غِـد ِم‪,‬‬ ‫واػطف خثىةرًْ خِة ثِِٔرِ كؽ ِقم وثجٔ ِ‬
‫َْ َ َ‬ ‫َّ َ َ ْ َ ْ‬
‫ـم يَـةأ ْر َظًَ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ّ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬
‫ـو ال ِػـ ًِ ثِؿَحذ ِ‬ ‫إُِم خُخ الٍ ِطـي ِْلآلن ِ ِ‬
‫َّ ْ َ َ ْ َ ُ َ ْ ً َ ً َ َ َ ً ُ َ َ َّ ً ْ ً‬
‫الؿا َِحِْي‪ .‬نكدلم غِيٍة ُةف ِػة وخٍـال ٌذلـجال وِرِزكـة‬
‫ةر َّب اىْ َػـةلٍَ ْْي‪َ.‬‬ ‫َ‬ ‫ػ َؿاة ِ يَ‬ ‫ُّ ْ َ َ ْ َ‬ ‫ً‬ ‫َ‬ ‫ً‬ ‫ّ‬ ‫َ‬ ‫َ َ ً‬
‫ِ‬ ‫ظالال طي ِجةوا ِقػة ِِف ادلجية واأل ِ‬
‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ َّ ُ َّ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ َ ْ َ ْ َ‬
‫ـةنْ‬
‫ان ول ِكـ ِ‬ ‫ظـاُـح أرز ِق األثـؽ ِ‬ ‫أليٓـً اصػـو ثـؽجِة ِ‬
‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َّ‬ ‫َ ََ ُُْ َ ْ ْ ْ َ َ ْ ُْ ْ ََ َ‬
‫ظيـ ِؽ‬ ‫ةن فةرزك ِّن ىطةنِف اِلٔ ِ‬ ‫ب أْ ِو ا ِْلحٍ ِ‬ ‫ػـاُح كئ ِ‬ ‫ِ‬
‫ـؽ ال ْ ٍَضيْـؽُ‬ ‫احلٍيْ ُ‬ ‫َ‬ ‫َ َ َ َ َّ ْ ْ َّ َ َ ْ َ َّ ُ ْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ضي ِؽ إُِم خُخ اهلل‬ ‫وػىةنِه اِلٍ ِ‬

‫~ ‪~ 48‬‬
‫ْ َ َّ ُ َ ُ ْ ُ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َّ ْ َ َ َ َّ‬
‫ـِل اهللُ‬ ‫اىفػةل ل ٍِة ي ِؿيؽ ثِؿَحذِم يةأرظً الؿا َِحِْي وو‬
‫َ َ َ ّ َ ُ َ َّ َّ َ َ َ ْ‬
‫عجِّ َو َق َّيً‪َ.‬‬
‫لَع قي ِ ِؽُة ُمٍ ٍؽ وأ َِل ِ وو ِ‬

‫~ ‪~ 49‬‬
‫‪Sholat Hajat‬‬
‫‪Salam / Iqamat sebelum mengerjakan‬‬
‫‪Sholat Hajat‬‬
‫سًْ‬ ‫َ َّ َ ُ َ َ ْ ُ‬ ‫ْ‬ ‫َ َّ َ ُ َ َ ْ ُ ْ َ َ ُ ْ َ‬
‫ت‪ ,‬ألكالم غيي‬ ‫ألكالم غييسً يةرِصةل اىغي ِ‬
‫َ ْ ُ ُ َْ‬ ‫َّ‬ ‫َ َ ْ َ َ ْ ُ َ َّ َّ َ ْ ُ ْ َ ُ‬
‫يةأرواح الٍلؽ ِقيحِ‪ ,‬أغيسُٔة ثِلٔة ِ اهلل ِ واُِصوُة‬
‫ُ‬ ‫َ َُ ُ‬ ‫ُْ َ ْ‬
‫ث‪ ,‬يَةأ ٌَ َِةء‪ُ,‬‬ ‫ث ُِ ْ َ‬
‫ِصة ِ اهللِ َواجظ ُؿ ْوُة ث ِ َِظ َؿة اهلل ِ‪ ,‬يةغٔ‬ ‫ِ‬
‫ةر ُط ْٔبُ‬ ‫َ َْ َ ُ َ ََُ ُ َ ََُ ُ َ ََْ ُ َ ََْ ُ َ ُ‬
‫يةخد ِليةء‪ ,‬يةررجةء‪ ,‬يةَنجةء‪ ,‬يةأودةد‪ ,‬يةخثؽل‪ ,‬ي‬
‫اهلل َغيَيِّْ‬ ‫ُ‬ ‫َ َّ‬ ‫َّ‬ ‫َ ّ َ َُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ َُْْ‬
‫ديسُٔة ِِبؿٌحِ قي ِ ِؽُة ُمٍ ٍؽ وِل‬ ‫أ ِ‬
‫َ َ َّ َ َ ْ َ َ ْ‬
‫ةَتح‪.....‬‬ ‫وقيً‪..‬خىف ِ‬
‫‪ Cara pelaksanaannya sama seperti cara‬‬
‫‪melaksanakan Sholat pada umumnya‬‬
‫‪yaitu dua Rakaat dengan Lafadz Niat‬‬
‫‪Sholat Hajat yaitu :‬‬
‫َّ ُ َ ْ‬
‫زْبَ‬ ‫ُ َ ّ ُ َّ َ ْ َ َ َ ْ َ َ ْ َّ َ َ َ‬
‫ْي ِهلل ِ تػةَل – أهلل أ‬
‫أو ِِل قِح احلةصحِ ركػذ ِ‬

‫~ ‪~ 50‬‬
“Aku Sembahyang Sunat Hajat Dua Rakaat
Karena Allah Ta‟ala”
 Membaca Do‟a Iftitah
 Membaca Surah Al-Fatihah
 Pada Rakaat Pertama Setelah Membaca
Surah Al-Fatihah disunahkan membaca
Ayat Kursi 1 Kali atau Surah Al-Kafirun
11 Kali
 Pada Rakaat Kedua Setelah Membaca
Surah Al-Fatihah disunahkan membaca
Amanar Rasul 1 Kali atau Surah Al-
Ikhlas 11 Kali.
 Pada Sujud terakhir setelah membaca
Tasbih Sujud Hendaklah membaca :

َ‫ادلجْ َية َظ َك َِ ًح َوِف اْألَػ َؿاة ِ َظ َك َِ ًح َوك ِِة‬


ُّ َ َ َ َّ َ
‫ ربِة أد ِِة ِِف‬
ِ ِ
)×01( ِ‫اب الَّةر‬ َ ‫َغ َؾ‬

~ 51 ~
‫َ َّ ُ َّ َ ّ َ َ ّ ْ َ َ َ ّ َ ُ َّ َّ َ َ َ َ َ ّ َ‬
‫‪ ‬أليًٓ و ِو وقي ًِ لَع قي ِ ِؽُة ُمٍ ٍؽ ولَع أ ِل قي ِ ِؽُة‬
‫َُ‬
‫ُم ٍَّ ٍؽ (‪)× 11‬‬
‫اهلل َواهللُ‬
‫ال ُ‬ ‫َ ْ َ ْ ُ َّ َ َ َ َ َّ‬ ‫ُ ْ َ َ‬
‫عةن اهلل ِ واحلٍؽ ِهلل ِ وال إَِل ِإ‬ ‫‪ ‬قج‬
‫ُ‬ ‫َ‬ ‫َ ْ‬
‫أزْب‪)×11( .‬‬
‫‪ Atau bisa juga membaca dalam sujud‬‬
‫‪terakhir itu dengan kalimat dibawah ini:‬‬

‫ةٌػيْؽُ‬ ‫ئ يَ ُ‬‫َْ ْ ُ َ ُ ْ ُ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ َ ْ‬ ‫َ َّ ُ َّ َ َ ُ ْ ُ‬


‫ِ‬ ‫ضيؽ يةٌج ِؽ‬ ‫أليًٓ يةودود ‪ ×3‬يةذاىػؿ ِش الٍ ِ‬
‫ّت كَ َّؽ ْرتَ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫ُ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫َ َ َّ ٌ َ ُ ْ ُ َ ْ َ‬
‫َ‬ ‫َّ‬
‫يةذػةل ل ٍِة يؿيؽ نكدلم اليًٓ ثِلؽرد ِم اى ْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫َ َْ َ َْ َ ْ ُ َ َ ُ‬ ‫َْ‬ ‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َ ََ َ‬
‫ديةث‬ ‫ثِٓة لَع ُجِيعِ اْلي ِق ثِؿَحذِم نكذغِير ية ِ‬
‫َ‬ ‫ُْ ْ َ ْ َْ َ ْ‬
‫الٍكذ ِغـيـسِـْي (أغِسِة ‪)× 3‬‬

‫‪ Setelah‬‬ ‫‪Salam‬‬ ‫‪Bacalah‬‬ ‫‪Sholawat‬‬


‫‪Munjiyat sebanyak 5 Kali:‬‬

‫~ ‪~ 52‬‬
‫الةً ُتِْضيْ َِة ثٓةَ‬ ‫َ َّ ُ َّ َ ّ َ َ ّ ْ َ َ َ ّ َ ُ َ َّ َ َ‬
‫ِ ِ‬ ‫أليًٓ و ِو وقي ًِ لَع قي ِ ِؽُة ُمٍ ٍؽ و‬
‫ِض َلَة ث َٓة َُجِيعِْ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َْ َ‬ ‫ْ‬ ‫ْ َ ْ ْ َ‬
‫ةت وتل ِ ْ‬ ‫َ‬
‫ٌَِ ُجِيعِ األْٔا ِل واألف ِ‬
‫ِ‬
‫ت َودَ ْؿ َذ ُػ َِة ثٓةَ‬‫ْ َ َ َ ُ َ ّ ُ َ َ ْ َ ْ َّ ّ َ ْ‬
‫ِ‬ ‫احلةصحِ وتط ِٓؿُة ثِٓة ٌَِ ُجِيعِ الكي ِأ‬
‫خ ٌَِْ‬ ‫خ َو ُت َجيّ ُغ َِة ث َٓة أَكْ َص اىْ َغةيَ ْ‬ ‫ادل َر َص ْ‬
‫َّ‬ ‫ْ َ َ َ َْ‬
‫غِِؽك ألَع‬
‫ِ ِ‬
‫َ‬ ‫َ‬ ‫َْ َ َ َ ْ َ ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ ْ ْ‬
‫ةت‪.‬‬‫ات ِِف احليةة ِ وبػؽ الٍٍ ِ‬ ‫ُجِيعِ اْلْي ِ‬

‫‪ Lalu‬‬ ‫‪membaca Sholawat‬‬ ‫‪Nariyyah‬‬


‫‪sebanyak 11 kali yaitu :‬‬
‫َ َ ً َ َ ً َ َ ّ ْ َ َ ً َ ًّ َ َ‬ ‫َ َّ ُ َّ َ ّ‬
‫أليًٓ و ِو والة َكمِيح وقي ًِ قالٌة دةٌة لَع‬
‫ُ‬ ‫َُْ ُ َ ََْ‬ ‫َ ْ َ ُّ‬ ‫َّ‬ ‫َ َُ‬
‫َق ّي ِ ِؽُة ُم ٍَّ ٍؽ ِن الِى تِعو ثِِّ اىػلؽ وتِف ِؿج ثِِّ‬
‫الؿ ََغنتُ‬ ‫ه َؿ ُب َو ُت ْل َِض ثِّ ْ َ‬
‫احل َٔان ُش َو ُت َِ ُةل ثِّ َّ‬ ‫ْ ُ‬
‫اى‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬
‫هؿيًْ‬ ‫ْ َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫َُْ َ ْ َ َْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ ُ ْ ُ ْ‬
‫وظكَ اْلٔاد ِ ًِ ويكتكَق اىغٍةم ثِٔص ِِّٓ اى ِ ِ‬

‫~ ‪~ 53‬‬
‫َ َ ُّ‬ ‫ُّ َْ َ َ ََ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ََ َ‬
‫ك‬
‫ك لٍع ٍح وجف ٍف ثِػؽدِ ِ‬
‫ولَع أ َِل ِ ووعجِِّ ِِف ِ‬
‫َ ُْْ َ َ‬
‫ٌػئ ٍم لم‪.‬‬

‫‪ Setelah itu Bacalah do‟a dibawah ini :‬‬


‫الإ ََلَ‬ ‫َ َ َ َّ ُ َ ْ َ ُ َ َ ْ َ َ ُ ْ َ ْ َ ْ ُ َ‬
‫شيم َل اىػ ِ ُّ‬
‫ِل اىػ ِظيً‪ِ .‬‬ ‫الإَِل إِالاهلل وظؽه ال ِ‬
‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫ْ‬ ‫َّ ُ َ ْ َ ُ َ َ ْ َ َ ُ ْ َ ْ ُ ْ َ‬
‫شيم َل احليِيً اىه ِؿيً‪ .‬بِك ًِ اهللِ‬ ‫إِالاهلل وظؽه ال ِ‬
‫ةن اهلل ِ َربّ‬ ‫َّ ْ َ َ َ َّ ُ َ ْ َ ُّ ْ َ ْ ُ ُ ْ َ َ‬
‫ِ‬ ‫الِي الإَِل إِال ْٔاىَح احلهِيً‪ .‬قجع‬
‫ْي‪َ .‬ن َد َّج ُٓ ًْ يَ ْٔمَ‬ ‫حل ٍْ ُؽ ِ َّهلل ِ َر ّب اىْ َػةلٍَ ْ َ‬ ‫َ‬ ‫َْ ْ َ ْ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬
‫اىػؿ ِش اىػ ِظي ًِ‪ .‬خ‬
‫ْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬
‫َ‬ ‫َ َ ْ َ َ ُ ْ َ ُ ْ َ َ ْ َ ْ َ ُ ْ َّ َ َ ً ْ َ‬
‫ةر‬
‫يؿون ٌةئغؽون لً ييجـــسٔا إِال قةغح ٌَِ جٓ ٍ‬
‫ال اىْ َل ْٔ ُم اىْ َفةق ُل ْٔ َن‪َ .‬ن َد َّج ُٓ ًْ يَ ْٔمَ‬ ‫َ َ ٌ َ َ ْ ُ ْ َ ُ َّ‬
‫ِ‬ ‫ثالغ ذٓو حٓيم إ ِ‬
‫َ ْ َ َ ْ َ ْ َ ُ ْ َّ َ َّ ً َ ْ ُ َ َ َ‬
‫ةْة‪ .‬أ َّلي ُٓ ًَّ إ ِ ِ ّنْ‬ ‫نيح أوضع‬ ‫ي َؿون لً ييجـــسٔا إِال غ ِ‬
‫َ َْ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ َْ ََْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُ‬ ‫َ ْ َُ َ‬
‫ةت رَحذِم وغـانًِ ٌغفِؿد ِم واىغِِيٍح‬ ‫صج ِ‬ ‫أقدلم مٔ ِ‬
‫ع َلْ‬ ‫ْ ُ ّ ّ َ َّ َ َ َ ْ ُ ّ ْ َ َّ ُ َّ َ َ َ ْ‬
‫ك إِز ٍم‪ .‬أليًٓ الدؽ ِ‬ ‫ك ث ِ ٍؿ والكالٌح ٌَِ ِ‬ ‫ٌَِ ِ‬
‫~ ‪~ 54‬‬
‫َ ْ ً َّ َ َ ْ َ ُ َ َ َ ًّ َّ َ َّ ْ َ ُ َ َ َ ْ ً َّ‬
‫ذججة إِال دفؿدّ‪ ,‬وال ٍْـةإِال فؿصذّ وال دحِة إِال‬
‫َّ‬ ‫ُّ ْ َ َ ْ َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ َ َُْ َ َ َ َ ً‬
‫ػؿة ِ إِال‬ ‫َ‬ ‫كضيذّ وال ظةصح ٌَِ ظٔان ِ ِش ادلجية واأل ِ‬ ‫َ‬
‫سًُ‬ ‫َ َ ْ َ َ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َّ ِ ْ َ َ َّ ُ َّ َ ْ َ َ ْ ُ‬
‫كضيذٓة ثِؿَحذِم يةأرظً الؿاَحِْي‪ .‬أليًٓ خُخ َت‬
‫ال اهللُ‬ ‫َ ْ َ َ َ ْ َ َ ُ ْ ْ َ ْ َ ُ ْ َ َ َ َ َّ‬
‫بْي غِجةدِك ذِيٍة َكُٔا ذِيِّ َيذيِفٔن‪ .‬الإَِل إ ِ‬
‫ْ َ ُّ ْ َ ْ ُ َ َ َ َّ ُ ْ َ ْ ُ ْ َ ْ ُ ُ ْ َ َ‬
‫اىػ ِِل اىػ ِظيً‪ .‬الإَِل إِال اهلل احليِيً اىه ِؿيً‪.‬قجعةن‬
‫ْي‪ .‬أَ َّلي ًَُّٓ‬ ‫حل ٍْ ُؽ َر ّب اىْ َػةلٍَ ْ َ‬ ‫َ‬ ‫َْ ْ َ ْ‬
‫ب اىػؿ ِش اىػ ِظي ًِ‪ .‬خ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ ّ ْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫اهلل ِ ر ِ‬
‫َ َ ْ َ ّ ُ َ ّ َ َْ ّ ُ ْ َ َ ْ َ ُْ ْ َ ّ ْ َ َ‬
‫ُميت دغٔة ِ الٍضط ِؿيَ إِذا‬ ‫َك ِمف اىغ ًِ ٌف ِؿج الٓ ًِ ِ‬
‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ َ ْ َ َ ْ َ َ ُّ ْ َ َ ْ َ‬
‫ّن ِِف‬ ‫ظيٍٍٓة‪ ,‬فةرَح ْ‬ ‫ػؿة ِ ور ِ‬ ‫َ‬ ‫دغٔك رَحَ ادلجية واأل ِ‬
‫ِ‬
‫ـــــّن ثٓةَ‬‫ْ‬ ‫َ َ َ َ ََ َ َ ًَْ ُ ْ‬ ‫َ َ ْ َ‬
‫ِ ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬‫غ‬ ‫ت‬ ‫ح‬ ‫َح‬ ‫ر‬ ‫ة‬ ‫ٓ‬ ‫ظ‬ ‫ِ‬ ‫ة‬ ‫َن‬ ‫و‬ ‫ة‬ ‫ٓ‬‫ِ‬ ‫ةن‬ ‫ض‬ ‫ل‬ ‫ِ‬ ‫ث‬ ‫ِ‬ ‫ه‬ ‫ؾ‬
‫ِ‬ ‫ْ‬ ‫ظةص ِّت‬
‫ظيؽْ‬ ‫َ‬ ‫َ َ َ َّ ُ َّ َ ُ ْ ُ ُ ّ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ ْ َ ْ‬
‫ك و ِ ٍ‬ ‫خَ رَححِ ٌَ ِقٔاك‪ .‬أليًٓ يةمؤن ِف ِ‬
‫َ‬ ‫ك فَؿيْؽ َو َيةكَؿيْ ًجة َد ْ َ‬ ‫َ ُّ‬
‫ْي ثَ ِػيْ ٍؽ َو َيةمةِْ ًؽا‬ ‫ِ‬ ‫ٍ‬ ‫ِ ِ‬ ‫ت‬ ‫ظ‬
‫ِ‬ ‫ة‬ ‫َو َي َ‬
‫ةو‬
‫َ َ ُّ َ َ‬
‫ةر ُّي ْٔمُ‬ ‫ْ‬ ‫ََ َ ً َ َْ َ ْ ُ‬ ‫َ َْ َ‬
‫ت‪ ,‬ويةَغْلِ ة دْي ٌغئ ٍب يةَ ي‬ ‫دْي َغن ِ ٍ‬
‫~ ‪~ 55‬‬
‫ات َواْألَ ْر ِض‪ .‬أَ َّلي ًَُّٓ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َّ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬
‫يةذاْلال ِل وا ِْلنؿ ِام يةث ِؽحع الكٍٔ ِ‬
‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ َ َْ َ َ ْ ْ‬

‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫ّ َ َْ‬
‫َح‬‫ظي ًِ اى ّ‬ ‫َّ‬ ‫َّ‬
‫ن أقدلم بِك ٍِم بِك ًِ اهلل ِ الؿَح َِ الؿ ِ‬ ‫إِ ِ ْ‬
‫ِ‬
‫ْ َ ُّ ْ ِ َّ ْ َ َ ْ ُ ُ ُ َ ٌ َ َ َ ْ ٌ َ َ ْ َ ُ َ ْ َ‬
‫اىلئم الِي الدأػؾه ِقِح وال ُٔم وأقدلم بِك ٍِم‬
‫خ ََلُ‬ ‫ِي َخ َِ ْ‬ ‫َح اىْ َل ُّي ْٔ ِم َّال ْ‬ ‫ظيْ ًِ اىْ َ ّ‬ ‫ِ‬ ‫َّ‬
‫الؿ‬ ‫َ‬ ‫َ‬
‫َح‬
‫َّ ْ‬
‫الؿ‬ ‫ِ‬ ‫هلل‬ ‫ا‬ ‫ً‬ ‫ِ‬ ‫ك‬ ‫ب ْ‬
‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬
‫ْ ُ ْ ُ َ َ َ َ ْ َ ُ ْ َ ْ ُ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ ُ ْ ُ َْ‬
‫صيخ َل اىلئب أن‬ ‫َ‬ ‫ُ‬
‫الٔصٔه وػنػخ َل األؤات وو ِ‬
‫ِض َظ َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ََ‬ ‫َّ‬ ‫ُ َ َّ ََ َ ّ َ ُ َ‬
‫ةصّتْ‬ ‫َ‬ ‫دى ِِل لَع قي ِ ِؽُة ُمٍ ٍؽ وأن تل ِ‬
‫ِ‬
‫َ َّ ُ َّ ّ ْ َ ْ َ ُ َ َ َ َ َ َّ ُ َ ْ َ‬
‫(‪ ( Sebutkan Hajat‬أليًٓ إ ِ ِن أقدلم وخدٔصّ إَِلم‬
‫اهلل َغيَيِّْ َو َق َّيً‪َ.‬‬ ‫الؿ َْحَحِ َو َِّل ُ‬ ‫ب َّ‬ ‫ُم ٍَّ ٍؽ َُ ّ‬ ‫َ ّ َ َ ّ َ َُ‬
‫ثِججِي ِم قي ِ ِؽُة‬
‫ِِ‬
‫ةصّتْ‬ ‫ب ِف َظ َ‬ ‫ْ‬ ‫َ َ ّ َ َ ُ َ َّ ُ ّ ْ َ َ َّ ْ ُ َ َ َ ّ‬
‫ِ‬ ‫يةقي ِ ِؽُة يةُمٍؽ إ ِ ِن دٔصٓخ ثِم إَِل ر ِ ِ‬
‫َ‬
‫َْ ِؾه ِ ِلِ ُ ْل َِض (‪ ( Sebutkan Haja‬أ َّلي ُٓ ًَّ فَ َن ّفِ ْػ ُّ ِِفَّ‬

‫س‪(. .‬رواه اىطْبان)‬ ‫ّن ِِف َج ْف ِ ْ‬ ‫َو َم ّ ِف ْػ ْ‬


‫ِ‬

‫~ ‪~ 56‬‬
Lafaz Niat Puasa Sunat Sya’ban

Kita dianjurkan untuk melafalkan niat


puasa sunah Sya„ban di malam harinya.
Berikut ini lafal niat puasa Sya„ban:
َ ََ َ َ ْ َ َّ ُ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ َ َ
‫ُٔيخ ؤم غ ٍؽ خَ أداءِ قِحِ مػجةن ِهلل ِ تػةَل‬
“Sahajaku berpuasa besok hari daripada
menunaikan puasa sunat Sya‟ban karena
Allah SWT.”

Orang yang ingin berpuasa Sya„ban di


siang hari tetapi tidak sempat melafalkan
niat dan berniat puasa di malam harinya
boleh menyusul pelafalan niat dan
memasang niat sunah puasa Sya„ban
seketika itu juga. Kewajiban niat di malam
hari hanya berlaku untuk puasa wajib.
Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di
siang hari sejauh yang bersangkutan belum
~ 57 ~
makan, minum, dan hal-hal lain yang
membatalkan puasa sejak subuh. Berikut
ini lafal niat puasa sunah Sya„ban di siang
hari:
َ ََ َ َ ْ َ َّ ُ َ َ ْ َ ِ ْ َ َ َ َ ْ َ ُ ْ َ َ
‫ُٔيخ ؤم ْؾا اَلٔم خَ أداءِ قِحِ مػجةن ِهلل ِ تػةَل‬
“Sahajaku berpuasa pada hari ini daripada
menunaikan puasa sunat Sya‟ban karena
Allah SWT.”

~ 58 ~