Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

KONSEP MANAJEMEN DAN MANAJEMEN


PENDIDIKAN

Tugas ini Disusun dalam Rangka Memenuhi Tugas Mata Kuliah Manajemen Penyelenggaraan
Pendidikan

Pada Program Pasca Sarjana (PPS) STKIP_PI Makassar

Dosen Pengampuh

Dr. DIDIDN, M.Pd.

Disusun oleh

Kelompok 1

NUR QADRI AMAR C. 19331073 HASMIATI C. 19331064

LAHERI KENEDY C. 19331052 FATIMAH C. 19331059

Pada Program Pasca Sarjana (PPS)

STKIP - PIM Makassar

2020
KONSEP MANAJEMEN DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
I. Pengertian, Konsep Dasar dan Fungsi Manajemen
A. Pengertian Manajemen
Manajemen berasal dari kata to manage yang berarti mengelola. Pengelolaan dilakukan
melalui proses dan dikelola berdasakan urutan dan fungsi-fungsi manajemen itu sendiri.
Manajemen adalah melakukan pengelolaan sumber daya yang dimiliki oleh sekolah atau
organisasi yang diantaranya adalah manusia, uang, metode, material, mesin, dan pemasaran
yang dilakukan dengan sistematis dalam suatu proses.
Manajemen dalam arti luas mempunyai pengertian sebagai perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengendalian atau sinkatnya (P4) sumber daya organisasi untuk mencapai
tujuan secara efektif dan efisien.
Pengertian manajemen secara umum adalah ilmu dan seni dalam mengatur, mengelola, dan
mengkoordinasi yang bertujuan untuk melakukan suatu tindakan guna mencapai tujuan.

B. Konsep Dasar Manajemen

a. Manajemen sebagai ilmu


Suatu ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa
dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan.
b. Manajemen sebagai seni
Manajemen adalah seni untuk mencapai hasil yang maksimal dengan usaha yang minimal.
c. Manajemen sebagai profesi
Manajemen sebagai profesi merupakan suatu bidang pekerjaan yang dilakukan oleh orang-
orang yang memiliki keahlian dan keterampilan sebagai pemimpin atau manajer pada suatu
organisasi/suatu perusahaan tertentu.
d. Manajemen sebagai proses
Manajemen adalah proses yang khas terdiri dari tindakan perencanaan, pengorganisasian,
pengendalian, dimana dalam masing-masing bidang tersebut digunakan ilmu pengetahuan
dan keahlian serta diikuti secara berurutan dan tujuan yang telah ditetapkan.

C. Fungsi Manajemen
• Planning (Perencanaan)
Perencanaan adalah suatu rangkaian proses kegiatan menyiapkan keputusan mengenai apa
yang diharapkan terjadi. Sebagai salah satu fungsi manajemen, perencanaan menempati
fungsi pertama dan utama diantara fungsi-fungsi manajemen lainnya.
Perencanaan meliputi :
- Landasan perencanaan
- Perencanaan strategis
- Pengambilan keputusan
- Analisis kebutuhan
• Organizing (Pengorganisasian)
Pengorganisasian adalah proses kerja sama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan
secara efektif dan efisien. Jadi dalam setiap organisasi terkandung tiga unsur, yaitu kerja
sama, dua orang atau lebih, dan tujuan yang hendak dicapai. Proses pengorganisasian
menyangkut proses bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan
didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan
organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat
bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian organisasi.

Organizing meliputi :
- Desain kerja
- Struktur organisasi
- Perubahan
- Pembagian tugas
• Actuating (Pengarahan)
Pengarahan adalah suatu proses pembimbingan, pemberian petunjuk, dan instruksi bawahan
agar mereka bekreja sesuai dengan rencana yang ditetapkan.
Actuating meliputi :
- Kepemimpinan
- Kepercayaan
- Komunikasi
- Motivasi
• Controlling (Pengawasan)
Controlling adalah salahsatu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian, bila
perlu mengadakan koreksi terhadap apa yang dilakukan sehingga kegiatan dapat terarahkan
sesuai dengan maksud tujuan.
Controlling meliputi :
- Monitorong
- Evaluasi
- Supervisi
II. Manajemen Pendidikan
A. Pengertian Manajemen Pendidikan Menurut Ahli
Seperti yang telah diterangkan di atas tentang pengertian manajemen bahwa manajemen itu
berasal dari bahasa Inggris, management yang berasal dari kata to manage yang artinya
mengatur atau mengelola.
Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan: “manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses
pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien
untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Sedangkan arti pendidikan berasal dari bahasa inggris yaitu Education, dimana dari bahasa
latinnya yaitu Eductum. Dengan artian kata “E” yaitu sebuah proses perkembangan dari
dalam keluar kemudian kata “Duco” dengan artian yang sedang berkembang.
Menurut H. Fuad Ihsan (2005: 1) menjelaskan bahwa dalam pengertian yang sederhana dan
umum makna pendidikan sebagai “Usaha manusia untuk menumbuhkan dan
mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan
nilai-nilai yang ada didalam masyarakat dan kebudayaan”. Usaha-usaha yang dilakukan
untuk menanamkan nilai-nilai dan norma-norma tersebut serta mewariskan kepada generasi
berikutnya untuk dikembangkan dalam hidup dan kehidupan yang terjadi dalam suatu proses
pendidikan sebagai usaha manusia untuk melestarikan hidupnya.
Pendidikan adalah proses pengembangan kemampuan, sikap, dan tingkah laku lainnya di
dalam masyarakat tempat mereka hidup.

Pada Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 dinyatakan bahwa
pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar agar peserta
didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, sikap sosial, dan ketrampilan yang
diperlakukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
Sudjana, dalam bukunya manajemen program pendidikan mengemukakan pengelolaan atau
manajemen adalah kemampuan dan ketrampilan khusus untuk melakukan suatu kegiatan ,
baik bersama orang lain atau melalui orang lain dalam mencapai tujuan organisasi. Hersey
dan Blanchard (1982) memberi arti pengelolaan sebagai berikut: “Manajemen as working
with and through individuals and groups to accomplish organizational goals” (Pengelolaan
merupakan kegiatan yang dilakukan bersama dan melalui seseorang serta kelompok dengan
maksud untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.
Mengadaptasi pengertian manajemen dari para ahli dapat dikemukakan bahwa manajemen
pendidikan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha
pendidikan agar mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Secara sederhana manajemen pendidikan adalah suatu lapangan dari studi dan praktik yang
terkait dengan organisasi pendidikan.
Manajemen Pendidikan adalah proses manajemen dalam pelaksanaan tugas pendidikan
dengan mendayagunakan segala sumber secara efisien untuk mencapai tujuan secara efektif.
A. Tujuan dan Manfaat Manajemen Pendidikan
Tujuan dan manfaat manajemen pendidikan antara lain sebagai berikut:
1. Terwujudnya suasana belajar dan proses pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif,
efektif, dan menyenangkan (PAIKEM).
2. Terciptanya peserta didik yang aktif
3. Terpenuhinya salah satu dari empat kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan
(tertunjangnya kompetensi professional sebagai pendidik dan tenaga kependidikan sebagai
manajer).
4. Tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.
5. Terbekalinya tenaga kependidikan dengan teori tentang proses dan tugas administrasi
pendidikan (tertunjangan profesi sebagai manajer atau konsultan manajemen pendidikan).
6. Teratasinya masalah mutu pendidikan.

B. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan

Bidang garapan manajemen pendidikan meliputi semua kegiatan yang menjadi sarana
penunjang proses belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan pendidikan yang telah
ditetapkan. Substansi yang menjadi garapan manajemen pendidikan sebagai proses atau
disebut juga sebagai fungsi manajemen pendidikan adalah perencanaan;
pengorganisasian;pengarahan (motivasi, kepemimpinan, pengambilan keputusan,
komunikasi, koordinasi dan negosiasi, serta pengembangan organisasi); pengendalian
meliputi pemantauan (monitoring); penilaian; dan pelaporan. Monitoring dan evaluasi sering
disingkat ME atau “Monev”. Gambaran menyeluruh tentang ruang lingkup manajemen
pendidikan sebagai proses dapat dijelaskan pada tabel berikut:

Fungsi Perencanaan Pengorganisasian Pengarahan Pengendalian


Manajemen
Sumber Daya
Man V v v v
Money V v v v

Methods/Media V v v v
Material V v v v
Machines V v v v
Minutes V v v v
Marketing V v v v
informasi V v v v

RUANG LINGKUP FUNGSI MANAJEMEN

Adapun lingkup manajemen pendidikan sebagai tugas atau sebagai manajemen


sekolah dapat dijelaskan pada table berikut:
RUANG LINGKUP TUGAS MANAJEMEN PENDIDIKAN
(MANAJEMEN SEKOLAH)
Bidang Peserta Tenaga Keuangan Sarana Humas Layanan
Pendidik Khusus
Tugas Didik Dan
Dan
Prasar
Kependidikan
ana

Peencanaan v v v v v v

Pengorganisasian v v v v v v
Pengarahan v v v v v v
Pengendalian v v v V v v

C. Fungsi Manajemen Pendidikan


Manajemen Pendidikan mempunyai fungsi yang terpadu dengan proses pendidikan
khususnya dengan pengelolaan proses pembelajaran. Dalam hubungan ini, terdapat beberapa
fungsi manajemen pendidikan, sebagai berikut:
a. Fungsi perencanaan, mencakup berbagai kegiatan menentukan kebutuhan, penentuan
strategi pencapaian tujuan, menentukan isi program pendidikan, dll.
b. Fungsi organisasi, meliputi peneglolaan ketenagaan, sarana dan prasarana, distribusi
tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan secara integral.
c. Fungsi koordinasi, yang berupaya menstabilisasi antara berbagai tugas, tanggung jawab
dan kewenangan untuk menjamin pelaksanaan dan berhasil program pendidikan.
d. Fungsi motifasi ( penggerakan ), yang dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi
proses dan keberhasilan program pelatihan.
e. Fungsi control, yang berupaya melakukan pengawasan, penilaian, monitoring,
perbaiakn terhadap kelemahan-kelemahan dalam system manajemen pendidikan tersebut.