Anda di halaman 1dari 3

TUGAS 7

Kantor Akuntan Publik Adlan dan Rekan menugaskan Rijal sebagai auditor untuk
mewawancarai beberapa karyawan dari PT. Maju Jaya (PT.MAJA) suatu perusahaan
daun the sebagai klien. Tujuan dari wawancara awal ini adalah untuk menilai risiko
perikatan dan lingkungan pengendalian. Oleh karena itu, Rijal meminta Manajer Divisi
Pemasaran, Manajer Divisi Penerbitan, dan Manajer Administrasi dan Keuangan untuk
mewawancarai mereka mengenai integritas mereka dengan PT. Maju Jaya (PT.MAJA).
Berikut beberapa contoh wawancara Rijal dengan para manajer tersebut.
Wawancara Rijal dengan Manajer keuangan, PT. Maju Jaya (PT.MAJA), bapak Riziek

Rijal : Pak, berdasarkan laporan keuangan yang saya pelajari,


bagaimana peran dari divisi-divisi lainnya, dalam hal
penyusunan laporan keuangan?, apakah terdapat hambatan-
hambatan dari setiap bagian yang terkait?
Bpk Riziek : Setiap divisi memberikan peranan yang dalam pelaporan
keuangan. Dan tidak terjadi hambatan, karena setiap bagian
memiliki komitmen yang sama dalam hal pelaporan keuangan.
Laporan keuangan dibuat berdasarkan kejadian yang terjadi
dan bukti-bukti transaksi yang ada. Anda dapat mengecek
dokumen dan bukti-bukti transaksi yang telah kami siapkan
pak.
Rijal : Apakah terdapat pengawasan terhadap pengendalian intern
perusahaan? Misalnya terdapat komite audit atau tidak?
Bpk Riziek : Tiap-tiap divisi diberikan satuan pengawas pengendalian
intern dan terpusat pada satu pusat pengawasan pengendalian
intern. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengurangi
kecurangan atau kesalahan yang nantinya akan
mempengaruhi Laporan Keuangan
Rijal : Menurut Bapak, apakah pengawasan internal pada perusahaan
ini sudah cukup efektif? Bagaimanakah bila terjadi
kesalahan, misalnya salah menghitung jumlah orderan, atau
lainnya?
Bpk Riziek : Menurut saya pribadi pengawasan internal yang telah ada
cukup efektif, dan apabila terjadi kesalahan seperti yang telah
saudara sebutkan biasanya di mana kesalahan tersebut
terdeteksi, maka divisi tersebut yang akan melaporkan ke
pusat dan ke divisi yang terkait dengan kesalahan tersebut.

Dari hasil wawancara singkat di atas dapat disimpulkan bahwa pengendalian internal pada
PT. Maju Jaya (PT.MAJA) dapat dinilai cukup efektif.
Diminta:
Berdasarkan hasil dari wawancara tersebut, Anda diminta untuk menuangkan ke dalam
kertas kerja prosedur pemeriksaan!
Saudara adalah auditor senior pada KAP Adlan & Rekan (KAP A&R), saat ini bertugas untuk
mengaudit PT.Maju Jaya (PT.MAJA) di Jakarta. Berbagai persyaratan administrasi untuk
program audit telah Saudara persiapkan. PT. Maju Jaya (PT.MAJA) bergerak dalam
produksi teh.
Selanjutnya pihak klien telah menyiapkan laporan keuangan internal perusahaan
sebagai berikut:
PT . Maju Jaya
NERACA
31 Desember 2019
Aset Kewajiban & Ekuitas
Aset Lancar Kewajiban lancar
Kas Rp 15,000,000 Utang usaha Rp 41,000,000,000
Bank 4,660,000,000 utang karyawan 300,000,000
Piutang Usaha 32,123,000,000 pendapatan diterima dimuka 5,500,000,000
Persediaan 44,273,000,000 jumlah kewajiban lancar Rp 46,800,000,000
Biaya Dibayar Dimuka 650,000,000
Jumlah Aset lancar Rp 81,721,000,000 kewajiban jangka panjang
Utang Bank Rp 16,591,000,000
Asset Tetap Utang komisaris 2,000,000,000
Tanah Rp 3,400,000,000 Utang jangka panjang lainnya 4,000,000,000
Bangunan 8,200,000,000 Jumlah kewajiban jangka panjang Rp 22,591,000,000
Kendaraan 600,000,000
Peralatan 800,000,000 Ekuitas
Jumlah Aset Tetap Rp 13,000,000,000 Setoran modal Rp 5,400,000,000
Akumulasi Penyusutan Laba ditahan 7,400,000,000
Bangunan 3,300,000,000 Laba tahun berjalan 8,330,000,000
Kendaraan 400,000,000 Jumlah Ekuitas Rp 21,130,000,000
Peralatan 500,000,000
Jumlah Penyusutan Rp 4,200,000,000
Nilai Buku Aset T etap Rp 8,800,000,000
TOTAL ASET Rp 90,521,000,000 TOTAL KEWAJIBAN DAN EKUITAS Rp 90,521,000,000

PT. Maju Jaya


LAPORAN LABA RUGI
Untuk Periode yang berakhir pada 31 Desember 2019
Pendapatan Usaha Rp 125,000,000,000
Harga Pokok Pendapatan 100,000,000,000
LABA KOTOR Rp 25,000,000,000
BIAYA ADMINISTRASI DAN UMUM
Beban Gaji Karyawan Rp 3,200,000,000
Beban Pemasaran 3,100,000,000
Beban Listrik Kantor 650,000,000
Beban T elepon Kantor 300,000,000
Beban T ransportasi Karyawan 250,000,000
Beban AT K Kantor 200,000,000
Beban Penyusutan 800,000,000
Beban Buruh Harian 5,700,000,000
Beban Pajak 1,100,000,000
Beban Kantor Lainnya 400,000,000
JUMLAH BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM PENDAPATAN DAN
BEBAN LAIN-LAIN Rp 15,700,000,000
Pendapatan Lain-Lain 1,500,000,000
Beban Lain-Lain Rp 1,000,000,000
JUMLAH PENDAPATAN & BEBAN LAIN-LAIN 500,000,000
LABA SEBELUM BEBAN BUNGA BANK Rp 9,800,000,000
Beban Bunga Bank 1,470,000,000
LABA PERUSAHAAN Rp 8,330,000,000
Dari pemeriksaan laporan keuangan PT. Maju Jaya (PT.MAJA) Tahun 2019, Saudara
menemukan bukti sebagai berikut:
1. Dalam pemeriksaan fisik kas ditemukan bahwa perusahaan belum mencatat
pembelian ATK kantor sebesar Rp4.000.000
2. Perusahaan belum mencatat penerimaan melalui transfer bank untuk
pembayaran piutang sebesar Rp750.000.000
3. Penyesuaian untuk biaya dibayar dimuka untuk pembayaran rekening listrik
sebesar Rp45.000.000
4. Penyesuaian untuk kekurangan pencatatan beban penyusutan kendaraan
sebesar Rp30.000.000
5. Penyesuaian untuk pendapatan diterima dimuka yang telah jatuh tempo dan
diakui sebagai pendapatan sebesar Rp1.500.000.000
6. Penyesuaian untuk beban buruh harian yang telah jatuh tempo dan belum
dibayarkan perusahaan Rp350.000.000
7. Perusahaan salah mencatat pengeluaran yang seharusnya untuk beban
pemasaran tercatat sebagai persediaan, maka Saudara melakukan jurnal balik
yang seharusnya. Kesalahan pencatatan tersebut sebesar Rp350.000.000,00.
Pada saat diskusi terakhir dengan pihak internal perusahaan, manajemen mengakui
semua penyesuaian Saudara. Maka berdasarkan temuan tersebut silahkan Saudara
untuk melakukan:
1. Menyusun kertas kerja pemeriksaan per akun, dengan format yang
sesuai,khususnyauntukakunyangterkoreksi dan membuat jurnal koreksi atas
temuan dan reakpitulasinya