Anda di halaman 1dari 2

TUGAS 3

TUGAS AKHIR PROGRAM


EKSI4500

Nama : Hero Putra Novanto


NIM : 031217278
Kelas : 12

1
BUKU JAWABAN UJIAN (BJU) – TUGAS III

TEORI AKUNTANSI

a. Persediaan yang rusak tersebut pada laporan keuangan tahun 2017 tidak dapat diakui
sebagai aset/aktiva, dikarenakan sesuai dengan kerangka dalam persiapan dan penyajian
laporan keuangan paragraf 49, sudah tidak memiliki syarat dan kriteria yang dapat
didefinisikan sebagai aset dalam laporan keuangan
- Persediaan rusak tidak mempunyai manfaat ekonomi di masa yang akan datang, karena
tidak dapat ditukarkan dengan kas, barang, atau jasa lain. Persediaan rusak juga tidak
dapat digunakan untuk memproduksi barang atau jasa , dan juga tidak dapat digunakan
untuk melunasi kewajiban
- Persediaan rusak juga tidak dikuasai oleh suatu entitas. Entitas tidak menguasai
persediaan rusak karena entitas sudah tidak mendapatkan, memelihara/menahan,
menukarkan, menggunakan manfaat ekonomi dan mencegah akses pihak lain terhadap
manfaat tersebut.
- Meskipun persediaan yang rusak merupakan akibat dari kejadian masa lalu. Persediaan
yang rusak dipengaruhi oleh kejadian yang mengakibatkan aset mengalami perubahan
nilai sebagai akibat dari kegagalan kemampuan entitas untuk mengendalikan aset
tersebut.
- Persediaan yang rusak tidak memiliki kemampuan untuk ditukar dengan aktiva lainnya.

b. Proses pengukuran aset dalam hal ini persediaan yang rusak tersebut dapat dilakukan
pengukuran nilainya menggunakan nilai pertukaran masa berjalan yaitu dengan nilai yang
realistis. Sehubungan dengan berkurangnya nilai persediaan karena rusak, maka pengukuran
harga dengan nilai historis tidak memadai lagi.
Harga masa berjalan menjadi dasar yang penting bagi pengukuran aset, karena akan
menyajikan informasi terkait dampak inflasi bagi perusahaan. Perubahan nilai persediaan
akan mempengaruhi harga pokok penjualan yang akan berimbas pada selisih keuntungan
maupun kerugian. Karena barang persediaan rusak dan tidak dapat dijual kembali maka
tentunya penrusahaan akan mengalami kerugian sebagai akibat dari adanya penghapusan
aset (persediaan) tersebut