Anda di halaman 1dari 4

Dikeheningan malam ini…

Saat dingin malam sangat menusuk..


Apa yang kamu rasakan…

Apakah kamu merasa bahagia…?


Kamu marah..?
Kamu hebat..?
Atau mungkin kamu merasa tidak ada sesuatu yang istimewa..

Pernahkah kamu memikirkan


Apa yang selama Ini telah kamu lakukan…
Sepanjang hari ini …
Kemarin..
Dan hari lalu sepanjang hidupmu..

Apakah ada yang berharga?


Atau hanya terasa hampa?

Apakah kamu pernah sadar?


Segala yang pernah kamu lakukan..
Segala yang telah kamu lalui..
Hanya sebuah kesia-siaan..

Kamu hanya menghabiskan waktumu dengan percuma..


Kamu hanya menghabiskan harimu dengan keegoisanmu..

Kamu tertawa..
Kamu bahagia..
Kamu merendahkan yang lainnya..
Kamu menghina..

Kamu tidak pernah menganggap yang lain ada.


Kamu hanya sibuk memberi kesenangan semu pada dirimu sendiri..

Kamu tidak pernah mengingat mereka..

Kamu mengabaikan mereka..

Mereka yang selalu ada dibelakangmu..


Mereka yang selalu mengulurkan tangannya ketika kamu terpuruk..
Mereka yang selalu rela menjadi buruk demi kebahagiaanmu..

Teman..
Sahabat..
Saudara..

Dan mereka yang selalu kamu acuhkan..

Ingatkah kamu?
Padanya..
Pada mereka yang selalu menunggumu diujung pintu..
Menunggumu dengan penuh rasa kasih sayang..
Menunggumu dengan penuh kecemasan..
Menunggumu meski letih oleh aktivitasnya..

Ingatkah kamu..
Dia yang sekian lama menahan pedih..
Dia yang telah lama mengandungmu tanpa pernah mengeluh..
Berlumur darah dan bertaruh nyawa untuk membuatmu bernafas..
Dia yang selalu memanjatkan do’a untukmu..

Diakah yang kamu sebut IBU?

Dia yang selalu kamu acuhkan setap ucapannya..


Yang selalu kamu maki..
Yang harus meneteskan air mata oleh ucapanmu..
Dia yang selalu terluka oleh keegoisanmu..

Disana..
Dia yang renta..
Tak lagi kuat berdiri seperti dulu..
Dengan nafas yng sudah tersengal
Tak gentar memeras keringat untuk menghidupimu..
Membanting tulang untuk memberimu sesuap nasi..
Tetesan peluhnya untuk membahagiakanmu..
Hari-harinya yang habis hanya untuk mencari nafkah..

Nafkah yng tak pernah kamu hargai..


Lelahnya yang selalu kamu remehkan..
Lelahnya yang selalu kamu gunakan untuk hal-hal yang tidak berguna..
Untuk egomu bersenang-senang..
Diakah yang kamu sebut AYAH..?

Dia yang terus menerus kamu acuhkan..


Dia yang selalu kamu peras untuk keegoanmu..
Dia yang selalu kamu maki dibelakangnya..?

Sekian lama mereka berjuang untuk hidupmu..


Sekian lama mereka menahan pedih atas sikapmu..
Dan sekian lama kamu telah membuat mereka terluka..
Luka yang selalu mereka kubur demi kebahagiaanmu..

Tangis mereka yang tak pernah kamu lihat..

Senyumnya selalu menutupi sedihnya ..


Tuturnya yang menutupi pedih atas lakumu..
Letihnya yang tertutupi ditiap belainya padamu..

Mereka yang kamu sebut orang tua ?


Mereka yang tak pernah henti kamu bohongi..
Mereka yang selalu mendengar hinaan dari darah dagingnya sendiri..

PANTASKAH KAMU MENGANGGAP DIRIMU ANAKNYA..?


Anak yang selalu berbakti pada orang tua..?

Sadarkah kamu..
Selama hidupmu..
Pernahkah kamu membuat mereka bahagia..?
Membuat mereka senyum bangga padamu..?

Tidak pernah !!!

Kamu hanya mengganggap mereka cadangan dalam hidupmu..


Hanya menganggap mereka pelengkap dalam hidupmu..
Menganggap mereka biang dari kekuranganmu..

Hingga tiba..
Ketika mereka terbujur kaku..
Pucat dan tak lagi terdengar desah nafasnya..
Mereka pergi..
Tertimbun tanah..
Sedikit demi sedikit menutupi raganya..
Dan dia berpulang untuk selamanya..
Dia tidak akan pernah kembali..
Tidak akan pernah hadir untuk membantumu..

INNALILLAHI WAINNA ILAIHIROJIUN..

Ketika semua terucap apakah kamu merasa sempat


Memintal maaf kepadanya..?
Memohon ampun atas segala kenakalanmu?
Membuatnya tersenyum untuk akhir hidupnya..

#########

Sadarlah…
Kamu bukan anak kecil lagi..
Kamu bukan manusia yang masih harus diajarkan ..

Kamu dewasa..
Kamu menjadi tumpuan mereka.

Kamu yang menjadi harapan mereka..

Cukup kamu membuatnya sedih..


Cukup kamu membuatnya marah..
Dan cukup kamu membuat hidupmu sia-sia..

Sekarang tiba saatnya..


Kamu harus membalas budi mereka..
Budi mereka yang tak akan pernah habis untuk hidupmu..

Buat mereka tersenyum..


Tersenyum puas atas keberhasilanmu..
Tersenyum bahagia hingga akhir hayatnya..
Tersenyum bangga memiliki anak sepertimu..

Dan membuat sekelilingmu bahagia..


Karena kamu tidak pernah sabar..
Mereka bahagia melihatmu bahagia
Dan menderita melihat dukamu…