Anda di halaman 1dari 1

Setiap perusahaan harus mampu menanggulangi kerugian potensial, sehingga kerugian dapat dihindai

atau diminimalisir, dalam penanggulangannya terdapat beberapa metode diantaranya:

a. Risk Avoidance (penghindaran risiko) adalah cara perusahaan menghindari kejadian yang
memunculkan adanya kemungkinan kerugian. Contoh : memberi tanda dilarang merokok di pom
bensin untuk menhindari adannya ledakan.
b. Risk Reduction (pengurangan risiko) adalah mengurangi kerugian pada saat kejadian yang tidak
diinginkan terjadi. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengurangi kegiatan yang berisiko.
Contoh: Mewajibkan pegawainya menggunakan helm pada saat di lokasi proyek.
c. Risk Retention (retensi risiko) adalah bentuk pengendalian risiko secara finansial. Metode ini
dilakukan dengan cara menyisihkan atau mencadangkan dana untuk pembiayaan apabila risiko
terjadi. Contoh: Membuat pos biaya lain-lain dalam anggaran perusahaan.
d. Risk Transfer (transfer risiko) juga merupakan bentuk pengendalian risiko secara finansial.
Metode ini dilakukan dengan cara memindahkan efek dari kerugian yang mungkin terjadi
kepada perusahaan atau orang lain. Salah satu bentuk caranya adalah dengan menggunakan
asuransi.

Sumber:

Soekarto. 2014. Manajemen Resiko dan Asuransi. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka

Anda mungkin juga menyukai