Anda di halaman 1dari 12

Kerangka Acuan Kerja

Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

KERANGKA ACUAN KERJA


(KAK)

KEGIATAN :

PENINJAUAN KEMBALI RTRW


KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR 2011- 2031

PAKET PEKERJAAN :

PENYUSUNAN RANPERDA REVISI RTRW


KAB. TANJUNG JABUNG TIMUR

SUMBER DANA APBDP


KAB. TANJUNG JABUNG TIMUR

TAHUN ANGGARAN 2017

Dokumen Pemilihan 1
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

KEGIATAN : PENINJAUAN KEMBALI RTRW KAB. TANJUNG


JABUNG TIMUR 2011 - 2031
PEKERJAAN : PENYUSUNAN RANPERDA REVISI RTRW KAB.
TANJUNG JABUNG TIMUR
LOKASI : KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
SUMBER DANA : APBDP
TAHUN ANGGARAN : 2017

URAIAN PENDAHULUAN
1. UMUM a. Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah merupakan bagian lingkup
satuan kerja Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang Kab. Tanjung Jabung Timur
b. Pemegang mata anggaran adalah Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang Kab. Tanjung Jabung Timur
c. Untuk penyelenggaraan satuan kerja termaksud, dibentuk organisasi
pengelola satuan kerja berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas.

2. LATAR Sesuai Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Pasal
BELAKANG 11 ayat (2), mengamanatkan pemerintah daerah kabupaten berwenang
dalam melaksanakan penataan ruang wilayah kabupaten yang meliputi
perencanaan tata ruang wilayah kabupaten, pemanfaatan ruang wilayah
kabupaten, dan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah kabupaten.
Perencanaan tata ruang wilayah kabupaten meliputi proses dan prosedur
penyusunan serta penetapan rencana tata ruang wilayah (RTRW) kabupaten.
Penyusunan RTRW kabupaten dilakukan dengan berasaskan pada kaidah-
kaidah perencanaan yang mencakup asas keselarasan, keserasian,
keterpaduan, kelestarian, keberlanjutan serta keterkaitan antarwilayah baik
di dalam kabupaten maupun dengan kabupaten sekitarnya.
Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat ini telah memiliki Peraturan Daerah
No. 11 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten
Tanjung Jabung Timur 2011-2031, yang dalam pelaksanaannya memiliki
batas waktu selama 20 tahun. Selama batas waktu tersebut, RTRW
Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersifat dinamis, yang artinya bahwa
RTRW Kabupaten Tanjung Jabung Timur melihat kesesuaian antara
rencana tata ruang yang termuat dengan kebutuhan pembangunan yang
memperhatikan perkembangan lingkungan strategis dan dinamika internal
yang terjadi untuk kemudian dilakukan proses peninjauan kembali.
Proses peninjauan kembali merupakan proses yang meliputi kajian, evaluasi
dan penilaian yang dilakukan satu kali dalam 5 (lima) tahun atau dapat
kurang dalam 5 (lima) tahun apabila terjadi perubahan lingkungan strategis,
seperti terjadi bencana alam skala besar yang ditetapkan dengan peraturan

Dokumen Pemilihan 2
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

perundang-undangan, perubahan dalam peraturan perundang-undangan dan


kebijakan nasional yang yang mempengaruhi pemanfaatan ruang kabupaten
dan/atau dinamika internal kabupaten yang tidak mengubah kebijakan dan
strategi pemanfaatan ruang wilayah nasional.
Sejak Peraturan Daerah No. 11 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten
Tanjung Jabung Timur Tahun 2011-2031 ditetapkan, telah terjadi banyak
perubahan kebijakan, baik dalam lingkup nasional, regional, maupun
internal kabupaten, serta berbagai dinamika dalam pembangunan di daerah
yang akan memberi dampak pada perubahan arah kebijakan dan strategi
pemanfaatan ruang wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Berdasarkan hal diatas, untuk memperkaya muatan materi pengaturan dalam
RTRW Kabupaten Tanjung Jabung Timur serta dalam rangka penyesuaian
terhadap dinamika pembangunan yang terjadi saat ini yang ditinjau dari
berbagai aspek, maka diperlukan Penyusunan Ranperda Revisi RTRW
Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2011-2031.

3. MAKSUD, TUJUAN Maksud kegiatan ini adalah melakukan penyusunan Ranperda Revisi
DAN SASARAN RTRW Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2011 yang dilengkapi
dengan kajian naskah akademis.

Tujuan dari kegiatan ini adalah :


1. Menyiapkan Ranperda revisi RTRW Kabupaten Tanjung Jabung
Timur Tahun 2011-2031 yang didasarkan kepada dinamika
pembangunan yang terjadi serta kesesuaian dengan peraturan
perundnag-undangan;
2. Menyiapkan naskah akademis tentang Ranperda revisi RTRW
Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2011-2031 yang memuat
kajian dan kerangka filosofis, sosiologis, dan yuridis serta teknis tentang
perlunya Ranperda revisi RTRW.

Sedangkan Sasaran kegiatan ini adalah :


1. Tersusunnya Ranperda revisi RTRW Kabupaten Tanjung Jabung
Timur Tahun 2011-2031 dan naskah akademis yang telah disepakati
oleh pemangku kepentingan terkait;
2. Terwujudnya proses koordinasi dan sinkronisasi kebijakan
pengembangan dan penyelenggaraan penataan runag di Kabupaten
Tanjung Jabung Timur.

4. SUMBER Sumber Dana untuk Pekerjaan Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW


PENDANAAN Kab. Tanjung Jabung Timur ini adalah dari APBDP yang tercantum dalam
DIPA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Tanjung Jabung
Timur Tahun Anggaran 2017 dengan pagu dana sebesar Rp. 100.000.000,-
(Seratus juta rupiah).
Dokumen Pemilihan 3
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

5. NAMA PEMBERI Nama Pekerjaan : Penyusunan RANPERDA Revisi


TUGAS RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur
Pengguna Jasa : Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang
PPK : Pantas Tambunan
Sumber Dana : APBDP 2017
Lokasi : Kab. Tanjung Jabung Timur

DATA PENUNJANG
6. DATA DASAR Untuk penyusunan Kegiatan Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab.
Tanjung Jabung Timur adalah dilokasi tersebut diperlukan data tentang
batas-batas tanahnya yang syah serta mengikuti persyaratan-persyaratan
yang berlaku

7. STANDAR TEKNIS Dalam penyusunan Kegiatan Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW


Kab. Tanjung Jabung Timur tersebut mengacu pada standar teknis antara
lain :
 RTRW Provinsi Jambi.
 RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur
 RPJPN, RPJPD Provinsi Jambi, dan RPJPD Kab. Tanjung Jabung Timur
 RPJMN, RPJMD Provinsi Jambi, dan RPJMD Kab. Tanjung Jabung
Timur
 Kajian hasil peninjauan kembali RTRW Kabupaten Tanjung Jabung
Timur Tahun 2011-2031
 Dokumen-Dokumen Studi lainnya

8. REFERENSI a. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian


HUKUM (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4722);
b. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan
Bencana (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4723);
c. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
(Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4725);
d. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah
Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor
84, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4739);
e. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi (Lembaran
Negara Tahun 2007 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Nomor

Dokumen Pemilihan 4
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

4746);
f. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (Lembaran
Negara Tahun 2009 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Nomor
4956);
g. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral
dan Batubara (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 4, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4959);
h. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan
(Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4966);
i. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-lintas Angkutan
Jalan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 96, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 5025);
j. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenaga listrikan
(Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 133, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 5052);
k. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor
140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5059);
l. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan
Pertanian Pangan Berkelanjutan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor
149, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5068);
m. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan
Permukiman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor
7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5188);
n. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 130,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5168);
o. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Rebuplik Indonesia Tahun 2014 Nomor 224,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587,
sebagaimana yang telah diubah beberapa kali terakhir dengan UU
Nomor 9 Tahun 2015 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5679);
p. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1999 tentang Pengendalian
Pencemaran dan/atau Pengrusakan Laut (Lembaran Negara Tahun 1999
Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3816);
q. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan
Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air (Lembaran Negara
Tahun 2001 Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara 4161);
r. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2004 tentang Penatagunaan
Tanah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 45, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4385);
s. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2004 tentang Perencanaan
Kehutanan (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 146, Tambahan
Dokumen Pemilihan 5
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

Lembaran Negara 4452);


t. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan
Sistem Penyediaan Air Minum (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor
33, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4490);
u. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2006 tentang Irigasi (Lembaran
Negara Tahun 2006 Nomor 46, Tambahan Lembaran Negara Nomor
4624);
v. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan (Lembaran
Negara Tahun 2006 Nomor 86, Tambahan Lembaran Negara Nomor
4655);
w. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan
Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan
(Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 22; Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4696);
x. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan
Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan
Pemerintahan Daerah Kota/Kota (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor
82, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4737);
y. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata
Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 48,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 4833);
z. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan
Sumber Daya Air (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 82, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4858);
aa. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2008 tentang Air Tanah
(Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4859);
bb. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan
(Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 151, Tambahan Lembaran
Negara 5070);
cc. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2010 tentang Tata Cara
Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan (Lembaran Negara
Tahun 2010 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5097);
dd. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan
Penataan Ruang (Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 21, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 5103);
ee. Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2010 tentang Bentuk dan Tata
Cara Masyarakat Dalam Penataan Ruang (Lembaran Negara Tahun
2010 Nomor 118, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5160);
ff. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2013 tentang Ketelitian Peta
untuk RTRW.
gg. Keputusan Presiden Nomor 59 Tahun 1989 tentang Pengelolaan
Kawasan Budi Daya;
hh. Keputusan Presiden Nomor 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan
Kawasan Lindung;
ii. Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 2004 tentang Perizinan atau
Dokumen Pemilihan 6
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

Perjanjian di Bidang Pertambangan yang Berada di Kawasan Hutan;


jj. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 147 Tahun 2004 tentang
Pedoman Koordinasi Penataan Ruang Daerah;
kk. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 41 Tahun 2007 tentang Pedoman
Kriteria Teknis Kawasan Budidaya;
ll. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2007 tentang
Pedoman Teknis Analisis Fisik dan Lingkungan, Ekonomi, serta Sosial
Budaya dalam Penyusunan Tata Ruang;
mm. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 22/PRT/M/2007
tentang Pedoman Penataan Ruang Bencana Longsor ;
nn. Peraturan Menteri Dalam Negeri No 1 Tahun 2008 tentang Pedoman
Perencanaan Kawasan Perkotaan;
oo. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2008 tentang
Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di
Kawasan Perkotaan;
pp. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor
02/Per/M.Kominfo/3/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan
Penggunaan Menara BersamaTelekomunikasi;
qq. Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum,
Menteri Komunikasi dan Informatika Dan Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal Nomor 18 Tahun 2009, Nomor 18 Tahun 2009,
Nomor 07 Tahun 2009, Nomor 19/PER/M.Kominfo/03/2009,
Nomor3/P/2009 Tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan
Bersama Menara Telekomunikasi;
rr. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 9 Tahun 2009
Tentang Pedoman Umum Kajian Lingkungan Hidup Strategis;
ss. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2009
Tentang Pedoman Penentuan Daya Dukung Lingkungan Hidup Dalam
Penataan Ruang Wilayah;
tt. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 27 Tahun 2009
Tentang Pedoman Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis;
uu. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 16/PRT/M/2009 tentang
Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten;
vv. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2008 tentang
Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan
Rencana Pembangunan Daerah;
ww. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2013 tentang
Pedoman Pembangunan Wilayah Terpadu;
xx. Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor .........
Tahun .......... tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten
Tanjung Jabung Timur Tahun 2005-2025.

RUANG LINGKUP
9. RUANG LINGKUP 1. Lingkup Wilayah
Dokumen Pemilihan 7
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

DAN LOKASI Ruang lingkup wilayah perencanaan dalam kegiatan Penyusunan


KEGIATAN Raperda Revisi RTRW Kabup[aten Tanjung Jabung Timur Tahun 2011-
2031 adalah wilayah administrasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur
yang terletak antara 0°53-1°41’ LS dan 103°23-104°31 BT dengan luas
5.445 Km².

2. Lingkup Substansi
a. Pengumpulan data dan informasi (updating data) mengenai
perubahan lingkungan strategis, dinamika pembangunan serta
peraturan perundang-undangan aspek-aspek yang terkait dengan
RTRW Kabupaten Tanjung Jabung Timur;
b. Penggalian tanggapan sektor terkait dalam memberikan masukan
secara spesifik dengan menggunakan kuesioner;
c. Mengkaji dan meneliti pokok-pokok materi apa saja yang ada dan
harus ada dalam Ranperda revisi RTRW Kabupaten Tanjung Jabung
Timur Tahun 2011-2031;
d. Analisis/harmonisasi keterkaitan dengan peraturan perundang-
undangan terkait, sehingga jelas kedudukan dan ketentuan yang
diaturnya;
e. Pemetaan hasil kajian aspek-aspek terkait dan dampak
perubahannya terhadap RTRW Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Tahun 2011-2031di atas peta dasar yang dikeluarkan oleh instansi
yang berwenang;
f. Analisis dan evaluasi aspek pemetaan dalam RTRW Kabupaten
Tanjung Jabung Timur Tahun 2011-2031;
g. Penyelenggaraaan Workshop/FGD yang dilaksanakan sebanyak 1
(satu) kali untuk membahas konsep Ranperda revisi RTRW dan
menggali informasi/masukan dari masing-masing sektor;
h. Penyusunan kesimpulan dan rekomendasi hasil kajian.

9. KELUARAN Keluaran yang dihasilkan berdasarkan Kerangka Acuan Kerja ini adalah
lebih lanjut akan diatur dalam Surat Perjanjian, yang minimal meliputi :
Dokumen Ranperda Naskah Akademik tentang Revisi RTRW Kab. Tanjung
Jabung Timur yang tertuang dalam laporan yaitu:
1. Laporan Pendahuluan
2. Laporan Akhir
3. Draft Ranperda Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur beserta
lampirannya;
4. Naskah Akademis
5. Soft Copy (Hardisk 500 TB) berisi seluruh hasil kegiatan

10. JANGKA WAKTU Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 45 (empat puluh lima) hari
PENYELESAIAN kalender atau 1,5 (satu koma lima) bulan.
KEGIATAN
Dokumen Pemilihan 8
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

11. PERSONIL Jumla


Klasifikasi dan h
Posisi
Kualifikasi Orang

Tenaga Ahli
1. Team Leader (Ahli PWK) S1 T. Planologi/4 Thn 1
2. Ahli Kelembagaan S1 Hukum/3 Thn 1
3. Ahli Sosial S1 1
Masyarakat/Budaya/Ekonom Sosial/Geografi/Geode
i/GIS si 3 Thn

Tenaga Pendukung
1. Tenaga Administrai SMK/Sederajat 1
2. Operator Komputer SMK/Sederajat 2

Untuk mendukung kegiatan Penyusunan Ranperda Revisi RTRW Kab.


Tanjung Jabung Timur perlu ditangani oleh beberapa tenaga ahli yang
mempunyai pengalaman dalam bidang pengembangan wilayah, dan ahli
hukum dengan spesifikasi sebagai berikut:

1. Team Leader/S1 Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota


Jenjang Pendidikan minimal S1 teknik Perencanaan wilayah dan Kota
dan S1 Perencanaan Wilayah dan Kota, lulusan perguruan tinggi negeri
atau perguruan tinggi swasta yang telah disamakan dan berpengalaman 4
tahun dalam pelaksanaan pekerjaan sesuai sub bidang yang diminta,
yang dibuktikan dengan ijazah, SKA, dan referensi. Tenaga ahli ini
bertanggung jawab pada materi yang menyangkut bidang keahliannya.

2. Ahli Kelembagaan
Jenjang pendidikan minimal S1 Hukum, lulusan perguruan tinggi negeri
atau perguruan tinggi swasta yang telah disamakan dan berpengalaman 3
tahun dalam pelaksanaan pekerjaan sesuai sub bidang yang diminta,
yang dibuktikan dengan ijazah dan referensi. Tenaga ahli ini
bertanggung jawab pada materi yang menyangkut bidang keahliannya.

3. Ahli Sosial Masyarakat/Geodesi/Geografi


Jenjang pendidikan minimal S1 Sosial/Geodesi/Geografi, lulusan
perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah
disamakan dan berpengalaman 3 tahun dalam pelaksanaan pekerjaan
sesuai sub bidang yang diminta, yang dibuktikan dengan ijazah dan
referensi. Tenaga ahli ini bertanggung jawab pada materi yang

Dokumen Pemilihan 9
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

menyangkut bidang keahliannya

Dalam pelaksanaan pekerjaan, tenaga ahli dapat dibantu oleh asisten yang
terdiri dari:
1. Tenaga penunjang teknis (operator), minimal
pendidikan SMU sederajat dengan jumlah disesuaikan dengan
kebutuhan.
2. Satu orang tenaga administrasi, minimal
pendidikan SMU sederajat.

HAL-HAL LAIN

12. LAPORAN Pelaporan dan kelengkapan yang harus diserahkan sesuai dengan
pentahapannya adalah :

1. Laporan Pendahuluan
Laporan Pendahuluan diserahkan 1 (satu) bulan setelah dikeluarkannya
Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) sebanyak 5 (lima) buku, kemudian
dilakukan diskusi pembahasan bersama tim teknis dan instansi terkait.
Laporan ini berisikan proses persiapan, perumusan metodologi serta
organisasi pelaksana dan rencana kerja. Laporan dilengkapi dengan
softcopy yang berisi Laporan Pendahuluan.

Draft RANPERDA
Draft Ranperda diserahkan 1,5 (satu koma lima) bulan setelah
dikeluarkannya SPMK sebanyak 10 (sepuluh) buku. Draft Ranperda ini
berisikan ............................................................................... RANPERDA
Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur.

Naskah Akademis
Naskah Akademis diserahkan 1,5 (satu koma lima) bulan setelah
dikeluarkannya SPMK sebanyak 10 (sepuluh) buku. Naskah Akademis ini
berisikan draft naskah akademis Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung
Timur..

Laporan Akhir
Laporan akhir ini memuat laporan secara keseluruhan proses
kegiatan/pekerjaan yang dilakukan, dimulai dari proses persiapan,
perumusan materi, penyusunan maupun sosialisasi sampai kapada evaluasi
kegiatan. Laporan akhir diserahkan 1,5 (satu koma lima) bulan setelah
dikeluarkan SMPK, laporan ini terdiri dari :
- Laporan akhir sebanyak 5 (lima) buku
- Softcopy seluruh keluaran yang dikopi dalam 5 (lima) buah CD/DVD.

Dokumen Pemilihan 10
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

13. PROGRAM KERJA 1. Sebelum melaksanakan tugasnya Konsultan harus segera menyusun :
a) Program kerja termasuk jadwal kegiatan secara detail.
b) Alokasi tenaga ahli yang lengkap (disiplin dan jumlahnya). Tenaga-
tenaga yang diusulkan oleh konsultan harus mendapatkan
persetujuan dari Pemberi Tugas.

2. Program kerja secara keseluruhan harus mendapatkan persetujuan dari


Pemberi Tugas.

15. MASUKAN Informasi :


a) Untuk melaksanakan tugasnya, Konsultan harus mencari sendiri
informasi yang dibutuhkan selain dari informasi yang diberikan oleh
Pemberi Tugas termasuk melalui Kerangka Acuan Kerja ini.
b) Konsultan harus memeriksa kebenaran informasi yang digunakan dalam
pelaksanaan tugasnya, baik yang berasal dari Pemberi Tugas maupun
yang dicari sendiri. Kesalahan /kelalaian pekerjaan sebagai akibat dari
kesalahan informasi menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari
Konsultan.

16. PENUTUP Setelah Kerangka acuan kerja ini diterima, hendaknya konsultan memeriksa
semua bahan masukan yang diterima dan mencari bahan masukan lainnya
yang dibutuhkan. Segala sesuatu yang dipandang perlu dan belum tercantum
didalam KAK ini akan disampaikan dalam Berita Acara Penjelasan
Pekerjaan dan merupakan lampiran yang mengikat dan tak terpisahkan
dengan Kerangka Acuan Kerja Pekerjaan Penyusunan RANPERDA Revisi
RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

Muara Sabak, Septemberi 2017


Pejabat Pembuat Komitmen
Bidang Tata Ruang

PANTAS TAMBUNAN
NIP. 19591117 198803 1 003

Dokumen Pemilihan 11
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Kerangka Acuan Kerja
Penyusunan RANPERDA Revisi RTRW Kab. Tanjung Jabung Timur

Dokumen Pemilihan 12
Jasa Konsultansi Badan Usaha