Anda di halaman 1dari 13

KIMIA DASAR

TUGAS 2 STOIKIOMETRI DAN LARUTAN

OLEH :
NAMA : REZKI MULYAWAN RASYID
NIM : D071191053
KELAS : INDUSTRI A

DEPARTEMEN TEKNIK INDUSTRI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN TAHUN AJAR 2020
1. Jelaskan dan berikan contoh dari istilah-istilah berikut: konsep mol, hukum Avogadro
dan reaksi redoks ?
Jawab:
1. a) Konsep mol adalah konsep yang digunakan untuk menyatakan sebuah
partikel,Mol berupa sebuah angka yang nilainya sama dengan bilangan Avogadro
yaitu 6.022 x 10 ^23 yang menyatakan jumlah partikel. Jadi, ketika seseorang
menyatakan suatu materi jumlah molnya adalah 1, maka materi tersebut
mengandung sebanyak 6.022 x 10^23 jumlah partikel. Dalam hal ini jumlah partikel
dapat berarti atom, molekul, ion, elektron, atau elemen lainnya.
Contoh: air (H2O) dan hidrogen peroksida (H2O2) keduanya sama-sama mengandung
atom hidrogen dan oksigen, yang membedakan yaitu pada jumlah atom yang
dimilikinya dimana pada air hanya mengandung satu oksigen sedang pada
hidrogen peroksida mengandung dua buah atom oksigen.
b) Hukum Avogadro adalah hukum gas eksperimental yang menghubungkan
volume gas dengan jumlah molekul yang ada. Hukum Avogadro menyatakan bahwa
pada kondisi suhu dan tekanan yang sama, volume gas yang sama akan mengandung
jumlah molekul yang sama
Contoh: 1 liter gas hidrogen dan nitrogen dapat mengandung jumlah molekul yang
sama, selama suhu dan tekanannya pun sama
c) Redoks adalah istilah yang menjelaskan perubahan bilangan oksidasi dalam
sebuah reaksi kimia. Nah, lebih lanjut, hal ini dapat berupa reaksi redoks
sederhana seperti oksidasi karbon yang menghasilkan karbon dioksida (CO2),
atau reduksi karbon oleh hidrogen sehingga menghasilkan metana
(CH4),ataupun dapat berupa proses kompleks seperti oksidasi gula pada
tubuh manusia melalui transfer elektron
Contoh:

Berapa liter air yang Sdr. minum tiap hari ? Jika massa jenis air adalah 1 g/mL, berapa
berat air yang Sdr. minum tersebut ? Berapa jumlah molekul yang terdapat dalam air yang
Sdr. minum ? Bisakah juga Sdr. menghitung berapa jumlah molekul air yang Sdr. gunakan
untuk mandi ? Mencuci ? Menyiram tanaman ? Hitung juga persentase oksigen dan
hidrogen dalam molekul air, H2O.
3. Gas CO hasil pembakaran mesin kendaraan bermotor yang tidak sempurna, merupakan
salah satu gas yang sangat berbahaya bagi tubuh, hitunglah jumlah partikel dan volume
gas CO pada keadaan standar (STP) untuk 3,5 mol bensin (C8H10) yang terbakar
mengikuti reaksi berikut: 2 C8H10(l) + a O2(g) b CO(g) + c H2O(g). Tentukan massa
CO yang dihasilkan (Ar C = 2 dan O =16).
4. Selesaikanlah reaksi berikut dalam suasana asam dan basa dari reaksi berikut: I - +
MnO4 - Mn2+ + I2 Jika pada reaksi tersebut digunakaan 9 g KMnO4, berapakah massa
iod yang dihasilkan agar tercapai ekivalensi reaksi ?

5. Contoh tanah seberat 1,35 kg diambil dari tambang emas PT. INCO Soroako telah
diteliti kandungan nikelnya dan ditemukan sebanyak 1,275 mg. Hitung berapa banyak
kandungan Ni dalam 1 ton contoh tanah tersebut dalam satuan mol dan atom.
6. Suatu senyawa mengandung Pb, 90.6% dan O, 9.4% (persen berat). Tentukan rumus
empirik senyawa tersebut.

7. Gas oksigen dibuat dengan memanaskan KClO3. (a) Berapa berat oksigen (O2) yang
diperoleh dari pemanasan 3.00 g KC1O3? (b) Berapa volume O2, jika diukur pada
keadaan STP ? (c) Berapa volume gas O2 yang ada dalam air pada tekanan 730 torr dan
25°C ?
Soal Larutan
1. Jelaskan dan berikan contoh serta aplikasi dari istilah-istilah berikut:

a. Larutan Larutan adalah campuran yang bersifat homogen antara molekul, atom
ataupun iondari dua zat atau lebih. Disebut campuran karena susunannya atau
komposisinya dapat berubah. Disebut homogen karena susunanya begitu seragam
sehingga tidak dapat diamati adanya bagian-bagian yang berlainan, bahkan
dengan mikroskop optis sekalipun. Fase larutan dapat berwujud gas, padat
ataupun cair. Larutan gas misalnya udara.

Contoh pengaplikasiannya adalah larutan garam dalam air.

b. Konsentrasi yaitu Jumlah zat telarut dalam larutan atau dalam pelarut pada
volume/berat tertentu itu disebut

c. Larutan jenuh yaitu suatu larutan dimana zat terlarut berada dalam
kesetimbangan dengan fase padat. Larutan jenuh merupakan larutan dimana zat
terlarutnya (molekul atau ion) telah maksimum pada suhu tertentu. Untuk zat
elektroit yang sukar larut, larutan jenuhnya dicirikan oleh nilai Ksp.

Contoh larutan jenuh adalah Segelas teh manis dengan banyak gula.

d. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik,


memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya
gelembung gas dalam larutan.

Contohnya yaitu Asam-asam kuat (HCl, HNO3, H2SO4), basa kuat (NaOH,
Mg(OH)2, Ca(OH)2) dan garam.

e. Sifat koligatif adalah suatu sifat larutan yang tergantung pada jumlah partikel zat
terlarut dan tidak tergantung pada sifat zat terlarut tersebut.

Contoh pengaplikasiannya adalah pembuatan es krim yang lembut, antibeku pada


radiator mobil, antibeku untuk mencairkan salju di jalan dan penggunaan es batu
untuk tetap membuat ikan segar.

f. Larutan ideal adalah suatu larutan yang partikel zat terlarut dan partikel pelarut
tersusun sembarang, pada proses pencampurannya tidak terjadi efek kalor. Artinya
tidak ada entalpi pencampuran pada waktu komponen dicampur membentuk
larutan (ΔH pencampuran = 0). Tidak ada beda volume pencampuran yang terjadi
ketika pencampuran berlangsung, artinya volume larutan sama dengan jumlah
volume komponen yang dicampur.
g. Larutan pekat adalah larutan yang mengandung sebagian besar solute. Solute
adalah zat terlarut, sedangkan solvent (pelarut) adalah medium dalam
manasolute terlarut (Sutresna, 2007)

h. System Koloid adalah campuran homogen antara fase terdispersi dan


fase pendispersi.

Contoh penerapan koloid adalah penerepan minyak silikon pada car,


penambahan kasein pada susu, penambahan gelatin pada es krim dan
penambahan lestin pada margarin.

i. Elektroforesis adalah suatu cara analisis kimiawi yang didasarkan pada


pergerakan molekul-molekul protein bermuatan di dalam medan listrik (titik
isoelektrik). Pergerakan molekul dalam medan listrik dipengaruhi oleh bentuk,
ukuran, besar muatan dan sifat kimia dari molekul (TITRAWANI 1996).

Contoh penerapan elektroforesis seperti identifikasi DNA, proses penyaringan


debu pabrik dan mendeteksi kelainan genetik,

j. Dialisis adalah proses perpindahan molekul terlarut dari suatu campuran larutan
yang terjadi akibat difusi pada membran semi-permeabel. Molekul terlarut yang
berukuran lebih kecil dari pori-pori membran tersebut dapat keluar, sedangkan
molekul lainnya yang lebih besar akan tertahan di dalam kantung membrane.

Contoh pemanfaatan dialisis pada pencucian darah dimana kelebihan


kandungan ion-ion garam terlarut dikeluarkan / dipisahkan.

2. Buatlah larutan berikut dari bahan yang disebutkan:

a. 250 ml AgNO3 0,125 M dari padatan AgNO3.

b. 100 ml CuSO4 0,2 M dari padatan CuSO4.5H2O.

c. Larutan 0,2 m naftalena (C10H8) menggunakan 50 g CCl4 sebagai pelarut.

d. Larutan sukrosa (C12H22O11) dengan fraksi mol 0,0348 menggunakan 100 g


air ( = 1 g/ml)
3. Suatu larutan aseton dalam air mengandung 8,6 mg aseton dalam 21,4 liter larutan.
Jika kerapatan larutan adalah 0,997 g/cm3, hitung konsentrasi larutan dalam:
a. ppm.
Jawab :
Berat aseton 8,60 mg = 8,6 × 10-3 g
Berat air = 21,4 L × 1000 ml/L × 0,997 g/ml
= 21,4 × 104 g

berat aseton
ppm aseton = berat air
× 106
8,6 × 10^−3 g
= 21,4 × 10^4 g
× 106

= 0,402 ppm
b. ppb.
Jawab :
berat aseton
ppb = berat air
× 109
8,6 × 10^−3 g
= 21,4 × 10^4 g
× 109

= 402 ppb
4. Selesaikan perhitungan berikut yang terkait dengan garam yang ada di dapur rumah
Sdr. :
a. Hitung berapa %berat NaCl yang dibuat denga melarutkan 20g NaCl dalam 55g
air.
Jawab :
შ⇣횰 ⇣䕋 䕋݁შ‫⇣ݎ‬შ 䕋
% w/w = × 100
შ⇣횰 ‫⇣ݎ‬შ 䕋⇣
20
% w/w = × 100
20
20
= × 100 = 26,67%
b. Hitung berapa gram NaCl yang terdapat dalam 500g NaCl 16% berat.
Jawab :
შ⇣횰 ⇣h‫ݎ‬
% w/w = × 100
შ⇣횰 ‫⇣ݎ‬შ 䕋⇣
შ⇣횰 ⇣h‫ݎ‬
16 = × 100
00
00 16
gram Nacl = = 80 gram
100

c. Hitung fraksi mol NaCl dan fraksi mol H2O dalam larutan 117 g NaCl dan 3 kg
H2O.
Jawab :
11 3000
 n Nacl = 8,
 n H2O = 18
= 2 mol = 166,6 mol

166,6 횰⏗‫ݎ‬
Fraksi mol NaCl =
2 166,6 횰⏗‫ݎ‬
2 횰⏗‫ݎ‬
=
168,6 횰⏗‫ݎ‬
= 0,012
2 횰⏗‫ݎ‬
Fraksi mol NaCl =
2 166,6 횰⏗‫ݎ‬
166,6 횰⏗‫ݎ‬
=
168,6 횰⏗‫ݎ‬
= 0,988
d. Seorang mahasiswa mencampurkan 3,5 L NaCl 0,15 M dengan 5,5 L NaCl
0,175 M dan memperoleh larutan sebanyak 9 liter. Hitung konsentrasi akhir
larutan tersebut.
Jawab :
 Dalam 3,5 liter NaCl 0,15 M terdapat
3,5 × 0,15 = 0,525 mol NaCl
 Dalam 5,5 liter NaCl 0,175 M terdapat
5,5 × 0,175 = 0,9625 mol NaCl
 Jadi dalam 9 liter terdapat
0,525 mol + 0,9625 mol = 1,4875 mol NaCl
,rat
 Konsentrasi = = 0,1653 M

e. Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 15,2 g NaCl dalam 197 g air. Larutan ini
mempunyai berat jenis 1,012 g/ml. Hitung fraksi mol, molalitas dan molaritas
NaCl.
Jawab :
1
Mol H2O = = 10,94 mol
18
1 ,2
Mol NaCl = = 0,26 mol
8,

Massa larutan = massa NaCl + massa H2O


= 15,2 g + 197 g
= 212,2 g
횰⇣ ⇣ ‫⇣ݎ‬შ 䕋⇣
Volume larutan = 횰⇣ ⇣ ݁ ݊
212,2
=
1,012 횰‫ݎ‬
= 209,68 ml = 0,20968 L

10, 4 10, 4
 Fraksi mol H2O = = = 0,976
10, 4 0,26 11,2

0,26 0,26
 Fraksi mol NaCl = = = 0,023
10, 4 0,26 11,2

횰⇣ ⇣ 䕋݁შ‫⇣ݎ‬შ 䕋 1000
 Molalitas =
შ 䕋݁შ‫⇣ݎ‬შ 䕋
× 횰⇣ ⇣ ݁‫⇣ݎ‬შ 䕋

1 ,2 1000
=
8,
× 1

= 1,318 molal
횰⏗‫ ݎ‬䕋݁შ‫⇣ݎ‬შ 䕋
 Molaritas =
‫⇣ݎ‬შ 䕋⇣

0,26 횰⏗‫ݎ‬
= 0,20 68 L
= 1,239 M
5. Kasus berikut terkait dengan satuan konsentrasi yang sering digunakan di lapangan:
Berapa gram pupuk natrium fosfat yf. Bagaimana cara membuat membuat larutan
1,2 molar dan 1,2 molal larutan NaCl dalam air. Coba lakukan di dapur Sdr.
Bisa tidak ? Apa yang perlu diasumsikan ?
Jawab :
Terlebih dahulu menghitung massa zat padat yang diperlukan, lalu
menimbang dan mengukur massa zat padat, kemudian melarutkan zat padat
NaCl dengan air sebanyak 1/3 volume larutan lalu diaduk. Bilas larutan
dengan air kemudian hasil dimasukkan ke dalam labu ukur.
a. ang diperlukan untuk membuat 20 mL larutan pupuk 9% mg (9% mg  coba
search di google.).
b. Hitung konsentrasi Na+ dalam %mg, jika 5 mL darah mengandung 0,14mg
Na+.
c. Hitung jumlah miliekivalen ion Ca2+ yg terdapat dlm 100mL darah 0,1%
(W/V) Ca2+.
d. Hitung berapa mg ion K+ yg terdapat dalam cuplikan darah yang mengandung
2,5 m ekuivalen ion K+.
6. Tekanan uap eter (Mr 74) adalah 442 mmHg pada 293 K. Jika 3 g senyawa A
dilarutkan ke dalam 50 g eter pada temperature ini, tekanan uap menjadi 426 mmHg.
Hitung massa molekul relative (Mr) senyawa A.

Jawab :

7. Kalau Sdr. pernah tinggal di daerah yang mengalami musim dingin atau musim
salju, anda akan melihat jalanan ditaburi dengan garam. Apa gunanya tindakan
tersebut ? Teori apa, terutama yang ada dalam bab ini, yang bisa membenarkan
tindakan tersebut ? Kalau Sdr. belum pernah tinggal di daerah demikian, coba
taburkan garam di freezer kulkas Sdr. Apa yang terjadi ?
Jawab :
Garam mudah larut dalam air, bahkan air yang telah membeku sekalipun. Hal
ini karena garam memiliki sifat higroskopis yang tinggi, sehingga mudah menyerap
air di sekelilingnya. Begitu garam terlarut dalam air, keberadaan molekul garam
menyebabkan perubahan sifat koligatif; titik beku air menjadi turun. Karena titik
bekunya turun, sedangkan suhu lingkungan tidak berubah, suhu lingkungan menjadi
berada di atas titik beku. Akibatnya es mencair.