Anda di halaman 1dari 5

NAMA: SULAEMAN SOLEH

CKR0170213
KAMPUS 2

DAFTAR ISI

Daftar Isi.............................................................................................................................. 1

1.1. BOR.............................................................................................................................. 2

1.2 AVLOS.......................................................................................................................... 2

1.3. TOI................................................................................................................................ 2

1.4. BTO ............................................................................................................................. 3

Contoh Soal Kasus............................................................................................................... 3

Daftar Pustaka..................................................................................................................... 5

1
PERHITUNGAN BOR, AVLOS, TOI, DAN BTO

1.1 BOR (Bed Occupancy Ratio) = Angka Penggunaan Tempat Tidur


BOR adalah the ratio of patient service days to inpatient bed count days in a
period under consideration (Huffman, 1994).
BOR adalah presentase pemakaian tempat tidur pada satuan waktu tertentu
(Depkes RI, 2005)
Indikator ini memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat
tidur rumah sakit. Nilai parameter BOR yang ideal adalah antara 60 – 85 %
(Depkes RI. 2005)

(Jumlah hari perawatan rumah sakit )


Rumus BOR = × 100%
(Jumlahtempat tidur × jumlah hari da lam satu periode)

1.2 AVLOS (Average Length Of Stay) = Rata – rata lamanya pasien dirawat
AVLOS adalah the average hospitalization stay of inpatient discharged during the
period under consideration (Huffman. 1994)
AVLOS adalah rata – rata lama rawat seorang pasien (Depkes RI. 2005).
Indikator ini disamping memberikan gambaran tingkat efisiensi, juga dapat
memberikan gambaran mutu pelayanan, apabila diterapkan pada diagnosis tertentu
dapat dijadikan hal yang perlu pengamatan yang lebih lanjut. Secara umum nilai
AVLOS yang ideal antara 6 – 9 hari (Depkes RI. 2005).

Jumlah lama dirawat


Rumus AVLOS =
Jumlah pasienkeluar (hidup +mati)

1.3 TOI (Turn Over Interval) = Tenggang Perputaran Tempat Tidur


TOI adalah rata – rata hari dimana tempat tidur tidak ditempati dari yang telah
diisi sampai berikutnya (Depkes RI. 2005)
Indikator ini memberikan gambaran tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur.
Idealnya tempat tidur kosong tidak terisi pada kisaran 1 – 3 hari.

(Jumlahtempat tidur × periode−hari perawatan)


Rumus TOI =
Jumlah pasienkeluar (hidup +mati)

2
1.4 BTO (Bed Turn Over) = Angka Perputaran tempat tidur
BTO adalah the net effect of changed in occupancy rate and length of stay
(Huffman. 1994)
BTO adalah frekuensi pemakaian tempat tidur pada satu periode, berapa kali
tempat tidur dipakai dalam satu satuan waktu tertentu (Depkes RI. 2005)
Idealnya dalam satu tahun, satu tempat tidur rata – rata dipakai 40 – 50 kali.

Jumlah pasienkeluar (hidup+mati)


Rumus BTO =
jumlah tempat tidur

Contoh Soal Kasus:


1. Dalam suatu Rumah Sakit Y, setelah dilakukan perhitungan selama 30 hari
didapatkan jumlah hari perawatan sebanyak 4000 dan ada 200 tempat tidur.
Jumlah pasien yang keluar 500 orang. Berapa BOR, LOS, TOI, BTO dirumah
sakit tersebut.
Jawaban:
jumlah hari perawatan
BOR = × 100%
jumlah TT × jumlah hari persatuan waktu
4000
= × 100 %
200× 30
= 0,67 × 100%
= 67%
jumlahhari perawatan pasien keluar
AVLOS =
jumlah pasien keluar
4000
=
500
= 8 hari
( jumlah TT × hari )−hari perawatan RS
TOI =
jumlah pasien keluar (hidup +mati)
( 200× 30 )−4000
=
500
6000−4000
=
500
= 4 hari

3
500
BTO =
200
= 2,5

2. Dalam suatu rumah sakit Z, setelah dilakukan perhitungan selama 30 hari


didapatkan jumlah hari perawatan sebanyak 6000 dan ada 300 tempat tidur.
Jumlah pasien yang keluar 2000 orang. Berapa BOR, AVLOS, TOI dan BTO
di rumah sakit tersebut.
Jawaban:
jumlah hari perawatan
BOR = × 100%
jumlah tempat tidur × jumlah hari persatuan waktu
6000
= × 100%
300× 30
6000
= × 100%
9000
= 0,67 × 100%
= 67%
jumlahhari perawatan pasien keluar
AVLOS =
jumlah pasien keluar
6000
=
2000
= 3 hari
( jumlah TT × hari )−hari perawatan di RS
TOI =
jumlah pasienkeluar (hidup +mati )
( 300× 30 )−6000
=
2000
9000−6000
=
2000
3000
=
2000
= 1,5 hari
jumlah pasien keluar( hidup+mati)
BTO =
jumlah tempat tidur
6000
=
300
= 20

4
DAFTAR PUSTAKA

Soejadi, DR, DHHSA. 1996. Efisiensi Pengelolaan Rumah Sakit. Katiga Bina: Jakarta
Wuryanto, Sis, Amd Perkes, SKM. 2011. Grafik Barber Johnson. Pormiki:
Yogyakarta.
Huffman, Edna K. Illnois. 1994. Health Information Management. Psycians
Depkes RI. 2005. Buku Petunjuk Pengisian, Pengolahan, dan Penyajian Data Rumah.
Jakarta.