Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen

Mata Kuliah SIM

Dosen Pengampu : Edy Mulyantomo, SE. MM

Disusun Oleh:

Fryska Arum Damayanti ( B.111.18.0176 )

Bidayatul Ilmi ( B.111.18.0220 )

M Khanif Arifudin ( B.111.18.0175 )

Maysithoh Khairun Nisa ( B.111.18.0211 )

Tri Novitasari ( B.111.8.0158 )

S1 Manajemen

Fakultas Ekonomi

Universitas Semarang

2020
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
dengan berkah, rahmat, karunia serta hidayah-Nyalah kita dapat menyalesaikan makalah
Sistem Informasi Manajemen
Makalah ini disusun dengan tujuan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
Sistem Informasi Manajemen. Oleh karena itu, kami mohon kritik dan saran yang
membangun agar kami dapat menyusunnya kembali lebih baik dari sebelumnya.

Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, terutama bagi kami selaku
penyusun.
BAB I

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti
halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung
kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat
dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu
tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga
dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan
mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping itu, sistem
informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah
bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti
(sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital)
dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system).
Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah
tujuan dalam mendesain sistem baru

B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian dan konsep sistem informasi manajemen ?
2. Apa sajakah Subsistem Informasi Manajemen ?
3. Kegunaan / Fungsi Sistem Informasi Manajemen ?
4. Apa saja contoh dari sistem informasi manajemen ?
BAB II
PEMBAHASAN

1. Apakah Pengertian SIM Secara Umum,Para Ahli dan Konsep Sistem Informasi
Manajemen
 Pengertian Sistem Informasi Manajemen Secara Umum

Definisi Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem yang digunakan untuk
mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang memiliki manfaat dan
berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas atau kinerja dalam suatu organisasi.
Pengertian lain mengatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu sistem
yang digunakan oleh suatu organisasi maupun perusahaan untuk mengelola semua
transaksi yang mendukung fungsi manajemen. Pengelolaan transaksi ini dapat digunakan
sebagai dasar pengambilan keputusan. Selain itu penjelasan Sistem Informasi Manajemen
juga dapat dijabarkan sebagai sistem informasi yang menghasilkan output melalui
masukan input dan berbagai proses lainnya. Hasil dari proses tersebut digunakan untuk
tujuan tertentu dalam kegiatan manajemen organisasi atau perusahaan.

Sistem Informasi manajemen biasa disebut dengan istilah SIM. Berbagai hasil dari
proses Sistem Informasi Manajemen digunakan sebagai bahan pertimbangan sebuah
organisasi dalam pengambilan keputusan. Penggunaan Sistem Informasi Manajemen
dalam setiap kegiatan ataupun tugas organisasi yang berhubungan dengan analisis
manajemen dapat dikerjakan lebih efisien. Peran teknologi, Sumber Daya Manusia dan
komitmen organisasi  sangat penting dalam mendukung keberjalanan Sistem Informasi
Manajemen. Oleh karena itu kita dapat menyimpulkan bahwa Sistem Informasi
Manajemen sangat berguna bagi keberjalanan fungsi manajemen, operasional dan
pengambilan keputusan dalam organisasi.

Sebagai contoh Sistem Informasi Manajemen pada suatu perusahaan berorientasi


bisnis. Proses Sistem Informasi Manajemen dapat mendukung perusahaan dalam proses
produksi hingga pemasaran yang berimplikasi pada keuntunga. Aplikasi Sistem Informasi
Manajemen pada kasus ini dapat berhubungan dengan lini apapun. Mulai dari komunikasi
antar anggota perusahaan, perhitungan pendapatan perusahaan, hingga database
pelanggan.
 Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Sistem Informasi Manajemen juga telah dikemukakan oleh para pakar di
bidangnya. Berbagai ahli mengemukakan definisi Sistem Informasi Manajemen sesuai
dengan bidang yang digelutinya. Berikut berbagai pengertian Sistem Informasi
Manajemen menurut para ahli :

a.       Sistem Informasi Manajemen Menurut James.  A.F. Stoner James.

A.F. Stoner mengemukakan bahwa Sistem Informasi Manajemen merupakan metode


formal yang menyediakan berbagai informasi yang tepat waktu, dapat dipercaya bagi
pihak manajemen. Informasi ini digunakan untuk mendukung proses pengambilan
keputusan dalam kegiatan perencanaan, pengawasan dan fungsi operasi sebuah organisasi
yang lebih efektif.

b.      Sistem Informasi Manajemen Menurut George M. Scott.

Sistem Informasi Manajemen menurut George M. Scott yaitu serangkaian subsistem


informasi secara menyeluruh serta terkoordinasi secara rasional dan terpadu dan mampu
mentransformasi data yang ada sehingga menjadikannya sebagai informasi melalui
serangkaian cara untuk meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat
manajer atas dasar kriteria mutu yang ditetapkan.

c. Sistem Informasi Manajemen Menurut Gordon B davis

Gordon B Davis memaparkan sistem informasi manajemen sebagai sebuah sistem


yang menerima input data dan intruksi, mengolah semua data sesuai dengan instruksi dan
menghasilkan sebuah output. Dengan kata lain sistem informasi manajemen merupakan
sebuah sistem yang terintegrasi antara pengguna dan mesin yang memberikan informasi
untuk menunjang jalannya operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dalam
sebuah organisasi. Pengertian Sistem Informasi Manajemen tersebut dapat memberi
kesimpulan bahwa sistem informasi memiliki alur tertentu, mulai dari input hingga
menjadi suatu output yang bermanfaat.
d.      Sistem Informasi Manajemen Menurut Bodnar dan Hopwood.

Pada buku yang berjudul Accounting Information System, Bodnar dan Hopwood
menyatakan bahwa sistem informasi manajemen adalah kumpulan perangkat keras dan
lunak yang kemudian dirancang untuk mengubah data menjadi bentuk informasi yang
berguna.

e.       Sistem Informasi Manajemen Menurut Jogiyanto Hartono (2000:700)

Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi


yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan
informasi yang berguna untuk  semua tingkat manajemen didalam kegiatan perencanaan
dan pengendalian.

f.       Sistem Informasi Manajemen Menurut Leonardo Hasahatan Siregar (2007).

Sistem Informasi Manajemen SIM merupakan sebuah sistem terstruktur yang


digunakan untuk mengelola data secara komputerisasi. Didalam SIM terdapat beberapa
fungsi yang dibutuhkan yaitu pencarian pemuktahiran presentasi data dan penyimpanan
data. Dengan demikian dapat diharapkan SIM dapat dikaitkan untuk mempermudah
penyusunan informasi manajemen sekolah-sekolah agar terstruktur dengan baik. Bantuan
Operasional Sekolah BOS merupakan bantuan yang diberikan pemerintah untuk
melancarkan program belajar sembilan tahun sehingga diperlukan informasi basis data
tiap Sekolah Dasar agar lebih mudah dalam pendistribusiannya.

g.      Sistem Informasi Manajemen Menurut Raymond Coleman.

Raymon Coleman memaparkan mengenai sistem informasi manajemen yang efektif.


Menurutnya sistem informasi manajemen yang efektif adalah apabila sistem tersebut
mampu memberikan data yang tepat waktu, cermat, dan penting bagi proses perencanaan,
analisis dan pengendalian manajemen. Hal ini guna mengoptimalkan pertumbuhan
organisasi.

h.      Sistem Informasi Manajemen Menurut Azhar Susanto

Azhar menekankan pada pendekatan sistem. Sistem adalah kumpulan dari


subsistem/bagian/komponen baik komponen fisik ataupun non fisik yang saling berkaitan.
Komponen saling berkaitan dalam kegiatan informasi manajemen seperti pengendalian,
pengevaluasian dan perbaikan yang berkelanjutan.
i.        Sistem Informasi Manajemen Menurut Turban, McLean, dan Waterbe

Turban, McLean, dan Waterbe mengemukakan dalam bukunya yang berjudul


Technology for Management Making Connection for Strategies Advantages bahwa
sistem informasi manajemen merupakan sistem yang mengumpulkan, menjalankan,
menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi dengan tujuan yang spesifik.

j.        Sistem Informasi Manajemen Menurut the ensiclopedia of management.

Pada Ensiclopedia of management menjelaskan sistem informasi manajemen ialah


pendekatan yang secara terencana dan tersusun untuk memberikan bantuan dalam
memudahkan proses manajerial kepada pejabat pimpinan organisasi. Moekijat (2005).

 Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen bukanlah sebuah sistem informasi secara keseluruhan.


Hal ini dikarenakan tidak semua informasi yang mengalir di dalam tubuh organisasi dapat
dimasukkan secara lengkap ke dalam sebuah sistem yang otomatis. Aspek utama dari
sistem informasi akan selalu ada di luar sistem komputer. Tujuan Sistem Informasi
Manajemen sendiri adalah memenuhi kebutuhan informasi secara umum bagi semua
manajer dalam perusahaan atau pada sub-unit organisasional perusahaan. Sistem
Informasi Manajemen menyediakan informasi bagi pemakainya dalam bentuk laporan
dan berbagai output menggunakan simulasi model matematika. Konsep dasar sistem
informasi manajemen yang perlu diketahui dilihat dari berbagai definisi dan kegunaannya
adalah sebagai berikut :

a.    Data yang diolah akan menjadi bentuk yang lebih bermanfaat dan berguna bagi
pengguna atau penerima informasi.

b.    Kondisi real maupun tidak dapat mengurangi tingkat ketidakpastian mengenai suatu
kejadian tertentu. Sebagai contoh, apabila terdapat informasi yang menyatakan mengenai
nilai mata uang yang akan naik. Informasi tersebut akan mengurangi ketidakpastian
dalam pengambilan keputusan suatu investasi.

c.    Data yang disusun untuk membantu dalam memilih beberapa tindakan atau non-
tindakan saat ini atau yang akan datang dalam rangka untuk memenuhi tujuan perusahaan
(pilihannya disebut pengambilan keputusan bisnis).
 Konsep Pokok Sistem Informasi Manajemen

Selain mengetahui pengertian dari Sistem Informasi Manajemen. Penting sekali untuk
mengetahui dan memahami mengenai konsep-konsep yang bekaitan dengan informasi,
pemakaian informasi, dan nilai informasi.

Berikut Konsep-konsep pokok Sistem Informasi Manajemen :

a.  Konsep Informasi

Pada konsep informasi dalam konsep pokok sistem informasi manajemen


menjelaskan bahwa informasi menambahkan sesuatu pada penyajian yang berkaitan
dengan waktu dan mutu.

b.  Konsep Manusia Sebagai Pengolah Informasi

Konsep pokok sistem informasi manajemen yang kedua membahas mengenai


kemampuan sumber daya manusia sebagai pengolah informasi. Kemampuan SDM sangat
menentukan keterbatasan dalam sistem informasi dan mengesankan dasar-dasar
rancangan mereka.

c.  Konsep Sistem

Sistem Informasi manajemen merupakan sebuah sistem. Oleh karena itu pada konsep
sistem perlu untuk memahami dan merancang sebuah rancangan pada pengembangan
sistem informasi.

d.  Konsep Organisasi dan Manajemen

Sistem informasi berada di dalam sebuah organisasi dan dirancang untuk mendukung
fungsi manajemen. Informasi adalah penentu yang penting dalam bentuk keorganisasian.

e.  Konsep Pengambilan Keputusan

Pada perencanaan rancanagan sistem informasi manajemen tidak hanya


mencerminkan pada kondisi rasional tetapi juga berkaitan dengan teori keperilakuan
pengambilan keputusan dalam organisasi.
f.  Konsep Nilai Informasi

Informasi merupakan bagian terpenting dalam sistem informasi manajemen. Dalam


konsep nilai informasi, posisi informasi dikatakan mampu mengubah keputusan. Selain
itu perubahan dalam nilai hasil akan menentukan nilai informasi. Sistem informasi dalam
perusahaan juga merupakan sistem terbuka, dimana terjadi arus sumber daya dengan
lingkungannya. Pada proses informasi, data diperoleh dari lingkungan. Sebagai contoh
pada informasi kenaikan pajak yang diumumkan pemerintah dan perubahan kurs mata
uang.

Semua data yang diperoleh dari luar mengalir masuk ke dalam sistem.

Oleh karena itu, sistem informasi manajemen sangat membantu para pengguna khususnya
manajer dan pimpinan perusahaan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi yang
dihadapi perusahaan. Informasi yang diperoleh merupakan bahan masukan yang sanagat
penting bagi manajer dalam pengambilan keputusan.

2. Apa saja Subsistem Informasi Manajemen

Subsistem sebenarnya hanyalah sistem di dalam suatu sistem, ini berarti bahwa sistem
berada pada lebih dari satu tingkat. Sebagai contoh perusahaan perbankan besar semisal
Bank Mandiri, sebagai suatu sistem, Bank Mandiri di suatu kota pastilah memiliki kantor
cabang di tiap kecamatan dan kantor cabang memiliki subsistem, diantaranya bagian
keuangan, bagian frontliner, dan lain sebagainya.

1. Pengunsuran

Konsep sebuah sistem menuntut perancangnya untuk mempertimbangkan sistem


sebagai suatu keseluruhan. Tetapi sistem mungkin terlalu besar, oleh karena itu diuraikan
menjadi subsistem. Boundary dan interface (penghubung) ditelaah secara cermat untuk
menjamin bahwa hubungan antar subsistem didefinisikan secara jelas. Proses
pengunsuran membagi sistem menjadi subsistem yg lebih kecil sehingga mencapai
ukuran yg dapat ditangani.

2. Penyederhanaan atau Simplikasi

Setiap sistem atau subsistem memiliki masukan, keluaran, dan interface dengan
subsistem-subsistem lainnya, sehingga akan menyebabkan banyak interface yg harus
didefinisikan. Contoh, 4 subsistem berinteraksi akan memiliki 6 interface, 20 subsistem
akan memiliki 190 interface. Rumusnya adalah

½ n (n-1) n= banyaknya subsistem.

setiap jalinan adalah inteface yg berpotensi untuk komunikasi antar subsistem dan
mengandung jalur informasi. Proses penyederhanaan dapat dilakukan dengan :

a. Gugus (cluster) subsistem ditentukan mana yg berinteraksi dg lainya kemudian dibuat


sebuah jalur interface dari gugus menuju subsistem lainnya.

b. Metode untuk sistem pemisahan (decuopling) diadakan agar tidak memerlukan


analisis interaksi yg tepat.

3. Decoupling (pemisahan)

Dua subsistem yg berhubungan sangat erat membutuhkan koordinasi yg ketat.


Contoh, seandainya bahan baku langsung diproduksi pada saat ia tiba di pabrik, maka
dikatakan sistem bahan baku digandeng erat dg sistem produksi. Pengaturan waktunya
harus tepat untuk menghindari penundaan dalam produksi atau terlalu cepat kedatangan
sehingga tidak ada tempat untuk penyimpanan. Proses produksi dapat mengalami
penundaan tak terduga atau tak terencana. Pemecahannya adalah dengan memisahkan
atau mengendorkan hubungan tersebut sehingga kedua sistem tersebut dapat beroperasi
sejenak secara bebas.

4. Pengendalian dalam Sistem

Umpan balik yg bertujuan melunakkan dan mengurangi penyimpangan terhadap


standar disebut umpan balik negatif (negative feedback). Sedangkan umpan balik positif
(positive feedback) menambah kekuatatn arah gerak sistem. Jadi umpan balik positif
menyebabkan sistem mengulangi atau memperbesar penyesuaian atau kegiatan.
3. Kegunaan / Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajamen,
maka analis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya,
yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen
dan tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka
terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya
organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen,
baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang
strategis. Sehingga SIM adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi
data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi. Beberapa
kegunaan/fungsi sistem informasi antara lain adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para
pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.

2. Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem


informasi secara kritis.

3. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.

4. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem


informasi.

5. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.

6. Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem


informasi dan teknologi baru.

7. Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.

8. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi,


mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau
pelayanan mereka.

9. Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat
berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi.

10. Perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persediaan pada


tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.
11. SIM untuk Pendukung Pengambilan Keputusan Sebuah sistem keputusan, yaitu model
dari sistem dengan mana keputusan diambil, dapat tertutup atau terbuka. Sebuah
sistem keputusan tertutup menganggap bahwa keputusan dipisah dari masukkan yang
tidak diketahui dari lingkungan.

4. Contoh Sistem Informasi Manajemen

Berbagai contoh sistem informasi manajemen yang dapat kita ketahui adalah sebagai
berikut :

a.  Enterprise Resource Planning (ERP)

Sistem ERP pada Sistem Informasi Manajemen sering digunakan oleh perusahaan
besar untuk mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang terintegrasi terhadap
unit bidang keuangan, akuntansi, SDM, pemasaran, operasional dan pengelolaan
persediaan.

b.  Supply Chain Management (SCM)

SCM menyediakan data yang terintegrasi terkait manajemen suplai bahan baku dari
pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen akhir.

c.  Transaction Processing System (TPS)

TPS ini berguna untuk proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis
yang rutin. Program ini biasa diaplikasikan untuk manajemen gaji dan inventaris.
Contohnya adalah aplikasi yang digunakan untuk Bantuan Keuangan Desa Pemprov Jawa
Timur.

d.  Office Automation System (OAS)

OAS sebagai contoh sistem informasi manajemen berguna untuk melancarkan


komunikasi antar departemen dalam perusahaan. Proses yang dilakukan dengan cara
mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan. Contohnya
adalah email.
e.   Knowledge Work System (KWS)

Sistem KWS mengintegrasikan pengetahuan baru ke dalam sistem organisasi. Melalui


langkah ini diharapkan para ahli di dalam organisasi dapat menerapkan secara cepat ke
dalam pekerjaan mereka.

f.   Informatic Management System (IMS)

Sistem informasi manajemen menggunakan sistem IMS berfungsi dalam mendukung


spektrum berbagai tugas dalam organisasi. IMS juga dapat digunakan untuk menganalisa
dalam pembuatan keputusan. Sistem ini dapat menyatukan berbagai fungsi informasi
melalui program komputerisasi seperti e-procurement.

g.  Decision Support System (DSS)

Sistem ini membantu para manajer dalam mengambil keputusan dengan cara
mengamati lingkungan dalam perusahaan. Contohnya, Link Elektronik di sekolah Tunas
Bangsa, yang mengamati jumlah pendapatan atau pendaftaran siswa baru setiap tahun.

h.  Expert System (ES) dan Artificial Intelligent (A.I.)

Konsep dalam sistem informasi manajemen yang menggunakan kecerdasan buatan


untuk menganalisis dan menemukan pemecahan masalah dengan menggunakan
pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Sebagai contoh adalah sistem
pada penjadwalan mekanik.

i.   Executive Support System (ESS)

Sistem ini membantu manajer dalam berinteraksi dengan lingkungan perusahaan


dengan berpegang pada grafik dan pendukung komunikasi lainnya.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengolah serta
mengorganisasikan data dan informasi yang memiliki manfaat dan berguna untuk mendukung
pelaksanaan tugas atau kinerja dalam suatu organisasi. Pengertian lain mengatakan bahwa Sistem
Informasi Manajemen merupakan suatu sistem yang digunakan oleh suatu organisasi maupun
perusahaan untuk mengelola semua transaksi yang mendukung fungsi manajemen.
Tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya organisasi
memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang
meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis.
DAFTAR PUSTAKA

http://stieasiakelompok3sima.blogspot.com/2015/01/konsep-sistem-dan-subsistem.html

https://www.slideshare.net/maronpello/sistem-informasi-manajemen-gambaran-umum-sim

http://mamasapip96.blogspot.com/2018/05/tugas-sistem-informasi-manajemen.html

http://papaninformasi09.blogspot.com/2014/10/sistem-informasi-manajemen.html