Anda di halaman 1dari 2

SOAL BIAYA BAHAN BAKU

SOAL 1
Catatan persediaan dari PT. BELLA selama bulan Januari 2015 adalah sebagai berikut : (dalam jutaan
rupiah)

Tanggal Penjelasan Jumlah Harga Beli Harga Jual


Per Unit Per Unit
1 Jan Saldo Awal 110 Unit Rp. 9
6 Jan Pembelian 70 Unit Rp. 10
13 Jan Penjualan 80 Unit Rp. 21
21 Jan Pembelian 160 Unit Rp. 10
24 Jan Penjualan 220 Unit Rp. 23
27 Jan Pembelian 50 Unit Rp. 11
30 Jan Penjualan 40 Unit Rp. 26

Catatan perusahaan juga menunjukkan bahwa beban usaha perusahaan untuk bulan Januari 2015
besarnya Rp. 2.000,-

Diminta :

1. Buatlah laporan rugi laba dari PT. BELLA untuk periode yang berakhir tanggal 31 Januari 2015,
dengan menggunakan metode FIFO, LIFO, dan Rata-rata Tertimbang
2. Misalkan anda adalah Direktur PT. BELLA, metode apakah yang akan anda pilih, jika tujuan
perusahaan :
 Meminimumkan pajak penghasilan
 Melaporkan laba setinggi mungkin
 Melaporkan laba bersih yang nilainya berada diantara nilai LIFO dan FIFO
 Melaporkan persediaan akhir nilai yang paling mendekati harga pasar
 Memadukan beban dan pendapatan yang diperoleh periode tersebut

Jelaskan alasan anda ?

SOAL 2
DATA YANG ADA ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

 Bahan baku / tahun : 365 ons

 Harga bahan baku / ons : Rp. 200,000

 Biaya pesan / pesanan : Rp. 800,000

 Biaya penyimpanan : 50%

Pertanyaan :

Hitung EOQ ?

Berapa kali pesanan dalam setahun agar mendapat nilai paling ekonomis ?
Reorder Point

 Bahan Baku yang diperlukan / tahun : 365 ons

 (52 minggu) : 5 ons / minggu

 Lead time (waktu yg diperlukan untk memesan bahan baku : 4 minggu

 Harga bahan baku : 200.000 / ons

 Biaya pemesanan (1 x) : Rp. 800.000

 Persediaan bahan baku yang ada : 50 ons

 Biaya penyimpanan bahan baku : 50%

 Safety stock : 60%

Hitung :

 Lead time

 Safety stock

 Reorder point

 EOQ

SOAL 3
Anggaran penggunaan material

Persediaan awal 200 kg x 1.000 = 200.000

Kebutuhan bahan/tahun = 3.500 kg

Pembelian :

I = 1.000 kg x Rp..1.000 = Rp. 1.000.000

II = 1.000 kg x Rp. 1.050 =Rp. 1.050.000

III = 1.000 kg x Rp. 1.150 =Rp. 1.150.000

IV = 1.000 kg x Rp. 1.200 =Rp. 1.200.000 +

Rp. 4.400.000

Hitung dengan menggunakan metode

1. FIFO
2. LIFO
3. Rata-Rata (AVERAGE)