Anda di halaman 1dari 3

Kontruksi badan kendraan

Mengenal Bahan Baku Bodi Mobil

Nama : Rivaldi saputra


Nim : 17074038
Dosen : Hendra dani saputra SPd,M.Pd.T

TEKNIK OTOMOTIF
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Mengenal Bahan Baku Bodi Mobil
Bicara mobil, hal pertama yang acap kali dibicarakan adalah body-nya dulu daripada
performa mesinnya. Hal ini wajar mengingat body merupakan bagian luar mobil. Setiap detil
lengkung atau bentuk lainnya menjadi sorotan mata dan menentukan apakah body mobil A,
B, C dan seterusnya menawan atau tidak. Terlepas dari ‘paras’ mobil, pada umumnya bahan
baku bodi mobil tidak jauh berbeda antara pabrikansatu dengan yang lainnya.

Baja menjadi material yang kerap kali digunakan untuk membuat bodi mobil. Alasannya,
material ini relatif ringan  dan mudah dibentuk. Adapun yang dimaksud dengan bodi tersebut
antara lain bagian atap, panel pintu, juga balik antar pintu.

Selain digunakan pada sasis mobil, material baja juga kerap digunakan pada pipa knalpot.
Umumnya,komponen baja memiliki berat 80 persen dari total bobot mobil. Meski demikian,
setiap pabrikan memiliki racikan sendiri–sendiri soal ketebalan.

Material lain yang juga digunakan dalam pembuatan mobil diantaranya adalah fiberglass,
polyurethane, atau carbon fiber.Bahan–bahan tersebut biasanya digunakan untuk
membuatbody kit atau komponen tambahan yang ada di bagian bumper depan maupun
belakang.

Bahan bahan dari body mobil


1. Steel/Baja

Baja merupakan material yang paling umum digunakan dalam membuat mobil karena kuat,
pengerjaan yang mudah serta murah. Digunakan untuk bagian seperti atap, sasis, roda, rem,
mesin dan knalpot,  material ini memiliki grade berbeda untuk setiap bagiannya.

2. Aluminium

Aluminium memiliki kekuatan lebih baik daripada baja, lebih ringan dan tidak rentan
terhadap karat. Akan tetapi, aluminium harganya lebih mahal sehingga tidak digunakan pada
mobil terbaru yang harganya murah. Dua produsen utama yang biasa memproduksi mobil
dengan material aluminium adalah Audi dan Jaguar.

3. Fiberglass

Fiberglass merupakan perpaduan logam dan serat karbon, membuat bobot mobil ringan, kuat
dan tahan terhadap bengkok. Akan tetapi, fibreglass tidak digunakan dalam mobil produksi
masal, dulunya hanya dipakai untuk produksi awal dari produsen TVR dan Chevrolet
Corvettes.

4. Karbon

Layaknya fiberglass, serat karbon dapat memberikan tampilan modis. Karbon juga bisa
dipadukan dengan keramik untuk dipakai pada disk rem mobil sehingga kekuatannya tidak
berbeda dengan ubin tahan panas pada pesawat ruang angkasa. Dengan kekuatan yang lebih
baik dan ringan daripada baja, material karbon harganya sangat tinggi sehingga
penggunaanya hanya terdapat pada mobil-mobil mewah.

5. Magnesium

Material magnesium sempat populer pada tahun 70-an, saat itu digunakan pada mobil-mobil
F1. Memiliki sifat yang lebih ringan dan kuat daripada aluminium dan pembangunannya
yang lebih mudah ketimbang baja dan serat karbon, sayangnya magnesium memiliki
kelemahan cenderung lebih mudah terbakar.

6. Titanium

Sementara titanium dipakai pada mobil-mobil high-end karena memiliki kekuatan tertinggi
dari semua jenis logam, serta mengurangi bobot mobil secara keseluruhan. Salah satu
produsen yang menggunakan material ini adalah Porsche.

7. Plastik

Plastik umumnya digunakan untuk interior mobil karena lebih fleksibel untuk dibentuk.
Banyaknya, material ini dipakai pada mobil-mobil murah, banyaknya digunakan di bagian
bumper dan sayap, serta lebih mudah diganti jika rusak.

8. Kulit

Material kulit biasanya dipakai pada jok mobil high-end. Kulit yang digunakan umumnya
diambil dari sapi, memiliki ketahanan yang baik terhadap abrasi dan pewarnaan.

Jenis material diatas bisa Anda jadikan sebagai acuan saat membeli mobil terbaru. Akses
selalu Mobiloka saat mencari mobil terbaru ataupun bekas agar mendapatkan penawaran
menarik.