Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA

DENGAN DIANOSA MEDIS GOUT ARTRITIS

NAMA : HARIYATI ARBI


NIM : 841719063

PROGRAM STUDI NERS


FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
2020
DEFINISI

Arthritis Gout adalah suatu proses inflamasi (pembengkakan


yang terjadi karena deposisi, deposit/timbunan kristal asam urat pada
jaringan sekitar sendi. Gout juga merupakan istilah yang dipakai untuk
sekelompok gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya
konsentrasi asam urat.

ETIOLOGI

Penyebab utama terjadinya gout adalah karena adanya deposit /


penimbunan kristal asam urat dalam sendi. Penimbunan asam urat sering terjadi
pada penyakit dengan metabolisme asam urat abnormal dan Kelainan metabolik
dalam pembentukan purin dan ekskresi asam urat yang kurang dari ginjal.
Penyebab lainnya adalah faktor genetik seperti gangguan metabolisme purin
yang menyebabkan asam urat berlebihan (hiperuricemia), retensi asam urat, atau
keduanya. Dan penyebab sekunder yaitu akibat obesitas, diabetes mellitus,
hipertensi, gangguan ginjal
PATHWAY

Peni
Makanan (kepiting, seafood, dll) Penyakit dan obat-obatan
Alkohol

Kadar laktat dalam darah ↑ Kadar protein ↑ Menghambat ekskresi asam


urat di tubulus ginjal

Gangguan metabolisme purin

Gout Artritis

Pelepasan kristal monosodium urat (Crystal Shedding)

Penimbunan Kristal

Pengendapan Kristal Di sekitar sendi

Mekanisme peradangan Penimbunan pada membran


synovial dan tulang rawan
Pelepasan mediator kimia artikular
Sirkulasi daerah radang ↑ oleh sel mast

Erosi tulang rawan dan


Vasodilatasi dari kapiler Dipersepsikan Nyeri pembentukan pannus

Eritema dan Panas Nyeri Akut Degenerasi tulang rawan sendi

Terbentuk tofus, dan ankilosis


pada tulang
Respon inflamasi meningkat Membatasi pergerakan sendi
Perubahan bentuk tubuh pada
Peningkatan suhu tubuh Gangguan Mobilitas Fisik tulang dan sendi

Hipertermi Gangguan Citra Tubuh


DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri Akut (D.0077)
2. Hipertermia (D.0130)
3. Gangguan mobilitas fisik (D.0052)
4. Gangguan citra tubuh (D.0083)

INTERVENSI KEPERAWATAN
SDKI SLKI SIKI

Nyeri akut (D.0077) Setelah dilakukan Observasi :


asuhan keperawatan 1) identifikasi lokasi,
Kategori : psikologis diharapakan nyeri akut karakteristik, durasi
dapat terpenuhi dengan frekuensi, kualitas
Sub kategori : nyeri dan
kriterial hasil : intensitas nyeri.
kenyamanan
2) identifikasi skala nyeri
a) keluhan nyeri 3) identifikasi nyeri non
Definisi : pengalaman
berkurang verbal
sensorik atau emosional
b) meringis 4) identifikasi faktor yang
yang berkaitan dengan
c) gelisah memperberat dan
onset mendadak atau
d) kesulitan tidur memperingan nyeri
lambat dan berintesintas
e) berfokus pada diri Terapeutik :
ringan hingga berat yang
sendiri 1) berikan teknik
berlangsung kurang dari 3
bulan nonfarmakologi untuk
mengurangi rasa nyeri
DS: 2) control lingkungan
- Mengeluh nyeri yang memperberat rasa
- Tampak meringis nyeri
- Frekuensi nadi 3) fasilitasi istirahat dan
meningkat tidur
- Sulit tidur Edukasi :
DO : 1) Jelaskan penyebab
- Tekanan darah peride dan pemicu
meningkat nyeri.
- Berfokus pada diri 2) jelaskan strategi nyeri
sendiri 3) anjurkan memonitor
- Diaphoresis nyeri secara mandiri
Kolaborasi :
kolaborasikan pemberian
analgetik, jika perlu.
Hipertermia (D.0130) Setelah dilakukan Observasi
tindakan keperawatan 1) Identifikasi penyebab
Kategori : Lingkungan diharapkan hipertermia
termoregulasi membaik 2) Monitor suhu tubuh
Subkategori : keamanan
dengan kriteria hasil : 3) Monitor komplikasi
dan proteksi
akibat hipertermia
a) Menggigil menurun Terapeutik
b) Kulit merah 1) Longgarkan atau
Definisi : SUhu tubuh menurun lepaskan pakaian
meningkat diatas rentang c) Takikardi menurun 2) Berikan cairan oral
normal tubuh d) Suhu tubuh 3) Ganti linen setiap hari
membaik atau lebih sering jika
e) Suhu kulit membaik mengalami
DS : hiperhidrosis
4) Lakukan pendinginan
- Suhu tubuh diatas ilai eksternal (mis.
normal Selimut hipotermia,
kompres)
DO Edukasi
- Kulit merah 1) Anjurkan tirah baring
- Takikardi
- Kulit terasa hangat Kolaborasi
1) Kolaborasi pemberian
cairan dan elektorlit
intravena, jika perlu
Gangguan Mobilitas Setelah dilakukanObservasi :
Fisik (D.0054) asuhan keperawatan 5) Identifikasi adanya
diharapakan mobilitas nyeri atau keluhan
Kategori : Fisiologis fisik meningkat dengan fisik lainnya
Subkategori : kriterial hasil : 6) Identifikasi toleransi
Aktivitas/Istrahat f) Pergerakan fisik melakukan
ekstremitas ambulasi
Definisi : Keterbatasan meningkat 7) Monitor kondisi
dalam gerakan fisik dari g) Kekuatan otot umum selama
satu atau lebih ekstremitas meningkat melakukan ambulasi
secara mandiri h) Nyeri menurun
i) Kaku sendi menurun Terapeutik :
DS: j) Gerakan terbatas 1) Fasilitasi aktivitas
- Mengeluh sulit menurun ambulasi dengan alat
menggerakkan bantu (mis. Tongkat,
ekstremitas kruk)
2) Fasilitasi melakukan
- Kekuatan otot menurun mobilisasi fisik, jika
DO : perlu
- Nyeri saat bergerak 3) Libatkan keluarga
- Merasa cemas saat untuk membantu
bergerak pasien dalam
- Sendi kaku meningkatkan
- Gerakan terbatas ambulasi
Edukasi:
1) Jelaskan tujuan dan
prosedur ambulasi
2) Ajarkan ambulasi
sederhana yang harus
dilakukan (mis.
Berjalan dari tempat
tidur ke kamar mandi,
berjalan sesuai
toleransi)
Gangguan Citra Tubuh Setelah dilakukan Observasi :
(D.0083) asuhan keperawatan 1) Identifikasi perubahan
diharapakan citra tubuh citra tubuh yang
Kategori : Psikologis meningkat dengan mengakibatkan isolasi
Subkategori : Integritas kriteria hasil : social
Ego a) Menyembunyikan 2) Monitor apakah pasien
bagian tubuh bisa melihat bagian
Definisi : Perubahan berlebihan menurun tubuh yang berubah
persepsi tentang b) Fokus pada bagian
penampilan, struktur dan tubuh menurun Terapeutik :
fugsi fisik individu c) Verbalisasi perasaan 1) Diskusikan perubahan
negative tentang tubuh yang dialami
DS : perubahan tubuh klien
menurun 2) Diskusikan kondisi
- Fungsi/struktur tubuh stress yang
berubah mempengaruhi citra
DO : tubuh
- Mengungkapkan 3) Diskusikan persepsi
perasaan negatif pasien dan keluarga
tentang perubahan tentang perubahan
tubuh citra tubuh
- Fokus berlebihan pada Edukasi :
perubahan tubuh 1) Anjurkan
menggunakan alat
bantu seperti pakaian
yang menutupi daerah
pembengkakan
2) Jelaskan kepada
keluarga tentang
perawatan perubahan
citra tubuh