Anda di halaman 1dari 2

Pertama-tama data tersebut masih berupa bit-bit yang kemudian dikemas menjadi paket-paket data.

Pada setiap paket data diberikan label yang berisi informasi penting seperti alamat pengirim, alamat
penerima, jenis paket, serta alamat proxy.

Setelah diberikan label yang berisi informasi penting tersebut, paket data tersebut akan masuk ke dalam
jaringan LAN(Local Area Network) dimana di dalam jaringan LAN ini terdapat banyak sekali paket data
yang berlalu-lalang. Paket-paket data tersebut seperti TCP packet, UDP packet, ICMP ping packet,
sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi collision atau tabrakan antar paket. Untuk
menghindari terjadinya collision tersebut maka terdapat Router atau penghala. Router akan membaca
alamat pada paket-paket data tersebut dan memindahkan paket-paket tersebut ke alamat yang dituju.
Dalam penanganan oleh Router, tidak menutup kemungkinan ada paket data yang hilang.

Setelah melewati Router, kemudian paket data akan dipilah kembali oleh Switch. Cara kerja Switch lebif
efisien daripada Router. Fungsi Switch juga sama yaitu memilah paket-paket data untuk dikirim ke
alamat tujuanya. Pada tahap selanjutnya paket data akan masuk ke dalam Network Interface dan
mengantri untuk melewati Proxy. Proxy berfungsi sebagai perantara untuk mengurangi beban yang ada
di jaringan internet. Selain itu Proxy juga berperan dalam keamanan data. Proxy akan membuka setiap
paket data yang masuk dam membaca URL di dalamnya. Ketika ditemukan URL yang terlarang maka
Proxy akan segera menghancurkan paket data tersebut.

Kemudian untuk paket-paket data yang berhasil lolos dari Proxy akan melanjutkan perjalananya.
Kemudian paket-paket data akan melewati Firewall. Firewall berfungsi untuk mencegah paket-paket
data yang tidak diinginkan masuk kedalam jaringan perusahaan serta mencegah bocornya data atau
informasi rahasia dari perusahaan. Setelah berhasil menembus Firewall, paket-paket data tersebut akan
kembali di pilah oleh Router untuk masuk ke dalam Bandwith yang disediakan. Tidak semua paket data
dapat memasuki Bandwith yang di sediakan. Untuk paket data yang tidak berhasil masuk ke dalam
Bandwith maka akan dikirimkan permintaan untuk pengiriman paket data kembali.

Pada akhirnya paket-paket data tersebut telah sampai pada jaringan Internet. Ketika paket data sampai
di alamat yang dituju, paket data harus memasuki Firewall kembali. Di dalam Firewall ini paket data yang
berbahaya seperti Ping of Death akan dihancurkan. Firewall akan membuka jalur port. Terdapat
beberapa port, misalnya port 80 yang digunakan untuk halaman we, port 25 digunakan untuk email, dan
port 21 digunakan untuk FTP(File Transfer Protocol). Paket-paket data yang tidak sesuai dengan kriteria
port yang di tentukan akan segera di hancurkan.
Setelah melalui perjalanan yang panjang paket data akan sampai di web server, paket data akan dibuka
satu demi satu untuk diambil datanya. Kemudian paket data yang telah kosong akan diisi kembali untuk
menyampaikan informasi jawaban kepada si pengirim data. Paket data jawaban tersebut akan melalui
proses yang sama untuk sampai ke komputer si pengirim.

Diposting 26th September 2013 oleh Anonymous